Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Sadar Wisata dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Roodhi, Mohammad Najib; Dakwah, Muhammad Mujahid; Abdurrahman, Abdurrahman; Muhtarom, Zamroni Alpian; Girsang, Zefanya Andryan; Bratayasa, I Wayan; Switrayana, I Nyoman; Nasri, Muhammad Haris
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.785

Abstract

This community service activity was carried out with the main objective of increasing public awareness of the importance of tourism awareness as a foundation for achieving sustainable tourism development, particularly in the coastal area of Batu Layar, Senggigi. The activity was implemented using educational and participatory approaches involving more than 20 community partners, consisting of village officials, youth groups, MSME actors, community leaders, and local representatives. The implementation process included several key stages: delivering awareness material, conducting focused group discussions, simulating tourism service practices, and evaluating participants' understanding through pre-test and post-test assessments. The results of the activity showed a significant improvement in participants' understanding of tourism awareness concepts. This was evidenced by evaluation data, where the average pre-test score of 63.2 increased to 84.5 in the post-test. In addition to the cognitive improvements, this activity also resulted in tangible community impact in the form of collective commitments to support sustainable tourism development. Real actions taken by the community included the formation of a tourism awareness group (Pokdarwis), initiation of beach clean-up programs, and digital tourism promotion through social media platforms. This activity demonstrates that a well-designed, interactive, and stakeholder-inclusive socialization strategy can be an effective means of building collective awareness and encouraging active community participation in developing inclusive, competitive, and sustainable tourism destinations.
Penguatan Nilai Sadar Wisata melalui Edukasi Partisipatif bagi Masyarakat Sekitar Pantai Kerandangan dalam Mendukung Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Dakwah, Muhammad Mujahid; Roodhi, Mohammad Najib; Abdurrahman, Abdurrahman; Muhtarom, Zamroni Alpian; Girsang, Zefanya Andryan; Baehaqi, Baehaqi; Mulyono, Lalu Edy Herman; Latif, Kurniadin Abd
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.794

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai sadar wisata di kawasan Pantai Kerandangan, Senggigi, sebagai upaya mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal dan komunitas. Pantai Kerandangan memiliki potensi alam dan budaya yang tinggi, namun belum sepenuhnya dikelola dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian besar masyarakat masih belum memahami secara utuh prinsip-prinsip dasar sadar wisata, seperti keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, dan keramahan, yang sejatinya merupakan fondasi penting dalam membangun pengalaman wisata yang berkualitas. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juni 2025 dengan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, yang menekankan pada keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap proses pembelajaran. Empat tahapan utama dilalui, yakni perencanaan, persiapan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi interaktif, terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali potensi lokal, serta mengikuti simulasi pelayanan wisata berbasis budaya. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dari rata-rata skor 52,4 menjadi 85,7.Refleksi kelompok di akhir kegiatan memperlihatkan bahwa pendekatan ini efektif tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga dalam menumbuhkan semangat kolaboratif serta komitmen untuk menjaga dan mempromosikan identitas budaya sebagai daya tarik wisata. Kegiatan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di destinasi lain yang memiliki karakteristik serupa.
PELATIHAN STRATEGI SOCIAL MEDIA ADVERTISING BAGI STUDENTPRENEUR: MENINGKATKAN VISIBILITAS DAN DAYA SAING DI ERA DIGITAL Roodhi, Mohammad Najib; Dakwah, Muhammad Mujahid; Girsang, Zefanya Andryan; Abdurrahman, Abdurrahman; Kurnia, Juan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pemandu wisata dalam pengelolaan dan promosi potensi birdwatching berbasis kearifan lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya keterampilan teknis pemandu, terbatasnya inovasi dalam pengemasan atraksi wisata berbasis budaya, serta lemahnya strategi promosi digital. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, sosialisasi dan focus group discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan, praktik lapangan berupa simulasi pengelolaan wisata, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan teknis pemandu dalam penggunaan binokular dan identifikasi burung, peningkatan kesadaran konservasi melalui edukasi penggunaan mist net, serta penguatan strategi promosi berbasis digital. Selain itu, diskusi kelompok menghasilkan rekomendasi strategis berupa penyusunan panduan interpretasi burung, penguatan jejaring promosi, dan pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif yang dipadukan dengan praktik lapangan efektif dalam memperkuat kapasitas pemandu wisata sekaligus memperkuat citra TWA Kerandangan sebagai destinasi birdwatching berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis dan kesadaran konservasi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekowisata berbasis komunitas yang berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan.
Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Melalui Pelatihan Sadar Wisata di Kelurahan Gonjak, Kabupaten Lombok Tengah Girsang, Zefanya Andryan; Roodhi, Mohammad Najib; Abdurrahman; Armansyah, Ismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang cukup menjanjikan, namun pengelolaan destinasi tersebut masih belum optimal. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan kapasitas kelembagaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi pariwisata. Menanggapi permasalahan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis “Lestari” melalui serangkaian kegiatan pelatihan sadar wisata, manajemen destinasi, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, penyusunan modul pelatihan, sesi pelatihan tatap muka, praktik pembuatan konten digital, serta pendampingan pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan manajerial anggota Pokdarwis, yang tercermin dari kemampuan mereka dalam menyusun rencana strategis sederhana pengelolaan destinasi yang mencakup aspek atraksi, pelayanan, dan pelestarian lingkungan. Di sisi lain, pemanfaatan media sosial untuk promosi juga mengalami kemajuan signifikan, ditandai dengan terciptanya konten digital berupa foto panorama, kuliner khas, dan atraksi lokal. Program ini turut mendorong kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal melalui integrasi produk, seperti keripik pisang dan kopi, ke dalam paket wisata. Selain itu, pasar pagi di Lingkungan Kwang Rundun Timur mulai diarahkan sebagai atraksi wisata berbasis komunitas. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kelembagaan Pokdarwis, tetapi juga memperkuat sinergi dengan UMKM dalam rangka mewujudkan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Kelurahan Gonjak.
The Impact of Financial Technology (Fintech) Peer-to-Peer Lending Literacy and Inclusion on MSME Financing Decisions in the Mandalika Special Economic Zone Alpian Muhtarom, Zamroni; Andryan Girsang, Zefanya; Najib Roodhi, Mohammad; Dewi Kuntary Ibrahim, Isra; Safitri, Dhanny
Journal of Institution and Sharia Finance Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joins.v8i2.8319

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial literacy and financial inclusion through peer-to-peer (P2P) lending fintech on the financing decisions of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Mandalika Special Economic Zone (SEZ). The research employs a descriptive quantitative method using Partial Least Squares (PLS) with a Structural Equation Modeling (SEM) approach, involving 210 MSME respondents. The findings indicate that both independent variables have a positive and significant effect on financing decisions. However, financial inclusion exerts a more dominant influence than financial literacy, as reflected in its higher t-statistics and path coefficients. These results suggest that ease of access to digital financial services plays a crucial role in strengthening MSME financing decisions. Therefore, enhancing financial literacy and promoting the use of inclusive financial technologies are expected to expand financing access and stimulate local economic growth.