Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Birth Assistance and Delivery Methods in the Practice of Early Breastfeeding Initiation at Kasih Fatimah Maternity and Children's Hospital Rahmini Shabariah; Wira Aditya Potabuga; Farsida Farsida; Rayhana Rayhana; Tri Ariguntar Wikanningtyas
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3925

Abstract

Worldwide, approximately three million infants die every year in their first month of life, and 22.3% of neonatal deaths can be prevented with Early Initiation of Breastfeeding (EIBF). Immediate breastfeeding initiation after birth is an integral part of safe delivery procedures and is widely recognized as a beneficial practice. Delayed breastfeeding initiation has been found to increase the risk of mortality among newborns. Objective: The aim of this study is to determine the relationship between birth attendants and delivery methods with EIBF at Kasih Fatimah Maternity and Children’s Hospital. Method: A descriptive-analytic approach using a cross-sectional design was employed, involving 80 samples selected through consecutive sampling. Results: The study revealed that 77 respondents (96.3%) initiated breastfeeding within <1 hour, with 62.5% of patients assisted by midwives, and 62.5% giving birth via vaginal delivery. No significant relationship was found between birth attendants and delivery methods with EIBF (p>0.05). Conclusions: Although these results demonstrate a high level of EIBF practice and no significant association with EIBF, there is potential for improvement in the implementation of EIBF procedures in the hospital.
Differences in Mental Health Based on Age and Gender of the Elderly in Social Shelters Farsida Farsida; Syahrizal Mahara; Umi Sjarqiah; Tri Ariguntar Wikanningtyas; Rahmini Shabariah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5342

Abstract

Mental health in older adults is shaped by physical and social environments, life experiences, and aging-related challenges like declining capacity, reduced functionality, and psychological stress. The 2019 Global Health Estimates (GHE) reports mental disorders account for 10.6% of elderly disability, with 14% of those aged 60 and over affected, primarily by depression and anxiety. Objective: This study aims to examine the differences in mental health based on age and gender among the elderly in social shelters. Methods: A cross-sectional study was conducted at the social shelter, in September-October 2023. A sample of 80 elderly individuals was selected using purposive sampling. Data were collected through interviews using a questionnaire with the DASS 21 (Depression Anxiety Stress Scales) instrument. Data analysis was performed using chi-square tests. Results: Most had normal mental health: depression (43.8%), anxiety (61.2%), and stress (76.2%). Gender correlated with anxiety (p<0.001) but not depression or stress, while age showed no significant relationships. Conclusion: Most elderly in the shelter had normal mental health, with gender linked to anxiety and age unrelated to depression, anxiety, or stress. These findings emphasize the importance of considering gender factors in efforts to improve mental health among the elderly.
Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Resisten Obat Farsida Farsida; Indah Imanul Kamliah; Tri Ariguntar Winanningtyas; Rahmini Shabariah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.560

Abstract

Laporan WHO tahun 2023, terdapat sekitar 400.000 kasus tuberkulosis (TB) resisten obat di dunia. Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban kasus tertinggi, dimana 81% kasus berhasil ditemukan dan 90% telah menerima pengobatan, menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. TB resisten obat terjadi ketika Mycobacterium tuberculosis kebal terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT), sehingga menjadi perhatian utama dalam pengendalian TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien TB resisten obat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dilakukan pada November-Desember 2023 dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 61 pasien TB resisten obat. Data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur mengenai karakteristik pasien tuberkulosis resisten obat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 36–45 tahun, berpendidikan perguruan tinggi, bekerja sebagai ibu rumah tangga atau tidak bekerja, serta sebagian besar memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Pasien umumnya mencari pengobatan saat mengalami gejala batuk atau batuk berdarah dalam dua minggu pertama, mengunjungi puskesmas sebagai fasilitas pertama, memiliki riwayat pengobatan TB sebelumnya, sedang dalam fase lanjutan pengobatan TB resisten obat, dan sebagian besar berperilaku merokok.
Overview of Weight Gain in Babies Aged 3-6 Months Who have Been Exclusively Breastfeeded Since Birth Ardirefi Muhammad Fadhil; Rahmini Shabariah; Meita Dwi Utami; Fita Ferdiana; Tri Ariguntar Wikanningtyas; Farsida Farsida
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.1367

Abstract

Exclusive breastfeeding is the gold standard for providing nutrition for newborns up to the first six months of life. The World Health Organization (WHO) and the Indonesian Pediatrician Association (IDAI) recommend exclusive breastfeeding because it provides significant benefits for babies growth, development, and health, including optimal weight gain. In Indonesia, the coverage of exclusive breastfeeding has not yet reached the national target (80%), despite extensive breastfeeding promotion programs. This study aimed to determine the weight gain of babies aged 3-6 months who were exclusively breastfed from birth. This descriptive cross-sectional study was conducted in December 2024 at the Kramat Jati Community Health Center, East Jakarta. The study included 30 babies aged 3–6 months who were exclusively breastfed from birth, selected using a total sampling technique. Data were collected through interviews with mothers, anthropometric measurements of infant weight and length, and medical records. Univariate analysis was performed to describe the distribution of study variables. The results showed that most babies experienced weight gain in accordance with WHO growth standards. The average weight gain of babies aged 3-6 months who were exclusively breastfed was within the normal range.
Pemanfaatan Lahan Apotek Hidup sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat pada Pasca Pandemi Covid Farsida Farsida; Fanny Septiani Farhan; Lailan Safina Nasution; Rahma Ayu Larasati; Risky Akaputra; Ihsanil Husna; Fadhilah Aisyah; Ayu Farah Syifa
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.34-39

Abstract

Pasca pandemi di Indonesia menjadi alarm bagi individu dan lingkungan sekitar untuk memperkuat protokol kesehatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan budidaya tanaman obat. Adapun keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari kegiatan masyarakat untuk mencoba menjalankan membudidayakan tanaman dengan lahan terbatas yang dimilikinya. Metode yang digunakan melalui sosialisasi dan praktikum kesehatan lingkungan bekerjasama dengan Aisyiyah Cabang Pondok Gede Bekasi. Peserta berjumlah 27 orang berasal dari masyarakat yang berada disekitar klinik Aisyiyah di kampung Pamahan. Penyelenggaraan sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapat respon hangat dari masyarakat. Hasil yang telah dicapai berupa peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami dengan apotek hidup.
Pemberian Masker dan Bantuan Makanan Pokok pada Tunanetra sebagai Pencegahan Infeksi Covid-19 di Kecamatan Pondok Gede Bekasi Resiana Karnina; Farsida Farsida; Rahma Ayu Larasati; Ihsanil Husna; Syahfreadi Syahfreadi; Retno Tri Siswanti; Azka Zifa Tanama; Bagus Destriambodo
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.45-50

Abstract

Pandemi Covid-19 banyak memberikan pengaruh pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya pada orang yang sempurna jasmaninya tapi juga sangat memberikan dampak berat bagi penyandang disabilitas. Tunanetra yang pekerjaannya hanya memijat, maka dengan pandemi ini mereka tidak bisa memijat lagi dan sehingga banyak diantara mereka berdagang keliling. Pengabdian ini bertujuan untuk membagikan masker dan kebutuhan pokok pada tunanetra yang terkena dampak pandemi Covid-19 secara ekonomi di Kecamatan Pondok Gede Bekasi. Metode pelaksanaan pengabdian dimulai dengan melakukan kerjasama dengan paguyuban tunanetra untuk mendapatkan informasi jumlah tunanetra dan kegiatan yang dijalankan selama pandemi. Kemudian menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk pembagian masker dan kebutuhan pokok pada 30 orang tunanetra. Pengabdian ini membantu masyarakat khususnya tunanetra dalam mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan keterbatasan kondisi saat kondisi pandemi dan pemberian masker dalam pencegahan terhadap penularan Covid-19.
Skrining Sarkopenia pada Masyarakat Lanjut Usia di Desa Kudukeras, Cirebon, Tahun 2023 Lailan Safina Nasution; Tri Ariguntar Wikaningtyas; Tri Wahyuni; Farsida Farsida; Ahmad Muchlis; Fanny Septiani Farhan; Rahmini Shabariah; Rayhana Rayhana; Sugiarto Sugiarto; Febi Sukma; Siti Nurhasiah Jamil; Nurfadhilah Nurfadhilah; Nanda Safira
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.25-32

Abstract

Lansia rentan mengalami kerapuhan dan sarkopenia, dan mereka sering kali memiliki beberapa penyakit penyerta, termasuk demensia. Sarkopenia ditandai dengan penurunan fungsi fisik atau hilangnya massa dan kekuatan otot. Ciri utama kelemahan fisik adalah sarkopenia. Evaluasi status fungsional, seperti skrining sarkopenia pada lansia untuk identifikasi penyakit secara dini, dapat menghindari penurunan kekuatan, kualitas, dan kuantitas otot pada lansia. Lima item yang termasuk dalam skrining adalah berat badan, tinggi lutut, lingkar betis, kekuatan genggaman tangan, dan tes duduk-berdiri di kursi sebanyak lima kali. Skrining sarkopenia dilakukan terhadap 69 orang di Desa Kudukeras, Kabupaten Cirebon, Indonesia pada hari Minggu, 5 November 2023, di pesantren Al-Fathonah. Dari seluruh peserta, 62 (89,85%) adalah pra-lansia dan lansia dengan 42 (67,74%) memiliki kekuatan genggaman yang rendah dan 37 (59,67%) memiliki kecepatan duduk-berdiri dari kursi yang rendah. Skrining sarkopenia ini menunjukkan pentingnya deteksi dini, yang dapat membantu untuk pencegahan dan penanganan lanjutan semua orang lanjut usia yang berisiko mengalami sarkopenia.
Edukasi Pencegahan dan Tatalaksana MRSA pada Tenaga Kesehatan Rike Syahniar; Farsida Farsida; Reny Luhur Setyani; Malayanti Malayanti; Retno Tri Siswanti; Wa Ode Asmawati; Inas Farida
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.42-47

Abstract

Hasil surveilans nasional pada delapan rumah sakit rujukan utama, menunjukkan bahwa permasalahan MRSA ini sangat tinggi. Prevalensi infeksi akibat MRSA menunjukkan rentang antara 25%-65% dengan rata-rata nasional adalah 38%. Maka penting adanya edukasi mengenai pencegahan penularan dan tatalaksana MRSA pada tenaga kesehatan. Rumah sakit perlu memastikan bahwa mampu mencegah penularan penyakit di dalam dan dari rumah sakit. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi pencegahan dan tatalaksana MRSA pada tenaga kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa dari 196 responden yang diberikan edukasi, 83,16% memiliki tingkat pengetahuan pada kategori baik, 11,22% masuk dalam kategori pengetahuan cukup dan 5,61% dalam kategori kurang. Simpulan yaitu sebagian besar tenaga kesehatan memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi mengenai mengenai pencegahan penularan dan tatalaksana MRSA pada tenaga kesehatan.
Co-Authors Ade Dharmawan Afifah, Alidina Nur Ahmad Muchlis Amany, Hana Amirah Ana Madjawati Apriani, Dina Ardirefi Muhammad Fadhil Ariguntar, Tri Aulia, Tri Wahyuni Ayu Farah Syifa Ayu Farah Syifa Azka Zifa Tanama Azka Zifa Tanama Bagus Destriambodo Cyntya Harlyana Darisan, Kemalasari Nas Dayu Swasti Kharisma Diah Karomah Putri Fadhilah Aisyah Fanny Septiani Farhan Farabillah Afifah Febi Sukma Fita Ferdiana Gatot Sugiharto, Gatot Handayani, Tutwuri harlyana, cyntya Hasyasya Furnita Herdiansyah, Dadang Heri Setiyo Bekti Husna, Ismalia Ihsanil Husna Ikrimah Nisa Utami Inas Farida Indah Imanul Kamliah Indri Prameswari Indriyani Indriyani Insyiera, Nayla Katharina Setyawati Kencana, Ratu Manik Khatarina Setyawati Kosasih, Audia Nizhma Nabila Lailan Safina Nasution Maharani, Dinda Putri Maharani, Indy Zafira Malayanti, Malayanti Mardhia Mardhia Marpaung, Nurasi Lidya E. Meita Dwi Utami Mirzan Zulyanda Muhammad Fachri Muhammad Hafiz Nanda Safira Nilamsari, Arysa Nindhita Ayu Andhini Nurfadhilah Nurfadhilah Oktarina Oktarina Pitut Aprilia Putri, Medarissa Azzihra Rahma Ayu Larasati Rahmini Shabariah Ramadhan, Muhammad Widad Rannie Kusuma Wardhani Rayhana, Rayhana Rayhana, Rayhana Reny Luhur Setyani Resiana Karnina Retno Tri Siswanti Rike Syahniar Rike Syahniar Risky Akaputra Risya mawahdah Saenong, Rizqa Safina, Lailan Salma Mardhiyana Sari, Neng Ratna Sari, Ninuk Permata Savitri, Pitut Aprilia Septiana Cahya Nugraha Siti Nurhasiah Jamil Sjarqiah, Umi Srie Retno Endah Sugiarto Sugiarto Syahfreadi Syahfreadi Syahrizal Mahara Tri Ariguntar Wikaningtyas Tri Ariguntar Wikanningtyas Tri Ariguntar Winanningtyas Tri Wahyuni Turwuri Handayani Utami, Ikrimah Nisa Wa Ode Asmawati Wira Aditya Potabuga Yossy Melna Aufah Yuniarti, Mellynia Yusri Hapsari Utami