Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis SWOT Sebagai Strategi Peningkatan Program Sekolah SMK Negeri 2 Banjarmasin Purwanti, Purwanti; Meriana, Annisa; Rahman, Arif; Norsafitri, Azizah; Muzdalifah, Elva; Hadiansyah, Hadiansyah; Rahmaniah, Rahmaniah; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fwdyn688

Abstract

Keberhasilan pengembangan program sekolah tidak lepas dari peran pemimpin di sekolah, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat dalam mengambangkan program sekolah. Strategi adalah pendekatan umum yang memiliki sifat jangka Panjang, adapun komponen program sekolah meliputi peningkatan infrastruktur, kurikulum dan kesiswaan, sarana dan prasarana, rencana kerja sekolah dan pengembangan kualitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan program sekolah menggunakan analisis model SWOT. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Adapun subjek penelitian ini ialah kepala sekolah SMKN 2 Banjarmasin, Wakasek Kurikulum dan guru SMKN 2 Banjarmasin. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil peneltian menyatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah bersifat kolaboratif-adaptif, arah program sekolah jelas dan sejalan dengan visi sekolah, fasilitas praktik memadai. Adapun peran analisis SWOT yaitu sebagai instrumen strategis. SWOT Analysis as a Strategy Improvement of the Program at SMK Negeri 2 Banjarmasin Abstract The success of school program development cannot be separated from the role of school leaders. Principals must have the right strategy in developing school programs. A strategy is a general approach that is long-term in nature. The components of a school program include infrastructure improvement, curriculum and student affairs, facilities and infrastructure, school work plans, and teacher quality development. This study aims to analyze the leadership strategies of school principals in developing school programs using SWOT analysis. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method. The subjects of this study are the principal of SMKN 2 Banjarmasin, the vice principal for curriculum, and teachers at SMKN 2 Banjarmasin. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and data triangulation. Data analysis techniques used reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that the principal's leadership is collaborative-adaptive, the direction of the school program is clear and in line with the school's vision, and the practice facilities are adequate. The role of SWOT analysis is as a strategic instrument.
PROSES PENYIJILAN CREW KAPAL (SIGN ON / OFF) DI PT. BARUNA PASIFIK RAYA CABANG BANJARMASIN Jamri, Jamri; Suwestian, Firdaus; Rosaria santi, Irnita; Wardhana, Andri Ali; Gifta , Marianus George; Hadiansyah, Hadiansyah
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penyijilan crew kapal, baik sign on maupun sign off, merupakan bagian penting dalam manajemen operasional di perusahaan pelayaran. PT. Baruna Pasifik Raya, sebagai salah satu pemain utama di industri pelayaran Indonesia, memerlukan proses yang efektif untuk memastikan kelancaran operasi kapal serta kepuasan dan keselamatan crew. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi prosedur yang ada, mengidentifikasi masalah, dan memberikan rekomendasi perbaikan.           Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, termasuk: Wawancara, Observasi  dan Analisis Dokumen Berdasarkan hasil Proses sign on dan sign off di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin memainkan peran penting dalam operasional kapal. Meskipun proses ini efektif secara umum, terdapat berbagai tantangan yang mempengaruhi efisiensi. Penerapan rekomendasi yang diberikan dapat membantu memperbaiki proses, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan kepuasan serta keselamatan crew.            Pembahasan yang telah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan Proses Penyijilan crew sebuah kapal yang akan ditangani oIeh perusahaan PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin Kalimantan Selatan terlebih dahulu menerima mutasi crew naik melalui email dari perusahaan pelayaran yang akan mengganti crew nya. Pemberitahuan itu diberikan secepatcepatnya 1 minggu sebelum pergantian crew. Mengenai saran kepada PT. Baruna Pasifik Raya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada costumer, termasuk respontif dalam menanggapi kebutuhan, masukan mereka dan perusahaan tetap menjalankan etika bisnis yang tinggi dalam setiap proses kegiatan operasional sehingga terjaga integritas dan reputasi perusahaan tetap baik di mata costumer.  
Sinergi Kinerja dan Berkelanjutan dalam Operasional Logistik Studi Kasus Pengabdian Kepada Komunitas Pelabuhan di Pt Amnus Group Indonesia Hadiansyah, Hadiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i1.1949

Abstract

Operasional logistik menghadapi tantangan kompleks akibat globalisasi dan tuntutan keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis sinergi kinerja operasional dan prinsip keberlanjutan di PT Amnus Group Indonesia melalui studi kasus pengabdian masyarakat. Dengan metode kualitatif, hasil menunjukkan potensi besar dalam mengintegrasikan efisiensi operasional dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan kinerja sekaligus menjaga komitmen keberlanjutan, guna menciptakan komunitas pelabuhan yang lebih inklusif dan resilien.