Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan pengetahuan, Dukungan Keluarga dan Kondisi Fisik dengan Personal Hygine pada Lansia Di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Kota Banda Aceh Faradilla Safitri; Aja Marjulita; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.249

Abstract

Lanjut usia mempunyai potensi yang besar untuk terjadi dekubitus karena perubahan kulit untuk itu perlu dukungan berupa personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan kondisi fisik dengan personal hiegine pada lansia di UPTD Rumoh Seujahtera Guenaseh Sayang Banda Aceh. Penelitian survey yang bersifat analitik, dengan pendekatan cross sectional, sampel sebanyak 70 orang. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara. Analisis data secara univariat dan bivariate. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan personal hygine pada lansia dengan nilai p value = 0,007. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan personal hygine pada lansia dengan nilai p value = 0,005. Ada hubunganan tara kondisi fisik dengan personal hygine pada lansiadengan nilai p value = 0,047. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adahubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, dan kondisi fisik dengan personal hygiene pada lansia di UPTD Rumoh Sajahtera Geunaseh Sayang Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh.
Upaya Pencegahan Penularan Penderita Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar Fauziah Andika; Muhammad Yusriza Syahputrai; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i1.352

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit infeksi yang telah lama dikenal dan sampai saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Penyakit yang sudah cukup lama ini merupakan masalah global di dunia dan diperkirakan sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi oleh bakteri ini. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan penularan penderita penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar.Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain Cross sectional.Analisis univariat hanya melihat distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan CI (Confident Interval) 95%. Sampel pada penelitian ini berjumlah 34 orang. Hasil penelitian diperoleh hasil responden dengan upaya pencegahan penularab TB Paru baik sebesar 41.2%, pada umur remaja 5.9%, pengetahuan tinggi 47.1%, tida bekerja 17.6% dan memiliki sikap positif 44.1% . Hasil bivariat diperoleh hasil ada hubungan antara upaya pencegahan penularan TB Paru dengan Umur (p=0.087), Pekerjaan (p=0.364), Pengetahuan (p=0.006) dan sikap (p=0.020). Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penularan TB Paru dan tidak ada hubungan antara umur dan pekerjaan dengan upaya pencegahan penularan TB Paru. Diharapkan kepada responden agar dapat melakukan konsultasi pada petugas kesehatan tentang mekanisme pencegahan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan tuberkulosis.
THE COMPLIANCE TREATMENT OF A PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS AT TRIENGGADENG COMMUNITY HEALTH CENTER REGENCY OF PIDIE JAYA Fauziah Andika; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v1i2.66

Abstract

Pulmonary Tuberculosis (TB) is still a public health problem in the world. Not only in the world, in Indonesia is also a public health problem both in terms of mortality, the incidence of the disease and its diagnosis and treatment. A lot of factors affect whether a person is obedient and submissive in treatment of pulmonary TB disease, which are due to the role of health workers, the role of the PMO (supervisors of taking medicine), distance and knowledge of the patient. Pulmonary tuberculosis patients must be able to do the treatment on an ongoing basis, where the treatment is done for 6 months without stopping. Noncompliance treatment of pulmonary tuberculosis patients can increase the number of smear-positive pulmonary tuberculosis patients. Keywords: Compliance treatment, age, distance, PMO's role and the role of health workers
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KANKER PAYUDARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i1.865

Abstract

Abstrak Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Kanker payudara merupakan keganasan terbanyak kedua pada wanita setelah kanker mulut rahim. Tingkat pemahaman masyarakat yang masih rendah dan adanya mitos yang keliru tentang kanker payudara menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan penanganan kanker payudara di Indonesia. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kanker payudara di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam kota Banda Aceh. Metode Penelitian ini bersifat eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain Pre Eksperimen On Group Pre-test Post-test without control yang akan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh  pada Desemeber Tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh sebanyak 1.150 remaja. Teknik pengambilan sampel dengan teknik proporsional sampling, yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 86 orang responden yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Berdasarkan output tes statistik menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,000 atau < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima yaitu ada perbedaan antara nilai pre test dan post test, sehingga dapat ditarik kesimpulan ada  pengaruh  penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kanker payudara di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam. Untuk peningkatan pengetahuan kanker payudara dengan metode penyuluhan kesehatan dapat dibuat dengan versi yang beragam dan memasukkan pesan dengan mengunakan daya penarik emosi remaja seperti cinta, kebencian, ketakutan dan kebutuhan dalam aktualisasi diri dilingkungan sekolah. Kerjasama antar guru bidang studi, wali kelas dan petugas kesehatan dalam memberikan himbauan kepada siswinya terkait informasi kesehatan dikalangan remaja. Kata Kunci    : penyuluhan kesehatan, pengetahuan, kanker payudara 
Pemberantasan Penyakit Menular Seksual Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Fauziah Andika; Asmaul Husna; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia baik di negara maju industri maupun negara berkembang, insiden maupun prevalensi yang sebenarnya di berbagai negara yang tidak diketahui dengan pasti adalah penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Pemberantasan Penyakit Menular Seksual Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 2369 orang dengan jumlah sampel 96 orang. Pengumpulan data diambil pada tanggal 12 Desember 2019 s.d 04 Januari 2020. Analisa yang digunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji staistik Chi-Square dengan CI 95%. Hasil penelitian didapat bahwa hubungan antara pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual dengan umur (P = 0.005), Jenis Kelamin (P=0.365), sikap (P=0.020). Kesimpulannya adalah ada hubungan antara umur dan sikap dengan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual. Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan informasi terkait pemberantasan penyakit menular seksual guna untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual.   
Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Fauziah Andika; Prima Hariyanto
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.273

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kualitas saran fisik, jenis tenaga yang tersedia, obat, alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya, proses pemberian pelayanan, dan kompensasi yang diterima serta harapan masyarakat pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan perawat dengan kepuasan pasien di Puskesmas Baiturrahman, penelitian ini bersifat kuantitatif mengunakan analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di puskesmas baiturrahman, yang berjumlah 85.775 dan memakai rumus slovin di dapatkan sampel berjumlah 99 orang. Pengumpulan data ini diambil pada tanggal 06 Maret 2017. Analisa data menggunakan aplikasi computer, berdasarkan analisa Univariat didapatkan hasil kepuasan pasien puas 46 (46,5%) kurang puas 53 (53,5%),pengetahuan baik 40 (40,4%) kurang baik 59 (59,6%), akses terhadap pelayanan tersedia 33 (33,3%) tidak tersedia 66 (66,7%), fasilitas kesehatan lengkap 42 (42,4%) kurang lengkap 57 (57,6%), kenyamanan nyaman 34 (34,3%) kurang nyaman 65 (65,7%) dan analisa bivariat didapatkan hasil bahwa hubungan akses pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di dengan 0.008 < α = 0.05, hubungan kepuasan pasien dengan fasilitas pelayanan dengan 0.042 < α = 0.05, hubungan kepuasan pasien dengan kenyamanan dengan 0.016 < α = 0.05,  hubungan kepuasan pasien dengan pengetahuan dengan 0.015 < α = 0.05, atau ada hubungan antara kepuasan pasien dengan akses terhadap pelayanan, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan fasilitas pelayanan, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan kehandalan petugas, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan kenyamanan, ada antara kepuasan pasien dengan pengetahuan.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU BAGI BALITA DI DESA LAM GEU-EU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Sumiati Sumiati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1406

Abstract

Angka kematian balita di dunia mencapai 1.3 juta pada 2019 lalu. Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), angka kematian bayi di Indonesia pada 2019 lalu adalah 21,12. Angka ini menurun dari catatan pada 2018 ketika angka kematian bayi di Indonesia masih mencapai 21,86 atau pada 2017 yang mencapai 22,62. Sedangkan angka kematian balita di Aceh mencapai 995 pada 2019 lalu. Di Desa Lam Geu-Eu dari 147 balita, yang memanfaatkan posyandu hanya 67 orang balita (45,5%). Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Posyandu Bagi Balita di Desa Lam Geu-Eu Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Jenis penelitian yaitu penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini sebagian populasi dijadikan sampel yang berjumlah sebanyak 60 orang balita, dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling atau acak sederhana, analisis data menggunakan uji Chi square. Analisis data didapatkan umur (p value 0,505) dan motivasi (p value 0,898) dan pendidikan (p value 0,040). Tidak ada hubungan umur dan motivasi (p value 0,898) dengan pemanfaatan posyandu bagi balita. Ada hubungan pendidikan (p value 0,040) pemanfaatan posyandu bagi balita di Gampong Lam Geu-Eu di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan posyandu bagi balita. Kata Kunci     : pemanfaatan posyandu
Studi Crossectional Hubungan Sikap, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan dengan Perilaku Higienis Remaja Saat Menstruasi di SMA Kartika X1V-1 Banda Aceh Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.251

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan periodik dari uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Remaja putrid perlu menjaga kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi agar terhindar dari penyakit infeksi yang dapat merugikan dirinya sendiri atau orang lain. Rendahnya perilaku higienis saat menstruasi dapat menimbulkan beberapa penyakit berupa infeksi alat reproduksi seperti vaginitis, trichomoniasis, pedikuloris dan keputihan. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi yaitu seluruh siswi SMA Kartika XIV-1 sejumlah 51 orang, Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Total Sampling dengan menetapkan semua populasi siswi sebanyak 51 orang sebagai sampel, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Tehnik analisis data menggunakan chi-square, Ha ditolak jika p value ≥ 0,05dan Ha diterima jika p value ≤ 0,05. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-03 Juni 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil uji statistik diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,041), ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,001), ada hubungan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,006). Berdasarkan hasil penelitian ini di dapatkan dari analisis statistik p value ≤ 0,05 yaitu ada hubungan pengetahuan,  dukungan keluarga dan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi di SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh. Diharapkan kepada Kepala sekolah beserta Guru dapat memberikan informasi kepada remaja putrid mengenai perilaku higienis remaja saat menstruasi.
Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya Fauziah Andika; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i1.349

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia. Tidak hanya di dunia, di Indonesia juga merupakan masalah kesehatan masyarakat baik dilihat dari sisi angka kematian, angka kejadian penyakit maupun diagnosis dan terapinya. Desain penelitian ini adalah crossectional dengan jumlah sampel 36 orang dan penelitian ini dibantu oleh enumerator. Banyak faktor yang mempengaruhi patuh dan tidaknya seseorang patuh berobat penyakit TB paru, diantaranya adalah dikarenakan peran petugas kesehatan, peran PMO, jarak tempuh dan pengetahuan pasien. Penderita TB paru harus dapat melakukan pengobatan secara terus-menerus, dimana pengobatan dilakukan selama 6 bulan tanpa berhenti. Ketidakpatuhan berobat penderita TB paru dapat meningkatkan jumlah penderita TB Paru BTA Positif.
Determinan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh Safitri, Faradilla; Andika, Fauziah; Savia, Novita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2788

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering diderita oleh anak, yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang menjadi penyebab kematian utama diseluruh dunia. Berdasarkan data Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh didapatkan hasil bahwa tahun 2020, jumlah balita yang mengalami ISPA sebanyak 631 orang, tahun 2021 sebanyak 702 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan status gizi, status imunisasi, pengetahuan ibu dan keberadaan perokok dengan kejadian ISPA pada balita di Poliklinik Biddokkes Polda Aceh. Metode penelitian berjenis analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian diperoleh pada saat pengumpulan data penelitian sebanyak 63 orang dan pengambilan sampel secara total populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. tanggal 21 November sampai 21 Desember 2022 di Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariat. Hasil penelitian diperoleh dari 63 responden yang mengalami ISPA sebanyak 50 (diperoleh variabel status gizi (p-value = 0.675), status imunisasi (p-value = 0.001pengetahuan ibu (p-value = 0.121), keberadaan perokok (p-value = 0.003). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara status imunisasi dan keberadaan perokok dengan kejadian ISPA pada balita, sedangkan status gizi dan pengetahuan ibu tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Poliknikik Biddokes Polda Aceh. Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan penanganan secara tepat bagi balita yang mengalami ISPA dan memberikan edukasi kepada seluruh keluarga yang memiliki balita yang berkunjung ke poliklinik Biddokes Polda Aceh tentang ISPA pada balita.Kata Kunci : ISPA, status gizi, status imunisasi, pengetahuan, keberadaan perokokAcute Respiratory Infection (ARI) is a disease that often affects children, caused by viruses or bacteria. Diseases that are the leading cause of death worldwide. Based on data from the Aceh Police Medical and Health Sector Polyclinic, it was found that in 2020, the number of children under five who had ARI was 631 people, in 2021 there were 702 cases. The purpose of this study was to determine the determinants of nutritional status, immunization status, mother's knowledge and the presence of smokers with the incidence of ARI in children under five at the Biddokkes Polyclinic of the Aceh Police. The research method is analytic type with a cross sectional approach, the research population was obtained at the time of collecting research data as many as 63 people and taking the sample as a total population. The research instrument used a questionnaire. Nov 21 to Des 21 2022 at the Aceh Police's Medical and Health Sector Polyclinic. Data processing is done by editing, coding, data entry, tabulating, and univariate bivariate data analysis. The results of the study were obtained from 63 respondents who experienced ARI as many as 50 (obtained variable nutritional status (p-value = 0.675), immunization status (p-value = 0.001 maternal knowledge (p-value = 0.121), presence of smokers (p-value = 0.003 The conclusion of this study is that there is a significant relationship between immunization status and the presence of smokers with the incidence of ARI in infants, while nutritional status and mother's knowledge are not related to the incidence of ARI in children under five at the Poliknikik Biddokes Polda Aceh. toddlers who experience ARI and provide education to all families who have toddlers who visit the Aceh Regional Police Biddokes polyclinic about ARI in toddlers.Keywords: ARI, nutritional status, immunization status, knowledge, presence of smokers