Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PERSEPSI PIMPINAN DAN GURU SMK TERHADAP MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SANTRI PRENEUR PADA SEKOLAH MENENGAH ISLAM KANIGORO, BLITAR, JAWA TIMUR Supriyono, Supriyono; Minto Santoso; Jodis Wahyu Eka Putri Puji
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi pimpinan dan guru SMK Islam Kanigoro terhadap Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan [1]. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah persepsi pimpin-an dan guru SMK Islam Kanigoro terhadap Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan dalam perencanaan, pengorganisasian sumber daya nanusia, pelaksanaan, dan evaluasi ?, dan (2) Bagaimanakah artikulasi respon pimpinan dan guru atas Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitif dan desain studi deskriptif pada rumus-an masalah pertama dan pendekatan kualitatif dan desain deskritptif pada rumusan masalah ke dua. Data kuantitatif dikumpulkan dengan teknik dan instrumen kuesioner. Data kualitatif dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam menggunakan instrumen panduan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan secara ddeskriptif statistik dan kualitatif dengan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur ini dapat diterima dan diterapkan di SMK dan (2) Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur ini direspon secara positip dan diharapkan digunakan di SMK dengan catatan dimmasukkan unsur monitoring dan diperhatikan penggunaan laboratorium bersama berdasarkan keperluan jurusan.
Pengembangan Media Mobile Learning Pelajar Nusantara untuk Pembelajaran PPKn SMA/SMK/MA Kelas X Anggraini, Elika Yulita; Santoso, Minto; Rarasati, Ida Putri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8i1.6040

Abstract

Based on initial observations at SMA/SMK/MA, problems were found in Civics learning, namely the use of instructional media that was not yet effective. So far, online learning has only used whatsapp groups. By finding these problems, effective and innovative learning media are needed, one of which is mobile learning media. This study aims to determine the development of mobile learning media for Indonesian students and to find out the test results for the use and readability of teachers and students towards the media. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques used questionnaires, observation sheets, and interview sheets. This development produces a product in the form of Indonesian Student Mobile learning media with the results of validation by material experts in the percentage of 89% in the very valid category, media experts in the percentage of 85.5% in the very valid category, and linguists in the percentage of 84% in the very valid category. The results of the test on the use of media on student percentages are 89% with very high criteria, and the results of the teacher use test are 95% with very high criteria. The results of the readability test for students were 82.3% with very high criteria, and the results of the readability test for teachers were 92.5% with very high criteria. With this validation assessment it shows that the use of Mobile Learning media is valid, good, feasible and gets a positive response from students and teachers, so that the media can be used in Class X PPKn learning at SMA/SMK/MA level schools.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Konten Instagram Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa SMA Santoso, Minto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 9 No 3 (2025): Volume 9, Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v9i3.1345

Abstract

Perkembangan dunia digital tidak bisa kita hindari dari kehidupan sehari-hari. Digitalisasi pembelajaran harus adaptif dan familiar dengan banyaknya media sosial yang digandrungi oleh generasi millennial. Salah satunya adalah Instagram. Dibalik fitur yang menarik kita dihadapkan tantangan terhadap kemampuan berpikir kritis para siswa, khususnya Tingkat SMA. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif jenis eksperimen, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran dengan konten Instagram dengan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Negeri 1 Garum. Adanya kelas control dan kelas eksperimen membuktikan bahwa penggunaan media sosial Instagram sebagai media pembelajaran berpengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa SMA. Kelas eksperimen yang menggunakan Instagram memperoleh rata-rata skor kritis lebih tinggi (144,75) dengan variasi hasil yang lebih homogen dibanding kelas kontrol (132,50). Selisih rata-rata sebesar 12,250 poin, nilai signifikansi 0,002 (<0,05), serta t hitung 3,158 (> t tabel 1,669), semuanya mengonfirmasi bahwa perbedaan tersebut nyata secara statistik.
Penguatan Nilai-Nilai Karakter melalui Pengajian Sabilu Taubah Blitar : Studi Kontekstual Pendidikan Non-Formal Berbasis Keagamaan Sundawa, Dadang; Santoso, Minto; Cahyani, Arik
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i1.1426

Abstract

Moderasi beragama merupakan perhatian penting dalam membangun keharmonisan sosial dan mencegah ekstremisme di Indonesia yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar sebagai lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sembilan partisipan terdiri dari jamaah aktif, satgas, dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Sabilu Taubah berhasil menerapkan moderasi beragama melalui peran sentral Gus Muhammad Iqdam Kholid yang menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan kontekstual dan bahasa relevan bagi generasi muda. Strategi pembelajaran inklusif dilakukan melalui pertemuan rutin dua kali seminggu dengan materi mudah dipahami. Penerapan praktis moderasi diwujudkan melalui kegiatan sosial keagamaan beragam seperti santunan anak yatim, bakti sosial, dan dialog antarumat beragama. Meskipun menghadapi tantangan pengaruh paham radikal di media sosial dan keberagaman pemahaman keagamaan, majelis menunjukkan kemampuan adaptif melalui penguatan literasi agama moderat dan pendekatan dialogis, sehingga berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang harmonis dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat moderat dan toleran.
Membangun Civic Literacy melalui IPS/PKn: Persepsi Guru SMA Negeri Kota Blitar terhadap Pembelajaran IPS/PKn: Building Civic Literacy through Social Studies/Civics: Perceptions of Senior High School Teachers in Blitar City towards Social Studies/Civics Learning Minto Santoso; M Iqbal Baihaqi
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7354

Abstract

Strengthening civic literacy in high school students is becoming increasingly crucial in the digital era to form citizens who are legally aware, responsible, critical, and actively participate without losing their national identity. This study aims to explore the perceptions of social studies/civics teachers in Blitar City State Senior High Schools regarding the meaning of civic literacy, the level of students' civic literacy, strategies for integrating civic values ??through in-depth learning, the methods and media used, and obstacles in its development according to the dimensions of graduate profiles. The study used a qualitative phenomenological approach with a single embedded case study design, involving eight social studies/civics teachers from four state senior high schools in Blitar City, selected purposively; data were collected through in-depth semi-structured interviews, passive observation, and document analysis during September–November 2025. The results show that teachers interpret civic literacy holistically as social sensitivity and daily civic behavior through in-depth learning; students' literacy levels have increased in the courage to express opinions but are still weak in information analysis and vulnerable to hoaxes; The most effective strategies are contextual learning based on direct experience, democratic dialogue, case studies, environmental observations, local issues in Blitar, and audiovisual media;. At the same time, the main obstacles are low information literacy and minimal exploration of local issues. Strengthening civic literacy effectively through a project-based learning model that aligns with the dimensions of the graduate profile and utilizes Blitar's local potential as a "living laboratory" for civic education, to produce a young generation that is critical, caring, and actively participates in the Society 5.0 era.
Aktualisasi Patrap Triloka Ki Hadjar Dewantara pada Organisasi IPNU-IPPNU Kecamatan Ngancar Kabupatenkediri (2021-2023) Krisna Putra Aji Purnama; Arik Cahyani; Minto Santoso
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v4i1.6034

Abstract

This research is motivated by how the IPNU-IPPNU organization in Ngancar sub- district actualizes the Patrap Triloka concept initiated by Ki Hadjar Dewantara. Where the purpose of this study is to determine the actualization of the thoughts or values of Patrap Triloka Ki Hadjar Dewantara in IPNU-IPPNU Ngancar sub-district for the 2021-2023 period. This study uses a qualitative research method with data description in the form of written word descriptions The data collection method in this study uses documentation and in-depth interviews with the daily management of the IPNU-IPPNU organization in Ngancar sub-district. The results shown in this study indicate that in running the organization, the leadership carried out by the IPNU-IPPNU management of Ngancar District for the 2021-2023 period has implemented the values contained in Patrap Triloka, namely Ing Ngarso sung Tulodho, Ing madyo Mangun Karso and Tut Wuri Handayani which were initiated by KI Hadjar Dewantara. This study concludes that the IPNU-IPPNU Organization has a high relevance in efforts to instill values in Patrap Tiloka which were initiated by KI Hadjar Dewantara in an effort to improve the quality of youth at the level of male and female students of Nahdlatul Ulama in Ngancar District.
Konstruksi Model Pembelajaran Mendalam untuk Memperkuat Civic Values dan Kebhinekaan Global Murid: Studi Kasus SMAN 1 Garum Isyanto Isyanto; Minto Santoso; Sukron Mazid
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran mendalam dalam pendidikan kewarganegaraan yang berkontribusi pada penguatan civic values dan kebhinekaan global, memahami pengalaman serta pemaknaan peserta didik terhadap nilai-nilai tersebut, serta mengonstruksi model implementatif pembelajaran mendalam di sekolah. Penelitian ini menggunakan kerangka metodologis kualitatif studi kasus yang dilakukan di SMA Negeri 1 Garum. Sumber penelitian meliputi kepala sekolah, asisten kepala sekolah, pendidik, koordinator program ko-kurikuler, dan murid. Pengumpulan data melalui wawancara komprehensif, pengamatan sistematis, dan dokumentasi, memanfaatkan pedoman wawancara, catatan lapangan, dan instrumen perekaman. Proses analitis melibatkan analisis tematik untuk memastikan tema utama yang muncul dari data penelitian.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dilakukan melalui integrasi kegiatan pembelajaran intrakurikuler, aktivitas kolaboratif seperti diskusi kelompok heterogen, eksplorasi budaya, serta pembiasaan nilai melalui budaya sekolah. Pengalaman belajar tersebut memungkinkan peserta didik mengembangkan pemahaman mengenai toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman sebagai bagian dari nilai kewargaan. Selain itu, penelitian ini menghasilkan konstruksi model implementatif pembelajaran mendalam yang mengintegrasikan praktik pembelajaran di kelas, pengalaman belajar kolaboratif, serta dukungan budaya sekolah dalam memperkuat civic values dan kebhinekaan global. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam dapat menjadi pendekatan yang mendukung penguatan nilai kewargaan dan kesadaran kebhinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan.
Konstruksi Model Pembelajaran Mendalam untuk Memperkuat Civic Values dan Kebhinekaan Global Murid: Studi Kasus SMAN 1 Garum Isyanto Isyanto; Minto Santoso; Sukron Mazid
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran mendalam dalam pendidikan kewarganegaraan yang berkontribusi pada penguatan civic values dan kebhinekaan global, memahami pengalaman serta pemaknaan peserta didik terhadap nilai-nilai tersebut, serta mengonstruksi model implementatif pembelajaran mendalam di sekolah. Penelitian ini menggunakan kerangka metodologis kualitatif studi kasus yang dilakukan di SMA Negeri 1 Garum. Sumber penelitian meliputi kepala sekolah, asisten kepala sekolah, pendidik, koordinator program ko-kurikuler, dan murid. Pengumpulan data melalui wawancara komprehensif, pengamatan sistematis, dan dokumentasi, memanfaatkan pedoman wawancara, catatan lapangan, dan instrumen perekaman. Proses analitis melibatkan analisis tematik untuk memastikan tema utama yang muncul dari data penelitian.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dilakukan melalui integrasi kegiatan pembelajaran intrakurikuler, aktivitas kolaboratif seperti diskusi kelompok heterogen, eksplorasi budaya, serta pembiasaan nilai melalui budaya sekolah. Pengalaman belajar tersebut memungkinkan peserta didik mengembangkan pemahaman mengenai toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman sebagai bagian dari nilai kewargaan. Selain itu, penelitian ini menghasilkan konstruksi model implementatif pembelajaran mendalam yang mengintegrasikan praktik pembelajaran di kelas, pengalaman belajar kolaboratif, serta dukungan budaya sekolah dalam memperkuat civic values dan kebhinekaan global. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam dapat menjadi pendekatan yang mendukung penguatan nilai kewargaan dan kesadaran kebhinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan.
Hubungan Lingkungan Ekologis Sekolah Berbasis Keagamaan dan Strategi Pembelajaran terhadap Ecological Citizenship Minto Santoso; Tita Nurmalinasari Hidayat; Dwi Wahyu Kartikasari; Ifa Zulfatul Khoiriyah
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan dan strategi pembelajaran terhadap ecological citizenship siswa di SMP Bustanul Muta’allimin, serta mengetahui besarnya hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yang mengisi angket berdasarkan variabel lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan, strategi pembelajaran, dan ecological citizenship siswa. Data dianalisis menggunakan SPSS 16 melalui uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Spearman karena terdapat data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan memiliki hubungan yang signifikan dengan ecological citizenship siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,403 dan signifikansi 0,001. Strategi pembelajaran juga memiliki hubungan yang signifikan dengan ecological citizenship siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,395 dan signifikansi 0,001. Kedua nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, sehingga hubungan antarvariabel dinyatakan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung nilai kebersihan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan, serta strategi pembelajaran yang tepat, berperan dalam membentuk perilaku ekologis siswa. Kesimpulannya, lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan dan strategi pembelajaran memiliki hubungan positif terhadap ecological citizenship siswa, dengan lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan menunjukkan hubungan yang sedikit lebih besar dibandingkan strategi pembelajaran
The Influence of Campus Ecological Environment on Student Ecological Citizenship: ANCOVA's Nonparametric Quade Analysis in Three Cities in Indonesia Minto Santoso; Isyanto; Suhartono; Siti Aisyah
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 4 No. 1 (2026): 1 June 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v4n1.p23-37

Abstract

This study aims to analyze the influence of campus ecological environmental conditions on students' ecological citizenship and test the differences between regions in three cities, namely Blitar, Sumenep, and Surabaya. The method used is a comparative quantitative approach with an ex post facto design. Data were collected through questionnaires of 190 college students and analyzed using ANCOVA's Nonparametric Quade to control for covariate variables under unnormally distributed data conditions. The results of the study show that the ecological environment condition of the campus has a significant effect on the ecological citizenship of students contribution of 47.9%. However, after covariate control, there was no significant difference in the level of ecological citizenship between cities. In addition, the influence of the campus ecological environment has proven to be consistent across various regional contexts. ANCOVA's Quade Nonparametric approach also shows that ranking adjustments result in more stable estimates in the analysis of nonparametric data. The conclusion of this study confirms that the ecological environment of the campus is the main factor in forming student ecological citizenship, while geographical factors do not show a significant role after being controlled. This research makes an empirical and methodological contribution to the study of sustainability education in higher education.