Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Hubungan Beban Kerja dengan Stres Kerja Perawat: Literature Review Evi Risa Mariana; Agustine Ramie
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.304 KB) | DOI: 10.36086/jkm.v1i2.997

Abstract

Latar belakang : Perawat merupakan profesional kesehatan yang berisiko mengalami stress. Persentase kejadian stress didunia sekitar 74% dialami perawat. Stres yang terjadi pada perawat dipengaruhi oleh beban kerja yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat. Metode: Desain yang digunakan adalah literature review, artikel dikumpulkan dengan menggunakan mesin pencari yaitu Researchgate, Google Scholar, Portal Garuda, medline dan Pubmed. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2018-2020. Berdasarkan hasil literature review didapatkan semua artikel menunjukkan ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat. Hasil: analisis statistik tujuh artikel dari sembilan artikel didapatkan nilai p < 0,05, artinya terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat dan dua artikel menunjukkan hubungan beban kerja dengan stres kerja memiliki hubungan kategori kuat dan positif Kesimpulan : Semakin tinggi beban kerja yang dialami perawat maka akan semakin tinggi tingkatan stres.
Perkembangan Rumah Sakit di Indonesia di Era Disruptif Hammad Hammad; Agustine Ramie
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.719 KB) | DOI: 10.36086/jkm.v2i1.1146

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit sejatinya bagian dari kebutuhan primer masyarakat yang selama ini menjadi prioritas utama oleh masyarakat. Perkembangan dunia yang sangat cepat menuntut rumah sakit harus beradaptasi dengan dengan perkembangan industry 4.0 saat ini. Metode: Penelitian ini ditulis dengan menggunakan analisis data sekunder yang didapat dari Kementerian Kesehatan. Hasil: Jumlah rumah sakit di Indonesia, ditinjau dari kepemilikan baik milik pemerintah maupun swasta dari tahun 2015-2019 terus mengalami berbagai peningkatan termasuk dalam hal perbandingan tempat tidur terhadap jumlah penduduk di Indonesia. Kesimpulan: Perkembangan fasilitas atau sarana prasarana rumah sakit sangat penting di era modern sekarang ini. Peningkatan kualitas dan kuantitas rumah sakit tentu harus dibarengi dengan peningkatan tenaga kesehatan yang secara langsung berinteraksi dengan pasien maupun tenaga non kesehatan lainnya sehingga terjadi peningkatan kualitas layanan kesehatan yang diberikan.
LATIHAN BERPIKIR POSITIF MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PENDAMPINGAN PADA IBU HAMIL DI DESA ASTAMBUL SEBERANG KABUPATEN BANJAR Zainab Zainab; Agustine Ramie; Ainun Sajidah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 9: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang latihan berpikir positif dalam mengatasi kecemasan, Abortus, dan Hipertensi Dalam Kehamilan (HDK). Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan pendataan dan pemeriksaan tekanan darah pada kelompok ibu hamil. Kegiatan ada tiga tahap. Tahap pertama diawali pretest tentang tingkat kecemasan, tahap kedua diawali pretest pengetahuan tentang Abortus, tahap yang ketiga diawali pretest HDK kemudian diberikan materi tentang kecemasan, Latihan berpikir positif, Abortus dan HDK serta pendampingan Latihan berpikir positif pada setiap tahap kegiatan pengabdian Masyarakat tersebut, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab diakhiri dengan melakukan posttest sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Khusus untuk pendampingan Latihan berpikir positif dilakukan evaluasi ditahap akhir kegiatan pengabdian Masyarakat. Hasil dari kegiatan adanya kenaikan persentase variabel tingkat kecemasan kategori normal dari 36,4% menjadi 100%, kenaikan persentase variabel pengetahuan tentang Abortus kategori baik dari 27,3% menjadi 90,9%. Untuk variabel pengetahuan tentang HDK kenaikan persentase kategori baik dari 36,6% menjadi 81,8%.
COPING MECHANISMS DECREASE ANXIETY LEVELS OF PREGNANT WOMEN DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN SOUTH KALIMANTAN Agustine Ramie; Mahdalena Mahdalena
Proceeding B-ICON Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The 2nd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v1i1.19

Abstract

Background: The Coronavirus outbreak (Covid-19) has taken the world by storm up to this day, and the effect is experienced around the world, including Indonesia. The current condition is especially risky for pregnant women due to various hormonal changes during pregnancy. Further, the pandemic situation creates anxiety that might result in negative effects on their pregnancies. This study aims to analyses the knowledge of Covid-19 and coping mechanisms for decrease the anxiety level of pregnant women during Covid-19. Method: This study utilizes an observational design with a cross-sectional approach. 324 women with normal pregnancies residing in Banjarbaru city and Banjar district are involved as a sample in this study. This sample is taken through consecutive sampling. Result: The study has found that 48,1% of pregnant women have moderate anxiety level. Among those numbers 85,2% exhibit adaptive coping mechanisms. Further, the data has shown that 44,4% of them exhibit sufficient knowledge of Covid-19. Therefore, it is indicated that a sufficient level of knowledge can help improve pregnant women’s actions in protecting themselves from the possibility of being infected by Covid-19. A good level of knowledge creates an adaptive coping mechanism, and the result is a decrease in anxiety for pregnant women during the Covid-19 pandemic. Conclusion: Sufficient knowledge of Covid-19 results in adaptive coping mechanism exhibition and brings about the decline of anxiety level of pregnant women during the Covid-19 pandemic. It is advisable for a medical practitioner in public health services to identify anxiety levels and provide appropriate information, so that pregnant women can have adaptive coping mechanisms during Covid-19.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan Di Smpn 2 Banjarbaru Zainab, Zainab,S.SiT.,M.Kes; Sajidah, Ainun; Ramie, Agustine
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v1i2.25

Abstract

Good knowledge is needed to be able to recognize, overcome, prevent vaginal discharge in young women, so that it can be treated according to the cause. The results of interviews with 10 students of SMPN 2 Banjarbaru, 5 of whom said that they did not know what vaginal discharge meant, 1 said that vaginal discharge was a liquid that comes out of the female genitalia, and 4 people did not know whether vaginal discharge was normal or not. happen. Of the 10 students, 4 of them said they had experienced vaginal discharge. The service method is carried out by increasing knowledge of young women (students at SMPN 2 Banjarbaru) using the lecture method and discussions related to vaginal discharge. After lectures and discussions, the female students were asked to explain vaginal discharge correctly. The evaluation that will be carried out is that the first is done before the lecture and the question and answer is carried out with a pre test (questionnaire) first to find out the extent of the knowledge of SMPN 2 Banjarbaru students about leucorrhoea, then after being given a lecture and discussion a post test (questionnaire) will be carried out. This training program very closely related to programs in improving adolescent reproductive health. This activity is very useful for providing the right information to young women about vaginal discharge so that after being given this information they can increase their knowledge about vaginal discharge and can take appropriate treatment if young women experience vaginal discharge and can prevent recurrent vaginal discharge
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Board Game Preeklamsia Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Preeklamsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Timur Hikmatul Husna, Aprilia; Agustine Ramie; Ainun Sajidah; Muhammad Rasyid
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v2i1.141

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media board game preeklamsia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimental one-group pretest-posttest design . Sampel penelitian ini 20 ibu hamil trimester 1. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling . Sebelum intervensi pengetahuan ibu hamil kurang 9 orang, pengetahuan ibu hamil cukup 11 orang. Setelah intervensi terdapat peningkatan, Pengetahuan ibu hamil baik 15 orang, pengetahuan ibu hamil cukup 5 orang. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0,001 ≤ 0,05 yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media board game terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsia.
PENGETAHUAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN ABNORMAL (FLOUR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI Husna, Nurul; Ramie, Agustine; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i2.127

Abstract

Pendahuluan:  Keputihan merupakan salah satu masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum perempuan. Keputihan atau Flour Albus gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar perempuan. Gangguan ini merupakan masalah kedua sesudah gangguan haid. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para remaja putri. Keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (flour albus) pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan populasi siswi SMAN 1 Martapura sebanyak 376 orang dengan besar sampel 194 responden, dipilih secara proportional stratified random sampling dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dipresentasikan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup tentang pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) yaitu sebanyak 51%, pengetahuan tentang penggunaan pakaian dalam dengan kategori cukup sebanyak 74.7%, pengetahuan merawat genitalia mayoritas kategori cukup sebanyak 86.1%, pengetahuan penggunaan cairan pembersih genitalia mayoritas cukup sebesar 78.4% dan pengetahuan penggunaan pantyliner mayoritas cukup sebanyak 68%. Kesimpulan: Pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) pada remaja putri kategori cukup. Saran: penyuluhan kesehatan secara berkala terkait kesehatan reproduksi remaja dan spesifik dalam pencegahan terjadinya keputihan yang abnormal melalui kegiatan UKS (usaha kesehatan sekolah).
Edukasi Bahasa Inggris Dasar Dan Mengenal Jajanan Sehat Dalam Bahasa Inggris Bagi Anak-Anak Tk Permata Bunda Banjarbaru Risa Marina, Evi; Sajidah, Ainun; Hammad, Hammad; Zainab, Zainab; Ramie, Agustine; Erminawati, Erminawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 3 No 1 (2024): JPKM PUSTINGKIA JANUARI 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v3i1.601

Abstract

Permata Bunda Sungai Ulin Kindergarten Banjarbaru has 33 students with group A as many as 10 people and group B as many as 23 people. The results of interviews with teachers and the principal of the kindergarten obtained data that there has been no Basic English learning and healthy snacks in English for children. Basic English training activities for children are designed to be held in one study group with basic English material content that is appropriate for the level of children. The methods used were lectures, questions and answers, and English language skills practice. This activity was conducted for 2 meetings. The first meeting was basic English education and healthy snacks in English. The second meeting was a re-learning (drill) of Basic English education and healthy snacks in English. The results showed that most of the students at Permata Bunda Kindergarten Sungai Ulin Banjarbaru had an increased level of knowledge after being given education about Basic English (greeting, colors) and healthy snacks in English, namely 23 people (69.6%) who had a good level of knowledge. This community service activity can increase the knowledge of Permata Bunda Sungai Ulin Banjarbaru Kindergarten students about Basic English (greeting, colors) and healthy snacks in English by 69.6%. In addition, this community service activity provides an alternative to learning Basic English to kindergarten students, and this community service activity also provides knowledge about healthy snacks for kindergarten children in English
Pengetahuan tentang Pemenuhan Nutrisi pada Masa Nifas Berdasarkan Sosial Budaya Ibu Eka Putri , Syabrina; Ramie, Agustine; Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i1.53

Abstract

Pendahuluan : Pemenuhan nutrisi yang baik bagi ibu dalam masa nifas adalah salah satu program yang dapat menurunkan Angka Kematian Ibu. Kebutuhan nutrisi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25%, karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Pada beberapa budaya, pantang makan pada ibu nifas dapat berpengaruh terhadap asupan nutrisi. Terutama pada suku Banjar di Kalimantan Selatan yang masih kental dengan budayanya yang memiliki banyak pantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 114 orang. Pengukuran menggunakan kuisioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar dengan kategori baik 69 responden (60,5%), cukup 42 responden (36,8%), dan kategori kurang 3 responden (2,6%).   Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya masih belumoptimal sehingga diharapkan ibu mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Octavia, Nonny; Ramie, Agustine
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i2.63

Abstract

Pendahuluan Anemia pada ibu hamil potensial membahayakan ibu dan janin. Mayoritas kasus anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi. Anemia defisiensi besi dapat dicegah dengan suplemen besi Metode : Penelitian ini adalah penelitian jenis deskriptif analitik dengan desain pendekatan cross sectional dilakukan bulan Oktober 2018 sampai Februari 2019 di Puskesmas Astambul Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar, sampel 105 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup, wawancara dan pengukuran kadar hemoglobin oleh pihak Puskesmas Hasil: Analisis secara Univariat dan Bivariat menggunakan Chi-Square. Kejadian anemia 1,0 %. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, pengetahuan dan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil Kesimpulan : Disarankan dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan melalui penyuluhan kesehatan, atau pada saat melakukan kunjungan PIS-PK dapat disampaikan tentang konseling pada ibu hamil dan keluarganya secara berkesinambungan tentang bahaya anemia dalam kehamilan, manfaat dan efek samping mengkonsumsi tablet Fe, dan jenis-jenis makanan yang dapat membantu mencegah anemia.