Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen kelembagaan pondok pesantren dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kelurahan Gadingkasri, Kota Malang. Permasalahan utama mitra meliputi: (1) lemahnya sistem administrasi santri yang masih dikelola secara manual, (2) belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) kelembagaan yang baku, (3) belum terstandarnya kurikulum TPQ sesuai perkembangan kebutuhan peserta didik, serta (4) rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui serangkaian tahapan: observasi awal, Focus Group Discussion (FGD), workshop, pendampingan lapangan intensif, monitoring berkala, dan evaluasi akhir. Program ini melibatkan 40 peserta yang terdiri atas pengurus pesantren, guru TPQ, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta yang signifikan, yakni dari rata-rata skor pre-test 58,4 menjadi 84,7 pada post-test, dengan gain score ternormalisasi sebesar 0,63 (kategori sedang-tinggi). Di samping itu, berhasil disusun SOP kelembagaan, sistem administrasi digital berbasis spreadsheet, modul manajemen pesantren, dan buku panduan administrasi TPQ. Tingkat kepuasan peserta terhadap program mencapai 93,2%. Program ini memberikan model pendampingan berbasis komunitas yang terbukti efektif dan dapat direplikasi pada lembaga pendidikan keagamaan lain dengan karakteristik serupa.