Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JIPRO : Journal Of Intellectual Property

URGENSI PENDAFTARAN KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP KLAIM PIHAK ASING ATAS BUDAYA LOKAL Hendar, Jejen; sri imaniyati, neni; Weishaguna; Faizal Adha, Ahmad; Trimelawati, Reni; Anugrah, Dikha
JIPRO: Journal of Intellectual Property JIPRO, Vol. 8, No.1, 2025
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jipro.vol8.iss1.art3

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat melimpah, baik dalam bentuk ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, maupun sumber daya genetik. Namun, belum optimalnya pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) telah membuka celah bagi pihak asing untuk mengklaim budaya lokal sebagai milik mereka. Fenomena ini menimbulkan kerugian secara identitas nasional, ekonomi, maupun kedaulatan budaya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pendaftaran KIK sebagai upaya preventif terhadap klaim budaya oleh pihak asing. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum terkait KIK, implementasinya masih lemah, terutama dalam aspek pendataan, sosialisasi, dan fasilitasi pendaftaran oleh negara. Pendaftaran KIK tidak hanya memberikan perlindungan hukum secara formil, tetapi juga berperan strategis dalam menjaga kedaulatan budaya nasional di tengah dinamika globalisasi dan perdagangan bebas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat adat untuk mempercepat proses pendaftaran dan perlindungan hukum atas kekayaan budaya komunal. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi teknis, pembentukan sistem inventarisasi nasional, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat adat sebagai strategi konkret dalam mencegah klaim budaya oleh pihak asing.
Co-Authors Adinda Mutiara I Ahmad Faizal Adha Alamsyah, Indra Fajar Andinie Zanatine Anggra Yudha Ramadianto Anggra Yudha Ramadianto Anwar Hafidz Amrullah Arham Bima Amantana Arif Firmansyah Asep Hakim Zakiran Badruddin Hsubky Cecep Kusmana Dede Kania Dhody Ananta Rivandi W Dian Prihanto Diana Wiyanti Dikha Anugrah Dini Dewi Heniarti Eman Suparman Erny Kencanawati Fatma Az-zahra Fellisa Shafa Azzahra Felly Faradina Ghinna Annissa Salma Hanifah Purnamasari Hery Widijanto Hesti Dwi Astuti Husni Syawali Idhofi Fahrizal Intan Nurrachmi Jejen Hendar Juarsa, Eka Kamilah, Anita M Faiz Mufidi Makmur Makmur Mentari Nuralya Fahirattunisa Mochamad Arsya Nugraha Mohamad Donie Aulia Muhamad Firhan Fauzan Muhammad Azis Ramdhani Sobari Afiatin Muhammad Ilman Abidin Muhammad Reza Subhan Mustofa Abdul Basir Mustofa Abdul Basir Nandang Sambas Nandiny Pratiwi Ariandi Neni Ruhaeni Nugraha, Ivan Nurhakim, Lukman Ilman Nurrohman Syarif, Nurrohman Panji Adam Agus Putra Pingkan Tirai Meyzha Sastrawinata Rachmat Januardi Tanjung Ratna Januarita Reni Trimelawati Reza Sri Astriyana Riefa Adzany Rimba Supriatna Rimba Supriatna Rimsyahtono Rimsyahtono Rimsyahtono Riska Andina Putri Rizal Wiranata Sandi Gunawan Sadda Shendya Rizky Sephiany Sri Pujiastoeti Sri Ratna Suminar Sundari, Rini Irianti Susanto Susanto Syafa Puteri Ananda Tarisya Ramadhania Putri Trimelawati, Reni Viony Yulia Putri Wahyudi Wahyudi WEISHAGUNA WEISHAGUNA Yaumi Sidik Ginanjar Yoghi Arief Susanto Yuzon Sutrirubiyanto Nova Zeis Zultaqawa Zulhendrawan