Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

ANALISA FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN GRAND PESONA PANDANWANGI MALANG Wijaya, Hendra Putra; Moch. Khamim; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan pembangunan serta Tindakan yang perlu diperhitungkan untuk menghindari resiko dominan yang menjadi penyebab keterlambatan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kepustakaan dan survey dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian terdiri dari owner, konsultan supervisi, dan kontraktor proyek pembangunan tersebut. Setelah melalui beberapa proses pengolahan data yang terdiri dari identifikasi resiko, analisis resiko dan penentuan pengurangan resiko, hasil penelitian menunjukkan beberapa hasil. Hasil tersebut ialah variabel Spesifikasi, Material, SDM, Alat, dan Pengendalian berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambata. Sedangkan variabel Metode berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Keterlambatan, dan variabel Kontraktor berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Keterlambatan. Serta Variabel Spesifikasi, Material, Sumber Daya Manusia, Alat, Pengendalian, Metode, dan Kontraktor berpengaruh secara simultan terhadap Keterlambatan.
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN DRAINASE JALAN AKSES DESA JIPURAPAH-KLITIH KABUPATEN JOMBANG Hartanto, Ramdhan Andrian; Udi Subagyo; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Timur adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menawarkan berbagai jenis tempat wisata. Salah satunya adalah Wisata Kedung Cinet yang berada di Kabupaten Jombang. Sayangnya, untuk akses menuju wisata Kedung Cinet hanya difasilitasi dengan jalan setapak selebar 3 meter dengan jarak kurang lebih 8 km. Skripsi ini bertujuan untuk merencanakan geometrik jalan, perkerasan kaku, drainase jalan, dan rencana anggaran biaya. Perencanaan jalan dibuat untuk menentukan yang paling aman, nyaman dan efisien. Data yang dibutuhkan untuk perencanaan adalah volume jam perencanaan lalu lintas, CBR tanah, Peta topografi, dan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) tahun 2020 Kabupaten Jombang. Perencanaan ini mengacu pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/T/BM/1997, Metode Bina Marga Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen SNI Pd T-14-2003, Analisa Harga Satuan Pekerjaan dengan cara Bina Marga No. 28/PRT/M/2016. Pada perencanaan ini penulis mebuat 3 alternatif trase kemudian dipilih 1 trase yang paling optimal yaitu trase alternatif 3 dengan panjang 2,983 Km, lebar per lajur 3,5 m, tipe jalan 4 lajur 2 arah tidak terbagi (4/2 UD), dan bahu jalan selebar 1,5 m; 3 tikungan S-C-S (Spiral Circle Spiral) dan 1 tikungan S-S (Spiral Spiral) serta diperoleh 3 jenis turunan dan 3 jenis tanjakan dengan tebal perkerasan jalan 200 mm dan tebal pondasi jalan 100 mm. Hasil dari percenanaan drainase diperoleh dimensi saluran dengan lebar 0.4, kedalaman 0.6m dan di cor dengan ketebalan 5cm. Berdasarkan hasil pehitungan di dapatkan anggaran biaya sebesar Rp. 35.647.665.000,
ANALISIS PERBANDINGAN PERKERASAN LENTUR DAN PERKERASAN KAKU STUDI KASUS JLS LOT 9 KABUPATEN MALANG Bastomi, Hafizia Vitayala; Marjono; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur Lintas Selatan LOT 9 SP. Balekambang - Kedungsalam Kabupaten Malang STA 5+000 – STA 7+000, merupakan jalur yang sangat penting bagi sektor pariwisata dan ekonomi Kabupaten Malang dikarenakan jalur ini sejajar dengan garis pantai selatan Kabupaten Malang, sehingga diperlukan Jalur Lintas Selatan untuk memudahkan mobilisasi masyrakat dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi. Oleh sebab itu perlu adanya perencanaan perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan pelaksanaan manakah yang lebih efektif, optimal, dan ekonomis antara metode perkerasan lentur Bina Marga 2017 dan perkerasan kaku AASHTO 1993 pada jalan Lintas Selatan Lot 9 Simpang Balekambang – Kedungsalam dari STA 5+000-STA 7+000. Perencanaan tebal perkerasan lentur metode Bina Marga 2017 dan Perkerasan kaku Metode AASHTO 1993. Data yang diperlukan adalah lalu lintas harian rata – rata (LHR), pertumbuhan lalu lintas (i), nilai CBR tanah, data curah hujan rata-rata, data teknis jalan. Berdasarkan hasil perhitungan dan perbandingan, didapat 3 alternatif pada perkerasan lentur dan satu pada perkerasan kaku. Dan yang disarankan yaitu perkerasan lentur alternatif 3, dengan tebal lapis pondasi atas agregat A 300 mm, tebal lapis lapis permukaan AC – Base 7 cm, AC – BC 6 cm dan AC – WC 4 cm. Total volume pada pekerjaan pembersihan sebesar 21000 m2, volume pekerjaan tanah sebesar 21000 m3, volume pekerjaan perkerasan berbutir sebesar 9.450 m3, volume lapis permukaan sebesar 35090,80 m3, dengan total biaya pekerjaan sebesar biaya sebesar Rp. 23.097.369.000 (Dua Puluh Tiga Miliar Sembilan Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu)
ANALISIS KERUSAKAN JALAN RAYA PLOSO-PLANDAAN KABUPATEN JOMBANG BERDASARKAN METODE BINA MARGA Maghfiroh, Aulina; Marjono; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan raya Ploso – Plandaan Kabupaten Jombang sepanjang 5 km merupakan jalan penghubung antar Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk. Permasalahan yang terjadi pada ruas jalan ini adalah banyaknya kerusakan yang terjadi, sehingga menyebabkan jalan kurang nyaman untuk dilalui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang terjadi, menganalisa tingkat kerusakan yang terjadi, dan memberikan penanganan yang tepat. Metode yang digunakan untuk analisa kerusakan jalan mengacu pada pedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Data yang dibutuhkan yaitu survei kerusakan jalan yang berpedoman pada IKP Pd-01-2016-B. Dari hasil analisa didapat jenis kerusakan yang terjadi adalah lubang, retak memanjang/melintang, retak blok,tambalan, penurunan (drop off) bahu jalan, retak tepi, retak kulit buaya, dan pelapukan/pelepasan butir. Dari hasil perhitungan analisa kondisi jalan didapat nilai rata-rata kerusakan sebesar 44,5. Berdasarkan metode IKP kondisi jalan tersebut masuk pada kategori Jelek (Poor).
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN PERKERASAN KAKU PADA PROYEK JLS. LOT 9 KABUPATEN MALANG Ramadhan, Rivaldi Putra; Johanes Asdhi Poerwanto; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainya dan sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat dari berbagai aspek. Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) merupakan salah satu proyek strategis nasional yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa bagian selatan, salah satunya adalah pembangunan Jalan Lintas Selatan Lot 9 SP. Balekambang – Kedungsalam yang menghubungkan Kabupaten Malang bagian selatan dengan perbatasan Kabupaten Blitar. Diketahui proyek tersebut menggunakan perkerasan kaku dengan jarak sepanjang 17,868 KM dan memiliki lebar jalan 7,5 m. Namun masih belum diketahui mengenai perencanaan geometrik jalan, metode pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biayanya. Maka dari itu, tujuan dari skripsi ini adalah untuk menghitung perencanaan geometrik dengan menggunakan metode (PDGJ) 2021 dan mencoba menghitung tebal perkerasan kaku dengan pedoman Revisi MDP 2017 dengan alasan umur rencana yang lebih lama dan perawatan yang lebih mudah.Berdasarkan hasil Perencanaan Geometrik dan Perkerasan Kaku pada Proyek JLS. Lot 9 (STA 1+000 – 4+000) diperoleh 8 tikungan berupa tikungan SCS dan ada 6 lengkung vertikal yang terdiri dari 4 lengkung vertikal cembung, dan 2 lengkung vertikal cekung. Perencanaan perkerasan kaku dengan Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi 2017 (MDP 2017) diperoleh tebal plat beton 265 mm dengan mutu beton K-350, tebal lapisan Beton LMC 100 mm dengan mutu beton K-125, Lapisan Drainase Agregat Kelas A 150 mm, diameter dowel ø 32 mm dengan Panjang 450 mm dan jarak 300 mm, serta diameter Tie Bar D 16 mm dengan Panjang Tie Bar 700 mm dan jarak antar Tie Bar 750 mm. Didapatkan hasil total biaya untuk seluruh pekerjaan adalah Rp37.306.240.000,00-.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN RAYA KEPADANGAN–KERET SIDOARJO Nissa, Alza An; Marjono; Achendri M. Kurniawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raya Kepadangan–Keret sepanjang 5 km merupakan jalan yang menghubungkan Kecamatan Tulangan dan Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Adanya kerusakan pada jalan tersebut mengakibatkan penurunan kualitas dan menganggu kenyamanan para pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisis kerusakan, memberikan penanganan pada pekerjaan penanganan tersebut. Metode perhitungan yang digunakan yaitu Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI). Data primer yang dibutuhkan yaitu survei kondisi kerusakan jalan sedangkan untuk data sekunder berupa volume lalu lintas, data teknis jalan. Hasil analisis didapatkan kerusakan jalan seperti lubang, retak memanjang, retak halus, retak blok, retak kulit buaya, dan retak pinggir. Dari hasil perhitungan menunjukkan kondisi jalan 16% dalam kondisi baik, 52% dalam kondisi sedang, 28% dalam kondisi rusak ringan, dan 4% dalam kondisi rusak berat. Jenis penanganan yang dilakukan dapat berupa pekerjaan perbaikan dan pekerjaan overlay.
ANALISIS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN NASIONAL PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO DENGAN METODE BINA MARGA 2011 DAN AASTHO 1993 Kuswantoro, Alfiza Faiqohima; Dwi Ratnaningsih; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur mengakibatkan terjadinya peningkatan volume lalu lintas yang melewati ruas Jalan Kabupaten Situbondo, terutama Jalan Raya Panarukan yang merupakan Jalan Nasional (Jalur Pantai Utara). Akan tetapi pelayanan jalan pada ruas Jalan Raya Panarukan mengalami penurunan akibat peningkatan volume kendaraan serta terjadi kerusakan dibeberapa titik sehingga mengurangi kenyamanan dan keamanan pengendara yang melintas. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jenis dan tingkat kerusakan, dan bentuk penanganan kerusakan. Lokasi studi terletak pada Ruas Jalan Raya Panarukan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sepanjang 4 Km. Penelitian ini menggunakan beberapa data yaitu data primer yang dibutuhkan yaitu survei kondisi kerusakan jalan, survei infentarisasi jalan, dan uji CBR sedangkan untuk data sekunder berupa data peta ruas jalan. Hasil yang diperoleh, jenis kerusakan jalan seperti lubang, retak memanjang, retak melintang, retak blok, dan retak kulit buaya. Penilaian kondisi jalan yaitu 18% Baik, 48% Sedang, 35% Ringan, dan 0% Rusak Berat. Bentuk penanganan yang dilakukan yaitu perbaikan jalan berupa pekerjaan penambalan lubang (patching), pekerjaan lapis tipis aspal (latasir), pekerjaan aspal pengisi retak (filler), pekerjaan campuran aspal panas keruskan lubang, pekerjaan campuran aspal panas kerusakan retak, pekerjaan penghamparan lapis penutup bubur aspal emulsi (slurry seal) dan pekerjaan marka termoplastik.
PERENCANAAN SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN PANGLIMA SUDIRMAN – JALAN GATOT SUBROTO KOTA MALANG Rahmaniar, Farrell Yafi; Muhamad Fajar Subkhan; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Jalan Panglima Sudirman – Jalan Gatot Subroto yang terletak di Kota Malang memiliki volume lalu – lintas yang cukup tinggi karena merupakan jalur utama kendaraan besar luar kota seperti truk dan bus. Permasalahan pada simpang yaitu banyaknya konflik sehingga menyebabkan terjadinya tundaan dan antrian yang cukup panjang. Oleh karena itu harus dilakukan analisa dan evaluasi yang tepat untuk mengetahui kinerja eksisting simpang dan merencanakan simpang bersinyal untuk mengurangi kemacetan di persimpangan ini. Data yang diperlukan pada evaluasi ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapat dari pengukuran geometrik jalan dan survei lalu – lintas yang dilakukan pada 2 (dua) hari pada pagi dan sore. Data yang didapat dianalisa menggunakan formulir USIG dari MKJI 1997. Dari analisa kinerja simpang eksisting menggunakan formulir USIG didapatkan kinerja simpang tundaan D = 15,03 det/smp; dan level of service LOS = C dengan derajat kejenuhan 0,944. Dari hasil analisa perlu diadakan alternatif penambahan pengaturan lampu lalu – lintas dengan 2 fase, dan didapatkan waktu siklus sebesar 31 detik dengan waktu antar hijau (IG) 8 detik. Dimana menghasilkan derajat kejenuhan sebesar 0,459; tundaan rata-rata 9,86 det/smp; dan tingkat pelayanan A.
PEMANFAATAN LIMBAH BATA MERAH DAN KAPUR PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN ABSORBSI Bagus, Jeffier; yunaefi; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan utama paving block adalah semen, pasir dan air dengan atau tanpa bahan tambah lainnya. Penggunaan bahan pengganti Paving block dengan serbuk bata merah merupakan salah satu solusi untuk menghemat semen dan memanfaatkan limbah dari produksi bata merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi semen dengan serbuk bata merah terhadap nilai kuat tekan, dan mengetahui komposisi penggunaan kapur tiap variasi terhadap pengaruh daya serap (arbsorbsi). Penelitian yang dilakukan di Politeknik Negeri Malang dengan variasi serbuk bata merah 15% dan kapur 5%, 15%, 25%, 35% dan 45%. Sampel bentuk + ukuran masing-masing komposisi yang dibuat harus diuji melalui mesin uji kuat tekan beton. Hasil dari Uji Kuat Tekan minimum 6,5MPa pada karakteristik Paving block dengan substitusi serbuk bata merah 15% dan kapur 45% yang berarti substitusi nilai tidak memenuhi spesifikasi SNI 03-1750-1990. Dan hasil Uji Kuat Tekan maksimum 21MPa pada karakteristik Paving Block dengan substitusi serbuk bata merah 15% dan kapur 15% yang berarti substitusi memenuhi spesifikasi SNI 03-1750-1990.
ANALISIS KOORDINASI SIMPANG BERSINYAL SIMPANG GEMBLEGAN - SIMPANG SERENGAN - SIMPANG JAMSAREN KOTA SURAKARTA Niswaturrofifah, Hasna; DWI RATNANINGSIH; MARJONO
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya persimpangan di Kota Surakarta dengan jarak antar simpang yang pendek menimbulkan permasalahan tersendiri, seperti pada Simpang Gemblegan dan Simpang Serengan. Permasalahan yang terjadi adalah kendaraan terkadang selalu berhenti pada tiap simpang karena selalu mendapat sinyal merah. Selain itu panjang antrian akibat dari sinyal merah dapat menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan menganalisa simpang Gemblegan dan Simpang Serengan dengan mengkoordinasikan kedua simpang untuk mengurangi antrian dan tundaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa volume kendaraan, waktu sinyal dan geometrik simpang. Survei volume lalu lintas dilaksanakan pada pagi dan sore di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu 12,14,16 April 2022. Metode evaluasi data lalu lintas menggunakan pedoman MKJI 1997 dan Peraturan Menteri Perhubungan 96 Tahun 2015. Data dengan kondisi eksisting terjenuh akan menjadi acuan dalam merencanakan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi. Kinerja terbaik pada setiap simpang kemudian dikoordinasikan menggunakan waktu offset antar simpang. Dari hasil analisa, didapatkan waktu siklus baru sebesar 93 detik dan waktu offset 65 detik untuk kedua arah. Sedangkan dari diagram koordinasi didapatkan bandwidth sebesar 27 detik ke arah Timur dan 26,5 detik ke arah Barat. Berdasarkan hasil penelitian, rerata kinerja simpang dalam kondisi eksisting pada arus utama yang akan dikoordinasikan adalah Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 0,93; Panjang Antrian (QL) sebesar 108 m dan Tundaan (Delay) sebesar 61,4 detik, serta tingkat pelayanan F. Sedangkan rerata kinerja simpang setelah dilakukan koordinasi adalah DS sebesar 0,56; QL sebesar 63 m dan Delay sebesar 24,27 detik dalam kategori tingkat pelayanan C dan untuk tingkat pelayanan dalam jangka waktu 5 tahun yang akan datang setelah koordinasi adalah F.