Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Terapi CBT terhadap Penurunan Depresi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Wahyuni, Ida; Dumar, Bergita; Sulayfiyah, Tri Nily; Ar, Dwi Intan Pakuwita
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rp93j543

Abstract

This study aimed to determine the effect of CBT on reducing depression in patients with Chronic Kidney Failure (CKD). The study used a quasi-experimental pre-post test design without a control group and was conducted in the hemodialysis ward of Abdur Rahem Hospital, Situbondo. The sample size was 39 patients in the treatment group and 39 in the control group, selected through purposive sampling. The Beck's Depression Inventory-II (BDI-II) was used to measure depression. The results showed a significant reduction in depression levels in both groups (p = 0.001), but a greater reduction occurred in the treatment group, with an average N-gain of 45.44%, compared to the control group, which only achieved 17.54% (p = 0.000). These findings indicate that CBT is effective in reducing depression levels in CKD patients undergoing hemodialysis. In conclusion, CBT therapy is recommended as a routine psychological intervention to improve the mental well-being and quality of life of CKD patients. Keywords: Cognitive Behavior Therapy, Depression, Chronic Kidney Failure
KUAT KARENA DI DUKUNG: KONTRIBUSI KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS Hunowu, Sri Yulian; Indra, Indra; Yasin, Nurnianingsih A.; Azis, Moh. Nisyar Sy. Abd.; Dumar, Bergita
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Indonesia menduduki peringkat ke dua di dunia sebagai negara dengan kasus terbanyak tuberkulosis setelah India. Kepatuhan pengobatan menjadi masalah utama dalam menjalani proses pengobatan. Oleh karenanya, dukungan keluarga menjadi krusial dalam meningkatkan kepatuhan minum obat bagi penderita tuberkulosis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan pada penderita tuberkulosis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian observasional (analitik) dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien penderita tuberkulosis berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampel, dimana sampel yang digunakan berupa seluruh pasien yang menjalani pengobatan di Puskesmas Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari total 31 responden, sebanyak 22 responden memiliki dukungan keluarga positif, sedangkan 9 responden mendapatkan dukungan keluarga negatif. Seluruh responden dengan dukungan keluarga positif (100%) menunjukkan kepatuhan terhadap pengobatan tuberkulosis. Pada kelompok dengan dukungan keluarga negatif, terdapat 6 responden (66,7%) yang patuh dan 3 responden (33,3%) yang tidak patuh dalam menjalani pengobatan. Hasil uji statistik menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,019 (p < 0,05), yang menandakan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis. Kesimpulan: Dukungan keluarga dapat memberikan kontribusi positif kepada kepatuhan penderita TB dalam mengkonsumsi obat, sedangkan kurangnya dukungan keluarga dapat meningkatkan risiko ketidakpatuhan mengkonsumsi obat kepada penderita TB.
Edukasi Kesehatan tentang Bullying pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli” Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.345

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.