Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROYEK UNTUK MATA KULIAH FOTOGRAFI DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNDIKSHA Simamora, Alexander Hamonangan; Sudarma, I Komang; Prabawa, Dewa Gede Agus Putra
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 1 (2018): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v2i1.13809

Abstract

Penelitian pengembangan yang dilakukan memiliki tujuan untuk menghasilkan electronic modul (e-modul) untuk mata kuliah fotografi di Jurusan Teknologi Pendidikan FIP Undiksha. Tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan e-modul; dan (2) mendeskripsikan tanggapan ahli, dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa terhadap buku ajar yang dikembangkan.E-modul yang dikembangkan mengacu pada model pengembangan pembelajaran Dick, Carey, dan Carey (2005) yang memiliki 10 langkah. Adapun kesepuluh langkah tersebut, yaitu 1) tahap identifikasi kebutuhan dan menentukan tujuan umum, 2) melakukan analisis pembelajaran, 3) mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal peserta didik, 4) menulis tujuan pembelajaran khusus , 5) menyusun alat penilaian hasil belajar, 6) menyusun strategi pembelajaran, 7) memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif, 10) revisi.  Modul yang telah melewati tahap pengembangan selanjutnya perlu dievaluasi. Model evaluasi yang digunakan evaluasi formatif dari Dick, Carey, dan Carey (2005). Tahapan tersebut meliputi: (1) validasi ahli; (2) uji coba perorangan yang melibatkan tiga orang mahasiswa, dan (3) uji coba kelompok kecil yang melibatkan 12 orang mahasiswa. Selama evaluasi formatif digunakan instrumen berupa kuesioner. Data yang telah terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif.E-modul telah berhasil dikembangkan menggunakan model Dick and Carey. E-modul selanjutnya siap divalidasi oleh dua orang ahli yaitu ahli isi sekaligus ahli desain dan ahli media. Setelah itu akan diujicobakan di lapangan untuk mengetahui tanggapan mahasiswa tentang e-modul yang dikembangkan. Berdasarkan penilaian ahli, bahwa validitas isi e-modul memperoleh skor 92 yang berada pada kategori sangat baik, validitas desain pembelajaran memperoleh skor 93,91 yang berada pada kategori sangat baik, dan aspek media memperoleh skor 90 yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian mahasiswa bahwa e-modul berada pada kategori baik dengan skor 85,77.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar Faizah, Nivia Okta; Wawan Sudatha, I Gde; Hamonangan Simamora, Alexander
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 1 (2020): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i1.24091

Abstract

Permasalahan penelitian ini kurangnya media pembelajaran yang membantu proses pembelajaran sehingga siswa kesulitan memahami materi yang disampaikan guru.Tujuan penelitian ini adalah (1)mendeskripsikan proses pengembangan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPA,(2)menguji kualitas multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPA,(3)mengetahui efektifitas multimedia pembelajaran mata pelajaran IPA.Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi,wawancara,kuesioner,dan tes.Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif,kuantitatif dan statistik inferensial/uji-t.Proses pengembangan multimedia pembelajaran menggunakan model  Luther meliputi 6 tahapan.Validasi multimedia dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan oleh 6 orang siswa,uji coba kelompok kecil oleh 3 orang siswa,dan uji coba lapangan oleh 22 orang siswa.Hasil penelitian ini adalah(1)proses pengembangan multimedia pembelajaran mulai dari langkah analisis,desain,pengumpulan bahan,pembuatan,penyelesaian,dan distribusi;(2)kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu:a)ahli isi pembelajaran 94%(sangat baik);b)ahli media pembelajaran 86% (baik);c)uji coba perorangan 94,9%(sangat baik);d)uji coba kelompok kecil 91,9%(sangat baik);e)uji coba lapangan 92%(sangat baik);(3)Multimedia pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA. 
Think Talk Write Assisted Monopoly Media in Students' Simple Essay Writing Skills Iftitah, Nurlaili; Widiana, I Wayan; Simamora, Alexander Hamonangan
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 2 (2020): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i2.25144

Abstract

Lack of student interest in writing essays, this happens because teachers in learning do not use innovative learning models, and learning media that interest students. Therefore, this study aims to analyze the use of Think Talk Write (TTW) learning models assisted by monopolistic media on simple essay writing skills of third-grade elementary school students. This type of research is quasi-experimental (quasi-experimental) with a non-equivalent post-test only control group design. The study population was all grade III in elementary school. The research sample was taken using a random sampling technique, with a total of 59 people. Data collection instruments used in this study were simple essay writing skills instruments, then analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Based on the results of the t-test analysis, the t-count was 11.457. While the table with db = 57 and a significance level of 5% is 2.002. This shows that t-count is greater than t-table (t-count> t-table) with the conclusion that the Think Talk Write (TTW) learning model assisted by monopoly media has a positive effect on writing skills in simple essays. The existence of this research helps teachers to enrich references to models and instructional media that can be used.
Media Pembelajaran Interakti Berbasis Kuis Bermuatan Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Sitanggang, Riccy Riandi; Tegeh, I Made; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v7i1.58144

Abstract

Pembelajaran online menimbulkan terendah hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas 6 SD dan terlihat kurangnya karakter siswa saat melakukan proses belajar daring. Guru juga harus berulang kali menjelaskan dengan terperinci menggunakan bahasa daerah dan bahasa Indonesia agar siswa lebih cepat memahami pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menciptakan media pembelajaran interaktif berbasis kuis bermuatan pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data kajian menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian dari uji ahli menunjukkan ahli materi pembelajaran dengan kelayakan sangat baik (94.00%), ahli desain pembelajaran dengan kelayakan baik (78.00%), ahli media pembelajaran dengan kelayakan baik (88.00%), uji coba perorangan dengan kelayakan sangat baik (97.14%), dan uji kelompok kecil dengan kelayakan sangat baik (97.14%). Secara umumnya, hasil kajian menunjukkan media interaktif berbasis kuis layak dan valid digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi media ini diharapkan agar dapat digunakan secara optimum dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi pelajar dan memudahkan pemahaman terhadap bahan pembelajaran.
Tri Hita Karana Oriented Problem Based Learning Improves Natural Science Learning Outcomes Permatasari, Anak Agung; Widiana, I Wayan; Simamora, Alexander Hamonangan
International Journal of Elementary Education Vol 4 No 2 (2020): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i2.25185

Abstract

This research focused on the low learning outcomes of Natural Science students in class V.. The purpose of this study was to analyze the effect of the Tri Hita Karana oriented PBL model on the learning outcomes of the fifth grade Natural Science students. The sample in this study amounted to 56 students. In this study, data were collected using a test technique using an objective test instrument with multiple choice forms which had previously been analyzed for the quality of eligibility by testing the validity, reliability, distinguishing features, and level of difficulty. The data that has been obtained is then analyzed using t-test. Based on the results of the t-test analysis, T-count = 5.42, while the value of T-table at a significant level of 5% with degrees of freedom 28 + 28 - 2 = 54 is 1.67. Based on T-count = 5.42 > T-table = 1.67 then H0 is rejected. The results of the analysis prove that there are significant differences between the groups of students who are taught with the Tri Hita Karana oriented Problem Based Learning model with groups of students who are taught with conventional learning models. From the results of the t-test analysis and the average learning outcomes it can be concluded that The Tri Hita Karana oriented Problem Based Learning model has a positive effect on the Natural Science learning outcomes of Class V students. Therefore, the Tri Hita Karana oriented Problem Based Learning model is suitabel for dealing with low Natural Science learning outcome
Integration of HOTS-Based Questions on the Theme “The Beauty of Togetherness” through Fun Thinkers Learning Media for Grade IV Elementary School Students Pranyani, Ni Komang Ayu Indah; Agustiana, I Gusti Ayu Tri; Simamora, Alexander Hamonangan
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i3.37807

Abstract

The lack of use of learning media used for delivering material makes it difficult for students to understand the material. This study aims to develop media for fun thinkers based on HOTS questions for fourth grade elementary school students on theme 1, the beauty of togetherness. The development is carried out based on the ADDIE model procedure. The subjects in this development research are media fun thinkers based on HOTS questions for elementary school students grade IV theme 1 the beauty of togetherness while the object in this study is the validity of the media fun thinkers developed. This development research method is a qualitative and quantitative statistical analysis method. The data collection used is a questionnaire method with data collection instruments in the form of a rating scale by giving assessment instruments to 2 subject matter experts, 2 media experts, 2 practitioner responses, and 10 students as responses. The data obtained was calculated using the mean formula to determine the average media validity score. The average validity score of media fun thinkers based on HOTS questions in terms of material/assessment experts is 4.79 with very valid criteria, in terms of media experts it is 4.43 with very valid criteria, in terms of practitioner responses it is 4.63 with very valid criteria, and in terms of response students of 4.95 with very valid criteria. Based on the analysis conducted, the media for fun thinkers based on HOTS questions for elementary school students in grade IV, theme 1, the beauty of togetherness developed is valid and suitable for use in the learning process.
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sudarmika, Kadek Bisma; Parmiti, Desak Putu; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun/desain pengembangan media visual ular tangga inovatif, (2) untuk mengetahui validitas hasil pengembangan media visual ular tangga inovatif menurut review para ahli dan uji coba produk, dan (3) untuk mengetahui efektivitas media visual ular tangga inovatif dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran Tematik kelas IV di SD Negeri 3 Kaliuntu. Untuk model pengembangan yang digunakan untuk melakukan rancang bangun dalam pengembangan media yaitu Model Hannafin and Peck. Model pengembangan ini memiliki 4 tahap utama yaitu (1) tahap analisis kebutuhan, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan dan implementasi, serta (4) tahap revisi dan evaluasi yang dilakukan pada tiap tahap yang dikerjakan. Validitas media dilakukan dengan menguji cobanya kepada ahli desain pembelajaran, media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan Untuk hasil validitas pengembangan media visual ular tangga inovatif yaitu untuk ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan secara berurutan yaitu 88%, 95%, 95%, 93,1%, dan 91,30%. Hasil uji efektivitas yang dianalisis dengan teknik statistik inferensial (uji-t) mendapatkan hasil rata-rata pretest (26,17) < hasil rata-rata posttest (63,96). Setelah dilakukan perhitungan secara manual dengan menggunakan uji- t didapatkan hasil yang menunjukkan thitung (51,49) > dari ttabel (2,45) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada efektifitas media visual ular tangga inovatif terhadap minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Tematik di SD Negeri 3 KaliuntuKata Kunci: minat belajar, pengembangan, ular tangga.
PENGEMBANGAN E-MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA Darmayasa, I Kadek; Jampel, I Nyoman; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20267

Abstract

Permasalah yang terjadi di kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja adalah kurangnya bahan ajar yang dapat membelajarkan siswa secara mandiri. Bahan ajar yang digunakan hanyalah buku cetak yang isinya didominasi oleh sajian teks saja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan adalah model ADDIE. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian (1) Rancang bangun E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter dengan model ADDIE meliputi lima tahapan: (a) tahap analisis, (b) tahap perancangan, (c) tahap pengembangan, (d) tahap implementasi, dan (e) tahap evaluasi. (2) E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli E-Modul menunjukkan produk berpredikat sangat baik (99,33%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (99,09%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (92,90%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (91,13%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (91,01%). (3) Efektivitas pengembangan E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar IPA (thitung = 15,815 > ttabel = 1,671 pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPAKata Kunci: ADDIE, e-modul, pendidikan karakter, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEKOLAH DASAR Masturah, Elisa Diah; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20294

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar yang inovatif dan hasil belajar IPA siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (2) mengetahui validitas hasil produk media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, kuesioner, tes, dan pencatatan dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil validitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan presentase tingkat pencapaian dari hasil review ahli isi mata pelajaran 95,8% (sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran 88% (baik), hasil review ahli media pembelajaran 98,5% (sangat baik), uji coba perorangan 92% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 91,67% (sangat baik), dan uji coba lapangan 90,08% (sangat baik). (3) efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book menunjukkan nilai rata-rata pretest 53,33 dan posttest 88,21. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (22,08) > ttabel (2,009) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Pop-Up Book efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SD Mutiara Singaraja.Kata kunci: ADDIE, Hasil Belajar, IPA, Pengembangan, Pop-Up Book.
Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik; Sudatha, I Gde Wawan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26459

Abstract

Rendahnya hasil belajar mahasiswa disebabkan karena kurangnya media inovatif untuk menfasilitasi mahasiswa dalam belajar, hal inilah yang menjadi penyebab tujuan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan pembelajaran blended dan validitas rancangan pembelajaran blended. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi danevaluasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pencatatan dokumen, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Rancangan pembelajaran blended valid dengan: (a) hasil review ahli mata kuliah dengan kualifikasi sangat baik (94,6%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli E-learning dengan kualifikasi sangat baik (96,5%), (d) hasil review ahli video pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), dan (e) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (98,3%). Jadi, penelitian menunjukan bahwa pembelajaran blended dengan model flipped classroom pada kualifikasi sangat baik.
Co-Authors ., I Kadek Darmayasa ., Kadek Bisma Sudarmika Adrianus I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexsandro, Kris Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra Arisanti, Dewa Ayu Kade Ayu Ari Rahmayanti Darmayasa, I Kadek Darmayasa, I Kadek Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewi, Ketut Dwi Ulan Dewi, Ni Kadek Kristia Dwipayana, Kadek Eka Safitri Faizah, Nivia okta Ginting, Dezan Pratama I Gede Astawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Sarmita I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Widiana Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah, Nurlaili Izzaturahma, Elza Kadek Dwipayana Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Susiani Kurniawan, I Ketut Septiyan Lestari, Ni Putu Ayu Diah Luh Putu Putrini Mahadewi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Dewanda Sulaksana Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Masturah, Elisa Diah Masturah, Elisa Diah Mohamad Irvando Saputra Nanda, Ayumi Ni Ketut Suarni Niki Virginia Saragih Nyoman Dantes Nyoman Jampel Oni Rianti Permatasari, Anak Agung Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Ramdani, Muhamad Syakir Selvia Arfat Siddiq, Yunia Isni Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sutriastini, Ni Ketut Wawan Sudatha, I Gde Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik