Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penghambatan proses browning enzimatis pada buah apel sebagai model praktikum biologi Wahyuni, Ayu; Marjanah, Marjanah; Aswan, Dara Mutiara
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10708

Abstract

Pembelajaran bagi siswa dapat dilakukan dengan pendekatan ilmiah seperti penyelidikan kebenaran suatu hipotesis melalui observasi dan eksperimen. Penelitian ini menampilkan model praktikum verifikasi. Perubahan warna menjadi coklat pada buah disebut dengan browning atau pencoklatan yang disebabkan adanya reaksi enzimatis (antara enzim fenolase pada buah apel dengan oksigen) sehingga membentuk pigmen melanin berwarna coklat. Pencokelatan enzimatis pada buah dalam proses pengolahan merupakan masalah yang serius, khususnya pada komoditas buah apel, hal ini dikarenakan dapat mengurangi kualitas produk secara visual dan menurunkan minat konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengamatii faktor-faktor penghambat proses browning pada buah. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2024 menggunakan metode eksperimental yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis dilakukan menggunakan aplikasi digital color detector (Aplikasi android) untuk mengamati perubahan HVS warna pada sample. Hasil penelitian/praktikum didapat data berupa ektrak jeruk nipis paling berpengaruh terhadap penghambatan proses enzimatik browning pada buah.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR HAIR TONIC EKSTRAK JAMUR KUPING HITAM (Auricularia polytricha) TERHADAP PERTUMBUHAN Malassezia furfur Evanjeli, Nabila Dwi; Budiarti, Retni Sulistiyoning; Aswan, Dara Mutiara; Harlis, Harlis; Mataniari, Raissa; Putri, Husmayani Muny
Biospecies Vol. 19 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v19i1.46274

Abstract

Indonesia has a wealth of biodiversity in the form of various types of fungi, one of which is the black ear fungus (Auricularia polytricha) which is known to contain chemical compounds with the potential to inhibit the growth of pathogenic fungi. This study aims to determine the effect of black ear fungus extract hair tonic on the growth of Malassezia furfur and the best concentration in inhibiting the growth of M. furfur. This type of research is a quantitative study with an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments, namely: P0: hair tonic brand X, P1: hair tonic without extract, P2: hair tonic extract black ear fungus with a concentration of 10%, P3: 30%, P4: 50%, and P5: 70% with 4 repetitions. The parameters observed were the diameter of the inhibition zone indicating antifungal activity with the best concentration, as well as the hair tonic evaluation test (organoleptic test, pH test, viscosity test, and irritation test). The data obtained were analyzed using ANOVA and continued with the DNMRT test with a confidence level of 95%. The results showed that black ear fungus extract hair tonic had an effect on the growth of M. furfur. The results of the DNMRT test showed that P0 was significantly different from other treatments. Treatment P1 was also significantly different from other treatments. Hair tonic extract concentrations of 10% (P2), 30% (P3), and 50% (P4) were not significantly different. Hair tonic with the highest concentration of 70% (P5) was significantly different from other treatments and had a very strong antifungal category. The conclusion of this study is that there is antifungal activity of black ear fungus extract hair tonic on the growth of M. furfur, and the best concentration of antifungal hair tonic is 70%.
Hybrid Deep Learning dan STEM PJBL: Inovasi Pembelajaran Berdaya Saing Global untuk Guru Sains MGMP Anggereini, Evita; Maison, Maison; Huda, Nizlel; Hsb, M. Haris Effendi; Purwaningsih, Sri; Yelianti, Upik; Aswan, Dara Mutiara
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol.7 No 1 (Maret 2026)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v7.i1.3735

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, pengalaman, tantangan, dan kesiapan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran sains yang berdaya saing global melalui lokakarya Hybrid Deep Learning dan STEM Project-Based Learning (STEM-PjBL). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan partisipatif, penelitian ini melibatkan 29 guru sains dari MGMP di Muaro Jambi, Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi sebelum, selama, dan setelah lokakarya, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru umumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang pembelajaran mendalam dan hybrid deep learning, pengalaman minimal dalam menerapkan STEM-PjBL, dan menghadapi tantangan signifikan seperti fasilitas terbatas, kompetensi pedagogis yang tidak memadai, dan kurangnya dukungan kelembagaan. Terlepas dari keterbatasan ini, sebagian besar guru menunjukkan kesiapan dan motivasi yang tinggi untuk mengintegrasikan teknologi berbasis AI dan pendekatan berbasis proyek ke dalam praktik mengajar mereka, dengan syarat mereka diberikan bimbingan intensif dan pengembangan profesional berkelanjutan. Kebaruan program ini terletak pada integrasi Pembelajaran Mendalam Hibrida dengan STEM-PjBL sebagai model untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang perangkat pembelajaran sains inovatif berbasis teknologi. Implikasinya menyoroti pentingnya pelatihan profesional berkelanjutan, dukungan institusional, dan kemitraan kolaboratif untuk memastikan keberhasilan implementasi pedagogi berbasis AI dan berbasis proyek dalam pendidikan sains.