Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dan kesadaran ibu balita dalam pemantauan pertumbuhan anak sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Batukorogan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 17 kader posyandu dan 21 ibu balita melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan tindak lanjut. Pelatihan diberikan kepada kader posyandu mengenai teknik pengukuran antropometri, plotting hasil pada Kartu Menuju Sehat (KMS), dan interpretasi status pertumbuhan. Sementara itu, edukasi kepada ibu balita difokuskan pada pentingnya pemantauan pertumbuhan, pola pengasuhan, dan praktik pemberian makan bayi dan anak yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader sebesar 85% (p=0,03) dan keterampilan sebesar 92% (p=0,03). Pengetahuan ibu balita juga meningkat sebesar 80,1%, meskipun tidak signifikan secara statistik (p=0,32), namun berdampak positif terhadap perubahan perilaku. Implementasi posyandu keliling berhasil meningkatkan cakupan D/S dari 68% menjadi 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kader melalui pelatihan terstruktur dan inovasi posyandu keliling efektif meningkatkan kualitas pemantauan pertumbuhan anak dan memperkuat upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat