Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Emosional Keluarga Dengan Psychological Well-Being Pada Pasien Pasca Stroke Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Siti Walidah Dewi Murni; Rizka Yunita; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah kesehatan yang utama bagi masyarakat modern saat ini. Stroke memerlukan perawatan jangka panjang untuk membantu penderitanya benar-benar pulih. Pentingnya dukungan emosional keluarga dalam proses permulihan agar Psychological Well-being dan kualitas hidup pasien pasca stroke tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh pasien pasca stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo berjumlah 32 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik Total sampling sebanyak 32 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner dukungan emosinal keluarga dan Psychological Well-being. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dukungan Emosional Keluarga yang terbanyak adalah kelompok dukungan emosional keluarga sedang yaitu sejumlah 17 responden (53,1%).Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke yang terbanyak adalah kelompok Psychological Well-being sedang sebanyak 12 responden (37,5%). hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05).Dukungan emosional keluarga mempunyai peranan penting khususnya pada pasien pasca stroke karena menyangkut kesejahteraan psikologis yang dapat meningkatkan motivasi penderita untuk sembuh, hal ini dikarenakan dukungan emosional keluarga mencakup ungkapan empati, kepedulian, dan perhatian terhadap penderita pasca stroke yang di berikan keluarga selaku pihak yang paling dipercaya oleh penderita
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Ketuntasan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Pada Kasus Kontak Erat Pasien TBC Paru Di Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo Linda Agustin; Iin Aini Isnawati; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Keluarga merupakan unit masyarakat terkecil yang dapat sangat beresiko lebih cepat dalam penularan penyakit. Pemberian TPT diharapkan dapat mencegah seseorang beresiko tertular TBC paru, memutus mata rantai penularan TBC paru, Dukungan keluarga sangat mempengaruhi dalam ketuntutasa pemberian TPT ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Dukungan Keluarga Dengan Ketuntasan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis(TPT) Pada kasus Kontak Erat Pasien TBC Paru di Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh anggota keluarga Kontak Erat Pasien TBC Paru di Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo berjumlah 31 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling sebanyak 31 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi ketuntasan pemberian TPT. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dukungan Keluarga Pada Kasus Kontak Erat Pasien TBC Paru sebagian besar adalah Dukungan Keluarga sedang yaitu sejumlah 14 responden (45,2%), Ketuntasan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Pada Kasus Kontak Erat Pasien TBC Paru Sebagian tuntas sebanyak 20 responden (64,5%),hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test ada Hubungan Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Ketuntasan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Pada Kasus Kontak Erat Pasien TBC Paru di Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo, nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05).Pasien yang mengikuti pengobatan TPT yang memiliki dukungan keluarga tinggi, akan mampu mencapai ketuntasan dalam pengobatan dengan mengikuti standar perawatan serta pengobatan yang sedang dijalani sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Peran penting yang dapat dilakukan peer educator pada kumpulan dari pasien TBC yang sudah selesai menjalani pengobatan untuk kemudian memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pasien TBC paru yang masih menjalani pengobatan agar mau mengikuti jejak mereka
Perbedaan Mekanisme Koping, Self Efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental Pada Remaja Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan Ika Setya Purwiyaningsih; Iin Aini Isnawati; Grido Handoko Sriyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Posyandu remaja ditujukan untuk meningkatkan derajat Kesehatan mental, mekanisme koping, self efficacy, motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Perbedaan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental Pada Remaja Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain deskriptif dengan metode penelitian kompratif dan peer group. Populasi sebanyak 100 responden dan sampel sebanyak 58 responden, dipilih melalui tekhnik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental, kemudian diproses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Mann Whitney.Hasil penelitian pada Remaja menunjukkan Mekanisme Koping yang mengikuti posyandu remaja sebagian besar adalah Adaptip sebanyak 17 responden (58,6%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar adalah maladaptip sebanyak 16 responden (55,2%). Self efficacy remaja yang mengikuti posyandu sebagian besar adalah sedang sebanyak 15 responden (51,7%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebnyak 18 responden (62,1%). Motivasi remaja yang mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebanyak 19 responden (65,5%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebanyak 13 respoden (44,8%).Kesehatan Mental yang mengikuti posyandu sebagian besar adalah Kesehatan mental cukup sebanyak 15 responden (51,7%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar cukup sebanyak 14 responden (48,3%).Ada Perbedaan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, dan Kesehatan Mental Pada Remaja yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan dengan Nilai ρ Value < 0,05.Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan inovasi dengan penyajian materi yang menarik agar peserta tidak bosan saat kegiatan posyandu remaja berlangsung, sehingga remaja dapat meningkatkan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Kontrol Pada Pasien Stroke Di Klinik Syaraf Instalasi Rawat Jalan RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Elys Bariroh; Iin Aini Isnawati; Titik Suhartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarganya. Dukungan keluarga diperlukan dalam kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien post stroke. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dukungan keluarga dalam kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien post stroke. Metode dalam penelitian ini adalah survey analitik cross sectional dengan tehnik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien di Klinik Syaraf RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo Sejumlah 30 Responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilakukan analisis menggunakan uji statistik spearman rank. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga baik sebanyak 23 responden (76.7%), dukungan keluarga cukup sebanyak 6 responden ( 20%) dan dukungan keluarga kurang sebanyak 1 responden (3.3%). Sedangkan kepatuhan kontrol didapatkan kepatuhan kontrol tinggi sebanyak 21 responden (70%), kepatuhan kontrol sedang sebanyak 8 responden (26.7%) dan kepatuhan kurang sebanyak 1 responden (3.3%). Dari hasil analisis menggunakan uji statistik spearman didapatkan nilai p=0,00 (lebih kecil dari 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol
Pengaruh Kombinasi Relaksasi Nafas Dalam Dan Kompres Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea (SC) Alita Octa Ningtias; Iin Aini Isnawati; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan Sectio Caesarea (SC) merupakan pilihan utama bagi tenaga medis untuk menyelamatkan ibu dan janin saat menghadapi persalinan yang disertai penyulit. Pasien post Sectio Caesarea (SC) akan mengeluh nyeri pada daerah insisi yang disebabkan oleh robeknya jaringan pada dinding perut dan dinding uterus. Salah satu cara terapi non farmakologi dalam mengatasi nyeri adalah teknik relaksasi nafas dalam, dan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri pasien post op sectio caesarea (SC). Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 06 Juni-06 Juli 2023 di Ruang Rengganis RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 67 ibu pasca operasi SC secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil analisa data nyeri pasien sebelum dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata skala 4,69 dan data nyeri pasien setelah dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata 2,90. Hasil uji statistik wilcoxon perbedaan nyeri pasien sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat dengan sampel 67 responden menunjukkan P Value = 0,00 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan atau pengaruh yang bermakna nyeri pasien pasca operasi SC sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat. Diharapkan pasien bisa menerapkan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat ini kepada pasien yang menjalankan perawatan di RS dan RS membuatkan SOP tentang terapi non farmakologis penanganan nyeri
Hubungan Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat Dan Tingkat Stres Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di RSUD Soedarsono Windyah susanti; Grido Handoko Sriyono; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus menyebabkan masalah kecacatan fisik dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kulaitas hidup pasien DM dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres dengan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2 di ruang HCU RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasinya adalah keluarga dan pasien DM tipe II di ruang HCU RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan sejumlah 130, dipilih dengan tehnik purposive sampling, dan didapatkan sampel sejumlah 98. Data dilakukan editing, coding scoring dan tabulating serta dianalisis menggunakan  uji spearman rank dan uji regresi multinomial berganda. Hasil didapatkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga cukup jumlah 40 responden (40,8%), sebagian besar kepatuhan minum obat pada kelompok patuh jumlah 55 responden (56,1%), sebagian besar tingkat stres pada pada kelompok stres sedang jumlah 40 responden (40,8%), dan sebagian besar kualitas hidup pada kelompok kualitas hidup baik jumlah 60 responden (61,2%). Hasil uji spearman rho 0,016<0,05 ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Nilai 0,040<0,05 ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Nilai 0,003< 0,05 ada hubungan antara tingkat stres dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Sedangkan uji regresi multinomial  berganda nilai p value 0,010<0,05 dan Odds Ratio 8,35 sehingga tingkat stres 8,35 kali lebih berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Perlu adanya dukungan oleh rumah sakit terhadap pasien DM tipe 2 dalam menurunkan tingkat stresnya. Rumah sakit juga dapat menyiapkan perawat untuk melaksanakan pendekatan dan pendampingan kepada pasien DM Tipe 2 serta meningkatkan dukungan keluarga dengan memberikan informasi dan konseling.
Hubungan Beban Kerja Dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan Perioperatif Perawat Ruang Operasi Di RSUD Situbondo Tahun 2023 Muchammad Andri Maulidin; Achmad Kusyairi; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang operasi adalah salah satu bagian dari sebuah rumah sakit yang memiliki fungsi sebagai tempat proses melakukan pembedahan secara elektif atau darurat. Kondisi dan beban kerja perawat perioperative perlu diperhatikan agar dapat ditentukan kebutuhan kuantitas dan kualitas tenaga perawat yang diperlukan sehingga tidak terjadi beban kerja yang tidak sesuai yang akhirnya menyebabkan stres kerja pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja dengan kualitas pelayanan keperawatan perioperatif perawat Ruang Operasi Di RSUD Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelation dengan desain penelitian cross sectional. Data diambil pada bulan Agustus-September 2023 di RSUD dr. Abdoer Rahem dan RSUD Asembagus kepada 37 responden secara simple random sampling. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil analisa data didapatkan beban perawat dalam penerapan keperawatan perioperatif sebagian besar beban kerja sedang yaitu sebanyak 25 responden (67,6%) dan kualitas pelayanan baik yaitu sebanyak 27 responden (73,0%). Hasil uji statistik spearman rank menunjukkan P Value = 0,040 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang bermakna beban kerja dengan kualitas pelayanan keperawatan perioperatif perawat Ruang Operasi. Diharapkan perawat yang ada di pelayanan kesehatan baik di ruang operasi dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan dapat membagi pekerjaan secara tim sehingga beban kerja yang dirasakan akan terasa ringan sehingga tercipta pelayanan yang baik dan bermutu
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keparahan Stroke Di Ruang Melati RSUD Dr. Haryoto Lumajang Ima Yulian Handayani; Iin Aini Isnawati; H Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke memiliki faktor risiko yang cukup banyak, namun secara umum dikenal faktor yang dapat diubah dan faktor yang tidak dapat diubah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan stroke. Desain penelitian menggunakkan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study (non eksperimental). Sampel yang diambil sebanyak 30 responden dengan metode accidental sampling, dianalisis menggunakan uji chi-square test, uji spearman rank, uji fisher exact dan uji regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan hubungan usia dengan tingkat keparahan stroke pvalue = 0.002, suku pvalue = 0.132, genetic pvalue = 0.132, penyakit jantung pvalue = 0.015, dislipidemia pvalue = 0.004, diabetes mellitus pvalue = 0.001, hipertensi pvalue = 0.004, merokok pvalue = 0.129, konsumsi alcohol pvalue = 0.520, obesitas pvalue = 1,000, aktivitas fisik pvalue = 0.007, pemakaian kontrasepsi hormonal pvalue = 0.466, ketepatan membawa pasien ke rumah sakit pvalue = 0.007, factor paling dominan adalah diabetes mellitus dengan nilai p = 0.002 dan nilai OR = 24.000 Saran pada pasien yang memiliki diabetes mellitus melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur, mengontrol pola makan dengan diet rendah gula, melakukan aktifitas fisik ringan
Hubungan Keaktifan Kegiatan Sosial Dengan Keluhan Fisik Dan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Kedopok Kota Probolinggo Siti Romlah; Iin Aini Isnawati; Grido Handoko Sriyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan Kegiatan sosial adalah agenda yang dilakukan bersama dengan masyarakat, khususnya yang berada dilingkungan sekitar yang mana bisa seperti tentang unsur-unsur masyarakat yang berkaitan dengan nilai-nilai agama. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan (Cross sectional). Penelitian ini dilakukan di Desa Kedopok Kota Probolinggo. Pada tanggal 4 Agustus 2023 dengan jumlah populasi 50 responden,  Sampel yang digunakan yaitu 42 lansia dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik Random Sampling. Instrument penelitian menggunakan Kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Spearmank Rank untuk analisis bivariat dan Analisis Regresi Logistik Ordinal untuk analisis Multivariat dalam mencari faktor yang paling dominan. Hasil Uji statistik menyimpulkan bahwa yang paling berpengaruh dalam variabel keaktifan kegiatan sosial adalah variabel kualitas hidup dengan nilai p value 0.016< 0.05. Dari hasil penelitian diharapkan Lansia di desa kedopok untuk lebih memperhatikan tentang kesehatan dirinya karena hal tersebut sangat penting, sehingga jika para lansia tidak bisa datang ke posyandu keluarga bisa membantu untuk mengantarnya
Pengaruh Terapi Bekam Titik Zhohrul Qodam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Di Klinik Holistic Nursing Therapy Probolinggo Devi Rizkiyah; Nur Hamim; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat atau gout arthritis masih menjadi masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas. Bila tidak diatasi dengan baik arthritis gout dapat menyebabkan kerusakan sendi yang parah dan berisiko pada penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bekam titik zhohrul qodam terhadap penurunan kadar asam urat di klinik holistic nursing therapy probolinggo. Jenis Metode dalam penelitian ini dengan pre ekperimental dengan (one group pretest-posttest), dan Populasi responden sebanyak 34 responden, penentuan sampel menggunakan Teknik accidental sampling yang memenuhi kriteria sebanyak Sampel 31 responden. Instrument tang digunakan modul terapi bekam. Pengelolaan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan uji paired T test. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata asam urat yang terjadi sebelum dilakukan terapi bekam titik zhohrul qodam sebanyak 8.448 mg/dl dan standart deviasi 1.6850, nilai rata-rata sesudah dilakukan terapi bekam titik zhohrul qodam sebanyak 8.232 mg/dl dan standart deviasi 1.7087, hasil uji analisis menggunakan pairet T test di dapatkan ρ-value = 0,000 yang berarti ada Pengaruh Terapi Bekam Tituk Zhohrul Qodam Tergadap Penurunan Kadar Asam Urat Di Klinik Holistic Nursing Therapy Probolinggo. Terapi Bekam dapat menjadi pengobatan secara alternative tradisional yang dapat dilakukan secara rutin umtuk proses penyembuhan kadar asam urat tinggi dengan melakukan terapi bekam titik zhohrul qodam
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad Khomaedy Ainul Yaqin Salam Alfariz, Muhammad Alfiatul Alita Octa Ningtias Alwin Widhiyanto Andriyanto Gunawan Wibisono Ardiana, Yosinta Dwi Arif Eka Budiman Delia Agustin Devi Rizkiyah Diah Oktavia Ningsih Didit Reza Fahlusi dini ayu lestari Dini Wahyuni Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Eko Imam Prasetyo Elsye Elys Bariroh Fadlilah, Indah Lailatul Fajar Kholid Setiawan Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono H Nur Hamim Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Setya Purwiyaningsih Ilda Ima Yulian Handayani Imroatul Maulidah Ayyub Khoiroh, Iswatin Khoiruni, Irma Rizqia Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah Linda Agustin Marfuah Marfuah Maria Ulfatus Zuhria Mariani Mariani Mariani Moh. S. Guntur Muchammad Andri Maulidin Muh. Audini Mukhlisiddin Muhammad Iqbal Mutiara Anggraeny Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Niaga Rahmatullah Nofolion Nur Rahmat Nur Hamim Nur Hamim Nur Hamim Nuraini Nuraini Nurakhmawati, Eva Rahmatullah, Ryan Nur Riska Wati Risky Eko Wardana Rizka Yunita Ro'isah Ro'isah Ro‘isah Ro’isah Salsabila Putri Azhari Sanik Waras Silvia Nur Afkarina Siti Faaradila N.L.M Siti Fatimah Tus Zahroh SITI MARIA ULFA Siti Maryam Siti Nur Afifah Siti Romlah Siti Walidah Dewi Murni Siti Zainab Suhari Suhari Suprabowo, Wahyu Terapi Akupresur Titik Suhartini Usnia, Rovi Wahyusari, Shinta Wardoyo Wardoyo Widya Addiarto Windra Jayani Windyah susanti Zakariya Adib Yahya