Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam Materi Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Siswa SD Negeri Kademangan 1 Sunarti; Surayanah
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2) Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jupe2.v4i1.813

Abstract

This qualitative case study addresses the degradation of Unggah-ungguh (Javanese etiquette) among students, often caused by the shift toward informal Indonesian slang. Research at SDN Kademangan 1, Blitar, explores the planning, execution, and impact of a Deep Learning approach based on social learning theory. By utilizing the role-playing method, the study aims to create a conscious, meaningful, and engaging learning experience. Data collected through observations, interviews, and tests reveal that while the approach successfully fosters cultural awareness and student engagement, the primary challenge remains minor student anxiety during classroom performances.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CTL DAN DIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA KELAS 1 DI SDN 1 KEPANJENKIDUL Surayanah; Amir, Farah; Gafra Bagus Dwi Cahyono; Lawren Fitri Euzenia; Nasywa Rahma Dina
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.5629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi  pendekatan pembelajaran Diferensiasi dan CTL (Contextual Teacher and Learning) pada Kelas 1 di SDN 1 Kepanjenkidul pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dan Diferensiasi dalam pembelajaran PKn. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap kedua pendekatan tersebut, baik dari segi keaktifan, pemahaman materi, maupun antusiasme mereka selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa dalam pendekatan tersebut positif dan antusias saat pembelajaran berlangsung. Mereka juga mudah memahami materi dengan adanya pendekatan tersebut. Meskipun ada beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan kemampuan anak yang berbeda-beda, penerapan pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran diferensiasi dan CTL ini mampu memberikan dampak positif dan meningkatkan pemahaman siswa dalam materi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KOOPERATIF DAN KOLABORATIF MENGGUNAKAN MEDIA PASAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS 1 UPT SD NEGERI SURUHWADANG 01 Nurfahmi Khoirunisa, Dinadya; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47862

Abstract

Low student engagement and difficulties in understanding numerical concepts remain primary challenges in mathematics education. Many first-grade students at UPT SD Negeri Suruhwadang 01 experience anxiety or difficulty when learning methematics due to conventional and monotonous teaching methods. This study aims to examine how the implementation of cooperative and collaborative approaches through the Mathematics Market media can transform the learning environment. This research employs a descriptive qualitative method in the form of a case study, focusing on the implementation of cooperative and collaborative using Mathematics Market media. Data were collected through direct observation of student activities, interviews, and documentation of classroom sessions. The result indicate that role-playing within the Mathematics Market significantly increases student communication and peer cooperation. Furthermore, mathematical consepts that were previously perceived as difficult became easier to grasp as student practiced them through hand-on experience. In conclusion, group learning methods supported by game-based media are highly effective in enhancing the enthusiasm and methematical comprehension of first-grade elementary school students.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN CRT DI SDN PANDANWANGI 03 Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Irma Tri Iriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i7.2024.19

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) telah menjadi fokus utama dalam literatur pendidikan untuk meningkatkan kualitas pengajaran yang menghargai keanekaragaman budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan CRT dalam pembelajaran di kelas 2 SDN Pandanwangi 3 Malang. Penelitian ini berupa kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil wawancara dengan guru di kelas 2B menunjukkan bahwa peserta didik tertarik dengan tarian tradisional Bantengan, yang berasal dari daerah asal Malang. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik lebih terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan budaya responsif (CRT). Pelajar aktif bertanya dan menjawab pertanyaan guru. Selain itu, pendekatan pembelajaran Culturally Responsive (CRT) dianggap berhasil apabila peserta didik dapat membangun rasa saling menghormati terhadap keragaman budaya, baik yang dimiliki oleh orang lain maupun diri mereka sendiri. Adapun hasil wawancara dengan guru kelas 2C menunjukkan bahwa guru masih belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendekatan pembelajaran budaya responsif. Guru juga menjelaskan bahwa belum memberikan perhatian yang cukup pada penerapan pendekatan ini. Menurut data yang dikumpulkan dari observasi yang dilakukan di kelas 2C selama kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan pendekatan CRT, peserta didik menunjukkan minat dan antusiasme untuk belajar. Ini terjadi ketika peserta didik belajar tentang keberagaman di sekolah.
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBIASAAN SIKAP SALING MENGHARGAI DI KELAS IV SDN 1 KEPANJENLOR Weka Tyas Puspita; Arina Mufti Ruchana; Surayanah
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2026): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v5i1.3644

Abstract

Pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa, salah satunya melalui sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sikap saling menghargai di kelas IV SDN 1 Kepanjenlor serta dampaknya terhadap hubungan antar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan sikap saling menghargai melalui perilaku sopan, saling membantu, dan berbagi dengan teman. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang perlu meningkatkan kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN PPKN BERBASIS NILAI PANCASILA UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SDN BENDOGERIT 1 KOTA BLITAR Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2026): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v5i1.3651

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 
PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU SISWA PADA MATERI SISTEM TATA SURYA Kamila, Alfina Nur; Thohir, M. Anas; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16028

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media booklet terintegrasi augmented reality untuk meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa pada materi sistem tata surya yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model ADDIE atas lima tahapan analisis, perancangan, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari validator ahli materi dan ahli media, 13 siswa kelas VI SDN 3 Jatikalen, 22 siswa kelas VI SDN 6 Sidoharjo, serta 2 guru kelas VI. Instrumen pengumpulan data melalui angket dan lembar observasi. Hasil uji validitas berdasarkan validator ahli materi memperoleh nilai validitas sebesar 90%, sedangkan berdasarkan validator ahli media diperoleh nilai sebesar 96%, keduanya berkategori sangat valid. Uji kepraktisan didapatkan nilai sebesar 98% berdasarkan siswa, sedangkan berdasarkan guru diperoleh nilai sebesar 100%, keduanya berkategori sangat praktis. Sedangkan, hasil uji efektivitas menggunakan paired sample t test memperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000, sehingga terdapat perbedaan signifikan hasil angket karakter rasa ingin tahu sebelum dan sesudah menggunakan booklet AR. Oleh karena itu, media booklet terintegrasi augmented reality yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR RME BERBASIS DESIGN THINKING UNTUK MENINGKATKAN HOTS PADA MATERI PECAHAN DI KELAS V SD Sani Nafiah, Ni’matus; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49736

Abstract

This study was driven by the underdeveloped Higher Order Thinking Skills (HOTS) of elementary school children as one of the demands of 21st-century learning, alog with the high need for teaching modules in fraction material. This study aimed to create a Realistic Mathematics Education (RME)-based teaching module integrated with design thinking that is valid, practical, and effective in improving students’ HOTS. The method used was Research and Development (R&D) employing the ADDIE model comprises of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The data were analyzed using Gregory validity testing, practicality percentage analysis, Paired Sample t-test, and N-gain test. The investigation revealed that the teaching module possessed  outstanding validity level with a Gregory coefficient of 1 and a excellent practicality level based on student responses of 95.125% and teacher responses of 96.88%. The teaching module was also effective in improving students’ HOTS, as evidenced by the rise in the mean pretest score from 22.8 to 80.6 on the posttest, a significance score of 0.000, and an N-gain result in the high category. The findings of this study strengthen that the integration of the RME model and design thinking in teaching modules is able to improve students’ HOTS in fraction material. The underlaying conclustion of this investigation shows that the teaching module is feasible to be used as an innovative and adaptive learning tool, with influence for the development of mathematics learning based on students’ needs in elementary schools.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN MINAT BELAJAR PADA SISWA SDN 1 BENDO Zahra, Ananda; Rina Shofi Hidayah; Shava Mareta Aul`lya; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50727

Abstract

This study was motivated by the finding that the learning process is still dominated by lecture-based methods and the limited use of teaching aids. The purpose of this study is to determine the effectiveness of using interactive teaching aids in increasing student engagement and interest in the learning process at the elementary school level. Data collection techniques included observation, documentation, and recording of student activities during the learning process. The results of the study indicate that the learning media used—specifically, a model of the human respiratory system—is effective in positively impacting student engagement and interest in learning.
Analisis Pengaruh Metode Praktikum terhadap Literasi Sains Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Luqmana, Annisa; Lutfiya, Rifdah; Mashduriah, Lintang; Surayanah; Badiah, Azizatul; Victoria, Arum
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52139

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode praktikum terhadap literasi sains peserta didik kelas V dalam pembelajaran IPAS. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada materi sifat- sifat cahaya, khususnya penguraian cahaya. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan wali kelas, dokumentasi pembelajaran, lembar kerja peserta didik, serta hasil evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran memanfaatkan kegiatan praktikum sederhana menggunakan kaca, air, senter, dan wadah bening untuk membantu peserta didik menjadi lebih aktif dalam mengamati,berdiskusi, bertanya, dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan. Selain itu peserta didik lebih mudah memahami konsep ilmiah dikarenakan pembelajaran dilakukan dengan mengaitkan pengalaman nyata peserta didik, bukan hanya penjelasan teori. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memperoleh nilai di atas rata- rata. Dengan demikian, metode praktikum dapat meningkatkan literasi sains, motivasi belajar, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Co-Authors Afifah, Ardia Khusnul Agustina, Anisah Dwi Ainul Luthfiana Alfi Mayasari Alifa Yuna Wuni Sinayangsih Amelia Dwi Oktavia Amelia Suhartiwi Amelinda Anggraeni Putri Amir, Farah Anandita, Putri Mei Andika Wahyu Pradana Putra Anisah Dwi Agustina Annisa Anggun Luqmana Arina Mufti Ruchana Asrori Ihya ‘Udin, Muhammad Miftakhul Auliafani Zahro Nafisatun Nawawi Ayunda Sekar Nur'aini Badiah, Azizatul Bringesti, Jacinda Elva Cantika, Cherin Denis Fera Cindy Izca Mayzy Azzahra Dhanny Dwi Andra Dimas Setyo Nugroho Dina Nur Abidah Dwi Nur Widayanti Ega Yudhistira Yulianto Putra Evrigita Zahra’ Kirana Fadilla Nanda Rahmawati Faisadini Intan Bahari Febriyanti, Rifana Dewi Fitriani, Hestika Gafra Bagus Dwi Cahyono Irma Tri Iriani Janggeum, Felita Dae Kamila, Alfina Nur Kartika, Alia Anggi Kinanti, Geis Sekar Kumala Wurdaningrum LAILATUL FITRIAH Lailatul Fitriah Latifah, Fidilla Ayu Lawren Fitri Euzenia Lestari, Feti Okta Lestariningsih Luqmana, Annisa Lutfiya, Rifdah M. Anas Thohir M. Zainnudin Maharani Marsanda Avilia Purti Marsanda Avilia Putri Mashduriah, Lintang Maulida, Nasywa Zakiyya Mayasari, Alfi Maytha Esterya Lumban Gaol Maytha Esterya Lumban Gaol Nabila, Diyana Inas Nabila, Tausiyah Jihan Nadilla Resti Cahyanti Nadilla Resti Cahyanti Nandya Frisca Oktaria Nasywa Rahma Dina Nida Aisyah Rusdikhanza Nisa Maharani Nisa Maharani Novelya Donanita Nuke Yunita Saputri Nuraini Riski Isnaeni Nurfahmi Khoirunisa, Dinadya Nuril Azizah Nursila Yamalia Nursila Yamalia Nurul Qomariyah Nuryanti Isnawati Pangesti, Arum Limpad Pedrosha, Adeza Gerhandia Prastama Putri, Tenarsya Putra, Bayu Pratama Putri, Dea Chorliana Putri, Marsanda Avilia Rahmadini, Laylatul Putri Ramadhani, Indah Reizvana, Yasmin Queen Aisyah Ridhowati, Ika Putri Rika Mellyaning Khoiriya Rina Shofi Hidayah Risa Yuliana Dewi Rostiana, Aneva Rya Nika Dilava Ryan Indah Putri Hariani Sani Nafiah, Ni’matus Setyadi, Meyva Arrum Setyaningrum, Cecilian Novalinda Shava Mareta Aul`lya Sigit Wibowo Sigit Wibowo Siti Nur Azizah Sunarti Supama, Rizma Azzahra Surayanah Tika Hapsari, Najwa Arum Victoria, Arum Virnanda Surya Rahma Putri Weka Tyas Puspita Yaasir, Muhammad Syafiiq Yuniawatika Zahra, Ananda Zahrotul Husna, Nabilla Tsaniya