Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ZAKAT DAN VARIABEL MAKRO EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIAPERIODE 2001 – 2024 DENGAN PENDEKATAN (ECM) Lastri Khafiah; Ruslan Abdul Ghofur; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rnep8t90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh zakat dan variabel makroekonomi yang meliputi kemiskinan dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia periode 2001–2024 dengan menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM). Penelitian ini menggunakan data time series yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan World Bank. Metode ECM digunakan untuk mengidentifikasi hubungan jangka panjang (long run) dan jangka pendek (short run) antarvariabel, sekaligus menangkap mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang terdapat hubungan keseimbangan antara zakat, kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, zakat tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang mengindikasikan bahwa potensi zakat belum sepenuhnya terintegrasi secara produktif dalam sistem ekonomi nasional. Kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, menunjukkan bahwa tingginya tingkat kemiskinan menjadi hambatan utama bagi peningkatan kinerja ekonomi. Sementara itu, pengangguran berpengaruh negatif namun tidak signifikan, yang mencerminkan adanya fenomena pasar tenaga kerja seperti dominasi sektor informal dan disguised unemployment. Dalam jangka pendek, hasil estimasi menunjukkan bahwa variabel koreksi kesalahan (Error Correction Term) bernilai negatif dan signifikan, yang menandakan adanya proses penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat secara produktif serta kebijakan pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah