Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Influence of Teacher Professionalism Development of Youth Capacity Improvement in Deli Serdang Lubis, Khairuddin; Lubis, Suwardi; Rujiman
Journal of Environmental and Development Studies Vol. 1 No. 01 (2020): Journal of Environmental and Development Studies
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jeds.v1i1.4605

Abstract

Teachers have a strategic role in education. Other educational resources become less significant if not accompanied by quality teachers. Teacher plays a key role to advanced education in the withdrawal of an educational unit. Teachers are the spearhead in the effort to improve service quality and educational outcomes. The purpose of this study is to analyze the availability of Senior High School teacher to improve youth capacity. This research was conducted at three of State Senior High School in Deli Serdang regency sample of 53 teachers. Variable research is the development of teacher professionalism as an independent variable and the improvement of youth capacity as a variable bound. Data collection using questionnaires, documentation, interviews and observation. Data were analyzed descriptively and using simple linear regression analysis. Teacher professionalism has a significant effect on youth capacity in Deli Serdang Regency.
Aceh Government Policy in Preventing Radicalism Through the Existence of Dayah Islamic Education W., Sulaiman; Lubis, Khairuddin; Baihaqi, M.; Musriaparto, Musriaparto; Marhaban, Marhaban; Nur, Muhammad
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v7i2.4118

Abstract

This research aims to describe the Aceh government's policy in preventing radicalism through the existence of Dayah Islamic education. The pluralism of the Indonesian nation, including Aceh, the westernmost province of Indonesia, is one of the factors causing radicalism to quickly enter through global progress and the massive spread of Wahhabism, which can penetrate the gaps in Islamic education. Therefore, for prevention, the Aceh government implemented three essential policies. The results of field data from several key informants consisting of Aceh border Dayah leaders and the Aceh Dayah Education Service, which is strengthened by the results of field observations, lead to the conclusion that the success of the three Aceh government policies cannot be separated from the results of the peace negotiations between GAM (Free Aceh Movement) and Indonesia in 2005, which led to the issuance of the "Aceh Government Law" (UUPA), serving as the basis for the implementation of formal Dayah education in Aceh.
Implementasi Kelas Tahfiz Quran Masa Depan (TQ MD) di MTs Muallimin Univa Medan Hardiansyah, Taufiq; Lubis, Khairuddin; Siahaan, Hasnah
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama (In Press)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1106

Abstract

In order to facilitate students who have greater memorization abilities, MTs Muallimin Univa Medan created a special class called the future tahfiz quran class. This class is gathered from grade VII students who have the best memorization abilities from other students and combined into one class called the future tahfiz quran class. This class has different tahfiz targets and programs from other classes. This study uses a descriptive qualitative approach implemented at MTs Muallimin Univa Medan. The subjects of this study are the future tahfiz quran class, and the sources are WKM in the curriculum field, tahfiz coordinator and tahfiz teacher of the future tahfiz quran class. The data collection techniques in this study use observation, interviews, and documentation. The data collected through the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study explain that the tahfiz quran class is a special class formed for students who have greater memorization abilities. Furthermore, the memorization program and objectives of this future Quran memorization class differ from those of other classes. The advantages of this class compared to other classes are the quantity of memorization, the quality of memorization, and the quality of recitation. However, the disadvantages and challenges encountered during the program's implementation are time allocation and the students' circumstances. Therefore, it can be concluded that this future Quran memorization class program can help students improve memorization and maintain the quality of their memorization and recitation.
Analisis Pola Asuh Orang Tua dalam Menumbuhkan Pendidikan Karakter (Studi Pada Santri Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qodar Kota Medan) Lubis, Khairuddin; Parinduri, Muhammad Abrar
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3843

Abstract

Artikel penelitian ini memiliki tujuan untuk memperlihatkan gambaran hasil temuan riset tentang pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter anak pada Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qadar. Analisis yang di gunakan pada penelitian deskriptif kualitatif ini ialah model sparedley dengan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema yang mengutip data lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Karakter baik yang terbentuk melalui nilai karakter budaya ajwa ialah bijaksana, lembut hati, sabar, keselamatan, kebahagiaan, kesejahteraan, tidak mudah menyesal, mampu mengambil keputusan dengan baik, tidak merasa paling pintar, tidak berbuat curang, kejujuran, keikhlasan, waspada dan sitiqamah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap keseharian anak dalam bertingkah laku merupakan hasil pembentukan karakter yang di berikan oleh orang tua melalui pola asuh. Pola asuh yang di terapkan oleh responden dari latar belakang yang berbeda memberi gambaran bahwa ada yang menginginkan anaknya menjadi orang yang bijaksana dan sabar, menjadi anak yang lembut, waspada, Istiqamah, ada orang tua yang menginginkan anaknya mejadi jujur dalam berkata dan bertindak, ada yang menerapkan pola asuh demokratis, serta ada yang mendidik anak sesuai dengan gendernya.
IMPLEMENTASI KEBIASAAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DAN DOA-DOA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT SISWA DI MTs AL WASHLIYAH TEMBUNG Hasanah, Nurul Rafiqatul; Lubis, Khairuddin; Nasution, Umy Firtiani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.24080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk implementasi kebiasaan menghafal Al-Qur’an dan doa-doa dalam meningkatkan kemampuan mengingat siswa Di MTs Al-Washliyah Tembung. Kebiasaan menghafal adalah kebiasaan yang biasa dikerjakan dengan mengulang-ulang untuk hal yang sama dan berlangsung tanpa proses berpikir lagi. Tahapan kebiasaan ada enam tahapan yaitu, ber fikir, perekaman, pengulangan, penyimpanan, pengulanagan dan kebiasaan, dalam tahapan berpikir seseorang berfikir, tahapan perekaman seseorang berfikir sesuatu dan otak merekamnya. Tahapan pengulangan seseorang orang berfikir melakukan pengulangan dengan prilaku sama dengan rasa yang sama. Setelah melakukan pengulangan seseorang akan menyimpannya dalam otak dan mengingatnya setiap kali mengahdapi kondisi yang sama. Kebiasaan ini memfokuskan pada hafalan al qur’an dan doa-doa, misalnya seperti surah-surah, doa-doa dan praktik ibadah. Kemampuan mengingat merupakan kemampuan dasar otakdalam menerima informasi. Menurut Santrock, memory is the relation of information overtime though encoding, storage and retrieval. Memori adalah hubungan informasi dari waktu ke waktu melalui penerimaan, penyimpanan dan pengambilan kembali. Kemampuan mengingat memiliki beberapa tahapan yaitu, dalam mengolah satu informasi, yaitu diawali dengan penerimaan informasi itu sendiri. Selanjutnya informasi disimpan guna diolah menjadi suatu pengetahuan. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulisan menggunakan penelitian kualitatif dari data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan pada siswa di MTs Al Washliyah Tembung.
PENGGUNAAN METODE DISCOVERY DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK DI RA NURUS SALAM Matondang, Ade Rahman; Lubis, Khairuddin; Rusmaningsih, Rusmaningsih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24173

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yakni: 1) Untuk mengidentifikasi penerapan metode discovery di RA Nurus Salam, dan 2) Untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan pengenalan warna pada anak dengan menggunakan metode discovery di RA Nurus Salam. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Kualitatif, dengan mengimplementasikan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan metode discovery dalam proses pembelajaran melibatkan pengamatan, pengelompokan, dan penjelasan objek yang diamati. 2) Pengembangan kemampuan anak dalam mengenal warna dilakukan melalui metode discovery, dengan membantu siswa memperbaiki dan mengembangkan keterampilan serta proses kognitif, memberikan pelatihan, dan memberikan demonstrasi langsung kepada anak. Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami konsep yang diajarkan dengan bantuan objek-objek sekitar. Metode discovery juga memberikan wawasan terhadap kondisi psikologis dan tingkat kemampuan siswa, serta mempermudah pengenalan warna kepada anak melalui interaksi dengan objek-objek di sekitarnya.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTS ZAKIYUN NAJAH SEI RAMPAH Tanjung , Nurhidayah; Lubis, Khairuddin; Azis , Abdul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah dalam meningkatkan minat belajar siswa. 2) Faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah, berjalan cukup efektif dilihat dari cara guru menyampaikan pelajaran yang menggunakan beberapa metode yang sudah di kolaborasokan dan dimodifikasi dan mengikut sertakan siswa berperan aktif didalam materi yang di ajarkan, dari situ para siswa terlihat sangat antusias untuk menerima materi pembelajaran. Disamping itu guru juga melakukan pendekatan secara individu untuk memberikan motivasi secara lebih untuk dapat meningkatkan minat belajar siswanya. 2) Terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah diantaranya: a. Faktor pendukung. Salah satu faktor pendukung kreativitas guru adalah pihak sekolah telah memberikan fasiltas berupa buku bacaan untuk mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran, dan menyediakan laptop untuk mencari revrensi di internet. Dari pihak skolah juga tidak pernah membatasi guru untuk berkreasi lebih. b. Penghambat. Salah satu faktor penghambat adalah terbatasnya waktu pembelajaran yang telah di berikan kepada guru terasa kurang sehingga guru merasa kurang maksimal dalam melaksanakan pembelajaran dengan siswa
MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS) DALAM MENINGKATKAN CITRA PONDOK PESANTREN DI MADRASAH MUTAWASHSHITHOH AL-ULA (MMU) ATS-TSAQOFIY TANJUNG MORAWA Amin, Muhammad; Lubis, Khairuddin; Hidayah, Nurul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38453

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana manajemen hubungan masyarakat (Humas) yang ada di pondok pesantren Ats-Tsaqofiy dalam meingkatkan citra pondok pesantrennya di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dean pendekatan deskriptif, dimana desain penelitiannya sendiri adalah observasi alami. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan langkah-langkah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengujian keabsahan data penelitian, peneliti menggunakan langkah-langkah reduksi data, menyajikan dan menarik kesimpulan. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen hubungan masyarakat (Humas) dapat meningkatkan citra pondok pesantren di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula (MMU) Ats-Tsaqofiy Tanjung Morawa melalui fungsi-fungsi manajamen seperti fungsi planning, organizing, actuating dan controlling. Terkait dengan kendala yang dihadapi oleh bidang hubungan masyarakat (Humas) pondok pesantren Ats-Tsaqofiy dalam meningkatkan citranya di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula (MMU) keterbatasan material yang ada, pendanaan yang masih belum maksimal hingga anggota humas yang masih belum profesional. Selain itu terdapat pula kendala lainnya berupa keterbatasan waktu untuk melakukan kegiatan kehumasan di tempat yang jauh dari pondok pesantren.