Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Parenting Dan Komunikasi Orang Tua Dengan Regulasi Emosi Remaja Pada Siswa Kelas Xi IPS Di SMAN 1 Gending Sanik Waras; Iin Aini Isnawati; Grido Handoko Sriyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regulasi emosi adalah suatu cara serta kemampuan individu dalam mengontrol emosi, yg mana dapat dirasakan menggunakan cara mengontrol perilaku, perasaan atau pikiran dalam segi respon amarah yg ada.Pen elitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan parenting dan komunikasi orang tua dengan regulasi emosi pada remaja kelas XI IPS di SMAN 1 Gending. Jenis penelitian dalam penelitian ini berupa jenis kuantitatif, menggunakan pendekatan (Cross-sectional Method), teknik sampling proportional random sampling, dan sejumlah sampel 104 siswa. Analisa data dilakukan menggunakan Uji Chi-Square (analisis bivariat) serta Analisis Regresi Logistik Ordinal (Analisis Multivariat). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan bermakna antara parenting dengan regulasi emosi remaja (p value = 0,039) dan terdapat hubungan Komunikasi orang tua dengan regulasi emosi remaja (p value = 0,045). Hasil dari analisis multivariat menunjukkan variabel parenting  yang paling berpengaruh terhadap regulasi emosi remaja (p value < 0,020), sedangkan Komunikasi orang tua(p value < 0,042). Ada Hubungan parenting dan komunikasi orang tua dengan regulasi emosi pada remaja siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Gending
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DAN SPIRITUALITAS DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA PASIEN GONORE DI KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG Wardoyo, Wardoyo; Isnawati, Iin Aini; Suhari, Suhari
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.379

Abstract

Gonore merupakan salah satu infeksi menular seksual yang penyebarannya sangat dipengaruhi oleh perilaku seksual berisiko. Religiusitas dan spiritualitas dipandang sebagai faktor yang dapat mempengaruhi keputusan moral individu, termasuk dalam perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan spiritualitas dengan perilaku seks bebas pada pasien gonore (GO) di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui angket/kuesioner. Populasi sebanyak 35 respoden dan Sampel penelitian terdiri dari 35 responden yang dipilih dengan metode total sampling. Uji analisis dengan menggunakan uji Spearmank rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat religiusitas yang kurang baik sebanyak 20 responden (57,1%) dan tingkat spiritualitas yang kurang baik juga sebanyak 20 responden (57,1%). Selain itu, perilaku seks bebas dalam kategori negatif ditemukan pada 22 responden (62,9%). Analisis menggunakan uji Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara religiusitas dan perilaku seks bebas dengan nilai α < 0,05 (0,000). Hasil yang sama juga ditemukan pada hubungan antara spiritualitas dan perilaku seks bebas, dengan nilai α < 0,05 (0,000). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya tingkat religiusitas dan spiritualitas berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas negatif pada pasien gonore. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis pendidikan religius dan spiritual untuk mengurangi perilaku seksual berisiko pada pasien gonore.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KUNJUNGAN PASIEN DM TIPE 2 DI POSBINDU PTM WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABRUK KIDUL KABUPATEN LUMAJANG Usnia, Rovi; Yunita, Rizka; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.381

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Self Efficacy pada pasien diabetes melitus akan mempengaruhi pasien dalam berperilaku dan berkomitmen, sehingga dengan Self Efficacy yang kuat memiliki harapan yang besar terhadap suksesnya pencapaian tujuan, sedangkan individu dengan Self efficacy yang rendah memiliki keraguan dalam mencapai tujuannya. Efikasi diri dapat mendorong keyakinan penderita diabetes mellitus untuk berperilaku positif melakukan penyesuaian gaya hidup untuk mencapai tujuan pengobatannya salah satunya melakukan kunjungan ke Posbindu PTM untuk melakukan pemantauan kondisi mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain metode Korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh Pasien DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Labruk Kidul sebesar 395 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, menggunakan tehnik stratified simple random sampling didapatkan sampel sejumlah 199 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup dan pengumpulan data secara retrospektif yaitu diambil dari data buku register Posbindu PTM mulai bulan Januari sampai Desember 2023. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai nilai Self Efficacy kurang sebanyak 82 responden (41,2%) dan sebagian besar responden tidak aktiv berkunjung ke Posbindu PTM sebanyak 133 responden (66,8%). Setelah dilakukan uji statistik Spearman rank mendapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,005 dan r correlation coefficient 0,720, maka artinya ada hubungan antara self efficacy dengan kunjungan pasien DM tipe 2 di Posbindu PTM Wilayah Kerja Puskesmas Labruk Kidul. Meningkatkan self efficacy sangat penting untuk penderita DM tipe 2 karena dengan self efficacy yang baik akan memiliki keyakinan maupun kesadaran diri akan sembuh dari penyakitnya sehingga aktiv berkunjung ke Posbindu PTM
HUBUNGAN PERILAKU CARING TENAGA KESEHATAN DENGAN KEDISIPLINAN MELAKUKAN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP DAN NIFAS PUSKESMAS GESANG LUMAJANG Rahmatullah, Ryan Nur; Yunita, Rizka; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.386

Abstract

Perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan merupakan dua aspek penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas dan mencegah infeksi silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Desain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik yang digunakan untuk menentukan sample adalah proportionated random sampling, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 31 tenaga kesehatan yang bekerja di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa 25 dari 31 responden (80,6%) memiliki perilaku Caring dalam kategori baik, sedangkan 23 dari 31 responden (74,2%) menunjukkan kedisiplinan cuci tangan dalam kategori baik. Uji analisis Spearman's rho menghasilkan nilai α < 0,05 (0,000), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan. Nilai Correlation Coefficient sebesar +0,831 menunjukkan hubungan positif yang kuat, berarti semakin baik perilaku Caring, semakin tinggi kedisiplinan cuci tangan. temuan ini menggarisbawahi pentingnya perilaku Caring sebagai faktor yang mempengaruhi kedisiplinan cuci tangan. Peningkatan perilaku Caring berpotensi memperbaiki kedisiplinan dalam praktik cuci tangan, yang pada gilirannya meningkatkan keselamatan pasien. Program pelatihan yang menekankan kedua aspek ini dapat memperbaiki kualitas asuhan keperawatan.
HUBUNGAN PENERIMAAN IBU HAMIL DENGAN KESIAPAN PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LUMAJANG Ardiana, Yosinta Dwi; Isnawati, Iin Aini; Suhari, Suhari
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.395

Abstract

Penerimaan ibu hamil merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir. Kesiapan ini penting untuk memastikan kesejahteraan bayi serta mendukung proses transisi peran ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 88 responden melakukan pemeriksaan di poli kandungan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Acceptance Scale Pregnant Women (SAS-PW) dan kuesioner Kesiapan Bayi Baru Lahir. Analisis data menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan ibu hamil yang tinggi (55,7%) dan hasil pengukuran kesiapan perawatan bayi baru lahir 84,1%. Hasil analisis data menggunakan uji pearson product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahirdi Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang dengan ρ-value = 0,0001 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan ibu hamil, semakin tinggi pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Semakin tinggi tingkat penerimaan ibu hamil, semakin besar pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi yang berfokus pada peningkatan penerimaan ibu hamil, untuk memastikan kesiapan yang optimal dalam merawat bayi baru lahir dan mendukung kesejahteraan ibu serta bayi
Hubungan Beban Keluarga dan Keaktifan Senam dengan Kualitas Hidup Lansia di Desa Pategalan Kecamatan Jatibanteng Ahmad Khomaedy; Ro'isah Ro'isah; Iin Aini Isnawati
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2024): Desember: Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v1i4.1061

Abstract

The aging process in the elderly naturally brings physical, mental and social consequences, which affect their quality of life. This study aims to analyze the relationship between family burden and gymnastics activity with the quality of life of the elderly in Pategalan Village, Jatibanteng District. The research method used a correlational analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 109 elderly people selected by random sampling from a population of 150 people. Data collection was carried out through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, with analysis using the Spearman Rank test. The results showed that 56% of the elderly had a good family burden, 84.4% were active in gymnastics, and 55% had a good quality of life. Spearman Rank statistical test revealed a significant relationship between family burden and gymnastics activity with the quality of life of the elderly (p-value = 0.000; p ≤ 0.005). This study confirms the importance of family support and physical activity in improving self-esteem and quality of life of the elderly. Elderly people who feel respected and have the freedom to choose for themselves tend to achieve the expected quality of life. Continuous support from family and society is the key to realizing independent and happy elderly.  
The Relationship between Workload and the Level of Occupational Health and Safety Awareness of Nurses at RSU Muhammadiyah Lumajang Lestari, Dini Ayu; Salam, Ainul Yaqin; Isnawati, Iin Aini
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 2 (2024): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i2.7644

Abstract

their duties to address patients' health problems 24 hours a day continuously. These conditions lead to a decrease in nurses' vigilance in implementing health and safety at work. The research design used was correlational analytic, using a cross-sectional approach. The population in this study was all nurses working at Muhammadiyah Lumajang Hospital, which is 30 nurses, using a total sampling technique. To determine the relationship between the two variables. Spearman rank statistical test with a significance level of 0.05. The results obtained. Almost all respondents experienced a moderate workload (70%), and almost all respondents experienced a moderate level of awareness (86.6%). After the Spearman Rank statistical test was carried out, the results of the Sig value were obtained. (2-tailed) the results of a significant level of 0.004 < 0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted, meaning there is a relationship between workload and the level of occupational safety and health awareness among nurses at Muhammadiyah Lumajang General Hospital with the level of closeness of the relationship showing the results of the value 0.508 strong category. It is hoped that Muhammadiyah Hospital will meet the ideal number of nurses, adequate facilities and infrastructure, and health insurance for healthcare workers in the future.
Analisis Jenis Child Abuse yang Mempengaruhi Tingkat Kemandirian Anak Sekolah Kelas 5-6 di SDN Karang Bayat 01 Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember Siti Zainab; Achmad Kusyairi; Iin Aini Isnawati
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i2.2563

Abstract

School-aged children are those within the age range of 6-12 years. The primary developmental task for school-aged children is to develop a sense of independence. Independence is the ability or attitude acquired by an individual to perform tasks on their own without the help of others. To enhance their independence, children need stimulation from their environment, such as from their parents. However, in reality, many parents resort to violence under the guise of disciplining their children by administering punishment. This study aims to analyze the corelation between types of child abuse and their impact on the level of independence of fifth and sixth grade students at SDN Karang Bayat 01, Sumberbaru, Jember. This research was a correlational analytic design with a cross-sectional approach. The study population conssisted of 39 individuals selected used purposive sampling techniques. The research instrument utilized a questionnaire. Statistical tests were conducted on the obtained data. Bivariate analysis using Chi-Square tests and logistic regression was performed to identify dominant factors. The study results indicated that physical abuse had a p-value of 0.046, verbal abuse had a p-value of 0.012, and neglect had a p-value of 0.424. This suggests that there is a corelation between physical and verbal abuse and independence, whereas neglect does not show a corelation with independence. Among the types of child abuse, verbal abuse was found to be the dominant factor affecting independence, with an Odds Ratio (OR) of 16.667. Verbal abuse by parents impacts the child’s self-confidence, which is one of the indicators of independence. It is hoped that parents will be mindful of their words and expressions towards their children to avoid hindering their independence.
Pengaruh Terapi Bekam Titik Al Warik Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Penderita Low Back Pain di Klinik Holistik Nursing Therapy Probolinggo Silvia Nur Afkarina; Ro’isah; Iin Aini Isnawati
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i2.2573

Abstract

Low back pain is still a trigger for health problems that interfere with activities. If not treated properly, it can reduce lumbar mobility so that there is limited movement. There are several treatment strategies for low back pain, namely pharmacology and non-pharmacology. Non-pharmacology therapy that can be done is cupping therapy. The cupping therapy that is carried out is Al Warik point cupping therapy. This study aims to determine the effect of Al Warik point cupping on reducing the pain scale in low back pain sufferers at the Probolinggo holistic nursing therapy clinic. The type of research used a pre-experiment with a one group pre-post test design. The population was 38 low back pain sufferers at the Probolinggo holistic nursing therapy clinic, the sample determination used the accidental sampling technique that met the criteria of 34 respondents. The instrument used the cupping therapy module, data management with the editing, coding, scoring, and tabulating processes. Furthermore, it was analyzed using the Wilcoxon test. The results of this study indicated that the average pain scale value that occurred before cupping therapy at the Al Warik point was 7.00, standard deviation 1.073, and the average pain scale value after cupping therapy at the Al Warik point was 4.74, standard deviation 1.024, the analysis test using the Wilcoxon test showed a decrease in the Low Back Pain Pain Scale at the Holistic Nursing Therapy Clinic in Probolinggo (ρ = 0.000 <α = 0.005). Cupping therapy can be a traditional alternative treatment that can be done routinely for the healing process of low back pain by performing cupping therapy at the Al Warik point.
Pengaruh Mentoring Peer Group terhadap Perilaku Verbal Bullying di Pondok Pesantren Iin Aini Isnawati; Rizka Yunita
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 4 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i4.1109

Abstract

Perilaku bullying merupakan tindakan agresif yang sering di lakukan oleh remaja. Sebagian besar jenis perilaku bullying yang terjadi adalah verval bullying. Dampak perilaku Verbal Bullying bagi korban dapat terjadi gangguan fisik sampai mental. Perilaku ini tidak hanya terjadi di sekolah formal juga terjadi di sekolah non formal seperti pondok pesantren. Sehingga kasus bullying perlu mendapatkan solusi pendekatan yang mampu merangkul remaja untuk dapat menghentikan aksi bullying nya. Salah satunya dengan memberdayakan teman sebaya (Peer group). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Mentoring Peer Group terhadap perilaku Verbal Bullying di Pondok Pesantren. Metode penelitian ini menggunakan quasy eksperiment dengan pendekatan pre post test design. Populasi penelitian ini adalah remaja pondok putri hafshawaty sebanyak 135 orang dengan tehnik sampling simple random sampling dengan 101 sampel. Alat ukur yang di pakai menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analitik korelasi wilcoxon dengan SPSS 21. Berdasarkan hasil di dapatkan sebelum intervensi kategori terbanyak adalah cukup tinggi sebanyak 54 responden (53,5%) dan setelah intervensi kategori terbanyak adalah rendah sebanyak 43 responden (42,6%). Setelah dianalsis di dapatkan ṕ value 0.001 < α 0.05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima yang artinya ada pengaruh Mentoring Peer Group terhadap perilaku Verbal Bullying di Pondok Pesantren. Pengembangan metode pendekatan pada remaja dipondok pesantren dengan Mentoring efektif dalam menurunkan angka Verbal Bullying dengan pelatihan yang lebih terstruktur dan dilakukan secara kontinu. Peran pengurus pondok sebagai kontrol dalam memberdayakan teman sebaya efektif untuk mengurangi dan kebiasaan Verbal Bullying di Pondok Pesantren.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad Khomaedy Ainul Yaqin Salam Alfariz, Muhammad Alfiatul Alita Octa Ningtias Alwin Widhiyanto Andriyanto Gunawan Wibisono Ardiana, Yosinta Dwi Arif Eka Budiman Ayu Latifah Delia Agustin Devi Rizkiyah Diah Oktavia Ningsih Didit Reza Fahlusi dini ayu lestari Dini Wahyuni Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Eko Imam Prasetyo Elsye Elys Bariroh Fadlilah, Indah Lailatul Fajar Kholid Setiawan Farianingsih Farianingsih, Farianingsih Fatimah, Yuliati Fauziah, Ana Lailatul Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono H Nur Hamim Handayani, Erna Heni Wahyuni Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Setya Purwiyaningsih Ilda Ima Yulian Handayani Imroatul Maulidah Ayyub Khoiroh, Iswatin Khoiruni, Irma Rizqia Kusyairi, Achmad Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah Linda Agustin Marfuah Marfuah Maria Ulfatus Zuhria Mariani Mariani Mariani Moh. S. Guntur Muchammad Andri Maulidin Muh. Audini Mukhlisiddin Muhammad Iqbal Muhimmatul Lathifa Mutiara Anggraeny Mutmainnah Zakiyyah Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Niaga Rahmatullah Nofolion Nur Rahmat Nur Hamim Nur Hamim Nur Hamim Nur ‘Azah Nuraini Nuraini Nurakhmawati, Eva Putri, Yuke Ambarwati R Endro Sulistyono Rahmatullah, Ryan Nur Riska Wati Riska, Awalani Risky Eko Wardana Rizka Yunita Ro'isah Ro'isah Roshinta Sony Anggari Ro‘isah Ro’isah Salsabila Putri Azhari Sanik Waras Sari, Djia Retno Silvia Nur Afkarina Siti Faaradila N.L.M Siti Fatimah Tus Zahroh SITI MARIA ULFA Siti Maryam Siti Nur Afifah Siti Romlah Siti Walidah Dewi Murni Siti Zainab Suhari Suhari Suprabowo, Wahyu Terapi Akupresur Titik Suhartini Usnia, Rovi Uswatun Hasanah Wahyusari, Shinta Wardoyo Wardoyo Widya Addiarto Windra Jayani Windyah susanti Zakariya Adib Yahya Zakiyyah, Muthmainah