Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis SWOT Sebagai Strategi Peningkatan Program Sekolah SMK Negeri 2 Banjarmasin Purwanti, Purwanti; Meriana, Annisa; Rahman, Arif; Norsafitri, Azizah; Muzdalifah, Elva; Hadiansyah, Hadiansyah; Rahmaniah, Rahmaniah; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fwdyn688

Abstract

Keberhasilan pengembangan program sekolah tidak lepas dari peran pemimpin di sekolah, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat dalam mengambangkan program sekolah. Strategi adalah pendekatan umum yang memiliki sifat jangka Panjang, adapun komponen program sekolah meliputi peningkatan infrastruktur, kurikulum dan kesiswaan, sarana dan prasarana, rencana kerja sekolah dan pengembangan kualitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan program sekolah menggunakan analisis model SWOT. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Adapun subjek penelitian ini ialah kepala sekolah SMKN 2 Banjarmasin, Wakasek Kurikulum dan guru SMKN 2 Banjarmasin. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil peneltian menyatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah bersifat kolaboratif-adaptif, arah program sekolah jelas dan sejalan dengan visi sekolah, fasilitas praktik memadai. Adapun peran analisis SWOT yaitu sebagai instrumen strategis. SWOT Analysis as a Strategy Improvement of the Program at SMK Negeri 2 Banjarmasin Abstract The success of school program development cannot be separated from the role of school leaders. Principals must have the right strategy in developing school programs. A strategy is a general approach that is long-term in nature. The components of a school program include infrastructure improvement, curriculum and student affairs, facilities and infrastructure, school work plans, and teacher quality development. This study aims to analyze the leadership strategies of school principals in developing school programs using SWOT analysis. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method. The subjects of this study are the principal of SMKN 2 Banjarmasin, the vice principal for curriculum, and teachers at SMKN 2 Banjarmasin. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and data triangulation. Data analysis techniques used reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that the principal's leadership is collaborative-adaptive, the direction of the school program is clear and in line with the school's vision, and the practice facilities are adequate. The role of SWOT analysis is as a strategic instrument.
Identifikasi Kebutuhan pada Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis SPMI di SMK Negeri 2 Pelaihari Purnamasari, Indah; Hadiansyah, Hadiansyah; Sulistiyana, Sulistiyana; Suhaimi, Suhaimi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4004

Abstract

Permasalahan utama dalam peningkatan mutu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) belum optimalnya implementasi penjamin mutu internal sebagai instrumen perencanaan berbasis data. Penjamin mutu internal umumnya dipandang sebagai kewajiban administratif, sehingga belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mengidentifikasi kebutuhan peningkatan mutu secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri 2 Pelaihari melalui pendekatan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI). SPMI adalah suatu mekanisme internal sekolah yang melibatkan komponen (kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan komite sekolah) untuk melihat pencapaian standar mutu pendidikan dan menentukan program prioritas kebutuhan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah SPMI dan tim SPMI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan pendekatan analisis kesenjangan antara kondisi aktual dan standar mutu yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPMI telah berjalan secara struktural melalui siklus PPEPP, namun belum sepenuhnya optimal dalam pemanfaatan data. Temuan dalam penelitian mengungkapkan bahwa keterlibatan komite masih minim dalam perencanaan program strategis sekolah. Kebutuhan utama yang teridentifikasi meliputi penguatan manajemen berbasis data, peningkatan kompetensi guru serta pengembangan sistem monitoring berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan SPMI dalam identifikasi kebutuhan untuk meningkatkan mutu SMK yang berkelanjutan.