Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EFEKTIVITAS ADSORBSI PHOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN PACKED COLOUM Irawaty, Irma; Rasyid, Rismawaty; Suryanto, Andi
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 16 No. 01 (2021): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v16i01.37

Abstract

Limbah laundry adalah salah satu limbah industri yang belum mendapat perhatian dalam pengelolaannya sebelum limbah tersebut dibuang kelingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahuai apakah silika oksida dan arang aktif dapat melakukan proses adsorbsi dengan menyerap phosfat dalam limbah laundry dengan menggunakan variasi campuran silika oksida dengan arang aktif, yakni 3 kg : 0 kg, 2 Kg : 1 kg, 1,5 kg : 1,5 kg, 1 kg : 2 Kg dan 0 kg : 3 Kg. Proses adsorbsi menggunakan packed colom di labolatorium Kimia dasar FTI UMI. Pengukuran kadar phosfat menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis. Dari hasil pengamatan yang diperoleh menunjukkan penurunan kadar fosfat dalam sampel limbah laundry berturut turut berdasarkan variasi komposisi campuran silica oksida dengan arang aktif adalah 13,20%, 13,90%, 18,01% 32,69% dan 37,97%. Uji adsorbsi menunjukkan bahwa silika oksida dan arang aktif mampu menyerap fosfat. Semakin lama proses sirkulasi yang dilakukan untuk penyerapan phosfat maka persentase penurunan fosfat yang terserap semakin besar pula. Persentase penurunan jumlah fosfat terbesar adalah 37,97% pada campuran 3 kg silika oksida yang menunjukkan bahwa silika oksida sangat baik digunakan sebagai adsorben dalam proses adsorbsi menggunakan packed colom.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS) SEBAGAI KATALIS HETEROGEN DALAM PEMBUATAN BIODIESEL Nurilah, Nurilah; Suryanto, Andi; Kalsum, Ummu
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 02 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i02.253

Abstract

Nurilah. Pemanfaatan limbah kulit jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai katalis Heterogen dalam pembuatan Biodiesel Jeruk manis (citrus sinensis) merupakan komoditas hasil pertanian di Indonesia yang sangat diminati oleh konsumen. Kulit jeruk manis (Citrus sinensis) biasanya hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan dan menjadi sampah yang tidak ada manfaatnya. Selama ini pemanfaatan kulit jeruk manis belum dilakukan secara optimal, sehingga menyebabkan penumpukan limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas limbah kulit jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai katalis heterogen dalam proses transesterifikasi minyak jelantah menjadi biodiesel. Kulit jeruk yang telah dikarbonisasi dan diimpregnasi dengan NaOH dikalsinasi pada berbagai suhu (400–700 °C) untuk menghasilkan katalis aktif. Variasi suhu kalsinasi dan konsentrasi katalis (1% dan 2%) dievaluasi terhadap parameter kualitas biodiesel, seperti yield, viskositas, dan densitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kalsinasi 700 °C dengan konsentrasi katalis 2% menghasilkan yield tertinggi sebesar 93% dan densitas 0,867 g/cm³ yang masih sesuai dengan standar biodiesel SNI. Katalis pada suhu 600 °C menunjukkan hasil viskositas dan densitas paling optimal, mendekati spesifikasi standar biodiesel. Penelitian ini membuktikan bahwa kulit jeruk manis dapat dimanfaatkan sebagai katalis heterogen yang efektif, sekaligus menjadi solusi pengolahan limbah organik untuk produksi energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Peningkatan Aktivitas Katalis ˠ-Al2O3 Dengan Penambahan Larutan NaoH Artiningsih, Andi; Latarissa, Adityo Yusuf; Hasnawati, Hasnawati; Suryanto, Andi
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 02 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i02.262

Abstract

Katalis adalah suatu zat yang ditambahkan ke dalam suatu reaksi kimia dengan tujuan untuk memperbesar kecepatan reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan katalis NaOH/γ- Al2O3, serta untuk mengetahui efektivitas katalis NaOH/γ- Al2O3 terhadap perolehan yield biodiesel. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Proses Teknik Kimia Jurusan Teknik Kimia Universitas Muslim Indonesia Makassar, Penelitian yang dilakukan yaitu preparasi katalis dengan ditimbang 10 gram NaOH dan ditambahkan 100 ml aquadest, dicampurkan sedikit demi sedikit kedalam 10 gram serbuk (γ- Al2O3) dan diaduk hingga merata. Tahap selanjutnya pada pengeringan digunakan oven pada suhu 110oC selama 8 jam dan dilanjutkan dengan proses kalsinasi pada suhu 650oC selama 3 jam setelah itu dimasukkan katalis kedalam desikator kemudian ditimbang. hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses pembuatan katalis NaOH/γ- Al2O3 dengan suhu pemanasan kalsinasi 650oC selama 3 jam, tekstur yang dihasilkan sebelum dan sesudah kalsinasi tetap berbentuk serbuk berwarna putih dan halus, hal ini dikarenakan stabil dalam proses katalis dan pada suhu yang tinggi yaitu pada suhu 500-800oC, hal ini membuktikan bahwa hasil yang didapatkan sesuai dengan tekstur yang sudah ditetapkan pada γ- Al2O3 dan produk biodiesel ini, menghasilkan persentase rendemen sebesar 97,06%, karena hasil yield pada peneltian ini mengalami penurunan sehingga fektivitas katalis NaOH/γ- Al2O3 terhadap peroleh yield biodiesel kurang efektif, hal ini disebabkan terjadinya reaksi balik akibat berlebihnya waktu reaksi maupun konsentrasi yang digunakan sehingga melampaui batas optimumnya dan etil ester kembali menjadi trigliserida.
Pengujian Antimikroba, Kelembaban, Tingkat Iritasi, dan Tinggi Busa pada Hand Soap Berbasis Minyak Jelantah dan Zaitun: Testing of Antimicrobial, Humidity, Irritation, and Height of Foam for Hand Soap Based of Used Cooking and Olive Oils Mapparessa, Syamsul Bakhri; Sabara, Zakir; Suryanto, Andi; Lisa; Lestari, Tri Isra Wahyu
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 9 No. 2 (2023): August Edition
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kovalen.2023.v9.i2.16449

Abstract

Used cooking oil can disturb health if used continues, and the waste can damage of environment if discarded, therefore prevention is needed through processing (recycling) of used cooking oil to economic products, for example, hand soap. This research was the manufacture of hand soap using the waste of cooking oil, olive oil, and KOH as raw materials. The aim is to determine formulations of raw materials on good hand soap on organoleptic tests, pH, microbial inhibitory zones, humidity and irritation levels, and foam height. The formulations between used cooking oil and olive oil are F1 (125 g and 125 g), F2 (150 g and 100 g), F3 (175 g and 75 g), and F4 (200 g and 50 g). This study begins with the manufacture of hand soap using the experimental method, continued by testing the inhibiting zone of growth of Propionibacterium acne bacteria, moisture content, irritation level, foam height through descriptive tests with analytical observational, organoleptic, and pH. Results are all formulas of hand soap have strong effectiveness in inhibiting microbe growth, distinctive organoleptic, moisturizing, and anti-irritation. The foam height has met with SNI 06-4085-1996, however, the pH value has larger than the pH of SNI 06-4085-1966. The best hand soap preparation is Formula 1 (F1) because it has a pH value that is close to the pH value of SNI.
Penentuan Suhu Optimum Pirolisis Serbuk Gergaji Batang Kelapa: Determination of the Optimum Temperature of the Pyrolysis of Coconut Trunk Sawdust Waste Aladin, Andi; Syarif, Takdir; Suryanto, Andi; Magefira, Andi; Ardan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 9 No. 2 (2023): August Edition
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kovalen.2023.v9.i2.16482

Abstract

Research has been carried out on the utilization of biomass waste of coconut trunk sawdust using the pyrolysis method to produce two products simultaneously, namely charcoal and liquid smoke. In order to obtain charcoal products with optimum calorific value, it is necessary to understand the optimum pyrolysis conditions. One of the optimum conditions, namely pyrolysis temperature, was studied in this research. Pyrolysis was carried out in a simultaneous pyrolysis reactor at a flow rate of argon inert gas into the reactor of 2 liters/minute and a pyrolysis time of 2.5 hours with pyrolysis temperature variations of 350, 400, 450, and 500°C, respectively. The study showed that the optimum temperature of 400oC was obtained which gave a yield of 34% charcoal with a calorific value of 7229 kcal/kg. Compared to the calorific value of the raw material for coconut sawdust which is 4400 kcal/kg, there was an increase in the calorific value of the pyrolysis product by 64%. Based on the optimum temperature condition, liquid smoke as a by-product was also obtained with a yield of 45%. Charcoal can be used as a solid fuel or as a bioadsorbent in the treatment of liquid waste or clarification of liquid food products such as virgin coconut oil (VCO). Grade 3 liquid smoke can be used as a biopesticide, while grade 1 liquid smoke can be used as a food preservative. Given the benefits of the two pyrolysis products, both of the products from the current research have a promising market value.