Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIASAAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DAN DOA-DOA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT SISWA DI MTs AL WASHLIYAH TEMBUNG Hasanah, Nurul Rafiqatul; Lubis, Khairuddin; Nasution, Umy Firtiani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.24080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk implementasi kebiasaan menghafal Al-Qur’an dan doa-doa dalam meningkatkan kemampuan mengingat siswa Di MTs Al-Washliyah Tembung. Kebiasaan menghafal adalah kebiasaan yang biasa dikerjakan dengan mengulang-ulang untuk hal yang sama dan berlangsung tanpa proses berpikir lagi. Tahapan kebiasaan ada enam tahapan yaitu, ber fikir, perekaman, pengulangan, penyimpanan, pengulanagan dan kebiasaan, dalam tahapan berpikir seseorang berfikir, tahapan perekaman seseorang berfikir sesuatu dan otak merekamnya. Tahapan pengulangan seseorang orang berfikir melakukan pengulangan dengan prilaku sama dengan rasa yang sama. Setelah melakukan pengulangan seseorang akan menyimpannya dalam otak dan mengingatnya setiap kali mengahdapi kondisi yang sama. Kebiasaan ini memfokuskan pada hafalan al qur’an dan doa-doa, misalnya seperti surah-surah, doa-doa dan praktik ibadah. Kemampuan mengingat merupakan kemampuan dasar otakdalam menerima informasi. Menurut Santrock, memory is the relation of information overtime though encoding, storage and retrieval. Memori adalah hubungan informasi dari waktu ke waktu melalui penerimaan, penyimpanan dan pengambilan kembali. Kemampuan mengingat memiliki beberapa tahapan yaitu, dalam mengolah satu informasi, yaitu diawali dengan penerimaan informasi itu sendiri. Selanjutnya informasi disimpan guna diolah menjadi suatu pengetahuan. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulisan menggunakan penelitian kualitatif dari data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan pada siswa di MTs Al Washliyah Tembung.
PENGGUNAAN METODE DISCOVERY DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK DI RA NURUS SALAM Matondang, Ade Rahman; Lubis, Khairuddin; Rusmaningsih, Rusmaningsih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24173

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yakni: 1) Untuk mengidentifikasi penerapan metode discovery di RA Nurus Salam, dan 2) Untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan pengenalan warna pada anak dengan menggunakan metode discovery di RA Nurus Salam. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Kualitatif, dengan mengimplementasikan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan metode discovery dalam proses pembelajaran melibatkan pengamatan, pengelompokan, dan penjelasan objek yang diamati. 2) Pengembangan kemampuan anak dalam mengenal warna dilakukan melalui metode discovery, dengan membantu siswa memperbaiki dan mengembangkan keterampilan serta proses kognitif, memberikan pelatihan, dan memberikan demonstrasi langsung kepada anak. Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami konsep yang diajarkan dengan bantuan objek-objek sekitar. Metode discovery juga memberikan wawasan terhadap kondisi psikologis dan tingkat kemampuan siswa, serta mempermudah pengenalan warna kepada anak melalui interaksi dengan objek-objek di sekitarnya.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTS ZAKIYUN NAJAH SEI RAMPAH Tanjung , Nurhidayah; Lubis, Khairuddin; Azis , Abdul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah dalam meningkatkan minat belajar siswa. 2) Faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah, berjalan cukup efektif dilihat dari cara guru menyampaikan pelajaran yang menggunakan beberapa metode yang sudah di kolaborasokan dan dimodifikasi dan mengikut sertakan siswa berperan aktif didalam materi yang di ajarkan, dari situ para siswa terlihat sangat antusias untuk menerima materi pembelajaran. Disamping itu guru juga melakukan pendekatan secara individu untuk memberikan motivasi secara lebih untuk dapat meningkatkan minat belajar siswanya. 2) Terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah diantaranya: a. Faktor pendukung. Salah satu faktor pendukung kreativitas guru adalah pihak sekolah telah memberikan fasiltas berupa buku bacaan untuk mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran, dan menyediakan laptop untuk mencari revrensi di internet. Dari pihak skolah juga tidak pernah membatasi guru untuk berkreasi lebih. b. Penghambat. Salah satu faktor penghambat adalah terbatasnya waktu pembelajaran yang telah di berikan kepada guru terasa kurang sehingga guru merasa kurang maksimal dalam melaksanakan pembelajaran dengan siswa
MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS) DALAM MENINGKATKAN CITRA PONDOK PESANTREN DI MADRASAH MUTAWASHSHITHOH AL-ULA (MMU) ATS-TSAQOFIY TANJUNG MORAWA Amin, Muhammad; Lubis, Khairuddin; Hidayah, Nurul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38453

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana manajemen hubungan masyarakat (Humas) yang ada di pondok pesantren Ats-Tsaqofiy dalam meingkatkan citra pondok pesantrennya di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dean pendekatan deskriptif, dimana desain penelitiannya sendiri adalah observasi alami. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan langkah-langkah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengujian keabsahan data penelitian, peneliti menggunakan langkah-langkah reduksi data, menyajikan dan menarik kesimpulan. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen hubungan masyarakat (Humas) dapat meningkatkan citra pondok pesantren di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula (MMU) Ats-Tsaqofiy Tanjung Morawa melalui fungsi-fungsi manajamen seperti fungsi planning, organizing, actuating dan controlling. Terkait dengan kendala yang dihadapi oleh bidang hubungan masyarakat (Humas) pondok pesantren Ats-Tsaqofiy dalam meningkatkan citranya di Madrasah Mutawashshithoh al-Ula (MMU) keterbatasan material yang ada, pendanaan yang masih belum maksimal hingga anggota humas yang masih belum profesional. Selain itu terdapat pula kendala lainnya berupa keterbatasan waktu untuk melakukan kegiatan kehumasan di tempat yang jauh dari pondok pesantren.
Kreativitas dan Inovasi Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Siswa di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua Ningtyas, Wilda Cahya; Lubis, Khairuddin; Sundari, Dewi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kreativitas dan inovasi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua. Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21, guru dituntut untuk mampu menciptakan metode pembelajaran yang menarik dan efektif guna memotivasi siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Dalam konteks pendidikan agama Islam, khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak, kreativitas dan inovasi guru menjadi sangat penting untuk menghidupkan suasana belajar yang interaktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu pengumpulan data (data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait pembelajaran Akidah Akhlak), mereduksi data yang telah terkumpul, memunculkan data data secara teratur, mengambil kesimpulan dengan pemeriksaan data yang lebih mendalam dan melakukan penyempurnaan dengan mencari data yang diperlukan guna mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua telah menerapkan berbagai bentuk kreativitas dan inovasi, termasuk penggunaan teknologi pendidikan, variasi pendekatan pembelajaran, serta integrasi antara teori dan praktik dalam pengajaran.kreativitas dan inovasi yang diterapkan oleh guru secara signifikan meningkatkan partisipasi siswa, motivasi belajar, dan pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Siswa menunjukkan respon positif terhadap lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menarik, yang pada akhirnya memperkaya pengalaman belajar mereka. Kreativitas dan inovasi dalam pengajaran Akidah Akhlak tidak hanya berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan karakter dan moral siswa.
Adab Peserta Didik Perspektif Imam Al Mawardi dalam Kitab Adabud Dunya Wad Din Lubis, Khairuddin; Suaidi, Pan; Hasibuan, Alpin Akbar
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep adab peserta didik menurut Imam al-Mawardi sebagaimana dijelaskan dalam kitab Adabud Dunya Wad Din. Fokus utama penelitian ini adalah menggali nilai-nilai pendidikan karakter dan etika yang ditanamkan kepada peserta didik sebagai upaya pembentukan insan yang berilmu dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana kitab Adabud Dunya Wad Din dijadikan sebagai sumber data primer yang dianalisis secara mendalam dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam al-Mawardi memberikan perhatian besar terhadap pembinaan adab peserta didik sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan. Beberapa prinsip penting yang diangkat antara lain: (1) niat ikhlas, seorang penuntut ilmu yang tidak dilandasi dengan niat yang Ikhlas maka ilmunya akan membahayakan dirinya, sebab banyak yang menuntut ilmu hanya untuk mendapat gelar dan ijazah, sehingga menghilangkan orientasi utama ilmu, (2) menghormati guru, guru adalah pewaris para nabi yang menjembatani antara ilmu dan amal serta adab terhadap guru mencerminkan akan tulusnya niat, (3) kesadaran akan kebutuhan terhadap ilmu dan pentingnya bimbingan dari guru, (4) pemilihan guru yang alim dan berintegritas, memilih guru yang tepat merupakan salah satu keberhasilan dalam menuntut ilmu, guru yang kompeten bukan yang hanya menguasai ilmu saja tetapi berakhlak mulia dan bisa menjadi teladan, (5) keharusan bagi peserta didik untuk memiliki akhlak yang mulia. Kelima prinsip ini dianggap relevan dengan tantangan pendidikan modern yang ditandai oleh krisis moral dan merosotnya nilai-nilai etika di kalangan pelajar.
Implementation of Hifzhul Lisan Ethics and Birrul Muallim in Building Harmonious Teacher-Student Relationships in High Schools Dalimunthe, Amsal Qori; Nurcahyati Sinulingga, Neng; Lubis, Khairuddin
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v5i2.2983

Abstract

This study aims to analyze communication and ethical crises in teacher-student relationships in senior high schools (SMA) in the digital era, with a focus on the importance of strengthening Hifzhul Lisan and Birrul Muallim ethics as solutions to these problems. The increasing phenomenon of violence in schools, such as mobbing teachers and insults on social media, reflects a moral degradation that can damage the harmony of education. Through a literature study, this research explores the concept of Hifzhul Lisan, which emphasizes polite and correct speech, and Birrul Muallim, which emphasizes respect for teachers as spiritual parents. The results show that applying these two ethics in schools can reduce potential conflicts and build more harmonious relationships between teachers and students. This study also finds the importance of curricular approaches, school culture (hidden curriculum), and collaboration with parents in creating a supportive and civilized educational environment. In addition, the application of technology as a means of literacy can help strengthen Islamic educational values in facing moral and social challenges in the Society 5.0 era. This study concludes that to create character-based and dignified education, there needs to be a reconstruction of the interaction system in high schools based on the ethics of Hifzhul Lisan and Birrul Muallim, which are in line with Islamic spiritual values and national culture.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kualitas Keagamaan Siswa Kelas XII di SMK Swasta Wira Jaya Tanjung Morawa Tryana, Anggi; Lubis, Khairuddin; Armanila, Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1220

Abstract

This research examines the role of Islamic Religious Education (IRE) teachers in improving the religious quality of Grade XII students at SMK Swasta Wira Jaya Tanjung Morawa. The study was conducted using a qualitative approach through interviews, observations, and documentation involving IRE teachers and students from four different majors. The findings reveal that IRE teachers carry out eight main roles, namely as educators, teachers, counselors, role models, motivators, facilitators, inspirators, and evaluators. Students' religious quality is influenced by internal factors such as personal interest and dedication, as well as external factors including the role of family, the school environment, and peer associations. Regular religious activities at school, teachers' exemplary conduct, and family support serve as the main pillars in shaping students' religious character.
Konsep Kemuliaan Akal Menurut Imam Al-Ghazali Zafa S, Habibullah Akhul; Lubis, Khairuddin; Anwar, Khairul
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1221

Abstract

This research discusses the concept of nobility of reason according to Imam Al Ghazali with the main discussion being the profile of Imam Al Ghazali and what the concept of nobility of reason is according to Imam al Ghazali. This research uses qualitative research with descriptive methods and character study research. The research results show that Al-Ghaz?l?, whose full name is Abu ?amid Ibn Mu?ammad Ibn Mu?ammad Ibn A?mad al-Ghaz?l?, is a leading figure in the world of philosophy and Sufism. He has extraordinary influence and thoughts. From his intelligence in studying scientific disciplines; fiqh, kalam science, philosophy, logic, Sufism and dialectics earned him the nickname ?ujjatul Islam. Al-Ghazali divides the levels of reason into four, namely the first is the hayulani reason (material reason), this reason is useful for understanding and knowing about the fundamental material realities that exist, so to obtain the truth of this hayulani reason must go through the senses, because matter is the first reason to know more about the nature of something. Second is the instinctive reason, this reason works and functions after humans know a number of existing basic sciences. This reason seeks to know the essence behind existing realities. Efforts to find truth beyond material reality are the result of the work of the instinctive reason. Through the instinctive reason, human knowledge will advance beyond its basic knowledge and provide confidence in the truth it has obtained. Third is the active reason (actual reason), this reason functions to obtain knowledge whose truth is undoubted. This reason can know some theoretical knowledge, so that it is able to re-display known rational forms. Fourth is the mustafad reason, this reason according to al-Ghazali functions further than the previous reasons. In fact, according to al-Ghazali, this mustafad intellect is considered a high-level intellect. Al-Ghazali explained that through this intellect, humans are able to know and comprehend something and are also able to connect with the tenth intellect (the fedal intellect). The potential power of this mustafad intellect is quite substantial. In fact, it resembles the principles of mere existence.
Nilai-nilai Kesabaran dalam Sirah Nabawiyah Karya Syaifurrahman Al Mubarakfury Gajah, Roy Ismail; Lubis, Khairuddin; MK, Dahrul
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kesabaran dalam Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury serta menelaah profil intelektual penulisnya. Fokus penelitian meliputi: (1) profil Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury, dan (2) nilai-nilai kesabaran yang terkandung dalam karya Ar-Rahiq Al-Makhtum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui jenis penelitian studi tokoh. Data diperoleh dari karya utama Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury dan literatur pendukung yang relevan, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai kesabaran dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad saw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury merupakan ulama dan penulis terkemuka asal India yang dikenal melalui karyanya Ar-Rahiq Al-Makhtum, sebuah kitab sirah Nabawiyah yang diakui secara internasional. Nilai-nilai kesabaran yang terkandung dalam karyanya meliputi kesabaran dalam dakwah, kesabaran dalam membangun relasi sosial dan politik, kesabaran dalam kehidupan keluarga, serta kesabaran dalam menghadapi penderitaan, pengkhianatan, dan berbagai ujian kehidupan. Nilai-nilai tersebut mencerminkan dimensi kesabaran spiritual, emosional, dan strategis yang relevan sebagai teladan dalam pembentukan karakter dan pengembangan pendidikan Islam kontemporer.