Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

UNIQUE ANIMATION VIDEO THREAT AGAINST STATE (VANASONIK ATERA) BASED MULTIMEDIA FOR THE STUDENT CLASS X SENIOR HIGH SCHOOL Kholil Dwi Irawati; Minto Santoso; Ida Putri Rarasati
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 4 No 2: JOSAR: Journal of Students Academic Research
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v4i2.1022

Abstract

This research aims to find out how the development of unique multimedia-based video animation media and also to find out how to use the animation media. The method used by the Research and Development method (research and development). The subjects involved in this research were 3 media experts, 3 material experts and 3 linguists and students of Nabawi Maftahul Uluum High School class X IPS 1. The experts gave an assessment of the feasibility of the product while the students gave responses to the products developed. The results of the research are the products developed are very feasible based on expert validation, ie material experts get an average percentage of 91.42%, media experts at 88.8% and linguists at 90.6%, the products developed are also interesting based on student responses with the acquisition of an average percentage of 84.4%, while the results of the product use step test, before the use step was not yet appropriate but after being tested and observed the improved use steps became appropriate and appropriate for use in video learning , expected that with the presence of media this learning can be more fun and actively involve students
DEVELOPMENT OF DIGITAL MEDIA “TEMA TARI” Triwahyuni Triwahyuni; Dwi Kameluh Agustina; Minto Santoso
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 5 No 1: March 2020
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v5i1.1032

Abstract

This research is titled the development of digital “Tema Tari”. The results of research in primary schools conducted by interviews showed the media used were less attractive and still conventional. 93% of students have a smartphone left in the teacher’s locker. Students are found to be less active in learning so many students get gredes below minimum completeness criteria. This study aims to determine the development of digital learning media “Tema tari” to improve student learning outcomes in primary scools and measure the achievement of improving student learning outcomes in these elementary schools. In this research, the method used is the R&D method adopted from Sugiono. Based on the validation results obtained: (1) The results of the validation test of the design expertise 82,68%. (2) Validity results of material experts 92%. (3) Validity test results of linguists 86,05 %. The posttest score is better than the pretest score. Average yield of N-gain of 0.77 is the category of a high rise. From the above data it can be concluded that this media is declared feasible and can improve learning outcomes.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Masalah pada Elemen Negara Kesatuan Republik Indonesia Ika Sambita Girinandi; Ida Putri Rarasati; Minto Santoso
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2023): Volume 7, Nomor 4, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i4.885

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan kebijakan baru yang menyesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat siswa. Sistem pembelajaran sejalan dengan bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di beberapa SMA/SMK di Kota Blitar, pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode pembelajaran bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan LKPD berbasis masalah dan mengetahui hasil keterbacaan guru dan siswa terhadap penggunaan LKPD dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) mengadopsi teori Sugiyono sampai 7 tahap. Subyek penelitian adalah guru PPKn dan siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Blitar, SMK Islam 1 Blitar, dan SMA Negeri 1 Blitar. Sampel pada penelitian ini guru mata pelajaran PPKn dari tiga sekolah, serta 9 siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Blitar. Hasil penelitian ini telah diujicoba produk dalam uji keterbacaan guru memperoleh 80,00% dengan kriteria “Baik” untuk menjadi bahan ajar dalam pembelajaran di kelas. Serta uji keterbacaan siswa memperoleh 82,56% dengan kriteria “Sangat Baik” yang berarti LKPD ini terbaca dengan baik.
Pengembagan Media Pembelajaran E-Comic dalam Peningkatan Literasi Siswa SMP pada Pembelajaran PPKn Minto Santoso; Luthfia Amalia Syafrida
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2023): Volume 7, Nomor 4, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i4.873

Abstract

Dampak positif globalisasi diantaranya efisiensi ruang. Banyak obyek yang diubah dalam bentuk elektronik sehingga mudah diakses dan disimpan. Termasuk di dalamnya buku, komik, surat kabar dan bacaan-bacaan lainnya. Disamping itu kemampuan generasi-Z dalam dunia digital telah terlatih sejak dini. Hal ini menjadi potensi pendukung dalam upaya digitalisasi pendidikan, diantaranya penggunaan media-media pembelajran berbasis elektronik. Penelitian ini menjelaskan pengembangan media e-comic guna meningkat literasi siswa sehingga menghasilkan pemahaman atas konsep pembelajaran yang diajarkan, utamanya dalam pembelajaran PPKn di SMP. Peneliti memilih pixton sebagai pembuat media e-comic ini karena pixton mudah diakses dan gratis, serta fitur fitur yang dibutuhkan juga memenuhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil validasi produk yang dibuat dan isi materi memperoleh nilai rata-rata sebesar 86,6% dan 85% yang berarti media atau produk layak digunakan. Hasil pengembangan ini diujicobakan di SMP Wiyata Dharma dengan subjek penelitian adalah siswa dan siswi kelas VIII. Hasil uji coba produk diperoleh respon guru terhadap penggunaan produk sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Respon siswa baik dalam skala kecil maupun besar memperoleh presentase 88,75% dan 81,75% dengan kategori sangat baik. Sehingga media ini dapat dinyatakan valid dan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas.
A Aplikasi Media Kit Seri Kebhinekaan dalam Meningkatkan Pemahaman Kearifan Lokal Indonesia pada Mata Pelajaran PPKn Arik Cahyani; Sunan Trioko; Minto Santoso
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 3 (2024): Volume 8, Nomor 3, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i3.1018

Abstract

Saat ini, Kurikulum 13 disempurnakan atau dibuat menjadi Kurikulum Merdeka yang merupakan gagasan dalam menciptakan pendidikan generasi muda yang unggul di Indonesia. Dengan adanya pemerintahan yang baru dalam penyempurnaan Kurikulum karena adanya suatu tuntutan di masa kini bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan sejak dilanda pandemi Covid-19 agar tidak tertinggal. Kurikulum Merdeka terbentuk dari gagasan pemerintah baru oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekonologi (Mendikbudristek). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah salah satu mata pelajaran wajib yang ada di setiap jenjang pendidikan tentang materi nilai-nilai Pancasila dan pentingnya siswa untuk mempelajari materi PPKn untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme, rasa penuh gotong royong dan toleransi. Dengan belajar PPKn dapat menumbuhkan generasi muda sebagai penerus bangsa yang berkarakter Pancasila. Penelitian mengenai media kit seri kebhinekaan dalam meningkatkan pemahaman kearifan lokal Indonesia pada mata pelajaran PPKn, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah triangulasi. Adapun penggunaan triangulasi dengan sumber, peneliti melakukan perbandingan atas hasil wawancara yang telah peneliti peroleh melalui proses wawancara dengan informan sebagai pembanding dalam mengecek kebenaran informasi yang telah diperoleh dalam penelitian. Selanjutnya peneliti melakukan pengecekan derajat kepercayaan dengan triangulasi dengan metode. Metode ini dilakukan dengan melakukan pengecekan hasil penelitian dengan teknik pengumpulan data yang telah diperoleh melalui kegiatan observasi di SMA kota Blitar. produk yang dihasilkan adalah media yang berbentuk kartu Kit Seri Kebhinnekaan untuk pembelajaran PPKn kelas X SMA pada materi Kearifan lokal. Hasil dari kelas kecil dengan metode wawancara mendalam, media Kit Seri bisa diterima dan siswa sangat antusian sehingga media Kit seri masuk kategori sangat baik diterapkan dalam pembelajaran.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka SMP di Kota Blitar Minto Santoso; Arik Cahyani; M. Iqbal Baihaqi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i1.911

Abstract

Implementasi kurikulum Merdeka memberikan dampak yang beragam di masyarakat, salah satunya adalah mata pelajaran Pancasila yang terintegrasi dengan mata pelajaran PPKN yang memiliki empat komponen yakni Bhineka Tunggal Ika, NKRI Pancasila, dan undang-undang Dasar 1945. Setiap komponen ini memiliki capaian pembelajaran yang berbeda meskipun dapat diintegrasikan. Di samping itu capaian kompetensi peserta didik tidak lagi berdasarkan tingkatan atau kelas tetapi berdasarkan pada fase peserta didik. Capaian pembelajaran peserta didik usia SMP masuk dalam fase D dan E. Beberapa SMP di Kota Blitar telah resmi menerapkan IKM.Namun demikian masih banyak hal yang perlu dikaji untuk ditingkatkan kembali efektivitas dan efisiensinya.Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini berusaha untuk menggali informasi mengenai implementasi pembelajaran Pancasila di SMP di Kota Blitar pada kurikulum merdeka seinggah menghasilkan suatu model implementasi pembelajaran Pancasila yang bisa menjadi rujukan bersama untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November dengan narasumber guru-guru PPKn. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen besar yang mendukung terlaksananya implementasi Merdeka belajar khususnya pembelajaran Pancasila yang pertama kebijakan yang kedua stakeholder yang meliputi pimpinan/kepala sekolah guru komite atau wali murid Mitra/komunitas sosial dan yang ketiga peserta didik sebagai objek dari output pembelajaran.
Pengembangan Media Mobile Learning Pelajar Nusantara untuk Pembelajaran PPKn SMA/SMK/MA Kelas X Anggraini, Elika Yulita; Santoso, Minto; Rarasati, Ida Putri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8.n1.2023.pp01-10

Abstract

Based on initial observations at SMA/SMK/MA, problems were found in Civics learning, namely the use of instructional media that was not yet effective. So far, online learning has only used whatsapp groups. By finding these problems, effective and innovative learning media are needed, one of which is mobile learning media. This study aims to determine the development of mobile learning media for Indonesian students and to find out the test results for the use and readability of teachers and students towards the media. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques used questionnaires, observation sheets, and interview sheets. This development produces a product in the form of Indonesian Student Mobile learning media with the results of validation by material experts in the percentage of 89% in the very valid category, media experts in the percentage of 85.5% in the very valid category, and linguists in the percentage of 84% in the very valid category. The results of the test on the use of media on student percentages are 89% with very high criteria, and the results of the teacher use test are 95% with very high criteria. The results of the readability test for students were 82.3% with very high criteria, and the results of the readability test for teachers were 92.5% with very high criteria. With this validation assessment it shows that the use of Mobile Learning media is valid, good, feasible and gets a positive response from students and teachers, so that the media can be used in Class X PPKn learning at SMA/SMK/MA level schools.
Pengembangan Media Pembelajaran PUT3 Group Pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Nova Ika Ayu Saputri; Minto Santoso; M.Iqbal Baihaqi
Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 1 No. 5 (2023): September : Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/intellektika.v1i5.348

Abstract

. Based on initial research at SDN Kaligrenjeng 01, it was found that thematic learning was still considered difficult to implement due to several factors, including, educators dominated more during the learning process and learning media were rarely used during the learning process. The aim of the research is to explain the development, explain the use and learning achievements of students in using PUT3 Group learning media in elementary school thematic learning. The results of learning media validation can be seen from the percentage results by material expert validators, media experts and language experts respectively. 80.00%, 92.50%, and 96.00%, the average validator assessment is 89.36% so that the learning media is suitable for use. Educators' response to the media was 84.00% and students' response to the media was 94.89%. The increase in the average value of students before using the media and after using the media was 75.79%, this shows that there was an increase in the average value of the class, so that the PUT3 Group media was stated to be able to improve students' learning achievement. Based on the research results, it was concluded that the media PUT3 Group learning in elementary school thematic learning is suitable for use. The results of the responses from educators and students show that the PUT3 Group media is easy to use. PUT3 Group learning media in elementary school thematic learning can improve student learning achievement.
Patterns of Cultivating Democratic Character in Civics Learning at SMAN 3 Blitar CHOIRUL DILLA KHUSNIAWATI; IDA PUTRI RARASATI; MINTO SANTOSO
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v9i2.3881

Abstract

This research aims to determine the pattern of instilling democratic character in Civics learning at SMAN 3 Blitar. This research uses a descriptive qualitative approach. The subjects of this research were students of SMAN 3 Blitar for the 2021/2022 academic year. Data collection techniques use interviews, observation, and documentation with data analysis techniques using source triangulation and technical triangulation. The results of this research are in the form of learning process that emphasizes the cultivation of democratic character through various democratic habits. The obstacle is the lack of student activity in the learning process and student interest in learning. Efforts to resolve these obstacles include teachers providing examples in familiarizing students with democratic culture. The research results obtained were that through the process of instilling democratic character by teachers in students, students were more active and had democratic culture habits, especially in Civics learning.
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Tradisi Jaranan “Turonggo Cahyo Budoyo” Kabupaten Blitar Cahyani, Arik; Santoso, Minto; Baihaqi, M. Iqbal; Putra, Maulana Rahman
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat nilai-nilai Pancasila dari kesenian tradisional jaranan Turonggo Cahyo Budoyo di Desa Kedungbunder Kabupaten Blitar dengan fokus penelitian pada substansi mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan yang Maha Esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan dan kesatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara mendalam atau deep interview dan observasi langsung selama pertunjukan, narasumber wawancara adalah masyarakat Desa Kedungbunder, para pemain kesenian, dan ketua kesenian, serta analisis dokumen digunakan sebagai pendekatan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa jaranan Turonggo Cahyo Budoyo mengangkat nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam pelaksanaan pagelaran jaranan pada berbagai aspek yang dibuktikan dengan partisipasi masyarakat desa, ritual suguh sejaji, kerjasama tim, musyawarah, dan penyampaian pesan moral. Fenomena ini menjadi dasar untuk merumuskan pertanyaan penilitian, yaitu bagaimana masyarakat Desa Kedungbunder mengimplementasikan kesenian tersebut dari substansi nilai-nilai Pancasila yang berakar pada adat-istiadat dan memiliki pedoman dalam bernegara. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih mendalam tentang kontribusi seni tradisional dalam mewujudkan prinsip-prinsip dasar negara dan meningkatkan apresiasi terhadap pelestarian nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam seni jaranan Turonggo Cahyo Budyo Desa Kedungbunder Kabupaten Blitar.