Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA PERSPEKTIF IMAM GHAZALI Esa Claudia Putri; Arifuddin; Siti Rahmah Diana; Muhammad Yunus; Rafiatul Latifah; Rina Riyanti; Muhammad Firdaus; Alya Fadila; Ismail; Muhammad al-Fain Arrafi; Masbiyanti; Cholid Shihabul Hikam; Husnul Puad; Akhmad Ramli; Khojir; Sudadi
CENDIKIA Vol 3 No 2 (2020): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berikut yaitu suatu gagasasan yang ditawarkan Imam Al-Ghazali mengenai pendidikan anak dalam keluarga. Pendidikan anak ialah suatu kehendak nyata yang dikerjakan dalam membentuk tingkah laku yang dianjurkan dalam agama pada anak. Seperti halnya karakter pendidikan Islam yang mana diterangkan dari Imam Al-Ghazali bahwasannya nilai moralitas yang menjadi penekanan utama terhadap pendidikan anak dalam Islam. Pentingnya pendidikan anak dalam hal ini berikut adalah rumusan masalahnya: bagaimana pendidikan anak dalam keluarga perspektif Imam Al- Ghazali. Penelitian berikut ialahpenelitian kepustakaan (library reseach). Dan memakai pendekatan historis, sumber data pada penelitian ini ialah sekunder dan primer, serta memakai content analysis dalam penelitian ini. Adapun hasilnya dari penelitian berikut ialah Imam Al- Ghazali berkaitan pendidikan telah mengutamakan pada akhlaknya yaitu pembinaannya serta menanamkan budi pekeri pada anak sejak kecil.
Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kurikulum Merdeka di MIN 1 Samarinda Muhammad Fauzi; Sahmawati; Suratman; Akhmad Ramli
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis kepala sekolah dalam mengembangkan Kurikulum Merdeka di MIN 1 Samarinda. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana kepemimpinan instruksional kepala sekolah mampu mengatasi kendala transisi kurikulum dan mengintegrasikan nilai-nilai madrasah ke dalam struktur kurikulum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, koordinator kurikulum, dan guru kelas sebagai informan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan peran vital sebagai manajer, edukator, dan inovator melalui tiga strategi utama: penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang partisipatif, pelaksanaan supervisi akademik klinis untuk mendampingi penyusunan Modul Ajar, serta fasilitasi integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA). Kepemimpinan transformasional yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan kesiapan pedagogis guru dan menciptakan iklim kolaboratif di madrasah. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat madrasah sangat bergantung pada kemampuan adaptif kepala sekolah dalam menjembatani kebijakan nasional dengan karakteristik lokal lembaga pendidikan.