Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KUALITATIF OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI RUMAH SAKIT X Danang Juniztyo Sularto; Widya Nilandita; Shinfi Wazna Auvaria; Rhenny Ratnawati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i2.22469

Abstract

Rumah sakit menghasilkan limbah padat, cair, dan gas yang berpotensi mengandung mikroorganisme penyebab penyakit, bersifat infeksius, serta mengandung bahan kimia berbahaya maupun zat radioaktif dalam kadar kecil yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Pengolahan limbah berperan penting dalam mengurangi sifat berbahaya serta memastikan kualitasnya sesuai standar sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem operasional serta pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit X, berdasarkan Buku 3 Pedoman SOP UPTD Pengelola Air Limbah Domestik Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi, wawancara dengan pengawas operator dan juga melakukan dokumentasi unit pengolahan di IPAL. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem pengolahan limbah telah berjalan sesuai prosedur, di mana efisiensi penyisihan parameter pencemar untuk kadar BOD, COD, TSS, dan mikroorganisme patogen memenuhi baku mutu. Pengelolaan IPAL secara rutin dan pencatatan parameter harian juga telah dilakukan dengan baik. Kesimpulannya, hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian operasional IPAL terhadap Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 mencapai 100%. Berdasarkan dengan Buku 3 SOP Aset Operasi UPTD, tingkat kesesuaian operasional tercatat sebesar 93,3% dengan 28 dari 30 parameter terpenuhi, sedangkan tingkat kesesuaian pemeliharaan sebesar 89,65% dengan 26 dari 29 parameter terpenuhi.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash dari Proses Produksi Energi Listrik PLTU Pacitan Minhajul Abidin; Shinfi Wazna Auvaria; Rhenny Ratnawati
Composite: Journal of Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v4i2.16210

Abstract

Konsumsi energi listrik yang meningkat mengakibatkan Pembangkit tenaga listrik yang didirikan semakin banyak. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) termasuk pemasok listrik terbesar yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar. Limbah yang dihasilkan akan berpotensi mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan. Limbah yang dihasilkan berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Pengelolaan limbah harus dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan FABA PLTU Pacitan dan membandingkan dengan peraturan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dibutuhkan berasal dari studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil uji karakteristik ini menunjukkan terdapat parameter SiO2, Al2O3, Fe2O3, CaO, MgO, dan Na2O yang kurang memenuhi standar kualitas pozzolan. Namun pada Bottom Ash, SiO2 telah memenuhi standar. Proses pengelolaan limbah yang diterapkan dinilai telah memenuhi standar atau regulasi yang berlaku untuk mendukung kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.