Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Student Learning Outcomes Through Hindu Interactive E-Modules Kurniawan, I Ketut Septiyan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v11i1.45112

Abstract

The low learning outcomes of students learning Hinduism are due to the need for more interactive and interesting learning media for students. This study aims to describe the design and quality of the results of the validity of the Religious Interactive E-Module. This research belongs to the development research developed using a 4-D model with the stages of defining, designing, developing, and deploying. The subjects involved in this study were one subject matter expert, one instructional design expert, one instructional media expert, three students for individual trials, and nine students for small group trials. Data was collected using interviews, document recordings, and questionnaires with research instruments in the form of subject content expert instruments, design experts, instructional media experts, and individual trials. The data analysis used is a qualitative descriptive analysis technique. The results of the research analysis showed that the Interactive Hindu Religion E-Module was declared valid, with the results of a review by subject content experts indicating that the Hindu Religion Interactive E-Module had a very good rating (100%). The results of the expert review of the Interactive E-Module learning media show that the product has a good rating (87%). The review results by the learning design experts showed that the Interactive E-Module of Hindu Religion had an adequate rating (68%). Individual test results show that the Interactive E-Module has a good rating (92.3%). The results of the small group test showed that the E-Module had a very good rating (93.58%). It means that the Interactive E-Module in Hinduism is proven to be of good quality and is suitable for use in the learning process of Hinduism.
Problem Based Video Learning on Civic Education Content for Third Grade of Elementary School Safitri, Eka; Suartama, I Kadek; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i1.64757

Abstract

Currently, the civic education learning outcomes of elementary school students are still in the low category. This is due to the lack of learning media that can be used. This development research aims to analyze the design, validity and effectiveness of problem-based learning videos on class III civic education content. This research uses the ADDIE development model. The subjects in this research were subject content experts, design experts, media experts, 3 students for individual trials, and 6 students for small group trials. Data collection was carried out using questionnaires and tests. Data analysis techniques use qualitative data analysis, quantitative descriptive data analysis, and inferential statistical data analysis (t-test). The research results show that the video development design includes the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation.  The assessment of learning media experts showed a percentage of 82.35%, design experts 90.25%, material experts 81.66%, individual trials 96.20%, and small group trials 90.52%. This learning video is effective for use in class III civic education content, especially material on ethnic diversity. It can be concluded that the problem-based learning video innovation in class III civic education content is in very good qualifications and is effectively used to improve student learning outcomes. This research has implications for improving the quality of civic education learning through quality media.
E-Modul Berbasis Pendekatan Saintifik pada Tema 6 Kelas VI Sekolah Dasar Lestari, Ni Putu Ayu Diah; Adrianus I Wayan Ilia Yuda; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i1.59803

Abstract

Pembelajaran hanya berpatokan pada buku paket, sehingga diperlukan bahan ajar berupa e-modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran tematik (Tema 6) untuk siswa. Subjek penelitian yaitu 1 ahli isi mata pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji perorangan, dan 9 siswa untuk uji kelompok kecil. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen dan metode kuesioner/angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin and Peck, terdiri dari tiga fase utama: menilai kebutuhan, mendesain/merancang, mengembangkan dan mengimplementasikan, di masing-masing fase melibatkan kegiatan evaluasi dan revisi. Hasil penelitian yaitu penilaian ahli isi pelajaran yaitu sangat baik. Hasil penilaian dari ahli media pembelajaran yaitu sangat baik. Hasil penilaian dari ahli desain pembelajaran yaitu baik. Hasil uji coba perorangan yaitu sangat baik dan uji coba kelompok kecil yaitu sangat baik. Disimpulkan bahwa e-modul layak digunakan dalam pembelajaran. E-modul membantu siswa belajar tematik (Tema 6) sehingga motivasi belajar menjadi meningkat.
Inovasi Media Pembelajaran: Video Pembelajaran Berbasis Animasi Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Dewi, Ni Kadek Kristia; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.64378

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kurangnya pemanfaatan media dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital, sehingga berdampak pada hasil belajar Matematika yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, serta siswa sebagai uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil.  Metode dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner dan tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini berupa video pembelajaran berbasis animasi yang telah dikembangkan. Hasil validitas yang diberikan oleh ahli isi, ahli desain, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil memperoleh kualifikasi sangat baik. Maka, video pembelajaran berbasis animasi valid dan layak diterapkan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu video pembelajaran berbasis animasi yang dapat digunakan siswa dalam pembelajaran.
Video Pembelajaran Kontekstual pada Topik Daur Hidup Hewan dan Upaya Pelestariannya untuk Kelas IV SD Dewi, Ketut Dwi Ulan; Astawan, I Gede; Simamora, Alexander Hamonangan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.37724

Abstract

Pembelajaran selama kegiatan belajar dari rumah lebih berfokus pada pemberian tugas. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media video pembelajaran kontekstual pada topik daur hidup hewan dan upaya pelestariannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada prosedur model ADDIE. Subjek uji coba penelitian yaitu 2 orang ahli isi pelajaran, 2 orang ahli media pembelajaran, 2 orang ahli desain pembelajaran, 2 orang praktisi, 6 orang siswa untuk uji coba perorangan, dan 12 orang siswa untuk uji coba kelompok kecil. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode wawancara, dan kuesioner. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah ratting scale. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data hasil validitas dihitung menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-ata skor validitas media. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, rata-rata skor validitas video pembelajaran kontekstual dari segi ahli isi sebesar 3,8 (sangat baik), dari segi ahli media sebesar 3,83 (sangat baik), dari segi desain sebesar 3,67 (sangat baik), dari segi praktisi sebesar 3,94 (sangat baik), skor yang diperoleh dari uji coba perorangan sebesar 3,95 (sangat baik), dan uji coba kelompok kecil sebesar 3,81 (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis tersebut, video pembelajaran kontekstual pada topik daur hidup hewan dan upaya pelestariannya dinyatakan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Tri Hita Karana Dalam Team Games Tournament Meningkatkan Hasil Belajar IPA Arisanti, Dewa Ayu Kade; Widiana, I Wayan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.25176

Abstract

Siswa cenderung tidak aktif dalam pembelajaran dan hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja sehingga pembelajaran terkesan pada teacher center sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian berjumlah 173 orang. Teknik random sampling digunakan untuk mengambil sampel berjumlah 54 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu tes. Instrument yang digunakan adalah instrument tes objektif. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung= 6,2439, sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana dan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Sehingga model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana layak diterapkan untuk mengatasi hasil belajar IPA yang rendah.
E-Book Berdasarkan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Simamora, Alexander Hamonangan; Jampel, Nyoman; Tegeh, I Made
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i1.46353

Abstract

Bahan ajar yang dipergunakan masih terbatas pada buku ajar cetak yang selama ini memiliki banyak keterbatasan. Hal ini berdampak pada kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar dan berpengaruh pada hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan E-book berbasis proyek pada mata kuliah media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang merujuk pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini yaitu 2 orang ahli yang meliputi ahli media pembelajaran dan desain pembelajaran. Subjek uji coba produk yaitu 3 orang mahasiswa sebagai subjek uji perorangan, 12 mahasiswa (kelompok kecil). Metode pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan tes. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh ahli media pembelajaran E-book berbasis proyek memperoleh nilai persentase 97,5% (sangat baik). Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli desain pembelajaran   yaitu 95,4% (sangat baik). Hasil penilaian uji coba perorangan yaitu 90% (sangat baik). Hasil penilaian uji coba kelompik kecil yaitu 93,7% (sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa E-book berbasis proyek pada mata kuliah media pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran. Dosen dapat menggunakan E-book berbasis proyek untuk meningkatkan semangat belajar mahasiswa.
E-Modul Berbasis Pendekatan Saintifik Bagi Siswa Alfaclass Pada Mata Pelajaran Marketing Di Sekolah Menengah Kejuruan Kamaludin, Desmon; Sudarma, I Komang; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.48982

Abstract

Tidak tersedianya media pembelajaran untuk program vokasi Alfaclass menjadi permasalahan utama pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan validitas e-modul berbasis pendekatan saintifik bagi siswa alfaclass. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah ahli desain, ahli isi dan ahli media, 3 orang siswa alfaclass sebagai uji coba perorangan, dan 6 orang siswa alfaclass sebagai uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Diperoleh hasil uji ahli desain pembelajaran sebesar 96,66%, uji ahli isi pembelajaran sebesar 94,47%, uji ahli media pembelajaran 93,75%, uji coba perorangan sebesar 95,55%, dan uji coba kelompok kecil sebesar 97,18% yang keseluruhan skor diperoleh kategori sangat baik. Disimpulkan bahwa e-modul berbasis pendekatan saintifik bagi siswa alfaclass layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan peningkatan motivasi siswa dalam belajar dan mendorong guru alfaclass untuk melaksanakan pembaharuan dalam proses pembelajaran.
Science Learning E-Module for Fourth Grade Elementary School Students Oni Rianti; Simamora, Alexander Hamonangan
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 3 (2023): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v7i3.64276

Abstract

The background to this research development is the lack of use or provision of teaching materials or learning resources to support the science learning process and to improve student learning outcomes. Lack of increased student learning outcomes due to the lack of learning resources used. Therefore this study aims to development of e-modules with a natural science contextual approach in order to improve learning outcomes. This type of research uses the ADDIE model development (analyze, design, development, implementation, evaluation). Data collection methods used are questionnaires, pre-test and post-test. Data analysis techniques using descriptive qualitative analysis, quantitative and inferential statistics. The results showed that the developed e-module is valid with the validity results obtained from the review of learning content experts by 97% with very good predicate, 90.90% learning media expert with very good predicate, 91.66% learning design expert with very good predicate good, individual trials 95.51% with very good predicate, small group trials 96.15% with very good predicates and field tests 95.74% with very good predicates. Then the results of the effectiveness of developing e-modules with a contextual approach to science subjects showed that there were differences in student learning outcomes after and before using the learning e-module.
Digital Modul Berpendekatan Project Based Learning Muatan IPAS Materi Indonesia Kaya Budaya Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ginting, Dezan Pratama; Jampel, I Nyoman; Simamora, Alexander Hamonangan
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.85035

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah mendorong tergantinya teknologi cetak dengan teknologi komputer dalam kegiatan pembelajaran. Terbatasnya penggunaan bahan ajar pada satuan pendidikan membuat guru masih cenderung menggunakan bahan ajar konvensional hanya terbatas pada buku teks namun minat baca siswa sudah tinggi, hal ini menuntut adanya pengembangan baru dalam memfasilitasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul dengan pendekatan Project Based Learning pada materi Indonesia Kaya Budaya pada mata pelajaran IPA untuk kelas IV Sekolah Dasar yang telah teruji desain, kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menerapkan model ADDIE. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan tes. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 30 orang siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul dengan pendekatan project-based learning dinyatakan layak berdasarkan hasil telaah oleh ahli isi pembelajaran, ahli media, ahli desain pembelajaran, uji coba perorangan, dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan thitung sebesar 14,976 untuk db = 60 dan taraf signifikansi 5% ttabel = 2,003 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-modul dengan pendekatan Project Based Learning layak dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran.
Co-Authors ., I Kadek Darmayasa ., Kadek Bisma Sudarmika Adrianus I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexsandro, Kris Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra Arisanti, Dewa Ayu Kade Ayu Ari Rahmayanti Darmayasa, I Kadek Darmayasa, I Kadek Deng, Jian Bang Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewi, Ketut Dwi Ulan Dewi, Ni Kadek Kristia Dwipayana, Kadek Eka Safitri Faizah, Nivia okta Ginting, Dezan Pratama I Gede Astawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Sarmita I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Widiana Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah, Nurlaili Izzaturahma, Elza Kadek Dwipayana Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Susiani Kurniawan, I Ketut Septiyan Lestari, Ni Putu Ayu Diah Luh Putu Putrini Mahadewi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Dewanda Sulaksana Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Masturah, Elisa Diah Masturah, Elisa Diah Mohamad Irvando Saputra Nanda, Ayumi Ni Ketut Suarni Niki Virginia Saragih Nyoman Dantes Nyoman Jampel Oni Rianti Permatasari, Anak Agung Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Ramdani, Muhamad Syakir Selvia Arfat Siddiq, Yunia Isni Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sutriastini, Ni Ketut Wawan Sudatha, I Gde Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik