Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Geometri Sungai Terhadap Debit Aliran Studi Kasus Das Klasaman Kota Sorong Bugis, Risno; Farida, Anif; Pristianto, Hendrik
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3951

Abstract

Sungai merupakan aliran terbuka dengan dimensi geometris, termasuk penampang, profil memanjang, dan kemiringan lembah, yang bervariasi dari waktu ke waktu tergantung pada laju aliran, material dasar, dan lereng curam. Setiap sungai memiliki ciri khasnya masing-masing dan masing-masing memiliki bentuk yang berbeda. Sungai yang menjadi salah satu sumber air tidak hanya sekedar menyimpan air, namun juga memungkinkan air mengalir dari hulu ke hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri sungai terhadap debit aliran DAS Klasaman Kota Sorong. Metode yang digunakan dalalm penelitian ini yaitu Metode primer (mengambil data disungai klasaman) dan sekunder (mengambil peta RBI dari citra satelit). Hasil Daerah Aliran Sungai (DAS) Klasaman memiliki karakteristik pola saluran sungai berkelok – kelok dan lebar penampang sungai dari hulu ke hilir semakin besar. Pada bagian hulu sungai Klasaman memiliki debit rata-rata sebesar 0.158 m3/detik, Pada bagian Tengah sungai Klasaman memiliki debit rata-rata sebesar 0.138 m3/detik, dan pada bagian hilir sungai Klasaman memiliki debit rata-rata sebesar 1.081 m3/detik. Luas penampang dan kemiringan sungai dapat mempengaruhi debit air sungai, Semakin besar luas penampang sungai maka debit semakin besar kecepatan semakin kecil dan semakin kecil luas penampang sungai maka debit makin kecil kecepatan makin besar.
PENGUJIAN MODEL PRISTIANTO UNTUK MEMPREDIKSI LAJU INFILTRASI DI SUB DAS KLAWALAL KELURAHAN MAKOTYAMSA Hendrik Pristianto; Asrul Saputra; Fatimah Putri Maharani; Achmad Rusdi; Ahmad Januar Jafaruddin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infiltration is the process of water entering the soil and plays a vital role in groundwater recharge, flood control, and water resource management. A decrease in infiltration rate due to land use changes has become a serious concern, especially in small watersheds such as the Klawalal Sub-Watershed in Makotyamsa. The Pristianto Model was developed to predict infiltration rates in small watersheds by modifying the Kostiakov Model with the addition of soil moisture, porosity, and sand content variables, making it more suitable for local conditions. This study aims to evaluate the performance of the Pristianto Model at six observation points with soil texture variations including Sandy Loam, Clay Loam, and Sandy Clay Loam. Field data were collected using the double ring infiltrometer method, supported by laboratory testing of physical soil properties. The model was validated using graphical analysis and statistical evaluation with NSE and RSR indicators. The results showed that the Pristianto Model successfully predicted infiltration rates at most observation points. With NSE values > 0.75 and RSR < 0.5, the model demonstrated high accuracy. Therefore, the Pristianto Model is recommended as a predictive tool for infiltration rates in small watersheds with similar characteristics.