Claim Missing Document
Check
Articles

REFORMULASI KETENTUAN PASAL40 AYAT 2 UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATIDAN EKOSISTEMNYA TERHADAP PELAKU EKSPLOITASI HEWAN DALAM PERSPEKTIFHUKUM PIDANA INDONESIA Rizki Pratama Kaloko; Erdianto Effendi; Ledy Diana
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum Vol 7, No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exploitation of animals in recent times often occur in the territory of Indonesia both from the use to the destruction of these animals. In this case it is explained in Article 33 Paragraph (3) of the 1945 Constitution, which explains that "the earth and water and the natural resources contained therein are controlled by the state and used for the greatest prosperity of the people." But one problem that arises is that if we look at current reality, that the application of sanctions or penalties against the perpetrators of animal exploitation is not running properly, so it does not provide a deterrent effect on the perpetrators. The use of legal remedies, including criminal law as an effort to overcome social problems, including in the field of law enforcement policies.The type of research / approach used by the author is normative legal research, namely library law, because it makes library material as the main focus. In this normative legal research the writer conducts a study of legal systematics carried out by examining the basic understanding of the legal system contained in legislation. Where the author is guided by the provisions in force.From this research, it can be concluded that in terms of implementation related to reformulation in animal exploitation, we need to understand or know about Law Number 5 of 1990 regulating the Conservation of Living Natural Resources and Ecosystems, the utilization of which is carried out wisely to ensure the continuity of its supplies while maintaining and increasing the quality of diversity and its value. Besides that, in terms of the idea of the provisions of Article 40 Paragraph 2 of Law Number 5 of 1990 regulating the Conservation of Biological Resources and their Ecosystems against animal exploiters the need for renewal in the perspective of criminal law certainly cannot be released with the values of life and culture of a nation.Keywords: Reformulation, Animal-Exploiters
Penerapan Sanksi Adat Melayu dalam Penyelesaian Perkara Kejahatan di Siak Sri Indrapura Ledy Diana
DIVERSI : Jurnal Hukum Vol 5 No 1 (2019): Diversi Jurnal Hukum
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.95 KB) | DOI: 10.32503/diversi.v5i1.433

Abstract

Pada dasarnya kejahatan meruakan perbuatan yang dipandang sebagai tindakan yang menyimpang. Penyelesaian perkara melalui jalur pengadilan formal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, ternyata masyarakat Siak Sri Indrapura banyak menyelesaikan perkara kejahatan melalui jalur hukum adat. Ha ini karena proses penyelesaian perkara kejahatan melalui hukum adat bersifat kekeluragaan dapat mengikatkan kembali rasa dan hubungan persaudaraan. Dalam hal terjadi kejahatan di lingkungan masyarakat adat Siak Sri Indrapura, maka pemangku adat akan memberikan sanksi adat sesuai dengan jenis pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan. Penerapan sanksi adat ini dilakukan dengan cara musyawarah mufakat, jika sudah dilaksanakan barulah akan dikenakan sanksi adat terhadap pelaku kejahatan tersebut. Akan tetapi, apabila tidak tercapai kata sepakat dan mufakat,maka akan diterapkan sanksi hukum positif yang berlaku di Indonesia.
Penguatan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berbasis Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam rangka perdagangan bebas ASEAN Adi Tiaraputri; Zulfikar Jayakusuma; Evi Deliana HZ; Maria Maya Lestari; Widia Edorita; Ledy Diana
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.466-469

Abstract

Bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memulai usahanya perlu memikirkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (selanjutnya disebut HKI). Jikalau, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak memikirkan perlindungan HKI, maka karya para pelaku usaha dapat mudah terjadi pelanggaran HKI. Oleh karena itu, pada masa awal memulai bisnisnya, mereka seharusnya sudah memberikan perlindungan HKI-nya, sebab HKI sejatinya dapat menjadi aset berharga yang bisa menyelamatkan perusahaan di masamasa sulit. HKI sejatinya adalah hak yang muncul dari hasil oleh pikir atau kreasi manusia yang pada akhirnya menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. Dalam dunia bisnis, HKI bisa menjadi elemen penting karena dapat memberikan keunggulan berkompetisi ketika bermain di pasar yang dibidik bagi pemiliknya. Bahkan, tak menutup kemungkinan pula HKI ini dapat menjadi pemicu untuk memunculkan berbagai inovasi baru bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang pada akhirnya dapat menguntungkan publik juga para pelaku usaha itu sendiri, misalnya dalam menghadapi perdagangan bebas ASEAN. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi aspek HKI bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kampar. Metode penerapan yang dipilih adalah sosialisasi atau desiminasi ilmu pengetahuan, dalam hal ini adalah penyebaran informasi tentang HKI dan tata cara pendaftaran HKI. Dari kegiatan pengabdian ini, pelaku usaha UMKM di Kabupaten Kampar menyadari penting aspek HKI untuk kemajuan usaha.
PENYAKIT SOSIAL DAN EFEKTIFITAS HUKUM DI INDONESIA Ledy Diana
Jurnal Ilmu Hukum Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.404 KB) | DOI: 10.30652/jih.v2i01.487

Abstract

Idealnya dengan pemberlakuan peraturanperundang-undangan akan mengubah perilakumaupun sikap tindak masyarakat menjadi sesuaidan juga sebangun dengan norma yang termuatdalam produk hukum positif. Oleh karena itufungsi hukum dalam kelompok dimaksudkanuntuk menerapkan mekanisme control socialyang akan membersihkan masyarakat darikejahatan-kejahatansosialya n gtidakdikehendaki sehingga hukum mempunyai fungsiuntuk mempertahankan eksistensi kelompok itu.
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA IKAN DI KABUPATEN BENGKALIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM LAUT NASIONAL Adi TiaraPutri; Ledy Diana
Riau Law Journal Vol 2, No 1 (2018): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.467 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v2i1.4572

Abstract

The State regulates the procedures for the management of fish resources that are contained in various regulations. The State also provides space for the community to manage fish resources. In the management of fish resources based on the principles of management. The management of fish resources includes also controlling of fish resources. Bengkalis Regency is the coastal areas which has potential fish resource, terubuk  fish. The research method used the normative method with approach of legislation concerning the role of the community in the management of fish resources.Keywords : Fish Resources, Management, National Law
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MELAYU DALAM PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Adi Tiara Putri; Ledy Diana
Riau Law Journal Vol 1, No 1 (2017): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.173 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v1i1.4184

Abstract

AbstrakDalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, bahwa asas dalam pengelolaan lingkungan hidup berlandaskan kearifan lokal. Masyarakat Melayu yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokalnya yang dapat ditemukan di dalam petatah, petitih, syair, tunjuk ajar, norma. Begitu juga dengan nilai-nilai kearifan  lokal terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup akan dapat ditemukan dalam sumber hukumnya.. Penelitian ini berkaitan dengan penerapan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat melayu dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Kuantan Singingi.  Kata Kunci : Kearifan Lokal, Lingkungan, Melayu AbstractIn Law Number 32 Year 2009, the principle of environmental is based on local wisdom. The Malay community has the values of local wisdom that can be found in the petatah, petitih, lyric, teaching point, norm. The values of local wisdom associated with the protection and management of the environment will be found in the source of the law. This research is related to the implementation of local wisdom values of Malay community about environmental in Kuantan Singingi.Keywords : Local Wisdom, Environment, Malay
PERDAGANGAN PAKAIAN BEKAS IMPOR DI PEKANBARU, MENGAPA MASIH MARAK TERJADI? Ledy Diana
Riau Law Journal Vol 3, No 2 (2019): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.545 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v3i2.7817

Abstract

Pasal 47 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan menyebutkan bahwa setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan yang baru. Akan tetapi perdagangan pakaian bekas impor sudah puluhan tahun ditekuni oleh warga Pekanbaru. Dan sampai saat ini masih marak terjadi di Pekanbaru. Metode penelitan yakni jenis penelitian hukum sosiologis atau empiris atau penelitian hukum lapangan. Lokasi penelitian di Pekanbaru. Sumber data yaitu dara primer, data sekunder dan data tertier. Analisis data secara kualitatif,  dan menarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa maraknya terjadi perdagangan pakaian bekas impor di Pekanbaru adalah karena Pakaian bekas menjadi kebutuhan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan sandang. Pembeli terobsesi untuk terus mengkonsumsinya agar terlihat berkelas dan tidak kalah dengan yang lainnya. harga murah, dan bermerk menjadi pilihan utama bagi para pembeli pakaian bekas, namun tidak mengutamakan kesehatan dari pakaian bekas tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini maraknya perdagangan pakaian bekas impor karena faktor kurangnya pengawasan dari Pemerintah Kota Pekanbaru, lemahnya penegakan hukum, kondisi geografis pekanbaru yang strategis, kondisi industri dalam negeri dan masyarakat. Kata Kunci:  Perdagangan, Pakaian Bekas, Impor
Perlindungan Warisan Budaya di Kabupaten Siak Provinsi Riau Ledy Diana; Adi Tiaraputri
Riau Law Journal Vol 5, No 1 (2021): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.632 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v5i1.7881

Abstract

Setiap daerah di Indonesia mempunyai warisan budaya yang merupakan ciri khas dari daerah tersebut. Kabupaten Siak juga mempunyai warisan budaya yang merupakan ciri khas tersendiri, hal ini sesuai dengan city branding dari Kabupaten Siak yaitu The Truly Malay. Warisan budaya perlu untuk dilindungi. Penelitian ini focus pada perlindungan warisan budaya di Kabupaten Siak Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian hukum empiris. Pengaturan terkait dengan warisan budaya suadh terdapat dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, akan tetapi masih belum detail. Salah upaya perlindungan warisan budaya baru bisa dilakukan adalah melakukan invetarisir terkait dengan warisan budaya seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Teknik Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa dalam Masyarakat Adat Riska Fitriani; Ledy Diana
Riau Law Journal Vol 3, No 1 (2019): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.511 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v3i1.7285

Abstract

Terkait teknik yang baik dalam upaya penyelesaian sengketa dalam masyarakat adat sehingga tercapinya win-win solution yang menguntungkan kedua belah pihak yang bersengketa, bagaimanakah bentuk-bentuk dan penyelesaian sengketa yang terjadi dalam masyarakat adat di Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, bagaimana teknik mediasi yang digunakan dalam penyelesaian sengketa masyarakat adat di Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.
KETAATAN NELAYAN DALAM PELAKSANAAN KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR KEP.59/MEN/2011 TENTANG PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN TERBATAS JENIS IKAN TERUBUK (Tenualosa macrura) DITINJAU DARI ASAS KELESTARIAN DAN ASAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Ledy Diana
Riau Law Journal Vol 6, No 1 (2022): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.573 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v6i1.7905

Abstract

Ikan Terubuk merupakan ikan endemik yang hanya terdapat di perairan kabupaten Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Pemerintah berupaya untuk melindungi populasi ikan terubuk yang semakin berkurang dengan menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP. 59/MEN/2011 Tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Jenis Ikan Terubuk (Tenualosa macrura). Ketaatan nelayan terhadap peraturan tersebut adalah faktor penting terjaganya populasi ikan terubuk. Beberapa nelayan diketahui masih melanggar peraturan tersebut. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana ketaatan nelayan dalam pelaksanaan peraturan yang berlaku.  Penelitian ini dilakukan di kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Jenis penelitian ini adalah penelitian sosiologis yuridis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah berupa wawancara, baik secara langsung maupun dengan penyebaran kuesioner. Kajian kepustakaan diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya dan mengkaji dari sisi asas kelestarian dan asas pembangunan berkelanjutan.
Co-Authors ', Boentor ', Erdianto ', Nurcholis ABDUL HAMID Adha, Aditya Adi Kuangga La Peruntus Sembiring Melial Adi Tiara Putri Adi Tiara Putri Adi Tiaraputri Adi Tiaraputri aditia bagus santoso aditia bagus santoso, aditia bagus Afandi, Muhajir Afifah, Febriana Afriliza Afriliza AFRIZAL ' Agnes Annora Nathania Agung Pribadi Azhari Akmal Hidayat Al Rusdi Al'anam, Muklis Alfian Budi Primanto Ali Akbar Rafsanzani S Ali Mujiono Altria Dewi P Andi Wahyu Putra Utama Andika Surya Andrew, Simon Andrikasmi, Sukamarriko Annisa, Ade Rizki Aprilia Mawaddah Ardian Syahputra Arfan, Ilhamdi Arky, Arky Asfadila, Shafira Asfarosya, Nadiyah Asyam Mulia Zhafran ayu perdija ginting Ayu Tri Wulandari Ayu Yohana Putri, Ayu Yohana Azhimy, Rais Azizi, Yunharadi M. Bangun Risael Ikhsan Bayu Sugara Bella Shintia Anggraini Beta Pandu Yulita Budi Prasetyo Cahyani, Harpita Dwi Chintya Okta Suherti Chylsia Felyaross Lasambouw Damanik, Mariance Br Dani, Akbar Danu Hermansyah, Danu Davit Rahmadan Davit Rahmadan Debby Diannita Jaya Desi Natalia Sihombing Dessy Artina Destriadi, Ari Destrian Hasugian Destuti Situmorang Devi Fajria Devi Indriani Dharamjit Kaur Dian Maria Ciristin Simbolon Dimo Gilbranu Dina Febri Yulita Dini Pryani Dodi Haryono E Effendi, E Edwin Alexander Simaremare Ega Septianing Yudhiati Ega Septianing Yudhiati, Ega Septianing Ega Suzana Eki Ilhami Elisabeth, Sandy Emilda Firdaus Epi br Pakpahan Erdianto ' Erdianto Effendi Erdianto Erdianto Erick Van Lambok S. Sialagan Erna Hasibuan Evi Deliana HZ Evi Erdianto Fajar, Muhammad Abdul Fardika, Devia Fitriana Febri Edvio Rinaldo`SN Febrianton ' Ferry, Jasmine Syifa Rahmadilla Firdaus ' Firdaus Firdaus Fitri Febriyati Fitri, Dewinta Galingging, Winda Rosmauli Br Gilbranu, Dimo Gondi Wibowo Gunawan Januar S Gusliana HB H.Z, Evi Deliana Habby Ramadhan Handayanis, Okta Dwi Haratua Manik, Buha Tumpak Harita, Suluhsy Luhur HARRY ADRIAN Hasibuan, Hana Grace Sifra Haura Nabilah Ramadhani Hayatul Ismi Hendri, Melani Henny Afrianti Henny Afrianti, Henny Hidayat, Tengku Arif Hutabalian, Malvin Ibnu Ricki Rezky IKA ANGGITA ILFAN AFRIANDI JAHRI, ILFAN AFRIANDI Ilham Hanafiah Damanik Ilham Suriadil Ilhamdi Arfan IMELDA ' IMELDA RIA Indah Tri Wisesha INNIKE DERISA Intan Purnama Sari Irawan, Silvia Andira Irwansyah ' Islami, Lielyana Adenur Jamal Abdullah, Jamal Jessy Rhoudatul Aulia John Nardy Jonathan Pasaribu Julranda, Rizky Junaidi Junaidi Jupri, Jupri Yanus Halawa Jusuf Tinambunan Kaloko, Ilhamda Fattah Khairunnisa Khairunnisa Khalijah, Siti Nur Khansa, Siti Cedilla Khoirunnisak ' Kukuh Saputro Jati Kurniawan, Jumarhadi Lestari S, Selly Dian Lidya Astari Lili Rahayu Lisa Novalia Cuyana Lubis, Ruaida Lukman Hakim M. Saada Hilman MANALU, KRISTINA Manurung, Hadonia Lazarus Maria Maya Lestari Martinus Zebua Maruli Tua Marbun Maryati Bachtiar MASTIJA H, MASTIJA Mauren Kinanti, Denisha Maxtry Parante Maya Lorenza Mayzatul Laili, Mayzatul Megawati Putri Sihombing Melly Julianti Mexsasai Indra Meylisa Veky Muhammad Abid Alhafiz Muhammad Dandy Muhammad Faisal Pakpahan Muhammad Naufal, Muhammad Mukhlis R Mukhtal Lutfi Mulfanny Vania Zulhas Murni, Layla Musliadi, Ricki Muslimin Muslimin Mutia Fadhillah Hendri, Mutia Fadhillah Muzzani ' Nainggolan, Dedi Ardianto Nilam Hananti Nofrianto, Koko Nova Rifadilla Nst, Habi Afpandi Nufus, Aulan Nurainun ' Nurmala, Sari Nuroso ' Nurul Afifah Oktaviani, Dwi Putri Pandiangan, Eko Ardiansyah Pangestu, Aji Bagus Paratama Mangihut Tua Pebi Ikasari Tarigan Pegi Melati Br. Sembiring Petrus Lamhot Prestasi Praja Prima Rianto Hutagaol Puan Dinda Aisyah Purba, Andry Efra Purba, Boy Calvin Putra, Rangga Prayudha Putri Dewi FS Putri Lestari, Putri Putri, Adi Tiara Putri, Fajria Indah Putri, Haldina Putri, Melya Deana Putri, Mike Dwi RA, M. FAUZY Rachmat Wahyu Rahmani Fitriah Renalmon Josua Serra RENDI ARISANDI Resti Nauli Halim. B Retno Andreas Reza Adilla Reza Fachrurrahman Ridho Triwardana Rido i, Muhammad Ridwan Sahputra Riki Rianto Riska Fitriani Riska Fitriani Rizki Pratama Kaloko Robinson robinson Rois Arifin Roni Gunawan Rajagukguk RUBA’I ' SAFITRI, GUSRIKA Safutri, Siti Oktav Yanka Said Muhammad Faisal Samuel ' Saragih, Geofani Milthree Sari, Isna Kartika Satrio, Andreas Septia, Peni Putri Setiawan, M. Arie Sianipar, Dewi Sartika Bulan SILWANUS ULI SIMAMORA SIMAIBANG, MARLINA Simamora, Desvi Christina Simanjuntak, Pran Mario Sinaga, Bob Steven Siregar, Rajacia Angeline Siti Hartinah SITORUS, FINTA RIRIS Sori Muda Siregar Sri Hartini Sunggul Situmorang Sutri Lasdienti Syaifullah Yophi Ardiyanto Tiara Andicha Putri Tiaraputri, Adi Tigo, Kevin Tiraputri, Adi Tirza Bonita Triboyono, Agus Tua, Guido Gomgom Ulil Abshor Ulil Abshor, Ulil Vidya Tria Nanda Agus Vinchia Yohana Retta Nadeak Vivi Kartika Sari Wahyu Okta Prasetyo Wahyu Rizqy Yusmanita Wahyuni, Rani Sri Widia Edorita Windra Imanuel Ambarita Wino Thantow Malbuano Wira Wijaya, Ryan Nugraha Wirandicha, Yogi Yanto, Fahmi Riau Yodwi Augadinda Puti Taya Yogi Alda Hijra Yolanda Dwi Maharany Yolanda Melisa Yuda, Okta Surya Dharma Yundari, Yundari Yuny Handayani Hrp Zainal Bahri Zainul Daulay Zebua, Kristina Zulfa Nada Habibie Zulfikar Jaya Kusuma Zulfikar Jayakusuma