Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH POPULASI PENDUDUK, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) DAN KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI 11 NEGARA KAWASAN ASEAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2019-2023 Mutiara Ramadhani; Heni Noviarita; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2624

Abstract

Indikator pertumbuhan ekonomi adalah PDB,data PDB pada tahun 2019-2023 di 11 negara kawasan asean menunjukan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi terjadi di beberapa negara seperti Indonesia, Malysia, Pilipina dan Laos mengalami meningkatan yang cukup besar daripada negara lain, faktanya bahwa di negara tersebut masih mengalami tingkat pengangguran sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh populasi penduduk, tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di 11 negara kawasan ASEAN dalam prespektif islam pada tahun 2019-2023. Metode penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif jenis penelitian data panel yaitu gabungan dari data deret waktu dan data lintang. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data populasi penduduk, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari Word Bank dan Statistik Asean Yearbook 2023 . Data diolah menggunakan ols dengan bantuan E-Views 10. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Populasi penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi. Sementara Kemiskinan secara parsial berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan secara bersama-sama populasi penduduk, tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di 11 negara kawasan ASEAN. Populasi yang besar dapat meningkatkan produk domestik, Tingkat Pengangguran yang tinggi dapat menimbulkan masalah ekonomi, Kemiskinan yang tinggi cenderung mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat Artinya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi maka harus menaikan populasi ,mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
PENGARUH PENGGUNAAN FITUR CARDLESS WITHDRAWAL DAN KEPUASAN NASABAH TERHADAP LOYALITAS GEN Z PENGGUNA BSI MOBILE DI BANDAR LAMPUNG Beza Marsanda Aprilia; Heni Noviarita; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jpebkj10

Abstract

Fitur Cardless Withdrawal merupakan transaksi tarik tunai tanpa menggunakan kartu sama sekali, pada saat bertransaksi yang diperlukan nasabah hanya perlu mengingat PIN bahkan bisa menggunakan sidik jari yang lebih personality. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan fitur cardless withdrawal dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah Generasi Z Pengguna BSI Mobile di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah sampel 100 responden yang menggunakan layanan Fitur Cardless Withdrawal pada nasabah Bank Syariah Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penggunaan Fitur Cardless Wihdrawal dan Kepuasan Nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Gen Z Pengguna BSI Mobile di Bandar Lampung. Selain itu, dari sudut pandang perbankan syariah penggunaan fitur Cardless Withdrawal sah selama memenuhi prinsip-prinsip syariah, seperti kejelasan akad, perlindungan data, serta tidak mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) dan riba. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa tingkat penggunaan layanan Fitur Cardless Withdrawal di kalangan Generasi Z Pengguna BSI Mobile di Kota Bandar Lampung tergolong tinggi. Hal ini mencerminkan adanya penerimaan positif terhadap layanan Fitur Cardless Withdrawal. Dalam membentuk loyalitas dengan didukung faktor kualitas layanan, kepercayaan terhadap prinsip syariah, serta inovasi layanan digital yang konsisten memberikan manfaat. Hasil penelitian penelitian ini tidak hanya penting secara akademis untuk mengisi kesenjangan pengetahuan, tetapi juga sangat relevan dan mendesak bagi industri perbankan untuk menghadapi tantangan loyalitas di era digital yang semakin kompetitif.
PENGARUH NILAI TUKAR MATA UANG (KURS), SUKUK DAN INFLASI TERHADAP NERACA PERDAGANGAN DI NEGARA-NEGARA ANGGOTA ORGANISASI KERJASAMA ISLAM (OKI) PERIODE 2016-2023 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Rahma Wahyu Ningrum; M. Yusuf Bahtiar; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/czgdfn68

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kurs, sukuk, dan inflasi terhadap neraca perdagangan di enam negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yaitu Malaysia, Arab Saudi, Qatar, Kazakhstan, Brunei Darussalam, dan Kuwait periode 2016–2023. Neraca perdagangan menjadi indikator krusial bagi stabilitas ekonomi, khususnya dalam kerangka prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan dan keberlanjutan. Metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel diterapkan pada data sekunder, dengan pemilihan model terbaik melalui Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sukuk berpengaruh signifikan dan positif terhadap neraca perdagangan, karena kemampuannya dalam memperkuat cadangan devisa dan membiayai sektor riil yang mendorong ekspor. Sebaliknya, kurs dan inflasi terbukti tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengonfirmasi peran strategis instrumen keuangan syariah, khususnya sukuk, yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas perdagangan internasional dibandingkan instrumen moneter konvensional. Oleh karena itu, penguatan penerbitan sukuk produktif yang selaras dengan prinsip syariah menjadi kunci dalam mewujudkan sistem perdagangan internasional yang adil, stabil, dan berkelanjutan bagi negara-negara OKI.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP UTILISASI LAYANAN DIGITAL PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Masyarakat Di Kota Bandar Lampung) Elsa Febrianti; Asriani; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/d7qn2v42

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem layanan keuangan, termasuk perbankan syariah. Namun, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terhadap layanan digital syariah di Kota Bandar Lampung masih rendah sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan layanan berbasis teknologi yang sesuai prinsip Islam.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Bandar Lampung yang menjadi nasabah bank syariah dan telah menggunakan layanan digital seperti mobile banking dan internet banking. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan. Secara bersama-sama, ketiga variabel berpengaruh terhadap peningkatan penggunaan layanan digital syariah. Disarankan agar bank syariah memperluas program inklusi keuangan digital, meningkatkan edukasi literasi keuangan, serta memperkuat citra merek yang mencerminkan nilai keislaman dan kepercayaan masyarakat.
PENGARUH METODE PENYULUHAN PERTANIAN, KEBIJAKAN PUPUK SUBSIDI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI DALAM PERSPEKTIF ISLAM(Studi Pada Petani kopi di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat) Muhammad Alifian Zakaria; Fatih Fuadi; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9cqb4079

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pendapatan petani kopi di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, yang menghadapi berbagai tantangan seperti kurang efektifnya metode penyuluhan pertanian, kendala kebijakan pupuk subsidi, serta lemahnya pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Hal ini berdampak pada produktivitas dan stabilitas ekonomi petani yang belum optimal. Dari perspektif Islam, kesejahteraan tidak hanya diukur secara ekonomi, tetapi juga mencakup keadilan sosial, keberkahan rezeki, dan tanggung jawab moral dalam pengelolaan sumber daya alam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 98 petani kopi aktif di Kecamatan Sekincau yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan menerima pupuk subsidi. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik dengan model analisis jalur melalui SmartPLS. Variabel bebas terdiri atas metode penyuluhan pertanian, kebijakan pupuk subsidi, dan pemberdayaan masyarakat, sedangkan variabel terikat adalah pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani kopi. Metode penyuluhan pertanian memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang berdampak pada produktivitas dan pendapatan. Kebijakan pupuk subsidi membantu menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha tani. Pemberdayaan masyarakat memperkuat kapasitas petani melalui pelatihan dan akses teknologi, memperluas peluang ekonomi mereka. Secara keseluruhan, sinergi metode penyuluhan, kebijakan pupuk subsidi, dan pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan pendapatan petani kopi sesuai dengan prinsip bisnis Islam yang mengedepankan keadilan, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan.
Analisis Pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Modal Daerah, Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kawasan Sumbagsel Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Analisis Data Panel 2015-2023) Sari, Melita; Budimansyah; Yulistia Devi
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i1.6234

Abstract

Pembangunan manusia merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, karena tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data panel, yang terdiri atas data time series dan cross section dari lima provinsi di kawasan Sumbagsel, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Jambi. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan menggunakan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa perimbangan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Belanja modal meemiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, secara simultan Dana Perimbangan, Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah bersama-sama berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia.
ANALISIS  PENGARUH  REALISASI PENDAPATAN NEGARA, PENGELUARAN PEMERINTAH, DAN  ZAKAT TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA DITINJAU DALAM  PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (2001-2024) Reyhan Aulia; Ruslan Abdul Ghofur; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/n0nq8065

Abstract

Kemiskinan telah menjadi permasalahan penting menjadi, yang dapat menyebabkab permasalahan dalam stabilitas ekonomi dan perkembangan sosial. Meskipun pendapatan negara dan pengeluaran pemerintah terus meningkat disetiap tahun, tingkat kemiskinan di Indonesia masi belum memperlihatkan penurunan yang signifikan dari tahun ketahun. Di sisi lain, potensi zakat yang besar belum sepenuhnya bias mengoptimalkan  sebagai instrumen pengentasan kemiskinan. Fenomena ini memberikan pertanyaan penting yang belum banyak diteliti. Sehingga Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apa pengaruh pendapatan negara, pengeluaran pemerintah, dan zakat berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Pengujian dilakukan menggunakan model regresi berganda yaitu uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, normalitas, uji T, uji f, dan uji R2 . Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil  dari Badan Pusat Statistika (BPS) Indonesia, dan badan amil zakat(BAZNAS). Data meliputi pendapatan negara, pengeluaran pemerintah,  zakat, dan tingkat Kemiskinan di  Indonesia dari tahun 2001-2024. Hasil penelitian memberikan penjelasan bahwa pendapatan negara memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Zakat   menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Dalam perspektif ekonomi Islam, menggaris bawahi pentingnya pemberdayaan tingkat kemiskisnan yang bijaksana dan berbasis syariah, yang menghindari terkadinya riba dan memastikan bahwa dapat digunakan untuk pembangunan yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kemiskinan mempertimbangkan faktor makro ekonomi dan kondisi ekonomi yang lebih luas, serta penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam untuk mencapai keberlanjutan dan keadilan
ANCAMAN TRANSFORMASI DIGITAL DAN DISRUPSI DIGITAL TERHADAP KEBERLANGSUNGAN UMKM DENGAN RESILIENSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Rian Saputra; Hanif; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1awy0k11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ancaman transformasi digital dan disrupsi digital terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan resiliensi sebagai variabel moderasi pada UMKM di Kota Bandar Lampung. Transformasi digital yang semakin cepat serta munculnya berbagai bentuk disrupsi teknologi membawa tantangan bagi pelaku UMKM untuk beradaptasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Oleh karena itu, resiliensi dipandang sebagai faktor penting yang dapat memperkuat kemampuan UMKM dalam menghadapi tekanan dan ketidakpastian di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner secara online dan offline kepada pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 pelaku usaha yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (SmartPLS) untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman transformasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan UMKM, sedangkan disrupsi digital berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Selain itu, resiliensi tidak berperan signifikan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara ancaman digital dan keberlangsungan usaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun UMKM memiliki kemampuan bertahan, namun tingkat resiliensi tersebut belum cukup kuat untuk menekan dampak negatif disrupsi digital. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku UMKM untuk memperkuat literasi digital, inovasi, dan ketahanan usaha (resiliensi) agar mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat mendukung program pendampingan digitalisasi dan penguatan kapasitas adaptif UMKM agar keberlangsungan usaha dapat terjaga secara berkelanjutan.
PENGARUH KEAMANAN, KEMUDAHAN DAN FITUR PRODUK TERHADAP MINAT GENERASI Z DALAM MENGGUNAKAN MOBILE BANKING Dwi Marlinda; Moh. Bahrudin; Yulistia Devi; Ghina Ulfa Saefurrohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/frahce34

Abstract

Perbankan secara umum mencakup definisi bank sebagai lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat (simpanan) dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau pembiayaan Mobile banking adalah layanan perbankan digital yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi keuangan melalui perangkat seluler, seperti smartphone, melalui aplikasi khusus. Layanan ini menawarkan kemudahan dan efisiensi waktu untuk transaksi seperti cek saldo, transfer uang, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa tanpa harus datang ke bank atau ATM. Hal ini mempengaruhi minat generasi z dalalm menggunakan mobile banking di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Korelasional Penelitian ini juga dapat dikategorikan sebagai penelitian korelasional karena bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.. populasi penelitian adalah Generasi Z di Kecamatan Sukarame Bandar Lampung yang lahir pada tahun 1997-2012 atau berusia 13-28 tahun, dan sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat generasi Z dalam menggunakan mobile banking, Hasil analisis menunjukkan bahwa kemudahan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat generasi Z dalam menggunakan mobile banking, dan Hasil analisis menunjukkan bahwa fitur produk berpengaruh signifikan terhadap minat generasi Z dalam menggunakan mobile banking, Fitur produk (X3) merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi minat generasi Z dalam menggunakan mobile banking, sedangkan keamanan (X1) dan kemudahan (X2) tidak berpengaruh signifikan secara parsial.
PENGARUH KEPERCAYAAN, KEPATUHAN SYARIAH, DAN NILAI ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MAKANAN HALAL BERSERTIFIKAT MUI Yusnita Sarnanda; Yulistia Devi; Okta Supriyaningsih
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s3dek490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan konsumen, kepatuhan syariah, dan nilai etika bisnis Islam terhadap kepuasan konsumen makanan halal bersertifikat MUI pada UMKM di wilayah Antasari, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kesadaran konsumen Muslim terhadap pentingnya produk halal yang tidak hanya memenuhi aspek kehalalan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai amanah, kejujuran, dan etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen, kepatuhan syariah, dan nilai etika bisnis Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Dalam perspektif ekonomi Islam, kepercayaan dan kepuasan konsumen mencerminkan penerapan prinsip amanah, keadilan, dan kemaslahatan dalam kegiatan muamalah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam kegiatan bisnis, khususnya kepercayaan, kepatuhan terhadap prinsip syariah, dan etika bisnis Islam, memiliki peranan penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen pada UMKM makanan halal bersertifikat MUI. Oleh karena itu, pelaku UMKM diharapkan dapat menjaga konsistensi penerapan prinsip-prinsip syariah dan etika bisnis Islam guna memperkuat kepercayaan serta kepuasan konsumen secara berkelanjutan.