Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN MEMBACA EXTENSIVE READING BAHASA INGGRIS BERBASIS PBL DAN HEUTAGOGY BAGI GURU BAHASA INGGRIS MADRASAH TSANAWIAH NEGERI (MTSN) 1 MAKASSAR Sahril Nur; Auliyanti Sahril Nurfadhilah; Baharman; Fitriyani Bakri; Muh. Safar Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat baca dan keterampilan membaca pemahaman Bahasa Inggris siswa di Indonesia masih menjadi tantangan utama, seperti yang tercermin dalam Rapor Pendidikan. Di MTsN 1 Makassar, pembelajaran membaca teridentifikasi masih didominasi oleh praktik intensive reading (membaca intensif) yang berfokus pada penyiapan ujian dan mengabaikan pembinaan minat baca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih guru-guru Bahasa Inggris MTsN 1 Makassar dalam merancang program Extensive Reading (ER) atau membaca ekstensif, yang dikelola melalui sinergi Project-Based Learning (PBL) dan Heutagogy. ER adalah fondasi untuk membangun kefasihan dan perolehan kosakata. Heutagogy menyediakan kerangka otonomi siswa (pilihan mandiri), dan PBL menyediakan kerangka asesmen yang otentik (respons kreatif terhadap bacaan). Metode kegiatan adalah pelatihan partisipatif dan lokakarya desain modul ajar. Hasil dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test (pengetahuan) serta penilaian produk RPP/Modul Ajar (keterampilan). Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan guru secara signifikan, dengan nilai rata-rata post-test mencapai 82 (kategori Baik) dari nilai pre-test 35 (Sangat Kurang). Selain itu, 100% peserta berhasil merancang draf program ER semesteran yang mengintegrasikan ketiga komponen, dengan ide proyek populer seperti "Podcast Ulasan Buku" dan "Dinding Baca Digital". Pelatihan ini berhasil membekali guru dengan model pedagogis yang komprehensif untuk membina budaya literasi di madrasah.
Visual Storytelling: Peningkatan Kemampuan Menulis Deskriptif Siswa melalui Proyek Digital Scrapbook 'My Dream Destination' Muh. Hasbi; Fitriyani Bakri; Abdul Halim; Mardiyanah Nasta; Nur Mutmainna Halim; Natalia Putri Toding Bua; Nur Alya Safitri Aniar; Iffah Maulidiya; Ratih Tri Andini; Guslin Rusdin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan workshop Visual Storytelling yang diadakan dalam program English Club di UPT SPF SMP Negeri 1 Makassar bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan menulis deskriptif melalui proyek digital scrapbook bertema 'My Dream Destination'. Workshop ini dibuat sebagai cara belajar yang berbasis proyek yang menggabungkan keterampilan menulis deskriptif dalam bahasa Inggris dengan kreativitas digital menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini dilakukan dalam satu hari, yaitu pada Selasa, 28 April 2026, dan melibatkan 21 siswa dari kelas VII dan VIII. Pemateri merupaan gabungan dari tim pengabdi UNM dan tim Asisten Mengajar Mandiri (AjarMI) yang menyampaikan materi dengan cara yang interaktif dan berdasarkan praktik langsung. Setelah menerima penjelasan mengenai materi tentang teksdeskriptif, para siswa diminta untuk membuat digital scrapbook secara individu menggunakan aplikasi atau situs Canva dengan memilih salah satu dari destinasi impian yang paling ingin mereka kunjungi. Di dalam scrapbook harus menambahkan enam komponen yang wajib, yaitu: Nama & Lokasi Destinasi, Gambar/Ilustrasi, Pendapat Pribadi tentang Tempat, Teks Deskriptif, Fakta Menarik tentang Tempat, dan Dekorasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis deskriptif siswa serta kreativitas mereka dalam menyajikan konten secara digital. Workshop ini terbukti menjadi model pembelajaran alternatif yang inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan era digital.
SIGN OF MOTHERHOOD AND MONSTROSITY IN BLOOD RED SKY MOVIE Sita Aprilia; Fitriyani Bakri; Yunitari Mustikawati
Journal of English Literature and Linguistic Studies Vol 4, No 2 (2026): Journal of English Literature and Linguistic Studies (JELLS)
Publisher : Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jells.v4i2.84190

Abstract

Film functions as a powerful cultural medium that communicates social values, identities, and ideologies through visual and narrative signs, making it an important site for examining representations of gender and motherhood in contemporary cinema. While previous studies on horror films have largely discussed maternal figures from feminist perspectives or idealized constructions of motherhood, less attention has been paid to the symbolic and ideological meanings that emerge when maternal identity intersects with monstrosity. This study analyzes how motherhood and monstrosity are constructed and interconnected in the character of Nadja in Blood Red Sky (2021) by applying Roland Barthes’s semiotic theory of denotation, connotation, and myth. We employed a qualitative descriptive method with purposive sampling, and examined selected key scenes through visual and narrative signs such as color symbolism, lighting, facial expressions, body movement, and cinematographic techniques. The findings show that motherhood is represented through emotional care, moral responsibility, and ultimate sacrifice, while monstrosity is framed as a transformative process driven by maternal necessity rather than as a purely destructive force. At the mythic level, the film naturalizes the ideology that maternal love can legitimize transformation, violence, and self-sacrifice, positioning the maternal body as a space where vulnerability and power coexist. This study offers a novel contribution by demonstrating that monstrosity in Blood Red Sky is not opposed to motherhood but becomes an integral part of it. These findings are significant for literary and film studies because they expand semiotic and feminist readings of maternal figures, showing how contemporary narratives reinterpret motherhood as a complex, ambivalent, and ideologically negotiated identity rather than a fixed or purely nurturing role.
THE USE OF VERBAL HUMOR OF THE MAIN CHARACTER JAKE PERALTA Muh. Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa; Yunitari Mustikawati; Fitriyani Bakri
Journal of English Literature and Linguistic Studies Vol 4, No 2 (2026): Journal of English Literature and Linguistic Studies (JELLS)
Publisher : Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jells.v4i2.84001

Abstract

This study aims to identify the verbal humor techniques employed by Jake Peralta and explain the function of humor in his interactions with other characters. This study uses a qualitative descriptive method with Berger's (1993) humor technique theory to analyze the verbal humor techniques employed by Jake Peralta and and Nilsen & Nilsen's (2018) humor function theory to analyze the functions of verbal humor used by Jake Peralta. Data were taken from Jake Peralta's dialogues in nine episodes selected purposively. The results show that there are 13 humor techniques, including puns, sarcasm, irony, ridicule, insults, facetiousness, exaggeration, absurdity, ignorance, impersonation, imitation, mimicry, and parody. In terms of the function of humor, it was found that the social function was the most common, followed by the psychological function. Jake Peralta used verbal humor to create a  more relaxed working atmosphere, strengthen relationships with his colleagues, and ease tension in stressful situations. These results show that Jake Peralta's verbal humor is not just entertainment, but also an important communication strategy in building character dynamics and storyline in Brooklyn Nine-Nine.
Peningkatan Kapasitas Publikasi Mahasiswa melalui Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Skripsi Auliyanti Sahril Nurfadhilah; Ismail Anas; Fitriyani Bakri; Muh Safar Nur; Sahril Nur
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.85825

Abstract

Penulisan artikel ilmiah berbasis skripsi masih menjadi salah satu tantangan bagi mahasiswa karena banyak mahasiswa cenderung memindahkan isi skripsi secara langsung ke dalam artikel tanpa parafrase, pemadatan, dan penyesuaian dengan struktur jurnal. Selain itu, mahasiswa juga masih mengalami kesulitan dalam menyesuaikan naskah dengan template jurnal, memilih jurnal target, serta memahami proses submit artikel melalui Open Journal System (OJS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas publikasi mahasiswa melalui pendampingan penulisan artikel ilmiah berbasis skripsi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik parafrase dan pemadatan isi skripsi, penyesuaian template jurnal, pemilihan jurnal target, simulasi submit artikel, serta refleksi peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah pendampingan untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perbedaan skripsi dan artikel ilmiah dari 32,7% menjadi 87,8%. Pemahaman bahwa artikel tidak boleh hanya berupa copy-paste atau ringkasan skripsi meningkat dari 28,6% menjadi 89,8%, sedangkan pemahaman tentang pemilihan jurnal target meningkat dari 22,4% menjadi 80,6%. Pendampingan ini membantu peserta memahami proses transformasi skripsi menjadi artikel ilmiah, penggunaan template jurnal, dan tahapan submit artikel. Dengan demikian, pendampingan ini terbukti membantu meningkatkan literasi publikasi dan kesiapan mahasiswa dalam mengembangkan skripsi menjadi artikel ilmiah yang lebih sesuai dengan standar jurnal.
Interpreting Romantic Themes in Counting Crows' Accidentally in Love Nur Fitriani; Hasnirah Hasnirah; Fitriyani Bakri
Innovations in Language Education and Literature Vol. 1 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ilere.v1i1.3900

Abstract

This research aims to interpret romantic themes in Counting Crows’ Accidentally in Love by revealing the meaning of love in the lyrics of the song. It employs a descriptive qualitative research design to identify and interpret the meaning of the song. The primary data of this research was obtained from Counting Crows’ Accidentally in Love and secondary data from internet webs, journal articles, textbooks, and other online resources. The data was analyzed by using Braun and Clarke’s thematic analysis which consists of six steps: (a) familiarizing with the data; (b) generating initial codes; (c) searching for themes; (d) reviewing themes; (e) defining and naming themes; and (f) producing the report. The data was also interpreted by using Roland Barthes’ semiotic concept: denotation, connotation, and myth. The result of the research reveals that the song describes the author's feeling of being in accidental love when he does not know anything about love before. His feelings and experiences are associated with falling in love unexpectedly, including chaos, happiness, uncertainty, courage, hope, and magic. The meaning of his love in this song is an experience that is unexpected, full of excitement, and sometimes chaotic, but also provides deep meaning and happiness.