Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KINERJA KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA GURU PADA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SE-KOTA CILEGON Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v3i2.6118

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui dan mengungkapkan kinerja kepala madrasah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di MTs se-kota Cilegon. Kinerja kepala madrasah yang diteliti dibatasi pada peran yang harus dilakukan kepala madrasah yaitu sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator. Penelitian ini penting dilakukan karena upaya dalam meningkatkan produktivitas kerja guru dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah kinerja kepala madrasah sebagai orang yang bertanggung jawab atas kegiatan belajar mengajar di madrasah. Adapaun tujuan yang ingin dicapai adalah (1) bagaimana gambaran kinerja kepala madrasah sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator di MTs se-kota Cilegon, (2) bagaimana gambaran produktivitas kerja guru MTs se-kota Cilegon, (3) bagaimana pengaruh kinerja kepala madrasah sebagai pemimpin, administrator dan mediator terhadap produktivitas kerja guru di MTs se-kota Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah anal itik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup (dengan menggunakan skala Likert) yang disebarkan kepada guru MTs se-kota Cilegon sebagai sampel yang diambil dengan teknik area proportional random.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMP SE GUGUS 08 DI KABUPATEN BANDUNG Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.063 KB) | DOI: 10.17509/jap.v9i1.6304

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui dan mengungkapkan kinerja kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru SMP se-gugus 08 di Kabupaten Bandung. Kinerja kepala sekolah yang diteliti dibatasi pada peran yang harus dilakukan kepala sekolah yaitu sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator. Penelitian ini penting dilakukan karena upaya dalam meningkatkan produktivitas kerja guru dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah kinerja kepemimpinan kepala sekolah sebagai orang yang bertanggung jawab atas kegiatan belajar mengajar di sekolah. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah (1) bagaimana gambaran kinerja kepala sekolah sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator di SMP se-gugus 08 di Kabupaten Bandung, (2) bagaimana gambaran produktivitas kerja guru SMP se-gugus 08 di Kabupaten Bandung, (3) bagaimana pengaruh kinerja kepimpinan kepala sekolah sebagai pemimpin, administrator dan mediator terhadap produktivitas kerja guru di SMP se-gugus 08 di Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup (dengan menggunakan skala Likert) yang disebarkan kepada guru-guru SMP se-gugus 08 di Kabupaten Bandung sebagai sampel yang diambil dengan teknik area proportional random.
PENGARUH AKREDITASI SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMK SE-KOTA BANDUNG Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v8i2.6295

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahu dan mengungkapkan gambaran aktual mengenai akredriasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan se-Kota Bandung. Penelitian ini penting dilakukan karena Proses peningkatan mutu pendidikan dapat di lakukan salah satunya dengan akreditasi sekoah. Akreditasi sekolah ini merupakan proses penilaian kelayakan sekolah dalam menyelenggarakan kegatan pendidikan. Adapaun tujuan yang ingin dicapai adalah (1) bagaimana gambaran akreditasi sekolah pada Sekolah Menengah Keuntan se-kota Bandung, (2) Bagaimana gambaran penngkatan mutu pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuman se-Kota Bandung, (3) Bagaimana pengamh antara akreditasi sekolah dengan peningkatan mutu pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuman se-K ota Bandung Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskrptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang disebarkan kepada Ketua Program Sekolah Menengah Kejuruan baik negeri maupun swasta yang telah terkareditasi di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung.
ANALISIS PROGRAM DIKLAT PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL (PERENCANAAN PARTISIPATIF) Desi Lestari; Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5578

Abstract

Abstrak Analisis program diklat ini menggunakan model evaluasi yang diperkenalkan oleh Daniel L. Stufflebeam dengan empat komponen yang dikenal dengan model CIPP (context, input, process, product). Dilihat dari contex,  proses identifikasi kebutuhan yang dilakukan menggunakan angket dan kunjungan kepada beberapa wilayah atau Dinas/ Instansi sudah cukup efektif, sehingga kebutuhan diklat dapat dianalisis berdasarkan kebutuhan pada setiap Dinas/Instansi dalam perencanaan program diklat, tetapi pihak penyelenggara sebaiknya membuat pedoman dalam identifikasi kebutuhan diklat. Dilihat dari input, persiapan dalam menunjang proses diklat sudah dipersiapkan secara matang dan terorganisir sehingga pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, akan tetapi ruang kelas lebih baik dipersiapkan berdasarkan kapasitas peserta diklat. Dilihat dari process, widyaiswara dalam pembelajaran menggunakan metode andragogy sehingga cocok dengan diklat yang sedang berlangsung, hanya saja tempat praktek harus lebih dianalisis berdasarkan kebutuhan agar dapat mengoptimalkan waktu dan biaya. Dilihat dari product, hasil dari diklat yang telah dilaksanakan dilihat dari peserta diklat yang telah mengikuti diklat dan lulusan dari diklat. Hasilnya bahwa peserta diklat setelah mengikuti diklat mengalami perubahan sikap, mengetahui dan mendapatkan pengetahuan baru dari diklat yang telah diikuti. Hasil rata-rata dari keseluruhan aspek bahwa alumni diklat mengalami peningkatan dan keterampilan yang telah diperoleh selama diklat dapat diterapkan dilapangan dalam menunjang pekerjaan sebagai seorang penyuluh. Kata kunci: evaluasi program, contex, input, process, product. 
MAPPING THE USE OF DIGITAL LEARNING TOOLS AND METHODS FOR INCREASING TEACHERS’ DIGITAL COMPETENCE Mohamad Zaenuri Arif; Diding Nurdin; Sururi Sururi
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/glasser.v7i2.2528

Abstract

Teachers are required to be able to apply digital tools and media to every aspect of their professional duties. Teachers’ digital competence become important for teachers to acquire. This research purpose is to mapping the use of digital technologies in teachers’ practice. Data was obtained through a survey and analized with descriptive statistics analysis from 93 samples of elementary, middle school, high school, and vocational school teachers. The results show 56.99% teachers use smartphones for learning tools while other 43.01% use PC/laptop device. As many as 48.39% teachers conduct digital learning through message app, 19.35% through LMS, and the rest through online meeting, social media, or all of the type simultaneously. The type of the content dominated by video and image, obtained through web content providers that are searched through search engine. Teachers also use text to give guidance for students, and quiz for formative and summative assessment. A total of 22 teachers carried out asynchronous learning, 35 synchronous learning, and 33 hybrid learning. In conclusion, teachers more often use smartphones, messaging app, and learning media that contain text, with additional video or image content for the learning process, guidance, and quizzes in assessments provided through synchronous and hybrid learning
PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN Regina Mega Pratiwi; Dahliana Asry; Prajna Hewu Wau Pamalungan; Sururi
BUANA ILMU Vol 7 No 2 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i2.5357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, tingkat kesejahteraanterhadap kinerja tenaga kependidikan di Universitas Buana Perjuangan Karawang. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner.Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Dari hasil penelitian dan analisa bahwaKepemimpinan, Motivasi, Kesejahteraan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja tenagakependidikan baik secara parsial maupun secara simultan. Namun demikian, dari ketiga variabel tersebutterdapat satu variabel yang memiliki pengaruh secara signifikan, yaitu Motivasi. Teori motivasi yangmenjadi dasar dalam penelitian ini, diambil dari teori motivasi Maslow berdasarkan lima kebutuhan hirarkiyang harus dipenuhi oleh karyawan antara lain kebutuhan fisiologi, kebutuhan rasa aman, kebutuhansosial, kebutuhan penghargaan dan aktualisasi diri. Dilihat dari besaran presentase hasil penelitian padavariabel Motivasi sangat berpengaruh terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan di Universitas BuanaPerjuangan Karawang, yang berarti kelima kebutuhan tersebut sudah terpenuhi bagi Tenaga Kependidikandi Universitas Buana Perjuangan Karawang.
PENGARUH MOTIVASI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG Alifya Nurzehan; Realitawati; Ipah Saripah; Sururi
BUANA ILMU Vol 7 No 2 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i2.5372

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa, (2) pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar mahasiswa (3) pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar mahasiswa (4) pengaruh secara simultan motivasi belajar, disiplin belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantatif bersifat deskriptif dengan cara menyebar angket kepada mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Buana Perjuangan Karawang dipadukan dengan beberapa teori. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan seberapa besar pengaruh antara motivasi belajar, lingkungan belajar, disiplin belajar dengan terhadap hasil belajar. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa sebesar 2.286 sedangkan dengan nilai t table= 1.677. Maka nilai t hitung > t table yaitu sebesar 2.286 > 1.677
Leading Managing Transformation to Digital University in Indonesian Context Sigit Anggoro; Diding Nurdin; Sururi Sururi
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 9, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i3.8031

Abstract

This research aims to analyze the management of digital transformation in the context of Indonesian universities. The explanatory research was employed, utilizing a survey questionnaire administered to a randomly selected sample of 302 individuals comprising members of the ICT alignment team, change team, staff, and lecturers within the PTS environment in the LLDIKTI IV area, Banten & West Java provinces. The data analysis in this study employed covariance-based structural equation modeling (SEM) procedures. Findings from this research indicate that achieving a radical transformation from traditional campus settings to digitalization, while adopting an incremental approach towards a smart university necessitates effective leadership and cultural support. A leadership coalition capable of institutionalizing new values, which subsequently become norms and guide the organizational culture, empowers members and fosters motivation for change oversight and participation. Ultimately, successful change management towards a smart university relies on leadership and culture, collectively institutionalized as a shared mental program, thereby shaping the meaningful trajectory towards a smart university.
Implementation of Leadership Strategy to Realize the Transformation Digital towards Smart Military University Sigit Anggoro; Diding Nurdin; Sururi
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 56 No 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v56i3.66751

Abstract

The digitalization process towards a smart university requires adequate leadership support. The research objective is to analyze the implementation of leadership strategy to realize Digital transformation towards a smart military university (SmU). The mix method exploratory sequential design approach was chosen based on the uniqueness of the leadership style which is rich with a variety of approaches due to situational demands and cultural development. Qualitative data collection was carried out by in-depth interviews. Research participants consist of strategic decision makers, and academic staff who are involved in the digital transformation process. The collected data was analyzed using content analysis techniques to identify the main themes in relation to the smart military university. Quantitative analysis based on the results of path analysis to support qualitative findings involving 128 random respondents. The results of this study indicate that the implementation of an effective leadership strategy has an important role in realizing digital transformation towards a Smart Military University. Various situational challenges are key factors in the implementation of various leaderships to optimize their effectiveness. It can be concluded that the military leadership approach is combined with transformational to inspire and motivate change. A complexity leadership approach that focuses on recognizing that digital transformation processes tend to be unpredictable and complex, helping institutions and individuals to adapt, more flexibility, encouraging collaboration, and systemic thinking skills. The practical implication of this research is the importance of developing collaborative and transformational leadership among military leaders to face challenges and opportunities in the digital era.
Implementation of Continued Quality Improvement Through Strengthening Planning, Control, Leadership and Commitment In Improving Quality Performance and Its Impact On Quality Culture Sururi Sururi; Nugraha Suharto; Aam Muamar; Yoki Ariyana; Siti Nurlatifah
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i1.7477

Abstract

The research aims to provide information about the Implementation of Continues Quality Improvement through Strengthening Planning, Control, Leadership, and Commitment in Improving Quality Performance and Its Impact on Quality Culture. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. Data analysis was used in this study Path Analysis with data processing using SEM (Structural Equation Modeling). Descriptive method is used to describe the results of the model implementation. The population in this study were all private junior high school principals and teachers in Bandung Regency. The data collection technique uses a questionnaire, and measurements with a Likert scale range 1-5 for the six variables to be studied namely, strengthening planning, control, leadership, commitment, quality performance and quality culture. Based on the research results it is known that Quality Planning, Quality Control, Quality Leadership, and Quality Commitment through the mediation of Quality Performance each indirectly does not significantly influence Quality Culture. This is indicated by a significant p-value, namely p-value > 0.05. The path coefficient values (original sample) obtained are 0.042, 0.130, 0.136 and 0.036 respectively.