Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : Endemis Journal

FAKTOR RISIKO DURASI TIDUR, DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SDN 6, DAN SDN 7 DI KECAMATAN ABELI TAHUN 2018 Lia Hartati; La Ode Muhamad Sety; Lymbran Tina
Endemis Journal Vol 1, No 2 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.899 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i2.17343

Abstract

ABSTRAKObesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat merusak kesehatan. Jumlah anak-anak dan remaja mengalami kegemukan (usia 5-19 tahun) di seluruh dunia telah meningkat sepuluh kali lipat dalam empat dekade terakhir. Di Sulawesi Tenggara untuk prevalensi obesitas pada anak umur 5-12 tahun adalah sekitar 4,6%, sedangkan prevalensi di Kota Kendari sebanyak 8,2 %, sementara untuk  obesitas di kecamatan abeli sebesar 7,87%,. Kecamatan abeli memiliki luas wilayah pesisirnya lebih besar yaitu 70 % dari daerah pesisir yang ada di Kota Kendari. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain case control yaitu jenis penelitian analitik yang menyangkut bagaimana variabel bebas atau resiko dipelajari dengan menggunakan pendekatan retrospektif.  Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kecamatan Abeli meliputi SDN 6 dan SDN 7 Abeli, pada bulan Februari 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluru siswa SDN 6 dan SDN 7  di Kecamatan Abeli sebanyak 660 orang siswa. Sampel pada penelitian ini terdiri dari  38 sampel kasus dan  38 sampel kontrol anak usia sekolah di SDN Kecamatan Abeli yang mengalami obesitas dan gizi normal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa yang merupakan faktor risiko kejadian obesitas yakni durasi tidur  diperoleh nilai OR = 5,5 dengan Lower limit = 2,0 dan Upper limit = 14,9; sedangkan sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko obesitas yakni pola asuh  diperoleh nilai OR = 1,0  dengan Lower limit = 0,1 dan Upper limit = 5,2; Pola asuh yang baik tidak menuntut kemungkinan akan terjadinya obesitas. Hal ini di duga disebabkan karena pola asuh yang baik bukan satu-satunya faktor yang menjadikan anak terhindar dari kejadian obesitas.Kata Kunci:  durasi tidur,pola asuh,  obesitas
ANALISIS SPASIAL PERSEBARAN PENYALAHGUNAAN OBAT PARACETAMOL CAFFEIN CARISOPRODOL (PCC) DI KOTA KENDARI TAHUN 2017 Irmayanti Irmayanti; Hariati Lestari; La Ode Muhamad Sety
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.742 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11468

Abstract

Penyalahgunaan obat merupakan sebuah obat yang dimanfaatkan secara keliru (misused) setiap kali seseorang dengansembarang menggunakan obat-obatan (seperti ketika seseorang menggunakan obat yang diresepkan untuk orang lain).Obat disalahgunakan (abused) ketika seseorang terus menerus mengkonsumsi obat tersebut sehingga menghasilkanketergantungan fisik dan/atau psikologis terhadap obat. Obat Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) merupakan suatujenis obat-obatan yang mengandung bahan aktif PCC. Kandungan aktif tersebut mempunyai mekanisme kerja obat yangberbeda tetapi memiliki efek kerja yang saling mendukung dari kerja obat itu sendiri sehingga besifat sinergis. Obat PCCini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan obat sakit jantung, sehingga obat ini tidak boleh dikonsumsisembarangan dibawah pengawasan dokter dan Apoteker. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pola spasial persebaranpenyalahgunaan obat Paracetamol, caffein, carisoprodol (PCC) berdasarkan keterjangkauan obat PCC, lingkungan pergaulandan status ekonomi di Kota Kendari tahun 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi deskriptif denganpendekatan cross sectional study. Populsi dalam penelitian ini sebanyak 82 orang, dan sampel dalam penelitian ini adalahseluruh jumlah populasi yaitu dengan teknik exhaustive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan pola spasial sebaranpenyalahguna obat PCC cenderung terjadi pada pola spasial keterjangkauan obat PCC yang mudah dijangkau, lingkunganpergaulan yang berpergaulan buruk dan status ekonomi yang tinggi di kota kendari. Kata kunci :Penyalahgunaan Obat PCC, Keterjangkauan Obat PCC, Lingkungan Pergaulan, Setatus Ekonomi
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE TAHUN 2020 Andi Ulfryza Dwi Riwansyah; La Ode Muhamad Sety; Jusniar Rusli Afa
Endemis Journal Vol 2, No 1 (2021): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.081 KB) | DOI: 10.37887/ej.v2i1.19596

Abstract

AbstrakDiabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar faktor risiko terhadap kejadian penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang memeriksakan diri di Poli Umum Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 sampel (60 kasus dan 60 kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 yaitu indeks massa tubuh P-value = 0,003, OR = 3,237 (CI 95% 1,529-6,853), lingkar lengan atas P-value = 0,001, OR = 3,923 (CI 95% 1,806-8,524), lingkar perut P-value = 0,000, OR = 5,675 (CI 95% 2,560-12,580), dan kualitas tidur P-value = 0,001, OR = 5,923 (CI 95% 2,056-17,064). Kesimpulannya adalah indeks massa tubuh, lingkar lengan atas, lingkar perut, dan kualitas tidur merupakan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 pada pasien yang berkunjung di Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe Tahun 2020. Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam pencegahan terjadinya Diabetes Mellitus tipe 2.Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Indeks Massa Tubuh, Lingkar Lengan Atas, Lingkar Perut, Kualitas Tidur
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE TAHUN 2020 Andi Ulfryda Dwi Riwansyah; La Ode Muhamad Sety; Wa Ode Salma
Endemis Journal Vol 2, No 1 (2021): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.972 KB) | DOI: 10.37887/ej.v2i1.19640

Abstract

AbstrakGastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang mengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepasnya epitel. Insiden Gastritis di dunia diperkirakan diderita lebih dari 1,7 milyar penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko pola makan, stress dan status ekonomi terhadap kejadian penyakit Gastritis pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang memeriksakan diri di Poli Umum Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe pada bulan Januari sampai dengan Agustus tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 104 sampel (52 kasus dan 52 kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko kejadian penyakit Gastritis yaitu pola makan diperoleh nilai p-value = 0,000, OR = 5,127 (CI 95% 2,218-11,850) dan stress diperoleh nilai p-value = 0,000, OR = 4,632 (CI 95% 2,028-10,583), sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko kejadian penyakit Gastritis yaitu status ekonomi diperoleh nilai p-value = 0,554, OR = 1,367 (CI 95% 0,629-2,971). Kesimpulannya adalah pola makan dan stress merupakan faktor risiko dan status ekonomi bukan merupakan faktor risiko kejadian penyakit Gastritis pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe Tahun 2020. Masyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, serta dapat menjaga dan mempertahankan pola makan dengan menerapkan gizi seimbang.Kata Kunci : Gastritis, Pola Makan, Stress, Status Ekonomi
FAKTOR RISIKO KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SD NEGERI 12 BARUGA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Muhammad Ardyan Hanafi; La Ode Muhamad Sety; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.208 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11478

Abstract

Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat merusak kesehatan. Jumlah anak-anak Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat merusakkesehatan. Jumlah anak-anak dan remaja mengalami kegemukan (usia 5-19 tahun) di seluruh dunia telah meningkatsepuluh kali lipat dalam empat dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakor risiko asupanmakanan, aktifitas fisik, pola asuh dan riwayat keluarga terhadap kejadian obesitas di SDN 12 Baruga Kendari tahun2018. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Total populasi dalam penelitian ini sebanyak 481 siswasiswiSDN12BarugaKendaripadakelasIII-V.Sampeldalampenelitianiniberjumlah80sampel,yakni40kasusdan40kontrol dengan penentuan besar sampel menggunakan rumus dari Hidayat (2009), pengambilan sampelmenggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian : pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwayang bukan merupakan faktor risiko kejadian obesitas yakni asupan makanan diperoleh nilai OR = 1,5 dengan Lowerlimit = 0,6 dan Upper limit = 4,0; sedangkan yang merupakan faktor risiko obesitas yakni aktifitas fisik diperoleh nilaiOR = 2,5 dengan Lower limit = 1,03 dan Upper limit = 9,2; pola asuh diperoleh nilai OR = 9,4 dengan Lower limit = 3,2dan Upper limit = 27,7; dan riwayat keluarga diperoleh OR = 7,2 dengan Lower limit = 1,4 dan Upper limit = 35,0,Orangtua harus berperan aktif dalam pencegahan terjadinya obesitas pada anak dengan cara memberikan pola asuhyang baik dan benar, memberikan makanan yang bergizi seimbang serta menyarankan aktivitas fisik yang rutin untukmencegah terjadinya obesitasKata kunci : Obesitas, asupan makanan, aktifitas fisik, pola asuh, riwayat keluarga
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PEDESAAN KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2020 Waode Sukmawati Syukur; La Ode Muhamad Sety; Fifi Nirmala
Endemis Journal Vol 1, No 3 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.286 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i3.16828

Abstract

Abstrak Diabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau bila tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular dengan jumlah kematian 1,6 juta orang setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko asupan karbohidrat, aktivitas fisik konsumsi alcohol dan hipertensi terhadap kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 di Wilayah perkotaan Kabupaten Kolaka Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berada di wilayah perkotaan yang memeriksakan diri di Poli Penyakit Dalam RS Benyamin Guluh Kolaka pada Tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 sampel yakni 40 kasus dan 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi karbohidrat dengan nilai OR= 2,500 (CI ; 1,016-6,149), aktivitas fisik diperoleh nilai OR= 1,227 (CI ; 0,505-2,982), konsumsi alcohol dengan nilai OR= 3,500 (CI ; 1,386-8,835), serta hipertensi OR yaitu 3,115 (CI; 1,247-7,781). Dari 80 sampel penelitian yang digunakan dapat disimpulkan bahwa variabel asupan karbohidrat, konsumsi alcohol dan hipertensi merupakan faktor risiko terhadap kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 pada masyarakat di wilayah pedesaan yang berkunjung di RS Benyamin Guluh Tahun 2020.Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Asupan Karbohidrat, Aktivitas Fisik, Konsumsi Alcohol,Hipertensi,
HUBUNGAN PERSEPSI KERENTANAN, PERSEPSI MANFAAT, DAN PERSEPSI HAMBATAN DENGAN RENDAHNYA CAKUPAN MINUM OBAT PENCEGAHAN FILARIASIS PADA MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEO-MEO KOTA BAUBAU TAHUN 2018 Hermayani Hermayani; La Ode Muhamad Sety; Lymbran Tina; Suhadi Suhadi; Fithria Fithria; Jusniar Rusli Afa
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.83 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11479

Abstract

Filariasis telah menjadi salah satu penyakit yang diprioritaskan untuk dieliminasi melalui upaya pemutusan rantaipenularan dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) di daerah endemis. Pemutusan rantai penularandapat terjadi jika cakupan POPM >85% dari jumlah penduduk sasaran dan 65% dari penduduk total. Berdasarkanlaporan tahun 2019, cakupan POPM filariasis di wilayah kerja Puskesmas Meo-meo tahun 2018 adalah 56% darijumlah penduduk total dan 58% dari jumlah penduduk sasaran. Cakupan tersebut belum mencapai target eliminasi.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan minum obat pencegahanfilariasis. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkanbahwa persepsi kerentanan yang dirasakan, persepsi manfaat yang dirasakan memiliki hubungan yang bermaknadengan rendahnya cakupan minum obat pencegahan filariasis (p=0,000). Peningkatan sosialisasi tentang POPMfilariasis dan melakukan pendampingan minum obat dapat dilakukan untuk mencapai target eliminasi filariasis padamasyarakat pesisir. Kata Kunci : Cakupan, filariasis, POPM.
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH, LINGKUNGAN, DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MABODO KECAMATAN KONTUNAGA KABUPATEN MUNA TAHUN 2019 Rizka Rizka; La Ode Muhamad Sety; Siti Rabbani Karimuna
Endemis Journal Vol 1, No 2 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.344 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i2.16660

Abstract

AbstrakMalaria adalah penyakit parasit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles. Parasit plasmodium berkoloni dan menghancurkan sel darah merah, selain itu serangan malaria dapat menyebabkan demam, kelelahan, sakit kepala, menggigil, muntah, dll. Serangan malaria yang sangat serius dapat menyebabkan anemia parah, kejang, koma, kerusakan permanen, dan bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah, lingkungan, dan perilaku masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional study. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan pendekatan proportionale random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 rumah. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner serta lembar observasi terhadap kondisi fisik rumah, lingkungan, dan perilaku masyarakat untuk mengidentifikasi kejadian penyakit malaria.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kondisi fisik rumah rumah dengan kejadian malaria ( p-value= 0,000< 0,05), tidak ada hubungan yang bermakna antara lingkungan dengan kejadian malaria (p-value 0,513 >0,05).Kata Kunci : Kejadian Malaria, Kondisi Fisik Rumah, Lingkungan, Dan Perilaku Mayarakat.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KOTA KENDARI TAHUN 2021 Emi Andriani; La Ode Muhamad Sety; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 3, No 1 (2022): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i1.26990

Abstract

Tuberculosis and COVID-19 are infectious diseases, both of which cause respiratory problems. Treatment adherence is interpreted as what is instructed in treatment should be followed properly.The methods in this study use analytical observational research design with a cross sectional approach. The sample in this study is the same as the population of BTA+ pulmonary Tuberculosis patients who re-treat tb and mandatory treatment for 6 months in 2021, as many as 85 people. Because ≥100 then use 10-15% or 20-25% or more of the existing population. Meanwhile, if the population ≤100 all existing populations are sampled (Arikunto, 2014). Because the number of samples in this study ≤100, the sample was taken in total sampling, namely all TB patients as many as 85 people. Statistical test using the Chi Square test. The results showed 85 respondents (100%), respondents with a less compliant category of 49 respondents (57.6%) and respondents with a compliant category of 36 respondents (42.4%), found that there was a meaningful relationship of attitude (p value = 0.000< 0.05), health services (p value = 0,002< 0.05), otherwise there was no meaningful relationship between treatment with OAT (p value = 0.118 > 0.05).
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE TAHUN 2020 Andi Ulfryda Dwi Riwansyah; La Ode Muhamad Sety; WaOde Salma
Endemis Journal Vol 2, No 4 (2022): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v2i4.26971

Abstract

Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa that results in swelling of the gastric mucosa until  the epithelium is released. The incidence of Gastritis in the world is estimated to affect more than 1.7 billion people. This study aims to analyze the risk factors of diet, stress and economic status of Gastritis disease incidence in patients in the working area of Puskesmas Wawotobi Konawe District in 2020. This study used a case control study design.The population in this study were all patients who checked themselves at The Public Poly of Wawotobi Health Center Konawe Regency in January to August 2020. The samples in this study were 104 samples (52 cases and 52 controls). Sampling using probability sampling technique by means of simple random sampling. The results showed risk factors for Gastritis disease, namely diet obtained p-value = 0,000, OR = 5,127 (CI 95% 2,218-11,850) and stress obtained p-value = 0.000, OR = 4,632 (CI 95% 2,028-10,583), while non-risk factors for Gastritis disease are economic status obtained p-value  = 0.554, OR = 1.367 (CI 95% 0.629-2.971). The conclusion is that diet and stress are risk factors and economic status is not a risk factor for Gastritis disease in patients in the working area of Puskesmas Wawotobi Konawe District in 2020. People are expected to always maintain health by conducting clean and healthy living behaviors and also can maintain a balanced diet by applying balanced nutrition.
Co-Authors Abd Kadir, Abd Adius Kusnan Adius Kusnan Adius Kusnan Afa, Jusniar Rusli Afrianti Afrianti, Afrianti Agnes Angel Simma Agustina, Tasa Alghi, Anugerah Febryan Ali, Aprina Alin, Aprina Amanda, Winda Dwi Amelia, Ulfa Amelia, Ulfa Andi Muhammad Fadhillah Arfyansah Andi Ulfryda Dwi Riwansyah Andi Ulfryda Dwi Riwansyah Andi Ulfryza Dwi Riwansyah Andi Ulfryza Dwi Riwansyah Aprilia, Rila Arianto Arianto Arif, Arif Prasetya Asnia Zainuddin Asriati Asriati, Asriati Aulia, Aprida Nur Ayu Oktavia Azuma, Anindita Paramastuti Denji Tiansani Akhmalia Devasmita Devasmita Diana, Nuriman Egi Yundar Fajriah Emi Andriani endemis endemis endemis Erfin Sekarwati Ermawati Ermawati Fachry Abda El Rahman Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Fithria Fithria Fithria, Fithria Gasong, Astrid Carolina Habriani, Habriani Hamid, Fanul Handayani, Listy Handrini Sudin Hariati Lestari Hasidu, La Ode Abdul Fajar Hasria Hasria, Hasria Herman Amir Hermayani Hermayani Hesti Hesti Iis Afrianty Ika Triani Sari Irma Irma Irmayanti Irmayanti Ismail, Cece Suryani Jumakil Jumakil Jumakil Jumakil Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa Jusniar Rusli Afa Kalsum Azis, Ince Ummi Kalza, Lade Albar Kamaruddin, Anggi Ashari Karimuna, Siti Rabbani Kurnia Wahyuni La Aba Lawalata, Ferrany Yusuf Lia Hartati Lymbran Tina Lymbran Tina Lymbran Tina Lymbran Tina Lymbran Tina Mangalla, Feni Yasinta Marhana, Andi Melly Erdana Muhammad Ardyan Hanafi Muhammad Arifin Mujamil Mujamil Murdani, Wa Ode Reni Musaruddin, Rika Saputri n, Irma Nani Yuniar Nisa Patawari, Indri Eka Artamevia Khaerun Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurwiwin Nurwiwin Ohorella, Arfan Paeha, Darisman Paridah Paridah Prasetya, Fikki Pratiwi, Hilda Puspitasari, Sri Ayu Andini Putra, Ryryn Suryaman Prana Putu Eka Meiyana Erawan Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Riana Dewi Riskilia Antista Rizka Rizka Rohadi, Melia Pradita Ruslan Majid Ruslan Majid Ruslan Majid Majid Ruwiah Ruwiah Safar, Muhammad Safrina Safrina Saktiansyah, La Ode Ahmad Saleh, Ramlah SAMRIA, SAMRIA Saputra, Idul Sartiah Yusran Siti Nurfadilah H Siti Rabbani Karimuna Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suharsono Bantun Susanty, Sri Susilawati, Susilawati Sutiswa, Shandra Isasi Takdir, Rifqah Khaerunnisa Wa Ode Salma Waode Sukmawati Syukur Widyanti, Sevtin Wirda Wirda Yasmin, Dhira Fijri Yasnani Yasnani, Yasnani Yoyoh, Imas Yuliana Syarifuddin Yulianti, Eva Tri Yusnaniningsi Yusnaniningsi Zainuddin, Asnia