Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERSEPSI PIMPINAN DAN GURU SMK TERHADAP MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SANTRI PRENEUR PADA SEKOLAH MENENGAH ISLAM KANIGORO, BLITAR, JAWA TIMUR Supriyono, Supriyono; Minto Santoso; Jodis Wahyu Eka Putri Puji
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi pimpinan dan guru SMK Islam Kanigoro terhadap Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan [1]. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah persepsi pimpin-an dan guru SMK Islam Kanigoro terhadap Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan dalam perencanaan, pengorganisasian sumber daya nanusia, pelaksanaan, dan evaluasi ?, dan (2) Bagaimanakah artikulasi respon pimpinan dan guru atas Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur Sekolah Menengah Kejuruan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitif dan desain studi deskriptif pada rumus-an masalah pertama dan pendekatan kualitatif dan desain deskritptif pada rumusan masalah ke dua. Data kuantitatif dikumpulkan dengan teknik dan instrumen kuesioner. Data kualitatif dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam menggunakan instrumen panduan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan secara ddeskriptif statistik dan kualitatif dengan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur ini dapat diterima dan diterapkan di SMK dan (2) Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Santripreneur ini direspon secara positip dan diharapkan digunakan di SMK dengan catatan dimmasukkan unsur monitoring dan diperhatikan penggunaan laboratorium bersama berdasarkan keperluan jurusan.
Pengembangan Media Mobile Learning Pelajar Nusantara untuk Pembelajaran PPKn SMA/SMK/MA Kelas X Anggraini, Elika Yulita; Santoso, Minto; Rarasati, Ida Putri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8i1.6040

Abstract

Based on initial observations at SMA/SMK/MA, problems were found in Civics learning, namely the use of instructional media that was not yet effective. So far, online learning has only used whatsapp groups. By finding these problems, effective and innovative learning media are needed, one of which is mobile learning media. This study aims to determine the development of mobile learning media for Indonesian students and to find out the test results for the use and readability of teachers and students towards the media. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques used questionnaires, observation sheets, and interview sheets. This development produces a product in the form of Indonesian Student Mobile learning media with the results of validation by material experts in the percentage of 89% in the very valid category, media experts in the percentage of 85.5% in the very valid category, and linguists in the percentage of 84% in the very valid category. The results of the test on the use of media on student percentages are 89% with very high criteria, and the results of the teacher use test are 95% with very high criteria. The results of the readability test for students were 82.3% with very high criteria, and the results of the readability test for teachers were 92.5% with very high criteria. With this validation assessment it shows that the use of Mobile Learning media is valid, good, feasible and gets a positive response from students and teachers, so that the media can be used in Class X PPKn learning at SMA/SMK/MA level schools.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Konten Instagram Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa SMA Santoso, Minto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 9 No 3 (2025): Volume 9, Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v9i3.1345

Abstract

Perkembangan dunia digital tidak bisa kita hindari dari kehidupan sehari-hari. Digitalisasi pembelajaran harus adaptif dan familiar dengan banyaknya media sosial yang digandrungi oleh generasi millennial. Salah satunya adalah Instagram. Dibalik fitur yang menarik kita dihadapkan tantangan terhadap kemampuan berpikir kritis para siswa, khususnya Tingkat SMA. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif jenis eksperimen, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran dengan konten Instagram dengan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Negeri 1 Garum. Adanya kelas control dan kelas eksperimen membuktikan bahwa penggunaan media sosial Instagram sebagai media pembelajaran berpengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa SMA. Kelas eksperimen yang menggunakan Instagram memperoleh rata-rata skor kritis lebih tinggi (144,75) dengan variasi hasil yang lebih homogen dibanding kelas kontrol (132,50). Selisih rata-rata sebesar 12,250 poin, nilai signifikansi 0,002 (<0,05), serta t hitung 3,158 (> t tabel 1,669), semuanya mengonfirmasi bahwa perbedaan tersebut nyata secara statistik.
Penguatan Nilai-Nilai Karakter melalui Pengajian Sabilu Taubah Blitar : Studi Kontekstual Pendidikan Non-Formal Berbasis Keagamaan Cahyani, Arik Cahyani; Sundawa, Dadang; Santoso, Minto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i1.1426

Abstract

Moderasi beragama menjadi perhatian penting dalam membangun keharmonisan sosial dan mencegah ekstremisme di Indonesia yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar sebagai lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sembilan partisipan terdiri dari jamaah aktif, satgas, dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Sabilu Taubah berhasil menerapkan moderasi beragama melalui peran sentral Gus Muhammad Iqdam Kholid yang menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan kontekstual dan bahasa relevan bagi generasi muda. Strategi pembelajaran inklusif dilakukan melalui pertemuan rutin dua kali seminggu dengan materi mudah dipahami. Penerapan praktis moderasi diwujudkan melalui kegiatan sosial keagamaan beragam seperti santunan anak yatim, bakti sosial, dan dialog antarumat beragama. Meskipun menghadapi tantangan pengaruh paham radikal di media sosial dan keberagaman pemahaman keagamaan, majelis menunjukkan kemampuan adaptif melalui penguatan literasi agama moderat dan pendekatan dialogis, sehingga berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang harmonis dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat moderat dan toleran.
Membangun Civic Literacy melalui IPS/PKn: Persepsi Guru SMA Negeri Kota Blitar terhadap Pembelajaran IPS/PKn: Building Civic Literacy through Social Studies/Civics: Perceptions of Senior High School Teachers in Blitar City towards Social Studies/Civics Learning Santoso, Minto; Baihaqi, M Iqbal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7354

Abstract

Strengthening civic literacy in high school students is becoming increasingly crucial in the digital era to form citizens who are legally aware, responsible, critical, and actively participate without losing their national identity. This study aims to explore the perceptions of social studies/civics teachers in Blitar City State Senior High Schools regarding the meaning of civic literacy, the level of students' civic literacy, strategies for integrating civic values ??through in-depth learning, the methods and media used, and obstacles in its development according to the dimensions of graduate profiles. The study used a qualitative phenomenological approach with a single embedded case study design, involving eight social studies/civics teachers from four state senior high schools in Blitar City, selected purposively; data were collected through in-depth semi-structured interviews, passive observation, and document analysis during September–November 2025. The results show that teachers interpret civic literacy holistically as social sensitivity and daily civic behavior through in-depth learning; students' literacy levels have increased in the courage to express opinions but are still weak in information analysis and vulnerable to hoaxes; The most effective strategies are contextual learning based on direct experience, democratic dialogue, case studies, environmental observations, local issues in Blitar, and audiovisual media;. At the same time, the main obstacles are low information literacy and minimal exploration of local issues. Strengthening civic literacy effectively through a project-based learning model that aligns with the dimensions of the graduate profile and utilizes Blitar's local potential as a "living laboratory" for civic education, to produce a young generation that is critical, caring, and actively participates in the Society 5.0 era.