Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Manajemen Stakeholder dalam Pengelolaan Desa Wisata Danau Biru Palem Raya Nandea Khodijah; Iis Ariska; Catherine Felisha Pramadita; Vini Anggun Pratiwi; Yista; Yogi Alja'is Fadillah; Rudy Kurniawan; Kurnia Asni Sari; Ilal Ilham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5746

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi yang banyak dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah Desa Wisata Danau Biru yang terletak di Palem Raya. Keberhasilan pengelolaan desa wisata sangat dipengaruhi oleh keterlibatan berbagai stakeholder yang memiliki peran berbeda dalam mendukung aktivitas pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen stakeholder dalam pengelolaan Desa Wisata Danau Biru Palem Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami peran dan hubungan antar stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan beberapa pihak seperti pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal, pelaku usaha lokal, serta wisatawan, serta stakeholder pendukung seperti pemerintah daerah dan investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen stakeholder dalam pengelolaan Desa Wisata Danau Biru telah berjalan melalui koordinasi dan kolaborasi antar pihak yang terlibat. Pemerintah desa berperan dalam dukungan kebijakan dan koordinasi, pengelola wisata bertanggung jawab terhadap operasional kegiatan wisata, sedangkan masyarakat dan pelaku usaha lokal berkontribusi dalam kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata. Meskipun demikian, pengelolaan desa wisata masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, keterbatasan pendanaan, serta promosi wisata yang belum optimal sehingga diperlukan upaya peningkatan kerja sama antar stakeholder untuk mendukung pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
Manajemen Stakeholder Waka Kesiswaan Sma Negeri 1 Indralaya Dalam Membangun Kolaborasi Eksternal Lidya Shela Agustin; Angga Aji Saputra; M. Rafli Dwi Mahesa; M. Budi Pratama; Putri Elya Jumiati; Rudy Kurniawan; Ilal Ilham; Kurnia Asni Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pemangku kepentingan yang diterapkan oleh Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan di SMA Negeri 1 Indralaya dalam membangun kolaborasi dengan pihak eksternal. Fokus utama penelitian ini adalah pada identifikasi pemangku kepentingan, teknik komunikasi persuasif, dan pelembagaan kerja sama formal untuk mendukung disiplin dan prestasi siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan, observasi lapangan, dan dokumentasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan menerapkan strategi "Undangan Elegan" sebagai bentuk manajemen kesan untuk mengurangi penolakan orang tua. Lebih lanjut, kolaborasi strategis dibangun melalui Nota Kesepahaman (MOU) dengan Unit Lalu Lintas Kepolisian Ogan Ilir Resort terkait peraturan lalu lintas dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pembentukan Duta Anti Narkoba di tingkat kelas. Secara sosiologis, strategi ini mewakili upaya untuk mengubah modal sosial menjadi instrumen kontrol sosial formal dan informal. Temuan ini menegaskan bahwa manajer tingkat menengah di sekolah memainkan peran penting sebagai jembatan antara kebijakan institusional dan dinamika sosial masyarakat.
Peran Stakeholder Dalam Menciptakan Lingkungan Kampus Bersih Maulia Apriani; Naila Aisawa Nuriski; Sharen Sakira; Septiana Rahmadani; Fatur Aryatama; Muhammad Adri; Rudy Kurniawan; Ilal Ilham; Kurnia Asni Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5763

Abstract

Salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang nyaman, sehat, dan mendukung pembelajaran adalah kebersihan kampus. Dalam kajian ini, stakeholder disebut sebagai pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan peran yang berbeda dalam upaya menjaga kebersihan kampus. Pengelola bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk melakukannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari peran stakeholder dari sudut pandang sosiologi dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih. Penelitian ini menekankan pola interaksi, jenis partisipasi, dan dinamika kerja sama antara aktor-aktor yang terlibat, termasuk mahasiswa, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, dan pihak manajemen kampus. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dirancang sebagai studi lapangan. Untuk mengidentifikasi peran dan kontribusi masing-masing pihak, teknik pengumpulan data termasuk observasi langsung kondisi lingkungan kampus, wawancara dengan stakeholder terkait dalam format semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan yang berkaitan dengan program kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi aktif dan tingkat komunikasi antar stakeholder sangat dipengaruhi oleh keberhasilan dalam membuat lingkungan kampus bersih. Kolaborasi yang baik antara kampus dan siswa dapat mendorong kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan. Namun, program kebersihan masih mengalami masalah seperti perbedaan tingkat kepedulian, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya koordinasi. Menurut penelitian ini, meningkatkan kerja sama dan pendekatan komunikasi yang inklusif adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih dan berkelanjutan.  
Menejemen Stakeholder Dalam Pengelolaan Kantin Fisip Universitas Sriwijaya Indralaya Selvia Febiani; Dewi Pergiwati Wijaya; Zahara; Nazhifa Mulya Kinasih; Nadya Difriana; Rudy Kurniawan; Kurnia Asni Sari; Ilal Ilham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6149

Abstract

Kantin kampus merupakan salah satu fasilitas yang penting dalam mendukung aktivitas civitas akademika. Selain sebagai tempat membeli makanan dan minuman, kantin juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi serta beristirahat di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen stakeholder dalam pengelolaan kantin di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya Indralaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan beberapa informan yang terlibat dalam aktivitas kantin, yaitu pengelola kantin, pedagang, mahasiswa, dosen, dan petugas keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kantin melibatkan berbagai stakeholder yang memiliki peran berbeda namun saling berkaitan. Pengelola kantin berperan dalam mengatur operasional kantin, pedagang menyediakan makanan dan minuman, sedangkan mahasiswa dan dosen menjadi pengguna utama fasilitas kantin. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas serta kebersihan lingkungan yang perlu ditingkatkan agar kantin dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna.
Relasi Kuasa Dalam Praktik Bullying Di Lingkungan Sma: Analisis Perspektif Michael Foucault Mauren Silangit; Debora Situmeang; Ricky Safriyanto; Muhammad Adib Saputra; Ridhah Taqwa; Kurnia Asni Sari; Ilal Ilham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6244

Abstract

Fenomena bullying di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan persoalan sosial yang tidak dapat direduksi menjadi sekadar penyimpangan perilaku individu.  ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bullying di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai manifestasi relasi kuasa dalam institusi pendidikan. Berangkat dari kecenderungan penelitian sebelumnya yang lebih menekankan faktor psikologis individu, artikel ini menawarkan pembacaan yang lebih struktural dengan menggunakan perspektif teori kekuasaan Michel Foucault. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui kajian literatur terhadap jurnal ilmiah nasional terbitan 2020–2025 yang relevan dengan isu bullying, dominasi sosial, dan kekerasan simbolik. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik perundungan tidak berdiri sebagai tindakan personal semata, melainkan diproduksi dan direproduksi melalui mekanisme disiplin, normalisasi, dan pengawasan dalam struktur sekolah. Budaya senioritas, stratifikasi kelompok sebaya, serta sistem klasifikasi siswa berkontribusi dalam membentuk hierarki sosial yang membuka ruang dominasi dan subordinasi. Proses normalisasi menjadikan perundungan kerap dianggap sebagai dinamika wajar pergaulan remaja. Dengan demikian, penanganan bullying memerlukan pendekatan yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga menyentuh perubahan struktural dan kultural dalam relasi sosial di sekolah.
BECAUSE MOTIVE AHBAB: A PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS OF AHBAB TABLIGHI JAMA’AT DA’WAH MOVEMENT Ilal Ilham; Tresno Tresno; Muhammad Rifai; Gunawan Gunawan; Mallia Hartani; Suci Wahyu Fajriani
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v9i1.28538

Abstract

This article discusses a phenomenological study of Tablighi Jama’at ahbab, focusing on the motives of Tablighi Jama’at ahbab. The purpose of this study is to explore the subjective experiences and unconscious motives of ahbab participating in the Tablighi Jama’at da'wah movement. This study uses a qualitative approach with an exploratory descriptive research type that aims to describe and explore the phenomenon in depth. The data collection techniques in this study used participant observation to directly observe experiences in the field and in-depth interviews to understand the perspectives of the ahbab. In determining the research informants, the author used purposive sampling techniques, and the data obtained was analysed using Miles and Huberman's data analysis. The results of the study show that the reasons for ahbab joining Tablighi Jama’at are: wanting to experience the atmosphere of their previous environment, practising what they have learned, because Tablighi Jama’at does not question specific schools of thought and sects, the approach of Tablighi Jama’at as a means of learning Islam, finding something different in Tablighi Jama’at, protection within Tablighi Jama’at, and because Tablighi Jama’at does not differentiate between ahbab and the redemption of sins. These findings provide an understanding of various factors that motivate people to join a religious movement.