Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Kesejahteraan Ibu Hamil di Kelurahan Sitampae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo Jusnawati, Jusnawati; Muhammad Aksha Wahda; Riri Amandaria; Salwia; Reni Alfiyah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.10237

Abstract

Masalah gizi kronis seperti stunting masih menjadi isu kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Salah satu faktor utama penyebab stunting adalah rendahnya pemenuhan kesejahteraan ibu hamil, baik dari aspek gizi, kesehatan, maupun dukungan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil, serta keluarga mengenai pencegahan dan penanganan stunting melalui pemenuhan kebutuhan kesehatan ibu. Program ini dilaksanakan pada hari Selasa, 09 September 2025. Bertempat di Kelurahan Sitampae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo melalui metode edukasi partisipatif yang meliputi penyuluhan gizi seimbang, demonstrasi pembuatan makanan bergizi berbahan lokal, edukasi dukungan keluarga pada ibu hamil serta pendampingan keluarga berisiko stunting. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya asupan gizi, pemeriksaan kehamilan rutin, peran serta keluarga dalam mendukung kesejahteraan ibu hamil. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang komprehensif dan melibatkan keluarga mampu menjadi strategi efektif dalam pencegahan stunting. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya program pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kesejahteraan ibu hamil dapat terpenuhi secara optimal.
Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak Pada Ibu Rumah Tangga Penerima Manfaat PKH di Sinjai Barat Muhammad Aksha Wahda; Sunaniah; Salwia Salwia; Bahrul Amsal; Jusnawati Jusnawati
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1323

Abstract

Pemenuhan hak-hak anak dalam keluarga penerima manfaat PKH masih menghadapi tantangan yang signifikan, terutama dalam hal pengetahuan ibu rumah tangga mengenai hak anak. Oleh karena itu, sosialisasi yang lebih intensif tentang pentingnya pemenuhan hak-hak anak sangat penting untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilakukan dengan metode sosialisasi yang dilaksanakan dengan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah desa Barania, pendamping PKH dan juga dosen Sosiologi UNM, hal ini sebagai bentuk peran dan partisipasi yang diambil oleh pihak terkait dalam penyebaran pengetahuan tetang hak-hak anak. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk (1) untuk meningkatkan pengetahuan keluarga penerima manfaat PKH terkait hak-hak dasar anak; (2) peserta dapat mengimplementasikan dengan baik cara-cara praktis dalam memenuhi hak-hak dasar anak. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga penerima manfaat PKH tentang (1) peserta memahami materi yang disampaikan dengan baik; (2) peserta mengetahui hak-hak dasar anak dan menunjukkan contoh hak dasar anak dalam implementasi kehidupan sehari-hari.
Kontribusi Perempuan Pesisir dalam Ekonomi Pariwisata: Studi Kasus Pantai Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba A. Octamaya Tenri Awaru; Muhammad Aksa
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 7, No 03 (2025): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v7i03.15142

Abstract

The aim of this study is to analyze the contribution of coastal women to the tourism economy in Tanjung Bira Beach, Bulukumba Regency, as well as the challenges they face. The method employed is a qualitative approach, which includes in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving women from diverse backgrounds engaged in tourism activities. The findings indicate that coastal women play a significant role in creating job opportunities and increasing family income, while also contributing to the preservation of local culture. The discussion highlights the need for interventions to empower women through training programs and improved access to resources, considering the challenges they encounter such as limited capital and policy support. The impact of this study is expected to raise awareness of the importance of women’s roles in the tourism economy and assist policymakers in formulating more inclusive strategies for empowering women in coastal areas
Pelatihan Pembuatan Tas Manik-Manik pada Perempuan Purna Pekerja Migran Indonesia Anggota Kelompok Peduli Buruh Migran Bangkala Idham Irwansyah Idrus; Sunaniah Sunaniah; Ulfa Utami Mappe; Mario Mario; Muhammad Aksha Wahda
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i1.71012

Abstract

Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi pengirim terbesar Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, di mana Kelurahan Bangkala merupakan kantong migran di Kota Makassar. Tingginya biaya kebutuhan hidup, rendahnya pendidikan dan kurangnya keterampilan sebagai faktor utama perempuan di Bangkala melakukan migrasi ke Malaysia. Di sisi lain mereka rentan mengalami berbagai tindak kekerasan, penindasan, eksploitasi, hingga terjebak dalam perdagangan orang (trafficking).   Tujuan PKM yaitu: (1) Memberikan pengetahuan kepada perempuan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) anggota KPBMB mengenai pemanfaatan manik-manik dan bahan lainnya sebagai sumber mata pencaharian; (2) Memberikan keterampilan membuat tas dengan bahan dasar manik-manik kepada perempuan Purna PMI anggota KPBMB; (3)  Membuka kesempatan penghasilan bagi perempuan Purna PMI anggota KPBMB melalui jejaring pemasaran. Metode pelaksanaan dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi dan praktek yang diadakan selama dua hari. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa mitra memiliki pemahaman yang baik mengenai potensi ekonomi kerajinan dari bahan manik-manik, dan memiliki keterampilan membuat tas manik-manik. Selain itu, mitra memiliki keyakinan dapat mengembangkan keterampilan tersebut sebagai sumber pendapatan rumah tangga melalui pengembangan usaha
Sosialisasi Pendidikan Seksual Untuk Anak Sekolah Dasar Dalam Menghadapi pubertas Di SD Inpres Mangasa 1 Kota Makassar Salwia Salwia; Jusnawati Jusnawati; Muhammad Akhsa Wahda; Mario Mario; Firdaus W. Suhaeb
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/tpy2sr40

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa di tingkat dasar mengenai pendidikan seksual sebagai langkah pencegahan menyambut fase pubertas. Program ini diadakan menggunakan metode sosialisasi yang bersifat interaktif serta edukatif, melibatkan partisipasi aktif dari para siswa. Materi yang diajarkan mencakup pemahaman tentang perubahan fisik dan emosional yang terjadi saat pubertas, pengenalan tentang batasan tubuh, pentingnya menjaga kebersihan pribadi, serta langkah-langkah untuk melindungi diri dari berbagai ancaman. Hasil pelaksanaan aktivitas ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan pada pengetahuan, kesadaran, dan sikap siswa dalam menghadapi perubahan yang mereka alami, selain itu, pengabdian ini sukses menciptakan lingkungan belajar yang lebih terbuka dan komunikatif, sehingga siswa meras lebih nyaman untuk membahas tema yang sebelumnya dianggap sebagai isu sensitive. Temuan ini menggarisbawahi bahwa pendidikan seksual yang diberikan sejak usia dini memiliki peran dalam mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya pelaksanaan program yang berkelanjutan dan terencana melalui kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua.
KONDISI SOSIAL MASYARAKAT PASCA BEROPERASINYA PABRIK KELAPA SAWIT PT. JAS MULIA DI DESA MINANGA TALLU KABUPATEN LUWU UTARA Siti Aisyah; Firdaus W Suhaeb; Muhammad Aksha Wahda
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v8i2.72228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat pasca beroperasinya pabrik kelapa sawit PT. Jas Mulia di Desa Minanga Tallu Kabupaten Luwu Utara. Dengan menggunakan teori perubahan sosial oleh Piotr Zstompka, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kerja sama sesama masyarakat yang masih terjalin dengan harmonis, di tandai dengan adanya gotong royong, kegiatan perlombaan maupun peristiwa duka, sedangkan akomodasi yang sudah diberikan PT. Jas Mulia berupa pendirian Yayasan SMK Bunga Melati, dana perbaikan ketika tanggul jebol, kegiatan buka bersama serta perbaikan masjid serta asimilasi masyarakat yang ditandai dengan munculnya kafe-kafe disekitaran masyarakat, serta munculnya keresahan masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat tercemarnya air sungai yang disebabkan oleh limbah pabrik, Mata pencaharian masyarakat pasca beroperasinya pabrik kelapa sawit cukup membaik dikarenakan pabrik kelapa sawit ini memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal, baik sebagai karyawan maupun buruh bongkar sehingga mengurangi pengangguran dan saat ini masyarakat masih mempertahankan mata pencaharian tradisonal seperti bertani dan berkebun. Keadaan sumber daya alam di Desa Minanga Tallu kini mengalami penurunan kualitas pada air, tanah dan udara yang ditandai dengan berubahnya warna air sungai, gempurnya tanah pertanian serta udara yang berbau tidak sedap yang diakibatkan oleh limbah hasil beroperasinya pabrik kelapa sawit PT. Jas Mulia.