Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSKESTREN SEBAGAI KATALISATOR KEMANDIRIAN KESEHATAN DI PESANTREN Al Isyrofi, Atik Qurrota A'Yunin; Afridah, Wiwik; Lestari, Marselli Widya; Wicitra, Radhiena Kusuma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49080

Abstract

Pesantren menghadapi beban ganda permasalahan kesehatan, baik penyakit menular maupun tidak menular. Permasalahan ini timbul akibat berbagai faktor, terutama faktor perilaku dan lingkungan. Selain itu, terdapat pula masalah pelayanan kesehatan yang menyebabkan upaya pencegahan menjadi kurang optimal. Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) belum berfungsi secara maksimal sebagai pusat layanan promotif dan preventif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader poskestren sebagai katalisator kemandirian kesehatan di pesantren. Kegiatan penguatan kapasitas ini melibatkan seluruh komunitas pesantren, dengan kader poskestren sebagai tokoh kunci yang menjadi agen perubahan. Peningkatan kapasitas kader dilakukan melalui pelatihan dan pembinaan selama kurang lebih 3 (tiga) bulan. Kader juga diberikan pendampingan dalam pengembangan program promotif dan preventif, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi agar proses pemberdayaan dapat berkelanjutan. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat menunjukkan bahwa lebih dari 70% kader Poskestren mengalami peningkatan pengetahuan serta keterampilan promotif dan preventif. Selain itu, 70% program yang dikembangkan oleh kader melalui Poskestren telah dirancang untuk berfokus pada peran dan fungsi utama dalam aspek promotif dan preventif. Pemberdayaan komunitas pesantren mutlak memerlukan keterlibatan santri sebagai populasi kunci yang dalam hal ini dapat digerakkan oleh kader Poskestren sebagai katalisator. Diperlukan adanya reorientasi layanan kesehatan di pesantren, sehingga komunitas pesantren tidak hanya menjadi objek, melainkan harus diposisikan sebagai subjek yang terlibat aktif dalam pelayanan kesehatan.
Description of Social Support for Postpartum Mothers in The Working Area of The Dukuh Kupang Community Health Center of Surabaya City Sholikhah, Faridatus; Afridah, Wiwik
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 2 No 3 (2022): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v2i3.125

Abstract

Introduction: Postpartum is a physical and psychological adjustment to the birth process. Social support is one of the factors that can influence the occurrence of psychological disorders. The role of social support provided can improve mental health and psychological well-being. Objective: The purpose of this study describes the picture of social support for postpartum mothers in the work area of the Dukuh Kupang Health Center, Surabaya City.  Method: In this study, the research used quantitative descriptive methods. Data retrieved in January – June 2022. The data used is primary data using a questionnaire. The population in this study was all postpartum mothers with a total of 36 postpartum mothers. The sampling technique uses total sampling. Data analysis uses univariate single data analysis. Result and Discussion: The results of this study showed that postpartum mothers in the work area of puskesmas Dukuh Kupang Kota Surabaya almost all (88.9%) had good emotional support, almost all (97.2%) had good award support, almost all (91.7%) had good instrumental support, almost all (94.4%) had good information support.  Conclusion: The conclusion of the results of this study is that the identification of postpartum mothers in the work area of the Dukuh Kupang Health Center, Surabaya City, almost entirely received good social support. Advice for puskesmas to provide preventive efforts to postpartum mothers, for the community to increase emotional support in postpartum mothers again.
The Description of Smarthpone Addiction in Teenager 15-18 Years Old in Surabaya Basiro, Alvina; Hakim Zakkiy Fassya , Abdul; Afridah, Wiwik
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 2 No 5 (2023): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v2i5.136

Abstract

Introduction: The research was conducted by Aulia in 2019 observed that in their research sample 2.2% of teenagers showed a high risk of addiction and 9.3% moderate risk, while among teenagers, only 1% showed an increased risk of addiction and 6, 7% moderate risk.  Objective: Therefore, this study aims to determine the description of smartphone addiction based on the components of smartphone usage, self-regulation, self-efficacy in teenagers aged 15-18 years in Surabaya city.  Method: This research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach.  Result and Discussion: The results of this study indicate that addiction in teenagers aged 15-18 years which includes components of smartphone usage, self-regulation, and self-efficacy show that the results of smartphone usage in teenagers aged 15-18 years in Surabaya in a day 5-6 hours using a smartphone and 10-20 minutes they check their smartphone in a day.  The results of the highest percentage of smartphone addiction obtained from the average respondents' answers on self-regulation indicators are 53.9% of teenagers do not experience addiction, because as many as 53.9% of teenagers have good self-regulation.  Coclusion: The results of the highest percentage of smartphone addiction obtained from the average respondents' answers on self-efficacy indicators are 55.3% of teenagers do not experience addiction, because as many as 55.3% of teenagers have good self-efficacy
Aktivitas Fisik dengan Kejadian Premenstrual Syndrome pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Thaharah, Fisqiyatut; Afridah, Wiwik
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.618

Abstract

Premenstrual Syndrome merupakan masalah kesehatan yang paling banyak dikeluhkan oleh wanita usia produktif. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan aktivitas fisik dengan kejadian PMS pada mahasiswi Fakultas Kesehatan UNUSA. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional cross sectional study. Sampel penelitian ini mahasiswi Fakultas Kesehatan UNUSA yang terdiri dari 4 program studi sejumlah 39 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan kriteria mahasiswi aktif  Fakultas Kesehatan UNUSA yang berusia 18-27 tahun dan telah mengalami menstruasi. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian aktivitas fisik dari 39 responden, memiliki kategori ringan 22 (56,4%), kategori sedang 15 (38,5%), dan kategori berat 2 (5,1%). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan 16 (41,0%) responden tidak mengalami PMS, dan sebanyak 23 (59,0%) responden mengalami PMS. Hasil analisis bivariat diketahui Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,1, artinya ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS. Angka koefisien korelasi 0,938, artinya tingkat kekuatan hubungan aktivitas fisik dengan kejadian PMS sangat kuat. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS dengan tingkat hubungan kuat. Diharapkan mahasiswi dapat melakukan aktivitas fisik secara teratur dengan cara berolahraga, agar meningkatkan kesehatan dan mengurangi dampak dari PMS.
Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Eksploitasi Anak Di Internet Pada Siswa MTs. Ittaqu Nada, Ashfiatin; Afridah, Wiwik; Anna Mahsusoh
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i4.1620

Abstract

Penyebab kekerasan seksual dan eksploitasi pada anak di internet atau OCSEA (Online Child Sexual Exploitation and Abuse) yakni kemudahan akses pelaku untuk berinteraksi dengan korban, kurangnya pemahaman anak menggunakan media sosial, dan kurangnya komunikasi antara anak dan orang tua. Tujuan dari sosialisasi ini yaitu memberikan pengetahuan kepada siswa tentang pencegahan kekerasan seksual dan eksploitasi anak di internet.  Sosialisasi ini menggunakan metode sosialisasi tatap muka langsung di aula. Pada kegiatan sosialisasi ini siswa berpatispasi aktif selama penyusluhan berlangsung sehingga sosialisasi ini berjalan dengan baik. Hasil dari kegiatan sosialisasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pencegahan kekerasan seksual dan eksploitasi anak di internet.    
MENINGKATKAN SELF-CONFIDENCE SANTRI SEBAGAI PEER EDUCATOR KESEHATAN REPRODUKSI Afridah, Wiwik; Isyrofi, Atik Qurrota A Yunin Al; Andriansyah, Agus Aan; Junaedi, M. Dwinanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37406

Abstract

Pondok pesantren Burhanul Hidayah yang berada di desa Jenggot Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo memiliki 380 santri mukim dengan jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Rentang usia santri antara 13-18 tahun. Melatih santri menjadi kader santri husada menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan utama bina pesantren yang menjadi program prodi Kesehatan Masyarakat yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Profinsi Jawa Timur. Bertujuan untuk menyiapkan santri menjadi peer educator yang terintegrasi dengan kader santri husada melalui tahapan sebagai berikut: (1) Meningkatkan pengetahuan santri mengenai kesehatan reproduksi, (2) Memberikan pemahaman pada santri tentang peran peer educator, (3) Meningkatkan kualitas intrapersonal (benefit, self-efficacy dan self-awareness) guna meningkatkan self-confidence santri, melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari seluruh tahapan adalah 1) Meningkatkan pengetahuan santri mengenai kesehatan reproduksi, 2) Memberikan pemahaman pada santri tentang peer educator, dan 3) Meningkatkan kualitas intrapersonal (benefit, self-efficacy dan self-awareness). untuk meningkatkan self-confidence santri. Simpulan dan saran yang didapatkan adalah sebagai peer educator, santri akan memiliki kesempatan untuk memberikan edukasi awal tentang kesehatan reproduksi, serta membangun rasa percaya diri dalam mengimplementasikan keterampilan berkomunikasi antar santri. Tentu, hal ini membutuhkan enrichment secara keberlanjutan bagi kader santri untuk terus memberikan edukasi yang optimal.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS PADA PEKERJA PROYEK KONTRUKSI: LITERATURE REVIEW Qori Alfiyah, Cynthia; Yekti Pulih Asih, Akas; Afridah, Wiwik; Hakim Zakkiy Fasya, Abdul
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v1i4.715

Abstract

Industri konstruksi merupakan suatu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Pada sektor konstruksi di Indonesia menempati peringkat pertama dengan angka kecelakaan kerja tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan metode failure mode and effect analysis (FMEA) pada pekerja proyek kontruksi. Penelitian ini merupakan literature review. Sumber data yang didapatkan berasal dari database google scholar dan portal garuda dengan rentang waktu 2017-2021. Kata kunci yang digunakan yaitu metode FMEA. Setelah dilakukan screening, didapatkan 10 artikel yang relevan dan dianalisis dalam penelitian ini. Dari hasil literature review ini diketahui bahwa jenis potensi risiko yang sering terjadi adalah bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya ergonomi. Klasifikasi risiko dengan kategori tinggi (high) berupa pengisian solar, pengerjaan Erection girder dan perkerasan aspal, dan menengah (medium) berupa pembersihan lahan pengecoran, rendah (low) berupa pembongkaran dan pemasangan perancah, sangat tinggi (critical risk) berupa penggalian tanah dan pengangkatan material menjadi kategori yang sering muncul serta pengendalian yang banyak digunakan adalah pengendalian alat pelindung diri (APD). Dari 10 jurnal yang telah di review. Risiko yang telah ditemukan dan diidentifikasi serta dilakukan penilaian untuk menurunkan tingkat dari risiko, bertujuan untuk menghilangkan dan mengurangi risiko bahaya yang ada pada pekerja.
Co-Authors Abdul Hakim Abdur Rahman, Muhammad Agus Aan Adriansyah Agus Aan Adriyansyah Agustina Ekawati Ahla Tamaro Aini, Anggi Nur Akas Yekti Akas Yekti Pulih Asih Amanatul Istifaiyah Ananda, Devi Fitria Andriansyah, Agus Aan Anna Mahsusoh Annif Munjidah Atik Qurrota A’Yunin Al Isyrofi Ayu, Friska Basiro, Alvina Budhi Setianto Budi Setiawan catur ertika sari Cholilah, Cholilah Dellarosa, Maretha Dewi, Fitri Ayuning Dwi Handayani Edza Aria Wikurendra Ekawati, Agustina Endah Budi Permana Putri Fahrizal Amin Nurfaizi Fajariana, Ratna Faridah Umamah Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fatimatul Azkiyatuz Zahro Fifi Khoirul Fitriyah Fitri Ayuning Dewi Genta Lasono Hakim Zakkiy Fassya , Abdul Hakim Zakkiy Fasya, Abdul Hidayah, Arina Nur I Gusti Bagus Wiksuana Iin Rachmawati Ika Arifiyanti Isyrofi , Atik Qurrota A Yunin Al Isyrofi, Atik Qurrota A Yunin Al Ivan Adriansyah Nugroho Junaedi , M. Dwinanda Junaedi, M. Dwinanda Kistina, Eka Yunita Latiffa Anggraini Lestari, Marselli Widya Lina Ekawati Lina Muflihatul Hamidah Marselli Widya Lestari Merry Soenaryo Muhammad Sukron Djazilan Mursyidul Ibad Muslikha Nourma Nabila Sukma Tania Nada, Ashfiatin Nopriadi Saputra Noventi, Iis Novera Herdiani, Novera Nur Hidayah, Arina Nurul Jannatul Firdausi Puspitasari, Silvi Qori Alfiyah, Cynthia Rachmawati, Iin Radhiena Kusuma Wicitra Ratna Fajariana Rhomadhoni, Muslikha Nourma Rif'ah, Inayatul Illa Rifka Noviyanti Rodhiyana, Rosda Rohmawati, Riska sari, catur ertika Sholikhah, Faridatus Silvi Puspita Sari Stefanus Supriyanto Syarif Hidayatullah, Muhammad Alaika Thaharah, Fisqiyatut Venia Ilma Dwi Prastika Vina Sari Wicitra, Radhiena Kusuma Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Yekti Pulih Asih, Akas