Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN KELASE PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Alexander Hamonangan Simamora; Anak Agung Gede Agung; Luh Putu Putrini Mahadewi
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21260

Abstract

AbstrakMasalah yang ditemukan di SMP Negeri 2 Singaraja adalah hasil belajar IPA siswa belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning (2) mendeskripsikan kualitas hasil validasi pengembangan e-learning yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas e-learning yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Hannafin and Peck. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Rancang bangun e-learning mata pelajaran IPA dengan model Hannafin and Peck meliputi tiga tahapan. (2) E-learning mata pelajaran IPA yang dikembangkan valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (91,4%), (b) hasil review ahli e-learning menunjukkan produk berpredikat baik (90,06%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (89,02%), (d) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (89,93%), (89,34%) dan (83,03%). (3) Efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa e-learning yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar IPA (thitung = 25,89 > ttabel = 2,390, pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa e-learning terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Kata-kata kunci : e-learning, Hannafin & Peck, Pengembangan  AbstractThe learning outcomes of the IX grade students at SMP Negeri 2 Singaraja especially in biology subject were not yet satisfactory. Furthemore, this research aims to (1) describe the architecture development of e-learning in biology subjects, (2) describe the quality of the results of the validation of the development of e-learning are developed according to the review experts and product trials in biology subjects, (3) test the effectiveness of e-learning developed against the results of the study biology subjects. This research is the development. The development model used is the Hannafin and Peck model.The data collected in this research is quantitative and qualitative data. Data was collected using the method of recording documents, questionnaires and tests. The results of this research are as follows. (1) The design of e-learning biology subjects with the Hannafin and Peck model includes three phases. (2) E-learning biology subjects developed valid with: (a) the results of expert review the contents of the subjects showed predicated e-learning is very good (92%), (b) the results of an e-learning expert reviews show products predicated good (89,33%), (c) the results of expert review of instructional design e-learning predicated showed very good (93%), (d) the results of individualtrials, small group trial and field trials demonstrate e-learning is predicated very good (90,22%), (90.11%) and (90%). (3) The effectiveness development shows that e-learning developed can effectively improve the learning results of science (tcount = 25,89 > t-table = 2,390, significance level 5%). That means e-learning proven to be effective can significantly improve Biology learning outcomes. Keywords: Development, e-learning, Hannafin & Peck
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PENGEMBANGAN 4D PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU I Made Tegeh; Alexander Hamonangan Simamora; Kadek Dwipayana
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21262

Abstract

AbstrakSeiring perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan nilai-nilai agama kurang di perhatikan, sehingga dalam pembelajaran siswa hanya mengetahui namun tidak memahami, padahal ilmu agama merupakan ilmu yang di gunakan sebagai pedoman hidup. Pemahaman siswa terhadap ilmu agama di sebabkan oleh proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional tanpa memberikan contoh-contoh konkret dalam proses pembelajaran, sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman siswa dan tidak tecapainya hasil belajar secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video pembelajaran, (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan video pembelajaran menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas video pembelajaran. Analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). model pengembangan yang di gunakan adalah model 4D, video pembelajaran Agama Hindu valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan produk berpredikat sangat baik (93,3%), (b) hasil review ahli media menunjukkan produk berpredikat sangat baik (98,6%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan produk berpredikat sangat baik (93,8%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (94,76%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan produk berpredikat sangat baik (95,9%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (95,98%). Efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa video pembelajaran Agama Hindu yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar Agama Hindu (thitung = 11,368 > ttabel = 2,042 pada taraf signifikansi 5%). artinya produk terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu. Kata-kata kunci : 4D, Agama Hindu, Video Pembelajaran AbstractAlong with quick technological development caused religious value less be cared, so that in learning proces, students only knew but did not understand religion besides religion is a science used as life orientation. Students understanding of religion were caused by learning proces that still used convensional learning method without giving concrete examples in learning proces so as caused students lavk of understanding and not achieving maximum students learning outcomes. This research was intended to describe a Hindu learning video, described/explained the result quality of Hindu developing validity learning videos according to experts and product trial, to find out the effectiveness of Hindu learning video. Data analysis used were qualitative descriptive analysis tecnique, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Developing model used was 4D model, (2) valid Hindu learning video with: review result of subject matter experts showed learning videos of Hindu predicated very well (93.3%), review result of media expert showed the design predicated very well (98,6%), review result of learning design expert showed Hindu learning video predicated very well (93,8%), individual test result showed Hindu learning video predicated very well (94,76%), small group test result showed Hindu learning video predicated very well (95,9%). Field test result showed product predicated very well (95,98%). (3) developing effectiveness showed Hindu learning video which effectively developed increasing result study of Hindu religion (t count = 11,368> t table = 2,042 at the significance level of 5%). It means Hindu learning video proven effective in improving the learning outcomes of Hindu effectively. Keywords: 4D, Learning Video, Hindu
Karakteristik Sosial Ekonomi Dan Tipologi Migrasi Migran Asal Jawa Di Kuta Selatan-Bali I Made Sarmita; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v4i2.16528

Abstract

Tujuan dan target khusus dilakukannya penelitian ini adalah untukmengungkap karakteristik sosial ekonomi migran asal Jawa, sertaberusaha mengembangkan konsep migrasi melalui analisis tipologimigrasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian dilakukan denganmenggunakan metode survei. Analisis data menggunakan teknik statistikdeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosialekonomi migran asal Jawa di Kuta Selatan diantaranya adalah didominasimigran yang berumur sangat produktif dalam bekerja (20-34 tahun),berjenis kelamin laki-laki, berstatus kawin, berpendidikan SMA, memilikiskill yang terkategori setengah terampil, dan memiliki penghasilan yangterkategori tinggi dan sangat rendah. Tipe migrasi bisa dibedakan menjadiempat, yaitu permanen, potensial permanen, sirkuler, dan potensialsirkuler. Untuk migran asal Jawa di Kuta Selatan hampir setengahnyaterkategori migran potensial sirkuler. Pembagian tipe migrasi tersebutsangat bermanfaat dalam analisis migrasi. Hal itu ditunjukkan kenyataanbahwa ada kecenderungan karakteristik migran yang termasuk dalamkategori permanen dan potensial permanen mempunyai pola yang sama dilihat dari umur, jenis kelamin,pendidikan, skill, kondisi ekonomi maupun status kawin. Begitu pula migran kategori sirkuler danpotensial sirkuler memiliki kecenderungan yang sama dalam semua karakteristik.
THE EFFECT OF THE CREATIVITY LEARNING MODEL ON NATURAL SCIENCE LEARNING OUTCOMES AND SELF EFFICACY Ayu Ari Rahmayanti; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Alexander Hamonangan Simamora
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v4i4.8038

Abstract

The research was conducted with the aim: (1) identify the effect of creativity learning model toward natural science subject’s learning outcomes and self-efficacy, (2) identify the effect of creativity learning model toward natural science subject’s learning outcomes, and (3) identify the effect of creativity learning model toward self-efficacy. This research was quasi-experimental research designed of Non-Equivalent Posttest Only Control Group. All fifth-grade classes of cluster I Buleleng district were the research population in total of 209 fifth-grade students from 8 schools. The research sample was determined through simple random sampling technique, obtained 2 schools in total of 59 students that was contained 29 students of SDN 1 Banyuning as the experiment class and 30 students of SDN 8 Banyuning as the control class. Essay test was used the research instrument to gather learning outcomes data, while questionnaire was used to measure self-efficacy. The data analysis was done descriptively to identify mean and standard deviation further tested through MANOVA test. The research findings portrayed: (1) simultaneously, creativity learning model effects in enhancing natural science subject’s learning outcomes and self-efficacy; (2) creativity learning model is able to improve natural science subject’s learning outcomes; and (3) creativity learning model is able to improve self-efficacy. Conclusively, creativity learning model presents has an influence on the aspects studies.
Faktor Kesulitan Belajar Matematika pada Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas IV Mohamad Irvando Saputra; I Gusti Ngurah Japa; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i2.49815

Abstract

Siswa mengalami kesulitan dalam belajar matematika dalam kelas, lemah dalam pemahaman, kurangnya interaksi, saat diberikan tugas tidak dikerjakan, nilai yang didapatkan tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar matematika di masa pandemi. Jenis penelitian ini menerapkan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data mepergunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian disajikan dalam bentuk data yang mudah dibaca kemudian dianalisis lalu disimpulkan. Subjek pada penelitian yaitu menggunakan 2 kelas dengan jumlah 37 orang siswa.  Penelitian dilakukan secara deskriptif, data yang sudah didapat kemudian dipaparan berupa data adapun mudah dibaca selanjutnya diterjemahan serta diringkas. Hasil analisis terkait kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas IV disebabkan oleh peserta didik yang tidak menyukai ilmu matematika dan beranggapan bahwa Matematika adalah mata pelajaran yang sulit. Siswa kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran matematika. Siswa kurang percaya diri atas kemampuanya sendiri untuk bisa memahami materi tanpa dibantu oleh guru. Kebiasaan belajar matematika siswa rendah. Faktor lingkungan sangat memengaruhi cara keluarga mendidik. Faktor lingkungan dan keadaan sekolah sangat berpengaruh yaitu cara mengajar guru, sarana dan prasarana, dan sumber belajar. Hasil penelitian ini dapat memberikan motivasi dalam belajar matematika yang cukup
Scientific Approach E-Book on Science Content for VI Grade Elementary School Students Selvia Arfat; Alexander Hamonangan Simamora; I Komang Sudarma
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 56 No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v56i2.65175

Abstract

The use of technology is still lacking in learning, especially in the use of digital-based teaching materials which results in limited teaching materials that can be used by students in learning. This study aims to develop e-books with a scientific approach to science content for Class VI and to analyze the validity and effectiveness of e-books with a scientific approach to science content in Class VI. This research is development research and uses data collection techniques, namely questionnaires, pretest and post-test. Data collection is using questionnaires and tests. Data analysis techniques are using qualitative analysis, quantitative and inferential statistics. The results of this study are the results of validation by learning content experts obtained 95% with very good qualifications, validation results by learning design experts obtained 94.64% with very good qualifications, validation results by learning media experts obtained 95.31% with very good qualifications. The results of the individual trial review obtained 98.33% with very good qualifications, the results of the small group trial review obtained 96.66% with very good qualifications. The results of the effectiveness test of e-books with a scientific approach show significant differences in the results of learning science content before and after using e-book teaching materials. This shows that e-books with a scientific approach are effectively used due to the presentation design of material with a scientific approach, an attractive appearance, and practicality in learning so that they can motivate students in learning science.
E-Book Berbasis Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPAS untuk Siswa Kelas IV Situmorang, Cindy Fruth Novi; Simamora, Alexander Hamonangan; Tegeh, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i3.82415

Abstract

Rendahnya keterampilan dan pengetahuan tenaga pendidik dalam mengembangkan bahan ajar digital yang kreatif dan inovatif membuat proses pembelajaran di kelas menjadi monoton sehingga mengakibatkan peserta didik kurang antusias dan kurang bersemangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-book berbasis problem based learning pada mata pelajaran IPAS. Model penelitian pengembangan yang digunakan dalam penleitian ini adalah model ADDIE. Ada tiga subjek dalam penelitian ini yaitu, 1 ahli isi pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, dan 1 ahli media pembelajaran. Sedangkan subjek uji coba dalam penelitian ini terdapat 3 siswa untuk uji coba perorangan dan dan 6 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, kuesioner, dan tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitaif. Adapun hasil penelitian dari penelitian yakni, hasil penilaian yang diberikan oleh ahli isi pembelajaran yaitu 96,36% (sangat baik). Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli desain pembelajaran yaitu 92% (sangat baik). Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli media pembelajaran yaitu 93,85% (sangat baik). Hasil penilaian oleh uji coba perorangan 95,83% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok kecil yaitu 98,33% (sangat baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-book berbasis problem based learning pada mata pelajaran IPAS layak digunakan dalam pembelajaran.
Character Education Based E-Book in Civics Subject for Grade IV Elementary School Alexsandro, Kris; Simamora, Alexander Hamonangan
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 6 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v6i2.62007

Abstract

The lack of learning media and the use of conventional learning strategies are the main focus of this research. This research aims to analyze the design, validity, and effectiveness of character education-based E-Book in Civics subject for grade IV elementary school. This research uses the ADDIE development model. The data collection methods used in this study were interviews, questionnaires, and observations, and were analysed using quantitative descriptive statistics, and inferential (t-test). The E-Book development design consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the validity ranging from content, design, media, individual, and small group test get very good qualifications. Based on the results of the t-test, it is concluded that the character education-based E-Book is effective in learning Civics grade IV at elementary school. The implications of the research have an impact on motivating teachers' insights to create interesting learning media by utilising technology and the ease of students getting learning materials independently anytime and anywhere and applying knowledge and character values obtained from E-Book in daily life.
Video Pembelajaran Berbasis PMRI pada Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah (VIORI) Nanda, Ayumi; Simamora, Alexander Hamonangan
Indonesian Journal of Instruction Vol. 3 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v3i1.52101

Abstract

Guru kurang mampu mengembangkan media pembelajaran yang sesuai. media yang digunakan guru saat pembelajaran online hanya sebatas buku paket da LKS. Hal ini karena pendidik belum mampu menggunakan teknologi untuk mengembangkan sebuah media ataupun bahan ajar. Tujuan penelitian ini yaitu menciptakan video pembelajaran berbasis PMRI pada materi operasi hitung bilangan cacah (VIORI). Jenis penelitian ini yaitu research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 2 ahli media pembelajaran, 2 ahli materi pembelajaran, dan 2 guru. Subjek uji coba yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 5 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu rating scale. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian dari ahli materi pembelajaran yaitu 0,90 (validitas sangat tinggi). Hasil uji validitas ahli media yaitu 0,90 (validitas sangat tinggi). Hasil respon guru yaitu (validitas sangat tinggi). 93,5% (sangat baik). Hasil respon siswa yaitu 94,8% (sangat baik). Hasil menunjukkan video berbasis PMRI yang dikembangkan mendapatkan kualifikasi sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu video berbasis PMRI dapat digunakan dalam pembelajaran dan membantu siswa belajar materi operasi hitung bilangan cacah.
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Seni Budaya Melalui E-Modul Ramdani, Muhamad Syakir; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v10i1.44495

Abstract

Penelitian ini berfokus terhadap permasalahan pembelajaran yang masih bersifat konvensional ditandai dengan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya. Untuk itu, diperlukan adanya pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengembangan e-modul. Subjek penelitian yaitu 1 orang ahli isi mata pelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan, dan 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid dengan masing-masing penilaian: (a) hasil review ahli isi mata pembelajaran (98,46%), (b) hasil review ahli desain (96%), (c) hasil review ahli media (90%), (d) hasil uji coba perorangan (95,53%), dan hasil uji coba kelompok kecil (91,84%). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan e-modul dapat meningkatkan  motivasi belajar seni budaya siswa kelas VIII.
Co-Authors ., I Kadek Darmayasa ., Kadek Bisma Sudarmika Adrianus I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexsandro, Kris Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra Arisanti, Dewa Ayu Kade Ayu Ari Rahmayanti Darmayasa, I Kadek Darmayasa, I Kadek Deng, Jian Bang Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewi, Ketut Dwi Ulan Dewi, Ni Kadek Kristia Dwipayana, Kadek Eka Safitri Faizah, Nivia okta Ginting, Dezan Pratama I Gede Astawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Sarmita I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Widiana Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah, Nurlaili Izzaturahma, Elza Kadek Dwipayana Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Susiani Kurniawan, I Ketut Septiyan Lestari, Ni Putu Ayu Diah Luh Putu Putrini Mahadewi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Dewanda Sulaksana Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Masturah, Elisa Diah Masturah, Elisa Diah Mohamad Irvando Saputra Nanda, Ayumi Ni Ketut Suarni Niki Virginia Saragih Nyoman Dantes Nyoman Jampel Oni Rianti Permatasari, Anak Agung Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Ramdani, Muhamad Syakir Selvia Arfat Siddiq, Yunia Isni Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sutriastini, Ni Ketut Wawan Sudatha, I Gde Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik