Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Instrumen Penilaian Berpikir Kritis Terintegrasi Keterampilan Proses Sains Kriswantoro Kriswantoro; Suharli AJ; M Furqon; Budi Eka Dharma; Rahma Dani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.2000

Abstract

Pelatihan pengembangan instrumen penilaian berpikir kritis terintegrasi keterampilan proses sains telah dilaksanakan kepada guru IPA SMA Negeri 2 Tanjung Jabung Barat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian berpikir kritis yang terintegrasi dengan keterampilan proses sains. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah model pendampingan berupa presentasi, diskusi dan pendampingan pengembangan instrument penilaian. Pre- test dan post- test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan praktis guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan dengan nilai N- Gain sebesar 0.85 yang menunjukkan efektivitas pelatihan sebesar 85%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan pengembangan instrumen penilaian telah berhasil meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan guru. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dalam Menyusun, mengimplementasikan, dan mengevaluasi instrumen penilaian yang lebih bermakna
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Terintegrasi Etnosains Menggunakan FlipHTML5 Jufrida Jufrida; Suharli AJ; Darmaji Darmaji; M Hidayat; M Furqon; Febrina Rosa Winda; Fadillah Rahmayani; Rahmi Putri.Z
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.2096

Abstract

Pelatihan pengembangan bahan ajar elektronik terintegrasi etnosains dengan memanfaatkan aplikasi FlipHTML5 telah dilaksanakan di MA Negeri 1 Sarolangun dengan melibatkan guru-guru sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang bahan ajar elektronik yang memadukan unsur etnosains dengan dukungan teknologi digital. Metode pelatihan menggunakan model pendampingan yang meliputi presentasi, diskusi, serta praktik pengembangan bahan ajar berbasis FlipHTML5. Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis guru. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan perolehan N-Gain sebesar 0,84 atau setara dengan efektivitas 84%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar elektronik terintegrasi etnosains. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga membekali guru dengan keterampilan praktis dalam merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi bahan ajar elektronik yang lebih kontekstual dan bermakna.
The Use of Cassy Lab in Calorimeter Experiment with Different Material as Learning Media AJ Suharli; Isnania Isnania
U-Teach: Journal Education of Young Physics Teacher Vol. 7 No. 1 (2026): June Edition
Publisher : Pendidikan Fisika Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/bq75sd80

Abstract

This study examined the effectiveness of Cassy Lab–based practicum activities in improving students’ understanding of temperature and heat concepts. A quantitative quasi-experimental method with a non-equivalent control group design was applied to 30 second-semester Physics Education students at Jambi University. Data were collected using pre-test and post-test instruments adapted from the Thermal and Transport Concept Inventory (TTCI). Analysis using IBM SPSS Statistics 26 included normality, N-gain, and independent t-test. Results showed that both groups improved, but the Cassy Lab group achieved a higher N-gain. The T-test indicated a significant difference between groups. These findings suggest that Cassy Lab–based practicum is effective in enhancing conceptual understanding and serves as an innovative technology-based learning medium. Further research should explore its impact on scientific process skills, critical thinking, and motivation with broader samples
Pengembangan E-LKPD Berbasis Multirepresentasi Berbantuan Liveworksheet pada Materi Hukum Newton M Furqon; Suharli A.J.; Rahma Dani; Jeliana Veronika Sirait; Rindy Puspita Anggrini; Mely Chelvina Harahap; M. Fadhil Raga Ananda; Reva Dwi Kiranti
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 9 No. 2 (2025): November Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v9i2.4853

Abstract

This study is a research and development (R&D) project aimed at producing a multirepresentation-based electronic worksheet (E-LKPD) assisted by Liveworksheet on Newton's Law material that is both valid and practical for use in high school physics learning. The development model employed utilizes the initial three phases of ADDIE, namely Analysis, Design, and Development. The research findings demonstrate that the developed E-LKPD product falls within the category of highly valid and highly practical, with an Aiken's V validity index of 0.852, classified as excellent or highly valid, and a practicality level of 85.95%. The multirepresentation approach facilitates students' understanding of Newton's Law concepts through various forms of representation, including verbal, visual, mathematical, and diagrammatic representations. Furthermore, the interactive features embedded in Liveworksheet provide immediate feedback that supports students in learning independently and reflectively. Overall, this E-LKPD is valid and practical so that deemed suitable for use as an innovative learning medium and is expected to enhance students' conceptual understanding and higher-order thinking skills.
Development of Interactive Physics E-Modules Based on Guided Inquiry on the Material of the Nature of Physics and Occupational Safety for High School Students Sampe Hamongan Turnip; Tugiyo Aminoto; Suharli A. J
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2341

Abstract

The advancement of digital technology in education demands the availability of teaching materials that facilitate independent, interactive, and student-centered learning. In line with the implementation of the Independent Curriculum, the use of digital learning media is an alternative to increase student engagement in the physics learning process, which has traditionally been considered abstract and difficult to understand. This study aims to develop an interactive physics e-module based on guided inquiry on the Nature of Physics and Occupational Safety and to determine its level of validity, practicality, and effectiveness. The study used the Research and Development (R&D) method with a 4D model that includes the define, design, develop, and disseminate stages. The study was conducted at SMA Negeri 8 Jambi City with 35 students of grade X Phase E as subjects. The research instruments were validation sheets from material experts and media experts, questionnaires on teacher and student practicality, and questionnaires on student effectiveness. Data were analyzed descriptively quantitatively using percentages. The results showed that the e-module obtained a very good level of validity with a percentage of validation from material experts of 81.95% and media experts of 89.00%. The practicality level obtained a percentage of 94.7% based on teacher assessments and 87.3% based on student assessments. The effectiveness level reached 89.3%. These results indicate that the interactive physics e-module based on guided inquiry developed meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness, making it suitable for use as a learning medium to support the implementation of the Independent Curriculum
Motivasi Belajar Siswa Terhadap Kegiatan Praktikum Berdasarkan Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) AJ Suharli; Isnania Isnania
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 8 No. 1 (2026): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v8i1.25911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi belajar siswa dalam kegiatan praktikum fisika dengan menggunakan model ARCS. Metode yang diterapkan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 36 siswa di SMA Negeri 1 Muaro Jambi. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket. Instrumen angket disusun berdasarkan indikator pada setiap aspek model ARCS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software IBM SPSS Statistics 26 untuk menentukan kategori motivasi belajar siswa serta nilai pada masing-masing aspek model ARCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa terhadap kegiatan praktikum berada pada kategori sedang. Untuk hasil tiap model ARCS, Satisfaction sebesar 72,89%, Attention sebesar 68,33%, Relevance sebesar 68%, Confidence sebesar 65,89%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan praktikum fisika memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Namun, aspek confidence perlu ditingkatkan agar menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, memberikan kesempatan untuk lebih mengeksplorasi praktikum dan meningkatkan keingintahuan siswa.
Pengembangan E-Modul Fisika Interaktif Berbasis Kontekstual Pada Materi Suhu Dan Kalor Siswa SMP Gloria Azhari; Tugiyo Aminoto; Suharli AJ
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 7 No 1 (2026): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juni 2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v7i1.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah e-modul interaktif berbasis kontekstual yang memfokuskan pada materi suhu dan kalor di tingkat SMP. Mata pelajaran fisika, terutama pada topik suhu dan kalor, sering kali dianggap sulit oleh siswa karena banyaknya konsep abstrak yang perlu dipahami. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran yang dapat menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman nyata sehari-hari siswa. Pengembangan e-modul ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami melalui penggunaan elemen multimedia, seperti teks, gambar, dan video yang dapat diakses secara digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap Define, dilakukan analisis terhadap kebutuhan pembelajaran dan karakteristik siswa. Tahap Design berfokus pada perancangan awal e-modul, sementara tahap Develop mencakup pengembangan dan validasi produk oleh ahli materi dan media. Tahap Disseminate melibatkan penyebaran terbatas di SMP Negeri 44 Tanjung Jabung Barat untuk menguji respon siswa terhadap e-modul yang dikembangkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memperoleh persentase 77% dari kelompok kecil dan 84% dari kelompok besar, yang dikategorikan sebagai layak dan sangat layak, masing-masing pada aspek bahasa dan tampilan, kelayakan penyajian, kualitas isi dan tujuan, instruksional, dan teknis. Siswa dan para ahli memberikan tanggapan positif, dan e-modul ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep suhu dan kalor serta menghubungkan konsep-konsep fisika dengan situasi kehidupan sehari-hari. Siswa memberikan tanggapan positif dengan 79% menyatakan bahwa e-modul membantu mereka memahami materi, sementara 82% guru memberikan penilaian positif terhadap kelayakan penggunaan e-modul dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan e-modul interaktif berbasis kontekstual dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan relevan, yang membantu siswa dalam memahami materi pelajaran fisika dengan cara yang lebih menyenangkan dan aplikatif.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LKPD RANGKAIAN LISTRIK BERBASIS MINIATUR RUMAH ADAT KAJANG LAKO TERINTEGRASI PENDEKATAN STEM Ayu, Mardiana; Haerul , Pathoni; Suharli, AJ
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatika.v7i1.55236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) rangkaian listrik berbasis miniatur rumah adat Kajang Lako terintegrasi pendekatan STEM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 6 Muaro Jambi pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan subjek penelitian yaitu guru fisika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika masih menggunakan bahan ajar konvensional berupa buku paket dan LKPD yang disediakan sekolah sehingga peserta didik mengalami kesulitan memahami konsep abstrak pada materi rangkaian listrik seri dan paralel. Selain itu, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran belum diterapkan secara optimal sehingga pembelajaran kurang kontekstual dan bermakna. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar inovatif melalui pengembangan LKPD berbasis STEM yang dipadukan dengan miniatur rumah adat Kajang Lako sebagai media pembelajaran.
Comparative Analysis of Direct Instruction and Practicum-Based Learning on Students’ Learning Outcomes Suharli AJ; Isnania Isnania; Susan Meiliasari; Nilam Cahyati
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 2 (2026): (Edisi Juli) Science learning integrated with Islamic values
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i2.14050

Abstract

Physics learning plays an important role in developing logical and analytical thinking skills, but still faces obstacles due to its abstract nature, dominant theory, and minimal experimental activities. On the other hand, the Direct Instruction model offers systematic and structured material delivery, while practicum-based learning provides more concrete empirical experiences. This study aims to compare the effectiveness of the two approaches on student learning outcomes. The method used is quantitative descriptive with a Quasi-Experimental Non-Equivalent Control Group Design. The sample was selected through a purposive sampling technique involving 16 students each in the experimental and control classes. The research instruments were a pre-test and a post-test consisting of 10 multiple-choice questions on the material of density and hydrostatic pressure. Data analysis was carried out through normality tests, N-Gain calculations, and Mann–Whitney U tests using the IBM SPSS Statistics 26 application. The results showed a significant difference, where practicum learning was more effective in improving student learning outcomes than direct learning. Therefore, practical-based learning helps students understand concepts better and involves student activities.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ELEKTRONIK TERINTEGRASI ETNOSAINS MENGGUNAKAN HEYZINE BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BATANG HARI Jufrida Jufrida; Rahma Dani; M Furqon; Wawan Kurniawan; Cicyn Riantoni; Suharli AJ
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5604

Abstract

Dalam konteks Kurikulum Merdeka, penekanan diberikan pada pengintegrasian unsur-unsur kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran untuk mendukung pencapaian profil siswa yang selaras dengan prinsip-prinsip Pancasila. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat menyiapkan materi pembelajaran yang memasukkan unsur-unsur kearifan lokal yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka. Namun, temuan di lapangan, khususnya di Kabupaten Batang Hari, menunjukkan bahwa beberapa sekolah, seperti SMAN 2 Batang Hari, masih mengandalkan bahan ajar yang didasarkan pada kurikulum sebelumnya yang tidak memasukkan aspek kearifan lokal atau etnosains. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih guru-guru di SMAN 2 Batang Hari untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Kurikulum Mandiri yang mengintegrasikan kearifan lokal atau aspek etnosains dengan menggunakan Heyzine. Platform ini digunakan untuk membuat modul pembelajaran digital interaktif berbasis etnosains yang memungkinkan guru untuk menyajikan unsur-unsur budaya lokal Jambi secara visual dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah lokakarya yang terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini berlangsung pada tanggal 29 Agustus 2024 di SMAN 2 Batang Hari. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para guru di SMAN 2 Batang Hari mendapatkan pemahaman yang baik tentang konsep, teknik, dan penggunaan Heyzine dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sejalan dengan Kurikulum Mandiri, sehingga memungkinkan pengintegrasian aspek kearifan lokal atau etnosains ke dalam proses pembelajaran secara lebih efektif.