Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) SELAMA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IE ALANG KABUPATEN ACEH BESAR Rahmi, Nuzulul; Safitri, Faradilla; Husna, Asmaul; Andika, Fauziah; Yanti, Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1587

Abstract

AbstrakCovid-19 dapat memberikan dampak negatif bagi Kesehatan ibu hamil dalam menjalani kehamilannya dan mempengaruhi kunjungan ANC. Cakupan K1 Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 mengalami penurunan akibat dari pandemi Covid-19 sebesar 67,5%. Salah satu Puskesmas yang cakupannya masih rendah yaitu dibawah 85% adalah Puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan data yang diperoleh di Puskemas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar, tahun 2019 sasaran ibu hamil yaitu 62 orang, untuk cakupan K1 sebesar 92% dan cakupan K4 sebesar 51%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi sebanyak 42 orang ibu hamil, dan sampel sebanyak 42 orang, metode analisa data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didaptakan tidak  ada hubungan pengetahuan ibu dengan kunjungan ANC (P value 0,098), ada hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan ANC (P value 0,005), dan ada hubungan peran petugas kesehatan dengan kunjungan ANC (P value 0,004) di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Disarankan agar pihak Puskesmas untuk membina bidan desa, kader dan perangkat desa, supaya bisa memotivasi ibu hamil agar rutin memeriksa kehamilannya ke Puskesmas atau petugas kesehatan, sehingga dapat mendeteksi tanda bahaya kehamilan dan memantau kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janin pada masa pandemi covid-19. Kata Kunci      : kunjungan Antenatal Care, ANC masa Covid 19    
ANALISIS FAKTOR KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SABANG Andika, Fauziah; Safitri, Faradilla; Rezeki, Sahbainur; Marniati, Marniati; Mukhtar, Mukhtar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4283

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah yang umum terjadi pada daerah tropis dan sub-tropis, salah satunya Indonesia sebagai negara tropis merupakan kawasan endemis berbagai penyakit menular. Berdasarkan Laporan dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sabang pada Tahun 2022 DBD merupakan penyakit nomor dua terbesar dengan Jumlah kasus 196 kasus dan pada Tahun 2023 sebanyak 80 kasus. Jika dilihat dari data tahun 2022 dan 2023 jumlah kasus DBD menurun, akan tetapi kejadian DBD masih menjadi penyakit 10 besar di RSUD Kota Sabang. Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor apa sajakah yang mempengaruhi kejadian DBD di RSUD Kota Sabang. Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan penelitian crossectional dengan jumlah sampel 97 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2024 s.d 29 Juni 2024. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai CI (Confident Interval) 95%. Hasil Penelitian: hasil uji statistic yaitu pengaruh Kejadian DBD terhadap Pengetahuan (p=0.054), Perilaku responden (p= 0.000), dan layanan promosi kesehatan (p=0.003). Kesimpulan: tidak ada pengaruh antara pengetahuan terhadap kejadian DBD da n ada pengaruh antara perilaku dan layanan promosi kesehatan terhadap kejadian DBD pada pasien rawat inap di RSUD Kota Sabang Tahun 2024. Diharapkan kepada responden untuk selalu berperilaku baik dalam upaya pencegahan DBD dengan kegiatan PSN 3M Plus secara serentak dan menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari.Kata Kunci: Kejadian Demam Berdarah dengue, Pengetahuan, Perilaku dan Layanan Promosi kesehatanBackground: Dengue Fever (DHF) is a common problem in tropical and sub-tropical regions, one of which Indonesia as a tropical country is an endemic area for various infectious diseases. Based on reports from the Sabang City Regional General Hospital in 2022 DHF was the second largest disease with 196 cases and in 2023 there were 80 cases. When viewed from the data in 2022 and 2023 the number of DHF cases decreased, but the incidence of DHF is still the top 10 diseases in Sabang City Hospital. Research Objective: To determine what factors influence the incidence of DHF in Sabang City Hospital. Research Methods: The research conducted used a crossectional research design with a total sample of 97 people. Data collection was carried out on May 29, 2024 to Juny 29, 2024. Analysis of research data using univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with a 95% CI (Confident Interval) value. Research Results: the results of statistical tests, namely the effect of dengue events on knowledge (p = 0.054), respondent behavior (p = 0.000), and health promotion services (p = 0.003). Conclusion: there is no influence between knowledge on the incidence of DHF and there is an influence between behavior and health promotion services on the incidence of DHF in inpatients at Sabang City Hospital in 2024. It is expected that respondents always behave well in efforts to prevent DHF with 3M Plus PSN activities simultaneously and apply them in their daily activities.Keywords: Dengue Fever Incidence, Knowledge, Behavior and Health Promotion Services
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI SMA NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH Safitri, Faradilla; Andika, Fauziah; Ismail, Ismail; Sakdah, Nurul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4326

Abstract

Penyakit menular seksual (PMS) adalah kelompok penyakit yang ditularkan terutama melalui kontak seksual, baik itu melalui hubungan vaginal, anal, maupun oral. Angka kejadian PMS di dunia terdiri dari klamidia (129 juta), gonore (82 juta), sifilis (7,1 juta), dan trikomoniasis (156 juta). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh peran orang tua, peran guru, dan peran petugas kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang PMS di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 350 orang. Pengambilan sampel secara sistematika random sampling sebanyak 93 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 31 Juli sampai dengan 1 Agustus 2024. Hasil penelitian dari uji statistik menunjukkan bahwa faktor peran orang tua (P value=0.000,, OR=13.846), peran guru (P value=0.002, OR=9.365), peran petugas kesehatan (P value=0.000, OR=2.527). Kesimpulan ada pengaruh faktor peran orang tua, peran guru dan peran petugas kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh.Kata Kunci    : Pengetahuan PMS, peran orang tua, peran guru, peran petugas kesehatanSexually transmitted diseases (STDs) are a group of diseases transmitted primarily through sexual contact, be it vaginal, anal, or oral intercourse. The incidence of STDs in the world consists of chlamydia (129 million), gonorrhea (82 million), syphilis (7.1 million), and trichomoniasis (156 million). The purpose of this study was to analyze the effect of the role of parents, the role of teachers, and the role of health workers on adolescents' knowledge of STDs at SMA Negeri 4 Banda Aceh City. This study used quantitative methods and analytic research types with a cross sectional approach . The study population was 350 people. Sampling by systematic random sampling as many as 93 respondents. This research instrument uses a questionnaire. Data collection for this study was carried out from July 31 to August 1, 2024. The results of the statistical test showed that the role of parents (P value=0.000, OR=13.846), the role of teachers (P value=0.002, OR=9.365), the role of health workers (P value=0.000, OR=2.527). Conclusion There is an influence of parental role factors, the role of teachers and the role of health workers on adolescents' knowledge of sexually transmitted diseases at SMA Negeri 4 Banda Aceh City.Keywords : STD knowledge, role of parents, role of teachers, role of health workers
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella Kulla, Periskila Dina Kali; Husda, Azkia; Meilina, Rulia; Andika, Fauziah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4312

Abstract

S. typhi merupakan bakteri bakteri Gram negatif yang dapat menimbulkan gejala demam tinggi yang lebih dari seminggu, konstipasi, nyeri abdomen, pusing, mual, muntah, kulit gatal dan timbul bercak berwarna kemerahan, bahkan kehilangan kesadaran. konsentrasi berapa kadar hambat minimum (KHM) ekstrak bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L) mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi. Penelitian ini menggunakan metode difusi dan dilusi menggunakan kertas cakram dengan beberapa konsentrasi ekstrak etanol bunga cengkeh 10%, 50% dan 100%. Chloramfenikol 0,3% sebagai kontrol positif dan Dimetil sulfoksida (DMSO) 1% sebagai kontrol negatif. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan metode komputerisasi yaitu uji anova. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji one way anova p=0,000. Hasil penelitian uji aktivitas antibakteri serta kadar hambat minimum (KHM) diperoleh ekstrak etanol bunga cengkeh konsentrasi 10%, 50%, dan 100% memiliki ratarata zona hambat 8,16 mm, 11,32 mm, 15,93 mm. Aktivitas antibakteri dengan konsentrasi terbesar 100% dengan rata-rata zona hambat 15,93 mm, dalam kategori kuat, terdapatnya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif.Kata kunci : Bunga Cengkeh, antibakteri, aktivitas, Salmonella thypi                                     S. typhi is a Gram-negative bacterium that can cause symptoms of high fever for more than a week, constipation, abdominal pain, dizziness, nausea, vomiting, itchy skin and reddish spots and even loss of consciousness. The aim of the research is to determine antibacterial activity and find out at what concentration the minimum inhibitory concentration (MIC) of clove flower extract (Syzygium aromaticum) is able to inhibit the growth of S. typhi bacteria.This research uses the diffusion and dilution method using paper discs with several concentrations of clove flower ethanol extract, 10%, 50% and 100%. Chloramphenicol 0.3% as a positive control and Dimethyl sulfoxide (DMSO) 1% as a negative control. The data obtained from the research results were processed using a computerized method, namely the anova test. The research data were analyzed using the one way anova test p=0.000. The results of the antibacterial activity test and minimum inhibitory content (MIC) showed that clove flower ethanol extract with concentrations of 10%, 50% and 100% had an average inhibition zone of 8.16 mm, 11.32 mm, 15.93 mm. Antibacterial activity with the greatest concentration of 100% with an average inhibition zone of 15.93 mm, in the strong category, there is a significant difference between the treatment group and the positive control.Keywords: Clove flowers, antibacterial, activity, Salmonella typhi
IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN METODE HEALTH TECHNOLOGY ASSESSMENT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK Serianti, Putri; Herawati, Herawati; Andika, Fauziah; Hidayat, Toni
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i2.4703

Abstract

Transformasi digital dalam dunia kesehatan telah mendorong banyak rumah sakit untuk mengadopsi sistem rekam medis elektronik (RME). Penerapan RME bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan aksesibilitas data pasien, termasuk di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi RME di rumah sakit tersebut, Saat ini penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) sudah di atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2022, peraturan tersebut menyebutkan bahwa setiap fasilitas layanan Kesehatan diwajibkan menjalankan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti proses penerapan RME di Rumah Sakit Ibu dan Anak banda aceh mulai dari pasien datang sampai pasien pulang dan mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi waktu pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) memberikan manfaat yang signifikan dalam efisiensi pencatatan dan akses data medis, termasuk peningkatan efisiensi, kualitas perawatan, keamanan data, dan pengurangan biaya, namun masih terdapat kendala teknis, pelatihan sumber daya manusia, dan keterbatasan infrastruktur. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan tenaga medis, serta kebijakan pendukung untuk memastikan keberhasilan implementasi RME.  
Pengaruh Peran Konselor Adiksi dan Peran Keluarga Terhadap Pemulihan Klien Korban Penyalahgunaan Narkotika di Kecamatan Baitussalam Aceh Besar Andika, Fauziah; Rahmi, Nuzulul; Yulianti, Yulianti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2315

Abstract

Latar Belakang: Kasus NAPZA di dunia ternyata sama hal nya di Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat dimana terdapat tingkat prevelensi pengguna NAPZA di Indonesia untuk tahun 2016 sebanyak 1.359 jiwa, lalu tahun 2017 sebanyak 1.448 jiwa, dan di tahun 2018 semakin tinggi yaitu 1.554 jiwa. Tujuan Penelitian: Tujuan Umum pada penelitian ini adalah ingin Mengetahui pengaruh peran konselor adiksi BNNP Aceh dan peran keluarga terhadap Pemulihan Klien Korban Penyalahgunaan Narkotika Di Kecamatan Baitussalam Aceh  Besar Tahun 2022. Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan penelitian crossectional dengan jumlah sampel 34 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2022 s.d 03 Juni 2022. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-Square denga nilai CI (Confident Interval) 95%. Hasil Penelitian: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh Pemulihan klien penyalahgunaan Narkotika terhadap peran konselor adiksi (p=0.012) dan peran keluarga (p=0.003). Kesimpulan: Ada pengaruh antara peran konselor dan peran keluarga terhadap pemulihan klien Penyalahgunaan Narkotika. Diharapkan konselor adiksi lebih meningkatkan kualitas dalam penanganan korban penyalahgunaan narkoba. Agar proses penanganan yang diberikan kepada korban penyalahgunaan narkoba yang akan menjalani rehabilitasi dapat berjalan lebih baik lagi.Kata Kunci:      Peran Konselor Adiksi, Peran Keluarga, Pemulihan Klien  Penyalahgunaan Narkotika Background: The case of drug users in the world is the same as in Indonesia, the National Narcotics Agency (BNN) notes that there is a prevalence rate of drug users in Indonesia for 2016 as many as 1,359 people, then in 2017 as many as 1,448 people, and in 2018 it was higher, namely 1,554 souls. Research Objectives: The general objective of this study is to find out the effect of the role of the Aceh BNNP addiction counselor and the role of the family on the recovery of clients who are victims of narcotics abuse in Baitussalam District, Aceh Besar in 2022. Research Methods: The research was conducted using a cross-sectional research design with a sample of 34 people. Data collection was carried out on 23 May 2022 to 03 June 2022. Analysis of research data used univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with 95% CI (Confident Interval) value. Research Results: The results of this study indicate that the effect of the client's recovery on narcotics abuse on the role of addiction counselor (p=0.012) and the role of the family (p=0.003). Conclusion: There is an influence between the role of the counselor and the role of the family on the recovery of clients of Narcotics Abuse. It is hoped that addiction counselors will further improve the quality of handling drug abuse victims. So that the handling process given to victims of drug abuse who will undergo rehabilitation can run betterKeywords: Role of Addiction Counselor, Role of Family, Recovery of Narcotics Abuse Client
PENGARUH EKSTRAK DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini L.) UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI GLUKOSA Ningsih, Yustika Winda; Meilina, Rulia; Syamsuliani, Syamsuliani; Andika, Fauziah; Rizka, Miftahul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4187

Abstract

Gula darah atau glukosa darah merupakan sejumlah kandungan kadar gula yang berada dalam sirkulasi darah pada tubuh. Peningkatan kadar gula darah secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Peningkatan kadar glukosa darah yang disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat, selain itu penyakit ini juga diakibatkan karena faktor genetik. Tumbuhan jamblang merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tradisional dalam menurunkan kadar glukosa. Karena tumbuhan tersebut mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan glukosida yang berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun jamblang dan dosis minimum dalam menurunkan kadar glukosa. Metode penelitian ini eksperimental laboratorium. Hasil penelitian menggunakan uji One Way Anova diperoleh nilai signifikan pada hari ke 0 sebesar 0,985, hari ke 7 sebesar 0,862, hari ke 9 sebesar 0,000, hari ke 12 sebesar 0,000 dan hari ke 15 sebesar 0,000. Dari hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jamblang mampu menurunkan kadar glukosa mencit. Pemberian ekstrak daun jamblang menunjukkan penurunan kadar glukosa sejak hari ke 9 hingga hari ke 15. Ekstrak daun jamblang berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan kadar gula darah mencit. Kesimpulan Pemberian ekstrak daun jamblang dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 66% dengan dosis minimum yaitu 100 mg/kg BB.Blood sugar or blood glucose is a number of sugar levels in the blood circulation in the body. Excessive increases in blood sugar levels can cause health problems. Increased blood glucose levels are caused by unhealthy eating patterns, besides this disease is also caused by genetic factors. The jamblang plant is a plant that has potential as a traditional medicine for lowering glucose levels. Because these plants contain alkaloids, flavonoids, tannins, saponins and glucosides which have the potential to be anti-diabetic This study aims to determine the effect of administering jamblang leaf extract and the minimum dose in reducing glucose levels. This research method is laboratory experimental. The research results showed that the results of the One Way Anova test obtained a significant value on day 0 of 0.985, day 7 of 0.862, day 9 of 0.000, day 12 of 0.000 and day 15 of 0.000. The research results show that jamblang leaf extract is able to reduce glucose levels in mice. Administration of jamblang leaf extract showed a decrease in glucose levels from day 9 to day 15. Jamblang leaf extract had a significant effect on reducing blood sugar levels in mice. The conclusion is that the Administration of jamblang leaf extract can reduce blood sugar levels by 66% with a minimum dose of 100 mg/kg BB.Keywords : Blood Sugar, Antidiabetic, Jamblang Leaf, Metformin
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Ibu di Gampong Kuta Blang di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan Rahmi, Nuzulul; Andika, Fauziah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2328

Abstract

Program Keluarga Berencana adalah bagian yang terpadu (integral) dalam program pembangunan Nasional dan bertujuan untuk turut serta dalam menciptakan kesejahteraan ekonomi, spiritual, dan sosial budaya penduduk Indonesia, agar dapat mencapai keseimbangan yang baik dengan kemampuan produksi nasional. Berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2021 di Gampong Kuta Blang Kecamatan Samadua kabupaten Aceh Selatan jumlah penduduk yaitu 1.301 jiwa, jumlah pasangan usia subur 170 orang, Jumlah peserta KB 79 orang dan jumlah yang tidak berkb 149 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor yang mempengaruhi pemilahan alat kontrasepsi pada Ibu di Gampong Kuta Blang Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian sebanyak 165 orang ibu pengguna KB (akseptor KB) dan sampel menjadi 63 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara membagikan kuesioner. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 13 Mei s/d 13 Juni 2022 di di Gampong Kuta Blang. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square denga nilai CI (Confident Interval) 95%.  Analisis univariat diperoleh 63 responden, dominan menggunakan KB suntik yaitu 40 responden (63,5%), dominan berpengetahuan baik yaitu 36 responden (57,1%), dominan mendapat dukungan dari suami yaitu 39 responden (61,9%) dan dominan paritas multipara yaitu 51 responden (81%).. Analisis bivariat diperoleh variabel pengetahuan (p-value = 0.733), variabel dukungan suami (p value = 1,000) dan dukungan keluarga (p-value = 0,186). Tidak ada pengaruh pengetahuan, dukungan suami dan paritas terhadap pemilihan alat kontrasepsi di Gampong Kuta Blang Kecamatan Samadua Kabupatan Aceh Selatan. Disarankan bagi petugas kesehatan dan kader untuk dapat memberikan penyuluhan dan informasi tentang KB pada akseptor KB dan pasangan usia subur agar pemilihan alat kontrasepsi sesuai dengan kesehatan dan kebutuhan akseptor KB.Kata Kunci  : pemilihan KB, pengetahuan, dukungan suami, paritas The Family Planning Program is an integral part of the National development program and aims to participate in creating the economic, spiritual, and socio-cultural welfare of the Indonesian population, in order to achieve a good balance with national production capabilities. Based on data obtained in 2021 in Gampong Kuta Blang, Samadua District, South Aceh district, the population is 1,301 people, the number of couples of childbearing age is 170 people, the number of family planning participants is 79 people and the number without family planning is 149 people. Objective to determine the factors that influence the selection of contraceptives for mothers in Kuta Blang Village, Samadua District, South Aceh Regency. Analytic research type with a cross sectional approach, the research population is 165 mothers who use family planning (KB acceptors) and the sample is 63 respondents. The research instrument used a questionnaire by distributing questionnaires. This research data collection has been carried out from May 13 to June 13, 2022 in Kuta Blang Village. Data processing was done by editing, coding, data entry, tabulating, and univariate and bivariate data analysis using the Chi-Square test with 95% CI (Confident Interval) value. Univariate analysis obtained 63 respondents, dominantly using injectable contraception, namely 40 respondents (63.5%), dominant having good knowledge, namely 36 respondents (57.1%), dominantly receiving support from their husbands, namely 39 respondents (61.9%) and the dominant multipara parity is 51 respondents (81%). Bivariate analysis obtained knowledge variable (p-value = 0.733), husband support variable (p value = 1,000) and family support (p-value = 0.186). There is no effect of knowledge, husband's support and parity on the choice of contraceptives in Kuta Blang Village, Samadua District, South Aceh Regency. It is recommended for health workers and cadres to be able to provide counseling and information about family planning to family planning acceptors and couples of childbearing age so that the selection of contraceptives is in accordance with the health and needs of family planning acceptors.Keywords  : family planning selection, knowledge, husband's support, parity.
Korelasi Antara Umur dan Faktor Genetik dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Personil Polda Aceh Dirawat Jalan biddokkes Polda Aceh Andika, Fauziah; Rosdiana, Eva; ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmi, Nuzulul; Darmawan, Heri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3965

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Berdasarkan data dari Biddokkes Polda Aceh tentang Diabetes Melitus dapat diketahui pada tahun 2020 terdapat 62 kasus personil menderita Diabetes Melitus, Tahun 2021 menurun menjadi 54 kasus Diabetes Melitus akan tetapi pada tahun 2022 kasus Diabetes mellitus pada personil di Polda Aceh meningkat kenjadi 56 kasus. Tujuan Penelitian: Mengetahui korelasi antara umur dan faktor genetic dengan kejadian diabetes mellitus pada personil Polda Aceh di rawat jalan bidokkes Polda Aceh tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan penelitian crossectional dengan jumlah sampel 97 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2023 s.d 21 Oktober 2023. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai CI (Confident Interval) 95%. Hasil Penelitian: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan Kejadian Diabetes melitus dengan usia (p=0.000), faktor genetik (p = 0.000). Kesimpulan: Ada hubungan antara usia dan faktor genetik dengan kejadian Diabetes Melitus pada personil Polda Aceh di rawat jalan Bidokkes Polda Aceh Tahun 2023. Diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan memperbaiki gaya hidup sehingga tercapai tujuan dari pengobatan serta meningkatkan pengetahuan tentang diabetes mellitus sehingga lebih mengenal tentang penyakit diabetes mellitusKata Kunci : Kejadian Diabetes mellitus, Usia, Faktor GenetikBackground: Diabetes mellitus is a metabolic disorder caused by the failure of the pancreas to adequately produce the hormone insulin. Based on data from Biddokkes Polda Aceh regarding Diabetes Mellitus, it can be seen that in 2020 there were 62 cases of personnel suffering from Diabetes Mellitus, in 2021 it decreased to 54 cases of Diabetes Mellitus but in 2022 cases of Diabetes mellitus in personnel at Polda Aceh increased to 56 cases. Research Objective: Knowing the correlation between age and genetic factors with the incidence of diabetes mellitus in Polda Aceh personnel in the outpatient bidokkes Polda Aceh in 2023. Research Methods: The research conducted used a crossectional research design with a total sample of 97 people. Data collection was carried out on October 02, 2023 to October 21, 2023. Analysis of research data using univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with a 95% CI (Confident Interval) value. Research Results: the results of this study indicate that the association of diabetes mellitus incidence with age (p = 0.000), genetic factors (p = 0.000). Conclusion: There is a relationship between age and genetic factors with the incidence of Diabetes Mellitus in Aceh Police personnel in the outpatient Bidokkes Polda Aceh Year 2023. It is hoped that it can increase compliance and improve lifestyle so as to achieve the goals of treatment and increase knowledge about diabetes mellitus so that it is more familiar with diabetes mellitus.Keywords: Diabetes mellitus incidence, age, genetic factors
EDUKASI TENTANG ISU PERMASALAHAN KESEHATAAN DI INDONESIA UNTUK CALON TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DI PROVINSI ACEH PERSPEKTIF TANTANGAN Fauziah Andika; Nur Afriza; Faradilla Safitri
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v1i3.67

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat masih menjadi prioritas pemerintah. Masalah kesehatan di Indonesia pada tahun 2021 menjadi bagian dari agenda nasional. Enam kegiatan prioritas tersebut meliputi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertugas menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang bertugas mencegah stunting, meningkatkan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta meningkatkan ketahanan kesehatan di masa pandemi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang juga bertugas meningkatkan sistem kesehatan nasional. Pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kesehatan masih kurang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2021 melalui Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 74 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang masalah kesehatan serta pengendalian dan pencegahan penyakit yang akan terjadi pada tahun 2021.
Co-Authors Afni, Nur' Aja Marjulita Alfitri Wahyuni Anwar, Chairanisa Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Aris Maulana Asmaul Husna Asmaul Husna Asnawiyah Asnawiyah Ayuni Safira Azimar Azimar Chairanisa Anwar Charanisa Anwar Cut Asiah Cut Deli Cut Siti Halizar Darmawan, Heri Dhirah, Ulfa Husna Ecie Kesumawati Eva Nadilla Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Fadia Aisya Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Febri Yusnanda Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitria Fitria Fitria Hendri Priatna Herawati Herawati Hidayat, Toni Husda, Azkia Ida Mukhlisa Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Intan Saumi Intan Wahyuni Iskandar Iskandar Ismail Ismail Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Khairaniswati Khairaniswati Kridawati, Atik Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Meilina, Rulia Mufdalina Mufdalina Muhammad Afrizal Muhammad Naufal Muhammad Yusriza Syahputrai Mukhtar Mukhtar Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Nadia Mustina Nazla Putri Nia Rayyanis Ningsih, Yustika Winda Nur Afriza Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhayati Nurhayati Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Prima Hariyanto Prima Hariyanto, Prima Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmat Akbar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rezeki, Sahbainur Rika Novita Rini Juwita Rizka, Miftahul Rizki, Geubrina Rosdiana, Eva Rouzatun Nisa Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Sahrina, Meila Sakdah, Nurul SAUDAH SAUDAH Savia, Novita Serianti, Putri Siska Sarina Mintia Siti Samaniyah Soviawati Soviawati Soviawati, Soviawati Sri Yanti Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syafriadi Syafriadi Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna TB, Desita Ria Yusian Ulfa Husna Dhirah Ulfa Rahmawati Yulianti Yulianti Yuna Nurliantika Yustika Wirda Ningsih Zein, Gebby Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis Zumaidar Zumaidar