Niken Yuni Astiti
Universitas Lampung

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) CALON GURU SD MELALUI PEMBELAJARAN IPA SD Niken Yuni Astiti; Jody Setya Hermawan; Rizki Maulita; Kinanti Dyah Nur Islami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34243

Abstract

This study aims to analyze the Pedagogical Content Knowledge (PCK) abilities of prospective elementary school teachers in the context of science learning. PCK competence is a key factor for preservice teachers in designing and implementing contextual, systematic, and meaningful science instruction. This study is motivated by the importance of synergy between content knowledge and pedagogy in framing science learning that aligns with the characteristics of elementary students, as mandated in the Merdeka Curriculum and national education policies. A descriptive quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires developed based on five core components of PCK. The research subjects were fifth-semester students of the Elementary Teacher Education (PGSD) program at the University of Lampung who were enrolled in a science learning course. The sample was selected using purposive sampling, and the data were analyzed using descriptive statistical techniques. The findings are expected to provide a concrete overview of the PCK mastery level of PGSD students in science learning, which may serve as a basis for curriculum development, training design, and instructional strategies in teacher education. This study also supports the strengthening of preservice teachers’ professionalism in responding to the demands of 21st-century education.
Pengaruh LKPD Berbasis Pendekatan STEM Terhadap Kemampuan Literasi Sains Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Shinta Dwi Kartika; Muhisom Muhisom; Niken Yuni Astiti; Fadhilah Khairani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4731

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis pendekatan STEM terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas V SD Negeri 2 Gunung Sulah. Penelitian ini menggunakan pendekaan kuantitatif dengan quasi experimental dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 2 Gunung Sulah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V A sebagai kelompok kontrol dan peserta didik kelas V B sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah ­non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian, dan teknik non-tes menggunakan lembar observasi. Data observasi penerapan LKPD berbasis pendekatan STEM diperoleh hasil rata-rata persentase sebesar 83% kategori sangat baik dan data kemampuan literasi sains peserta didik di uji normalitasnya dengan rumus kolmogorov Smirnov, kemudian diuji homogenitasnya Pengujian tersebut menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi sederhana dengan hasil perhiutngan sebesar Fhitung = 25,475 dan nilai Ftabel = 4,41 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel, sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan LKPD berbasis pendekatan STEM terhadap kemampuan literasi sains pada pembelajaran IPAS Sekolah Dasar.
Pengaruh Model CTL Berbasis Media Augmented Reality Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPAS Sekolah Dasar Rahmadani Rahmadani; Siska Mega Diana; Niken Yuni Astiti; Frida Destini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4850

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model contextual teaching and learning berbasis media augmented reality terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas V SD Negeri 10 Metro Timur. Penelitian ini menggunakan pendekaan kuantitatif dengan metode penelitian quasi experimental dan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 10 Metro Timur. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V A sebagai kelompok kontrol dan peserta didik kelas V B sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah­non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian, dan teknik non-tes menggunakan lembar observasi. Data kemampuan pemahaman konsep peserta didik di uji normalitasnya dengan rumus Chi-Kuadrat, dan di uji homogenitasnya menggunakan rumus Uji-F. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi sederhana dengan hasil perhiutngan sebesar = 33,35 dan nilai = 4,26 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  ≥ , sehingga dapat disimpulkan  ditolak dan  diterima yang berarti terdapat pengaruh penerapan model model contextual teaching and learning berbasis media augmented reality terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran IPAS Sekolah Dasar.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Powtoon Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains di Sekolah Dasar Fernanda Rizky Ardila; Niken Yuni Astiti; Frida Destini; Ujang Efendi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5011

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep sains peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media powtoon untuk meningkatkan pemahaman konsep sains peserta didik di kelas IV SDN 1 Taman Cari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 peserta didik, dengan kelas IV A sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes. Analisis data menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan model pembelajaran discovery learning berbantuan media powtoon terhadap pemahaman konsep sains peserta didik di sekolah dasar, yang dibuktikan dengan hasil uji N-Gain pada kelas eksperimen adalah 0,6 yang berada pada kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol adalah 0,0 yang berada pada kategori rendah. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media powtoon pada kelas eksperimen mampu meningkatkan pemahaman konsep sains dengan kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media powtoon mampu meningkatkan pemahaman konsep sains di sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS di Kelas IV SDN 1 Taman Cari Tahun Pembelajaran 2025/2026.
Penerapan Model Cooperative Problem Solving Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Peserta Didik Sekolah Dasar Rafly Izza Pramudia; Alif Luthvi Azizah; Niken Yuni Astiti; Fadhilah Khairani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang masih didominasi pembelajaran berpusat pada guru. Kemampuan pemahaman konsep penting dikembangkan agar peserta didik mampu menghubungkan dan menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep IPAS peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Problem Solving. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol pada peserta didik kelas IV sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,39 dengan kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran Cooperative Problem Solving efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPAS peserta didik sekolah dasar.
Pre-Service Science Teacher Acceptance of and Satisfaction with Online Educational Classes through the Technology Acceptance Model (TAM) Dita Puji Rahayu; Niken Yuni Astiti; Setia Rahmawan
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 2 (2025): Saqbe: Sains dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine pre-service science teachers’ acceptance of and satisfaction with online educational classes using the Technology Acceptance Model (TAM). A quantitative cross-sectional survey design was employed, involving 193 pre-service science teachers selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire measuring four latent constructs: Perceived Ease of Use (PEU), Perceived Usefulness (PU), Satisfaction (SAT), and Acceptance Intention (AI). The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate both measurement and structural models. The results indicate that all constructs meet the criteria for reliability and validity, including convergent and discriminant validity. Structurally, PEU significantly influences PU and SAT, while PU significantly affects SAT and AI. Satisfaction emerges as the strongest predictor of acceptance intention. However, PEU does not directly influence AI, although it shows significant indirect effects through PU and SAT. These findings highlight the importance of usability, perceived benefits, and satisfaction in shaping students’ acceptance of online learning environments. The study provides insights for improving online educational practices in teacher education programs.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar Garin Ayu Liwana; Muhisom Muhisom; Niken Yuni Astiti; Ari Sofia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5106

Abstract

Akses anak terhadap media digital berbasis gadget semakin umum dalam pendidikan dasar dan dapat mengurangi kesempatan interaksi verbal langsung apabila tidak diawasi dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dan perkembangan bahasa pada siswa kelas V di SD IT An Nawawi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif ex post facto dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 55 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, serta korelasi Pearson Product Moment. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan gadget siswa secara umum berada pada kategori sedang, sedangkan perkembangan bahasa mereka berada pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis korelasi menghasilkan r = -0,630 dengan nilai signifikansi 0,003, yang menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kedua variabel. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang lebih tinggi cenderung berkaitan dengan skor perkembangan bahasa yang lebih rendah. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan gadget yang seimbang, pengawasan orang tua, konten digital yang sesuai usia, dan aktivitas kelas yang komunikatif untuk memperkuat kemampuan bahasa ekspresif dan reseptif siswa.
Pengaruh Disiplin Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V di Sekolah Dasar Dwi Rahma Yuliana; Amrina Izzatika; Niken Yuni Astiti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5354

Abstract

Prestasi belajar peserta didik merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, termasuk disiplin belajar dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V SD Negeri 11 Metro Pusat Tahun Ajaran 2024/2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 62 peserta didik kelas V yang sekaligus dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur disiplin belajar dan motivasi belajar, serta dokumentasi nilai prestasi belajar peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,266 > 0,05. Motivasi belajar juga tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,483 > 0,05. Secara simultan, disiplin belajar dan motivasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,536 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,021 menunjukkan bahwa disiplin belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama hanya memberikan kontribusi sebesar 2,1% terhadap variasi prestasi belajar, sedangkan 97,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, disiplin belajar dan motivasi belajar bukan merupakan faktor yang secara signifikan memengaruhi prestasi belajar Pendidikan Pancasila pada penelitian ini, sehingga terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam menentukan prestasi belajar peserta didik.