Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEGUNAAN, KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN, DAN FITUR TERHADAP MINAT PENGGUNAAN SEABANK PADA GENERASI Z BANDAR LAMPUNG Puput Eka Lestari; Hanif; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/eat0vf30

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong layanan perbankan beralih ke sistem bank digital yang semakin diminati masyarakat, terutama oleh generasi Z. Minat dalam menggunakan layanan bank digital dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membentuk perilaku mereka dalam bertransaksi. SeaBank menjadi salah satu bank digital populer yang hadir di kalangan masyarakat yang menawarkan kemudahaan dalam melakukam aktivitas perbankan. Namun, di balik banyaknya jumlah pengguna, muncul fenomena peningkatan laporan pengaduan dari nasabah, yang tercatat pada laporan tahunan dan tersebar di berbagai mediasosial serta website berita. Berdasarkan kondisi tersebut,  penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari persepsi kegunaan, kemudahan, kepercayaan dan fitur terhadap minat penggunaan SeaBank. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan responden generasi z yang berdomisili di Bandar Lampung, dengan jumlah populasi 296.828 jiwa. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin yang menghasilkan 100 responden, dan teknik pengambilan dengan cara purposive sampling. ata primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder dari literatur dan jurnal terkait. Teknik pengumpulan data yaitu kuisoner dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis penelitian dengan bantuan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, kemudahan, kepercayaan, dan fitur secara parsial maupun simultan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan SeaBank dengan nilai Adjusted R Square 0,468. Variabel kegunaan menjadi faktor paling dominan, diikuti kemudahan, kepercayaan, dan fitur. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas aplikasi, keamanan, dan inovasi fitur agar tidak hanya menarik minat awal, tetapi juga mampu mempertahankan penggunaan SeaBank secara berkelanjutan.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017-2024 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Nelsa Ummi Saputi; Erike Anggraeni; Yulistia Devi
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.6052

Abstract

Pertumbuhan Ekonomi merupakan masalah perekonomian jangka panjang, dan pertumbuhan ekonomi adalah fenomena penting yang dialami dunia saat ini. Pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak hanya didukung oleh kenaikan modal fisik dan jumlah tenaga kerja saja, akan tetapi juga peningkatan kualitas modal manusia serta pemanfaatan kemajuan tekonologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung tahun 2017-2024, Secara Parsial Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung tahun 2017-2024, Secara Simultan, Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Penganguran Terbuka berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung tahun 2017-2024, Pada uji determinasi (R2), IPM dan TPT Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung. Dalam syariat islam aktivitas manusia harus dilakukan sesuai dengan ajaran Allah SWT agar mencapai kesejahteraan dunia dan akhirat. Hal tersebut sesuai dengan filosofis Al-Qur’an bahwa semua aktivitas manusia harus diarahkan untuk mencapai falah atau kesejahteraan dunia
ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR MATA UANG, INFLASI DAN GROSS NATIONAL PRODUCT TERHADAP HUTANG LUAR NEGERI DI 11 NEGARA ASEANTAHUN 2013 – 2023 DALAM PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM Ulfa Nurhasanah; Yulistia Devi; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i2.1621

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh nilai tukar mata uang, inflasi, dan Gross National Product (GNP) terhadap hutang luar negeri di 11 negara ASEAN selama 2013-2023. Hutang luar negeri merupakan isu krusial bagi negara berkembang, termasuk anggota ASEAN, karena dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi dan perkembangan sosial. Fokus penelitian ini adalah memahami hubungan antara variabel makroekonomi tersebut dalam perspektif ekonomi Islam, yang menekankan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, menggunakan data sekunder dari 11 negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste. Uji statistik seperti uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier dilakukan untuk menentukan model yang tepat. Hasil analisis bertujuan mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel independen terhadap hutang luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan inflasi berpengaruh signifikan terhadap hutang luar negeri, dengan koefisien positif yang menunjukkan bahwa peningkatan inflasi mendorong negara mengambil lebih banyak utang untuk mendukung perekonomian. Sebaliknya, nilai tukar mata uang dan GNP tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Dalam perspektif ekonomi Islam, pentingnya pengelolaan utang luar negeri yang bijaksana dan berbasis syariah diungkapkan, menghindari riba dan memastikan utang digunakan untuk pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan utang harus mempertimbangkan inflasi dan penerapan prinsip ekonomi Islam untuk mencapai keberlanjutan dan keadilan.
PENGARUH VIRAL MARKETING & BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK THE ORIGINOTE DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM(Studi Pada Generasi Z pengguna Produk The Originote di Bandar Lampung) Dinda Utami; Tulus Suryanto; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a3z8hv30

Abstract

Meningkatnya tren penggunaan media sosial, membuat strategi pemasaran viral semakin efektif dalam menarik konsumen, terutama dikalangan generasi Z. Namun, permasalahan yang muncul adalah tidak semua produk yang viral dan terkenal di media sosial benar-benar sesuai dengan klain yang disampaikan dalam iklan. Hal ini menimbulkan keraguan dalam pengambilan keputusan pembelian meskipun brand tersebut memiliki eksposur tinggi. Salah satu brand yang sempat viral dan terkenal adalah brand skincare lokal The Originote. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh viral marketing dan brand awareness terhadap keputusan pembelian produk The Originote. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z pengguna produk The Originote di Bandar Lampung, dengan jumlah sampel 100 responden. Dalam menentukan sampel penelitian, peneliti menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert, analisis dan uji statistik dalam penelitian ini menggunakan alat bantu program SPSS versi 26. Hasil uji statistik menunjukkan hasil bahwa pengujian Viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk The Originote. Kemudian, brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk The Originote. Dalam perspektif bisnis Islam, ditemukan jika produk The Originote dalam memasarkan produk nya telah menerapkan prinsip-prinsip kejujuran & transaparansi, tidak ada unsur manipulasi dan suka sama suka (ridho).
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, UPAH MINIMUM PROVINSI DAN INFLASI DAERAH TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) SE – PULAU SUMATERA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM(Analisa Data Panel Tahun 2017-2023) Desi Rahmawati; Asriani; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1825

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto,  Upah Minimum Provinsi, dan Inflasi Daerah terhadap   Tingkat   Partisipasi   Angkatan   Kerja Se - Pulau sumatera tahun  2017-2023. Sumber  data  yang  digunakan  diperoleh  dari  Badan Pusat  Statistik  (BPS). Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dekskrptif dengan data sekunder, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel.  Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data penel yaitu gabungan dari data seri waktu (time series) dan data wilayah (cross section). Analisa data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan)menggunakan alat bantu E-Views 10.  Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tidak Berpengaruh Terhadap Tingkat Partisipasi Angkata Kerja, Upah Minimum Provinsi Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Tingkat Partisipasi Angkata Kerja. Sedangkan Inflasi  Daerah Tidak Berpengaruh Terhadap Tingkat Partisipasi Angkata Kerja.
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR DAN FDI (FOREIGN DIRECT INVESMENT) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI 5 NEGARA ASEAN (INDONESIA, MALAYSIA, FILIPINA, SINGAPURA DAN THAILAND) TAHUN 2004-2023 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN VECM (VECTOR ERROR CORRECTION MODEL) Nita Dinanti; Heni Noviarita; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1851

Abstract

ASEAN (Association Southeast Asian Nations) merupakan suatu organisasi yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967. Salah satu indikator untuk di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand yaitu memiliki peran penting dalam perekonomian regional dan global. Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kesejahteraan di suatu negara. Pembangunan merupakan proses menuju perubahan yang diusahakan secara terus menerus untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat potensial bagi pertumbuhan perekonomian global. Dapat dilihat dari kondisi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di beberapa negara di kawasan tersebut. Pertumbuhan ekonomi yang bekelanjutan di kawasan ASEAN sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, termasuk inflasi, nilai tukar, dan FDI (Foreign Direct Invesment). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar, dan FDI (Foreign Direct Invesment) terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 Negara ASEAN tahun 2004-2023, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Panel VECM (Vector Error Correction Model) dan memakai alat analisis yaitu Eviews-10 untuk mengetahui hasil antar variabel. Hasil uji penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel bebas tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang hanya variabel FDI yang berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dalam tinjauan perspektif ekonomi Islam, pertumbuhan ekonomi tidak hanya bermakna peningkatan angka-angka material, namun mencakup keberkahan, keadilan distribusi, dan pencapaian kesejahteraan menurut prinsip maqashid syariah. Inflasi, nilai tukar, dan FDI penting untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dilakukan tanpa adanya ketidakadilan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat jangka panjang.
PENGARUH EQUIVALENT RATE, FINANCING TO DEPOSIT RATIO DAN JUMLAH DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PENDAPATAN BAGI HASIL (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2019-2023) Neti Regita; Muhammad Iqbal; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1895

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Pendapatan bagi hasil menjadi indikator penting dalam menilai kinerja bank syariah karena mencerminkan keberhasilan bank dalam mengelola dana dan pembiayaan secara adil dan efisien. Namun, tantangan dalam mempertahankan dan meningkatkan pendapatan bagi hasil masih cukup besar, terutama terkait pengelolaan pembiayaan dan dana pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Equivalent Rate (ER), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap pendapatan bagi hasil pada sembilan bank umum syariah di Indonesia selama periode 2019–2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan data panel, yang menggabungkan data time series dan cross section dengan alat analisis berupa software E-Views 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Equivalent Rate dan Financing to Deposit Ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap pendapatan bagi hasil, sementara Dana Pihak Ketiga tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya efisiensi pengelolaan dana dan pembiayaan agar bank syariah tetap selaras dengan prinsip ekonomi Islam.
PENGARUH ENVIRONMENTAL SOCIAL GOVERNANCE DAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING TERHADAP NILAI SAHAM SYARIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA PERIODE 2019-2023) Nurmala Aprilia; Ujang Hanief Musthofa; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Environmental Social Governance dan Islamic Social Reporting terhadap nilai saham syariah dalam perspektif ekonomi Islam. Pendekatan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dengan berbentuk data panel. Sampel dalam penelitian ini adalah 11 perusahaan manufaktur yang terdaftar di ISSI pada tahun 2019-2023. Metode yang digunakan yaitu analisis regresi data panel. Analisis regresi data panel merupakan gabungan antara data cross section dan data time series. Berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai saham syariah. Namun, secara parsial hanya variabel Islamic Social Reporting yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai saham syariah, sedangkan variabel Environmental Social Governance menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai saham syariah.
ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING FUNDING, NET OPERATION MARGIN, BEBAN OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PERBANKAN SYARIAH Muhammad Ibnu Sina; Muhammad Iqbal; Yulistia Devi; Ghina Ulfa Saefurrohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2564

Abstract

Penelitian ini membahas masalah utama yang diangkat dalam latar belakang, yaitu terkait pertumbuhan laba perbankan syariah di Indonesia pada periode 2020–2024. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi tingginya rasio Non Performing Financing (NPF) yang menunjukkan masih banyaknya pembiayaan bermasalah, sehingga meningkatkan risiko kredit dan berpotensi menurunkan laba bank. Selain itu, efisiensi operasional yang belum optimal tercermin dari rasio BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional) yang masih tinggi, menandakan biaya operasional yang besar dan efisiensi yang rendah. Fluktuasi Financing to Deposit Ratio (FDR) juga menjadi tantangan, di mana FDR yang terlalu rendah mengindikasikan kurang optimalnya penyaluran pembiayaan, sementara FDR yang terlalu tinggi dapat berisiko pada likuiditas bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing Funding (NPF), Net Operating Margin (NOM), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap pertumbuhan laba pada bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Populasi pada penelitian ini ada 14 bank umum syariah di Indonesia, tehnik pengambilan sampel nya yaitu purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel pada peneletian ini ada 5 bank umum syariah yaitu Bank Aladin Syariah Tbk, Bank BTPN Syariah Tbk, Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Panin Dubai Syariah Tbk, dan Bank Muamalat Tbk. Menggunakan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data panel melalui program Eviews-10. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa Secara parsial, NOM dan FDR memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, di mana NOM berpengaruh positif dan BOPO berpengaruh negatif. Sementara itu, NPF dan BOPO tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba (ROA). Sedangkan dalam perspektif ekonomi syariah Net Opertaion Margin dan Pertumbuhan Laba (ROA) diperbolehkan dengan prinsip bagi hasil dalam pembiayaan kerjasama dan jual beli yaitu mudharabah, musyarakah, dan murabahah.
PENGARUH RELIGIUSITAS, PENGETAHUAN AKUNTANSI SYARIAH, DAN PERTIMBANGAN PASAR KERJA TERHADAP MINAT BERKARIR DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Milika Puspasari; Yulistia Devi; Ujang Hanief Musthofa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2565

Abstract

Minat merupakan suatu kondisi yang timbul karena adanya perasaan senang dari dalam diri individu terhadap sesuatu, munculnya minat dikarenakan adanya motivasi yang mendorong untuk memenuhi keinginan individu dalam mencapai tujuan yang diminatinya. Pengambilan keputusan karier adalah langkah krusial bagi mahasiswa tingkat akhir. Keputusan ini berpusat pada pemilihan jurusan yang selaras dengan minat dan bakat seseorang mahasiswa. Penting bagi mahasiswa untuk memastikan pilihan karier mereka sejalan dengan kemampuan yang mereka miliki. Rumusan masalah penelitian ini yaitu apakah religiusitas, pengetahuan akuntansi syariah, dan pertimbangan pasar kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap minat mahasiswa akuntansi syariah berkarir di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah religiusitas, pengetahuan akuntansi syariah, dan pertimbangan pasar kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap minat mahasiswa akuntansi syariah berkarir di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi Syariah UIN Raden Intan Lampung dan IAIN Metro Lampung semester 6 dan 8 angkatan 2021 dan 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 85 mahasiswa. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner dengan google form. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 27. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu religiusitas, pengetahuan akuntansi syariah, dan pertimbangan pasar kerja, sedangkan variabel dependen yaitu minat berkarir di lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir di lembaga keuangan syariah, Pengetahuan Akuntansi Syariah berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkarir di Lembaga Keuangan Syariah, dan Pertimbangan Pasar Kerja berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkarir di Lembaga Keuangan Syariah.