Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat tentang Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut di Pondok Pesantren Ta'lim Sabilu Taubah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Lukis, Prima Agusti; Setiawan, Fery; Prakosa, Basma Rosandi; Khafid, Mohammad; Handajani, Juni; Hanindriyo, Lisdrianto; Irnawati, Dyah; Susilowati, Heni; Sunarintyas, Siti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JAMSI - Maret 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1825

Abstract

Persepsi kebersihan gigi dan oral memiliki dampak besar pada harapan hidup di seluruh dunia. Namun, di negara-negara dengan pendapatan sedang, beban meningkat secara tidak proporsional. Prob-lema kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan problem yang mempengaruhi populasi sebanyak 57.6%. Studi ini adalah studi semi-eksperimental yang dilakukan pada 16 Desember 2024 di Ta’lim Sa-bilu Taubah Gas Iqdam, Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Metode sosialisasi dilakukan secara offline (tatap muka) menggunakan campuran media presentasi (power point) dan booklet. Peserta sosialisasi dibagi menjadi dua bagian: pra-sosialisasi (pre-test) dan pasca-sosialisasi (post-test). Peserta sosialisasi diberi-kan pertanyaan untuk menilai pengetahuan dan persepsi peserta mengenai kesehatan gigi dan mulut pada saat sebelum dan sesudah sosialisasi. Pengetahuan peserta diklasifikasikan sebagai cukup, sedang, dan rendah dalam memahami kebersihan gigi dan mulut sebelum dan setelah sosialisasi. Skor rata-rata untuk peserta sebelum sosialisasi adalah 26,45, dan setelah sosialisasi menjadi 83,23. Hasil tersebut ber-beda bermakna dengan nilai-p 0.000 menggunakan uji statistik wilcoxon. Data ini menunjukkan bahwa terdapat peran positif dari dokter gigi dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut pasien sehingga dokter gigi dapat berperan aktif untuk mendorong pasien lebih memperhatikan kesadaran kesehatan gigi dan mulut terutama bagi pondok pesantren Ta’lim Sabilu Taubah di Kabupaten Blitar.
Anti-inflammatory effect of rain tree leaf extract gel (Samanea saman) on fibronectin expression: study experimental Sa'adah, Nikmatus; Veronica, Silvia; Prehananto, Herlambang; Kusumastuti, Endah; Gustina, Mara; Lukis, Prima Agusti; Adriansyah, Agus Aan; Abd Ghafar, Siti Aisyah
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 9, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v9i1.59642

Abstract

ABSTRACT  Introduction: A traumatic ulcer is an open wound on the skin or mucous membranes that often results from trauma, such as scratches, bites, shocks, or pressure. Rain tree leaves (Samanea saman) have the potential to reduce pain and anti-inflammatory effects thanks to the flavonoid content. This extract works by inhibiting the cyclooxygenase and lipoxygenase pathways, which help limit inflammation and accelerate wound healing. This study aims to evaluate the effects of a 12% concentration rain tree leaf (Samanea saman) extract gel on fibronectin expression in the process of healing traumatic ulcers. Methods: This experimental laboratory study employed a post test only control group design. The sample consisted of male white rat wistar Rattus norvegicus and a gel of rain tree leaf extract extracted with a 98% ethanol solvent using a maceration method with a 12% concentration. Data analysis was performed using the Mann- Whitney U test. Results: The highest average was observed in the treatment group receiving the 12% rain tree leaf extract gel (Samanea saman), with an average value of 54.078, while the lowest average was found in the placebo gel control group, with a value of 22.462. Statistical analysis using the Mann-Whitney U test revealed a significant difference between groups (p = 0.004, p < 0.05). Conclusion: A 12% concentration of rain tree leaves (Samanea saman) extract gel significantly enhances fibronectin expression, contributing to the healing process of traumatic ulcers. KEY WORDS: Traumatic ulcers, fibronectin, rain tree leaf extract gel (Samanea saman), wound healing process. Antiinflamasi gel ekstrak daun trembesi (Samanea saman) terhadap ekspresi fibronektin: studi eksperimental ABSTRAK Pendahuluan: Ulkus traumatikus adalah luka terbuka pada kulit atau mukosa yang sering disebabkan oleh trauma seperti goresan, gigitan, benturan, atau tekanan. Daun trembesi (Samanea saman) memiliki potensi mengurangi nyeri dan efek anti-inflamasi berkat kandungan flavonoid. Ekstrak ini bekerja dengan menghambat jalur siklooksigenase dan lipooksigenase, yang membantu membatasi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan gel ekstrak daun trembesi (Samanea saman) dengan konsentrasi 12 % terhadap ekspresi fibronektin pada proses penyembuhan ulkus traumatikus. Metode: Eksperimental laboratoris dengan desain penelitian post test only control group. Sampel menggunakan hewan coba tikus putih jantan wistar Rattus norvegicus dan gel ekstrak daun trembesi yang diekstraksi dengan pelarut etanol 98% menggunakan metode maserasi dengan konsentrasi 12 %. Analisis data menggunakan uji Mann- Whitney U. Hasil: Rata-rata tertinggi ditemukan pada kelompok perlakuan yang menerima gel ekstrak daun pohon trembesi 12% (Samanea saman), dengan nilai rerata sebesar 54,078, sedangkan rata-rata terendah ditemukan pada kelompok kontrol gel plasebo, dengan nilai sebesar 22,462. Uji Mann-Whitney U menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikan n 0,00 < 0,05. Simpulan: Pemberian gel ekstrak daun trembesi (Samanea saman) 12% berpengaruh terhadap ekspresi fibronektin pada proses penyembuhan ulkus traumatikus. KATA KUNCI: Ulkus Traumatikus, fibronektin, gel ekstrak daun trembesi (Samanea saman), proses penyembuhan luka. 
WIJALINGA: Wonorejo Inisiatif Jaga Lingkungan Aman (Sosialisasi Dampak Pembakaran Sampah dan Demonstrasi Teknologi Tepat Guna Biopori) Lukis, Prima Agusti; Sujatmiko
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menghadapi masalah lingkungan, yaitu kasus perilaku pegolahan sampah dengan cara dibakar meskipun fasilitas pengelolaan samapah sudah tersedia. Hal ini menyebabkan pencemaran udara akibat emisi gas beracun hasil pembakaran sampah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan melalui sosialisasi dampak pembakaran sampah, pengenalan teknologi tepat guna biopori, dan peningkatan pengetahuan dan kemampuan pemeliharaan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Agustus 2025 di Desa Wonorejo dengan 31 peserta menggunakan metode ceramah untuk sosialisasi dampak pembakaran sampah dan konsep biopori, serta demonstrasi melalui video praktik pembuatan lubang biopori. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Program dilengkapi pembagian booklet dan penyerahan alat bor biopori untuk keberlanjutannya. Hasil dari kegiatan WIJALINGA ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat rata-rata 28,36% dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman produksi kompos (38,7%), pengetahuan dasar biopori (35,4%), dan jenis sampah organik (29,0%). Implementasi praktis menunjukkan peningkatan terendah (12,9%). Namun demikian, masih perlu adanya pendampingan berkelanjutan, pelatihan praktis, serta monitoring jangka panjang untuk memfasilitasi transisi pengetahuan menjadi implementasi nyata.
Perbandingan Perubahan Warna Resin Aklirik (Heat Cured) Dan Thermoplastic Nylon Terhadap Perendaman Teh Hijau Caezar, Herautami; Susanto, Husein Silalahi; Gustina, Mara; Mayangsari, Nino; S, Rudy; Lukis, Prima Agusti
Bhakta Dental Journal Vol 2 No 02 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi IIK Bhakti Wiyata, Kediri.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/bhaktadent.v2i02.46

Abstract

Abstract Background: Denture base materials, acrylic and thermoplastic nylon, have the disadvantage of high water absorption. Green tea contains tannins wich can cause discoloration of the denture base. Objective: To compare the magnitude of the color change in heat cured acrylic resin and thermoplastic nylon after being soaked in green tea. Method:The design of this research is laboratory experimental with a pretest and posttest only control group design, consisting of 2 groups. Group 1 is resin acrylic and Group 2 is thermoplastic nylon, both were soaked in green tea for 7 days. The samples were measured using a spectrophotometer. Results were analyzed using One Way ANOVA. Results: Based on the One-Way ANOVA test, it is known that the p-value of 0.000 is smaller than 0.05 (p < 0.05). so it can be said that there is a significant difference in color change of resin and thermoplastic nylon denture bases after being soaked in green tea. Conclusion: Thermoplastic nylon absorbs more color agent (tannis) compared to acrylic resin Keywords: Acrylic resin, Thermoplastic nylon, Green tea, Color change
Hubungan Intensitas Konsumsi Alkohol Terhadap Kadar Kreatinin Serum Pada Pria Dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek Cahyadinata, Indra; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Lukis, Prima Agusti; Zulkarnain, Alfian Noha; Sukadi, Sukadi; Hardini, Kurniani Fatma; Saraswati, Ayuni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2169

Abstract

Fenomena maraknya konsumsi alkohol dapat memicu risiko terhadap kesehatan, khususnya mengenai kecanduan dan dampaknya terhadap fungsi tubuh, seperti kinerja ginjal. Fungsi ginjal dapat dinilai dengan mengukur kadar kreatinin pada pria dewasa yang berada di rentang 0,7 - 1,2 mg/dL. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum pria dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dimana sebanyak 30 responden pria dewasa dipilih dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan dengan metode fotometeri. Analisis hubungan intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum menggunakan uji Spearman-Rho karena distribusi data bersifat tidak normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebanyak 40% responden intens mengonsumsi alkohol selama 5-10 tahun dan 60% intens mengonsumsi > 10 tahun. Hasil uji kadar kreatinin serum menunjukkan 60% memiliki kadar kreatinin normal, sementara 40% memiliki kadar abnormal. Uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin (r = 0,539; p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum. Konsumsi alkohol lebih dari 10 tahun berpotensi menimbulkan gangguan fungsi ginjal pada pria dewasa.
Pelatihan Pembuatan Wedang Uwuh sebagai Upaya Pemberdayaan UMKM Berbasis Herbal di Desa Wates, Kabupaten Kediri Fitria, Faizatul; Lukis, Prima Agusti; Arifah, Farida Noor; Afnani, Fawait
Journal of Science and Social Development Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/

Abstract

This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of residents in Wates Village, Kediri Regency, in processing traditional herbal beverages, specifically wedang uwuh, as an effort to empower local micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Wedang uwuh is a traditional Javanese drink made from a mixture of spices such as ginger, cloves, cinnamon, secang wood, pandan leaves, and rock sugar, which not only carries cultural value but also contains bioactive compounds such as flavonoids and phenolics that act as antioxidants. The potential of Wates Village as a herbal center, supported by its jamu tradition and diverse MSMEs, provided the foundation for this training program. Methods included initial observation, coordination with village officials and student volunteers, counseling on the health benefits of herbal ingredients, demonstration of hygienic preparation techniques, and training in packaging and labeling products. Evaluation was conducted through pretests and posttests with 27 participants to measure improvements in knowledge and skills. Results showed an increase in average scores from 56.30 to 59.26, although not statistically significant, while qualitative observations indicated greater confidence and interest among participants in developing herbal beverage businesses independently. This training had a positive impact on community understanding, skills, and motivation, serving as an initial step toward establishing herbal-based MSMEs in Wates Village.
DEXAMETHASONE ANALYSIS ON SIX BRANDS OF PACKAGED HERBAL MEDICINE USING THIN LAYER CHROMATOGRAPHY METHOD Fitria, Faizatul; Arifah, Farida Noor; Lukis, Prima Agusti; Rahadi, Anisa Fajduani; Hidayat, Fahmi
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 14 No 2 (2024): MJoCe
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Pattimura (Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Pattimura University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol14iss2pp77-82

Abstract

ABSTRACT Herbal medicine is used for generations because of its safety and free from adverse side effects, but the healing process takes a long time. This is the background of herbal medicine manufacturers to improve their performance by adding dexamethasone compounds. This compound is a synthesis of corticosteroid hormones whose use must be under the supervision of a doctor because it has side effects of cardiovascular disease, Cushing's syndrome, osteoporosis, hypertension, gastrointestinal ulcers, infections, and cataracts. The presence of this compound can be detected using the Thin Layer Chromatography method by comparing the Rf value of the sample with the standard solution of dexamethasone. The eluents used are methanol, ethyl acetate, and toluene with a ratio of 1:45:55. This method was used to detect dexamethasone content in six samples of packaged herbs circulating in the Mojokerto region, East Java province. Of the six samples analyzed, five of them showed positive results, namely samples A, B, C, D and F with a difference in the Rf value of the sample and standard of each 0.01; 0.01; 0.00; 0.00; and 0.02. Sample E does not contain dexamethasone indicated by the difference in the sample's Rf value against the 0.5 standard. Keywords: Herbal medicine, herbal packaging, dexamethasone, corticosteroids, Thin Layer Chromatography (TLC).