Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Joong-Ki

Analisis Potensi Pertanian Desa Rantih Melalui Pendataan dan Pemetaan terpadu untuk mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal Yanti Nopita; Arifah Husnah; Muhammad ridho fadly; Intan Kuntum Khaira; Robellio Suhanda; Yulia Angreini
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9824

Abstract

Desa Rantih memiliki potensi pertanian yang besar, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan data dan pemetaan yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pertanian di Desa Rantih melalui pendekatan pendataan dan pemetaan terpadu guna mendorong pengembangan ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan petani,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Rantih Desa Rantih memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan keberagaman jenis tanaman dan luas lahan pertanian yang mencapai 70% dari total wilayahnya. Komoditas utama meliputi padi, jagung, sayur-sayuran, kelapa, kakao, pinang, pisang, petai, jengkol, dan karet. Namun, petani menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses pasar, kurangnya pelatihan teknologi pertanian, dan minimnya keterlibatan generasi muda. Untuk mengatasi tantangan ini, beberapa strategi yang diusulkan mencakup peningkatan akses pasar, edukasi petani, penguatan infrastruktur, optimalisasi peran GAPOKTAN, pemanfaatan teknologi digital, serta diversifikasi produk pertanian. Dengan implementasi strategi tersebut, sektor pertanian di Desa Rantih diharapkan dapat berkembang lebih optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat Desa Rantih Melalui Media Sosial Untuk Promosi Air Terjun Sungai Bikan Yanti Nopita; Mentari Ratu Wandani; Najwa Kayla Handayani; Gilang Febri Ananda Raymond; Rahmad Algeri; Edwin Pribadi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9825

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wisata Rantih, Kota Sawahlunto, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi wisata, khususnya Air Terjun Sungai Bikan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pembuatan konten digital, pengelolaan akun media sosial, dan strategi pemasaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods, menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi efektivitas promosi digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan interaksi media sosial dan kunjungan wisatawan secara signifikan. Tantangan utama dalam program ini meliputi keterbatasan infrastruktur digital dan keberlanjutan produksi konten. Namun, dampak jangka panjangnya mencakup peningkatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, dan peningkatan literasi digital masyarakat. Dengan pengembangan lanjutan seperti pembentukan tim promosi desa dan integrasi dengan platform nasional, Desa Rantih berpotensi menjadi model desa wisata digital berbasis pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Agustus 2025 Strategi Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Di Desa Rantih, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Yanti Nopita; Arriana Puspita Sari; Fadli Waarsyat; Ahmad Surya; Sainul Abidin; Sela Rahmayuni Asda
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9826

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang di Desa Rantih difokuskan pada upaya pencegahan dan penanggulangan stunting melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini meliputi wawancara awal dan observasi, pemeriksaan rutin posyandu, sosialisasi pencegahan stunting, serta observasi rumah tangga untuk balita yang teridentifikasi berisiko stunting. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, imunisasi, serta pola asuh yang tepat meningkat signifikan setelah sesi sosialisasi. Selain itu, ditemukan dua balita yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang stagnan dan termasuk dalam kategori berisiko stunting. Sebagai bentuk intervensi awal, dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi serta edukasi kepada orang tua. Pendekatan menyeluruh dan kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan angka stunting di Desa Rantih.
Meningkatkan Infrastruktur Air Bersih: Pembersihan Saluran Dan Pengelolaan Penampungan Air Di Desa Rantih Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Yanti Nopita; Dwi Gustinawati; Muhammad Febriyana Ilham Pratama; Nindya Aulia Hendri; Jeni Fitria; Masrura Medika Pratama
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9827

Abstract

Penyediaan air bersih yang memadai merupakan aspek kehidupan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Desa Rantih, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto menghadapi tantangan dalam pengelolaan infrastruktur air bersih, termasuk saluran penyaluran dan penampungan air. Upaya peningkatan infrastruktur air bersih melalui pembersihan saluran air dan pengelolaan penampungan secara optimal. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi yang sudah ada, partisipasi masyarakat dalam pembersihan saluran, serta penerapan sistem pemeliharaan berkala pada penampungan air. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa program pembersihan saluran secara rutin dapat meningkatkan kelancaran penyaluran air, sementara pengelolaan penampungan yang baik berkontribusi terhadap ketersediaan air bersih yang lebih stabil. Selain itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur air bersih di desa.