Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Effect of Steel Fiber Content on The Splitting Tensile Strength of Steel Fiber Reinforced Concrete (SFRC) Mentari S. Sitorus; Indah N. Afiah; Zulfadli Ibrahim; Andi Firman Muhibuddin
Journal of Civil Engineering Vol. 40 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20861206.v40i2.7249

Abstract

Concrete is a composite material consisting of two main components namelyaggregate and cement mortar as a binder. Concrete has high compressive strengthbut weak tensile strength. The addition of fiber in concrete can improve ductilebehavior before collapse, inhibit the growth of crack expansion and increasedurability. This study aims to examine the effect of fiber content on themechanical properties of fiber concrete. The fibers used were ssteel fibers withhooked end, and l/d ratio = 67,7 mm with normal concrete quality f’c = 25 MPa.The percentage of fiber content used in this study was 0%, 0,1%, 0,2%, 0,3%,0,5%, 0,75%, 1%, 1,5% and 2%. The results showed that the addition of fiber inconcrete was able to increase the split tensile strength by 7 – 117%. Fiber concretehas higher ductility than normal concrete. This is indicated by the high deflectionof fiber concrete compared to the deflection of normal concrete under load.
Peningkatan Literasi Digital Untuk Pemasaran Usaha Rumahan Di Kelurahan Manggala Kota Makassar Indah Nur Afiah; Mentari S. Sitorus; Muh. Aryanugraha Ismajaya; Alexander Adrian Saragi; Husnirrahman Jamaluddin
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha rumahan dianggap sebagai media pemasaran yang efektif. Berdasarkan kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Manggala, Kota Makassar dengan tujuan meningkatkan keterampilan dasar peserta dalam penggunaan media digital untuk mempromosikan produk usaha mereka. Pendekatan participatory learning diterapkan dalam rangkaian kegiatan sehingga peserta secara langsung belajar melalui pengalaman latihan dan diskusi terbuka. Materi pelatihan meliputi cara pembuatan dan pengaturan akun bisnis, peningkatan kualitas visual produk, serta penyusunan caption promosi yang komunikatif dan menarik. Kegiatan evaluasi awal yang dilakukan menunjukkan kurangnya pemahaman peserta dalam pemanfaatan media sosial dalam aspek bisnis. Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu mengembangkan profil usaha digital yang lebih rapi, mengunggah konten visual yang lebih menarik, dan menulis caption yang menonjolkan nilai produk secara lebih persuasif. Peserta juga menyatakan peningkatan motivasi untuk memasarkan produknya secara daring. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dalam kelompok kecil efektif mendorong peningkatan literasi digital dan dapat menjadi strategi pemberdayaan ekonomi rumah tangga yang relevan untuk diteruskan melalui pendampingan jangka panjang.
Peningkatan Literasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Pelatihan Preventif Pada Siswa SMK Konstruksi Mentari Septanya Sitorus; Firnawati; Alexander Adrian Saragi; Indah Nur Afiah; Jusbaeni
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 1 (Agustus) 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi serta kesadaran siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam dunia konstruksi. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 4 Gowa dengan sasaran siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Metode pelaksanaan berupa ceramah interaktif dan demonstrasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk memperkenalkan potensi bahaya kerja dan pentingnya perlindungan diri. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran kuesioner guna mengetahui persepsi peserta terhadap materi yang disampaikan, efektivitas metode, serta dampak kegiatan terhadap pengetahuan dan kesadaran mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa terbantu dalam memahami pentingnya K3 dan menyatakan ketertarikan untuk menerapkan prinsip keselamatan dalam lingkungan kerja. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman praktis siswa mengenai budaya keselamatan kerja dan diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi tenaga kerja yang sadar dan disiplin dalam menerapkan prinsip zero accident di sektor konstruksi
Menumbuhkan Semangat Kreativitas Dan Rasa Percaya Diri Anak Melalui Kebebasan Mewarnai Mentari Septanya Sitorus; Jusbaeni Jusbaeni; Firnawati Firnawati; Indah Nur Afiah; Nahridzah Mahjubuh Shiber
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v5i1.4670

Abstract

The early years of childhood are a time when imagination is at its peak, yet the use of colouring activities in educational institutions often remains dictatorial and limits children's expression. This community service programme aims to provide creative stimulation to strengthen children's creativity, fine motor skills, and independence through a liberating approach. The implementation method combines a participatory approach and an inclusive humanistic pedagogy, in which children are given full authority to express themselves through four main stages: orientation to affection, exploration of tools, scaffolding, and reflection and appreciation. Observasi menunjukkan transformasi perilaku dan keterampilan yang signifikan pada tiga domain utama. In the sensorimotor domain, there was an increase in hand-eye coordination in the 4-6 age group and an improvement in the use of gradation techniques in the 7-10 age group. In the cognitive-creative domain, children demonstrated courage in expressing themselves symbolically through the use of unconventional colour palettes to represent their moods. In the psychosocial domain, there was an increase in independence and self-confidence, as evidenced by the children's ability to make decisions without constant validation from adults, as well as their courage to present their work in public. The conclusion of this activity is that a humanistic and liberating art approach is effective in stimulating intrinsic motivation, optimising fine motor skills, and building children's independent character in the long term
Structural Response of a Reinforced Concrete Building to Earthquake Excitation: A Nonlinear Time-History Analysis Case Study in Palu, Indonesia Indah N. Afiah; Mohammad J. Rahman; Mentari S. Sitorus; Zulfadli Ibrahim
Journal of Civil Engineering Vol 40 No 3 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20861206.v40i3.9318

Abstract

Palu is one of the regions with high seismicity due to its location directly on the Palu-Koro Fault, the longest active fault in Indonesia. A post-earthquake structural response evaluation was conducted on a reinforced concrete office building in Palu, Indonesia, using nonlinear time-history analysis to assess its performance under seven recorded ground motions. This evaluation serves as a reference for determining the structural functionality, safety against collapse, and the need for structural reinforcement due to earthquake loads. The primary focus was to assess the serviceability limit state and ultimate limit state in accordance with SNI 1726:2019 and to determine the performance level category based on ATC-40. Modeling was conducted using ETABS software with input from earthquake accelerograms of the Superstition Hills, San Fernando, Kobe, Loma Prieta, El Centro, Caldiran, and Manjil earthquakes. The results show significant variations among the earthquake scenarios. The highest displacement and drift values occurred in the Y-direction due to the El Centro earthquake, while the lowest values were observed in the X-direction during the Caldiran earthquake. Only the Caldiran earthquake met the limit criteria in both directions. Based on ATC-40, three earthquakes (Caldiran, Loma Prieta, and San Fernando) reached the Immediate Occupancy (IO) and Life Safety (LS) levels. In comparison, the other four earthquakes showed levels exceeding Collapse Prevention (>CP), indicating potential building failure and high hazard risks. Therefore, further evaluation and retrofit recommendations are necessary to enhance the structure's capacity and stiffness, thereby achieving the desired performance level in all earthquake scenarios.
Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Sebagai Pencegahan Kecelakaan Dini pada Fresh Graduate Zulfadli Ibrahim; Humairah Annisa; Ilham Yunus; Indah Nur Afiah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v1i6.1733

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi menuntut peningkatan kesadaran dan kompetensi keselamatan sejak dini. Kegiatan sosialisasi dan edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi calon tenaga kerja konstruksi di Universitas Lamappapoleonro dilaksanakan sebagai upaya strategis membekali mahasiswa tingkat akhir (fresh graduate) dengan pemahaman dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif serta pre-test dan post-test untuk mengukur kognitif peserta dan efektivitas kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dari rata-rata 76,10% menjadi 93,74%, dengan kenaikan 17,64%. Tiga indikator mencapai hasil sempurna (100%), yaitu kepanjangan K3, tujuan penggunaan alat pelindung diri (APD), dan penyebab utama kecelakaan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi K3 efektif memperkuat kesadaran dan pemahaman calon tenaga kerja terhadap pentingnya penerapan K3, sekaligus menjadi langkah preventif membangun budaya keselamatan di dunia konstruksi.
Pendampingan Kelompok Tani Dalam Perencanaan Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier Partisipatif Di Desa Pallangga, Kabupaten Gowa Nursafanah Dzakiyah Almakassari; Siti Maizarah cindy; Indah Nur Afiah
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.339

Abstract

Ketersediaan jaringan irigasi tersier yang efektif menjadi factor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada Tingkat usaha tani. Namun perencanaan yang kurang partisipatif seringkali menyebabkan rendahnya keberlanjutan infrastruktur yang dibangun. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan  untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam merencanakan Pembangunan jaringan irigasi tersier secara partisipatif di Desa Pallangga Kab. Gowa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan langsung dalam penyusunan rencana teknis sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terkait konsep irigasi partisipatif, kemampuan dalam mengidentifikasi kebutuhan jaringan irigasi, serta tersusunnya dokumen  rencana Pembangunan irigasi tersier berbasis kebutuhan lokal. Selain itu, keterlibatan aktif Masyarakat dalam proses perencanaan mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung perencanaan Pembangunan irigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model repikasi bagi wilayah lain karakteristik serupa.
Optimalisasi Resapan Air melalui Biopori di Rumah Tipe 36 Umara Hasmarani Rizqiyah; Ivan Fachrul Marsa; Yusaumi Ramadhanti Fitri Taufik; Muh. Aryanugraha Ismajaya; Indah Nur Afiah
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i1.558

Abstract

Waterlogging in subsidized housing areas often occurs due to low soil infiltration capacity, increasing rainfall intensity, and limited environmental drainage systems. This community service activity aims to implement biopore technology as a simple solution to improve rainwater infiltration in a Type 36 house at Bumi Findaria Mas 2 Housing, Moncongloe, South Sulawesi. The method included community outreach and the direct application of biopore technology through the construction of five infiltration holes using 4-inch diameter pipes. The implementation stages consisted of hole excavation, pipe installation, and filling the holes with organic materials as infiltration media. The results show that the installation of five biopore units increased soil water absorption and has the potential to reduce waterlogging in residential areas. The outputs of this activity include the installation of biopores and increased community understanding of environmental management and the use of organic waste as infiltration media. This technology has the potential to be applied sustainably in dense housing areas.