Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KAJIAN BAHAN KOLEKTOR YANG BERBEDA TERHADAP KELIMPAHAN DAN PERTUMBUHAN KERANG HIJAU (Perna viridis) DI PERAIRAN PESISIR Astuti, Dwi Anggun; Sutaman; Mulatsih, Sri
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v1i1.22

Abstract

Green mussel (Perna viridis) is one of the biological resources that have high economic value in Indonesia. This green mussel thrive in the gulf waters, the waters around mangroves area, and estuaries, with a muddy and sandy waters in the environment condition, with light and moving water, and salt levels are not too high. This is because of the green mussel is easy and relatively fast incultivation.Based on the results of the study, concluded that the physical parameters of water chemistry there is no difference between treatments real and viable for aquaculture activities for collectors of differentmaterials on the abundance and growth of green mussel (Pernaviridis). C treatment is the best treatment(net material) during the study and very significant effect on daily growth rate (gram) F count = 12,0222> F table 0.05 (18:56) = 2.03, growth of absolute weight biomass (Gram) F count = 3.0381> F table0.05 (18:56) = 2.03 daily growth (%) F count = 15.4305> F table 0, 05 (18:56) = 2, 03, the relativegrowth (g) F count = 3.7151> F table 0.05 (2: 6) = 2.03, and no significant effect on diameter (cm) Fcount = 0.0417> F table 0.05 (18:56) = 2.03, and density (cm) F count = 0.0180> F table 0.05 (18:56)= 2.03.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DAN PAKAN ALAMI JENIS (Azolla microphylla) DAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN KOAN (Ctenopharyodon idella) Wijayanti, Sinnariya Puspa; Nurjanah; Sutaman
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 3 No 1 (2025): Volume 3 No.1 2025
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v3i1.60

Abstract

Ikan Koan (Ctenopharyngodon idella) adalah ikan herbivora yang dapat mengonsumsi tumbuhan air seperti Azolla microphylla dan gceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai pakan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan dan pakan alami terhadap laju pertumbuhan benih ikan Koan. Penelitian dilakukan di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu (K) pakan komersial, (A) Azolla microphylla, (B) Eceng Gondok, dan (C) campuran Azolla microphylla dan Eceng Gondok, masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan harian, pertumbuhan bobot individu mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), serta rasio konversi pakan (FCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan K menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan laju pertumbuhan harian 0,159 gram/hari, diikuti perlakuan C (0,144 gram/hari). Pertumbuhan bobot mutlak terbaik ditemukan pada perlakuan K (4,8 gram), diikuti C (4,33 gram). Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan K (100%). FCR terbaik ditemukan pada perlakuan B (2,5). Secara keseluruhan, kombinasi Azolla microphylla dan eceng gondok dapat menjadi alternatif pakan yang mendukung pertumbuhan ikan Koan dengan efisiensi yang baik.
PENGARUH JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH YANG DIPELIHARA PADA KERAMBA JARING TANCAP DI DESA RANDUSANGA WETAN Fatriyoko, Swi Juli Angga; Suyono; Sutaman
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 3 No 1 (2025): Volume 3 No.1 2025
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v3i1.61

Abstract

Budidaya ikan kakap putih telah menjadi suatu usaha yang bersifat komersial (dalam budidaya) untuk dikembangkan, karena pertumbuhannya yang relatif cepat, mudah dipelihara dan mempunyai toleransi yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh jenis pakan yang berbeda dan mengetahui jenis pakan manakah yang paling optimal terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer) di Desa Randusanga Wetan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan data kuantitatif dengan model eksperimen untuk mengetahui akibat dari sebuah perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian jenis pakan A (ikan rucah), B (keong sawah), C (pakan buatan) dan K (pellet komersil) memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer). Uji tukey menunjukkan bahwa rata-rata laju pertumbuhan tertinggi pada benih ikan kakap putih terdapat pada perlakuan A (pakan ikan rucah) dibandingkan dengan perlakuan B (pakan keong sawah), C (pakan buatan), dan K (pakan pellet komersil). Kualitas air berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan benih kakap putih (Lates carcarifer). Hasil uji anova, menunjukkan nilai Sig. 0,012 < 0,05, sehingga data hasil perlakuan A, B, C dan K terdapat perbedaan yang nyata ( p< 0,05).
PENGARUH PERBEDAAN DOSIS PAKAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp) Mina Persila Rumfabe; Sutaman; Umi Hartanti, Ninik
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 3 No 1 (2025): Volume 3 No.1 2025
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v3i1.62

Abstract

Cacing sutera (Tubifex sp) merupakan pakan alami alternatif yang dapat dikembangkan. Cacing sutra dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan karena mengandung nutrisi yang tinggi. pertumbuhan cacing sutra (Tubifex Sp) memerlukan nutrisi dan media hidup yang cocok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan limbah sawi, ampas tahu dan dedak padi sebagai media budidaya terhadap pertumbuhan dan populasi cacing sutra (Tubifex sp). Bahan dan alat yang digunakan diantaranya: cacing sutra, EM4, limbah sawi. dedak padi, dan ampas tahu. Alat : box plastik, alat ukur kualitas air pH, suhu,DO, dan alat tulis. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 1 kontrol, tiap perlakuan memiliki 3 ulangan yang setiap ulangan terdiri dari 10 gram cacing sutra. Sebagai perlakuan pemberian pakan organik cacing sutra. dengan dosis A (limbah sawi 50%, ampas tahu 15% dedak padi 35% ), B (limbah sawi 50%, ampas tahu 25% dedak padi 25%), C (limbah sawi 50%, ampas tahu 35% dedak padi 15%) dan D (kontrol 0,gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan populasi. Perlakuan C merupakan perlakuan terbaik dengan pertumbuhan bobot 16,45 gr dan populasi cacing sutra sebesar 3,757 gr, disusul perlakuan B dengan pertumbuhan bobot sebesar 13,13 gr dan populasi 3,126 ind/gr, kemudian perlakuan A dengan pertumbuhan sebesar 9,66 gr dan populasi 3,010 gr, dan perlakuan terendah D dengan pertumbuhan sebesar 7,24 gr dan populasi 2,965 ind/gr. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan cacing sutra (Tubifex sp).
KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DAN CADMIUM (CD) PADA IKAN LAYANG (Decapterus Russelli) DI PERAIRAN LOSARI KOTA MAKASSAR Ricky Indriawan Saputra; Nurjanah; Sutaman
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 3 No 1 (2025): Volume 3 No.1 2025
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v3i1.63

Abstract

Kota Makassar adalah kota yang mempunyai beberapa pantai salah satunya adalah Pantai Losari. Letak Pantai Losari berada di Kecamatan Ujung Pandang di sebelah barat kota Makassar. Padatnya pemukiman dan aktivitas indsutri ataupun pergudangan membawa ciptakan di limbah sehingga pantai mengalami terjadinya pencemaran. Tujuan dari studi ini guna menganalisis kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) yang terkandung pada ikan layang di Pantai Losari kota Makassar. Pengambilan data dilakukan dengan purphosif sampling pada dua Lokasi dan uji laboratorium kandungan logam berat dilakukan dengan metode SSA. Studi ini merupakan penelitian deskriptif. Data penelitian di analisa menggunakan Standar Baku Mutu SNI 2009. Hasil studi mengindikasikan bahwasanya kadar Pb pada tubuh ikan layang di Lokasi 1 dan Lokasi 2 sebesar 0.385 mg/kg, sementara kadar Cd pada tubuhnya sebesar 0,026 mg/l. Kadar dari Pb dan Cd di kedua lokasi tersebut masih di bawah nilai ambang batas Standar Nasional Indonesia yaitu 2.0 mg/kg, maka aman untuk dikonsumsi.