Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEKOLAH DASAR Elisa Diah Masturah; Luh Putu Putrini Mahadewi; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20294

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar yang inovatif dan hasil belajar IPA siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (2) mengetahui validitas hasil produk media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, kuesioner, tes, dan pencatatan dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil validitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan presentase tingkat pencapaian dari hasil review ahli isi mata pelajaran 95,8% (sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran 88% (baik), hasil review ahli media pembelajaran 98,5% (sangat baik), uji coba perorangan 92% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 91,67% (sangat baik), dan uji coba lapangan 90,08% (sangat baik). (3) efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book menunjukkan nilai rata-rata pretest 53,33 dan posttest 88,21. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (22,08) > ttabel (2,009) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Pop-Up Book efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SD Mutiara Singaraja.Kata kunci: ADDIE, Hasil Belajar, IPA, Pengembangan, Pop-Up Book.
Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari; I Gde Wawan Sudatha; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26459

Abstract

Rendahnya hasil belajar mahasiswa disebabkan karena kurangnya media inovatif untuk menfasilitasi mahasiswa dalam belajar, hal inilah yang menjadi penyebab tujuan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan pembelajaran blended dan validitas rancangan pembelajaran blended. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi danevaluasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pencatatan dokumen, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Rancangan pembelajaran blended valid dengan: (a) hasil review ahli mata kuliah dengan kualifikasi sangat baik (94,6%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli E-learning dengan kualifikasi sangat baik (96,5%), (d) hasil review ahli video pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), dan (e) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (98,3%). Jadi, penelitian menunjukan bahwa pembelajaran blended dengan model flipped classroom pada kualifikasi sangat baik.
Pengembangan Animasi Dua Dimensi Pada Pembelajaran Tematik Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Yunia Isni Siddiq; I Komang Sudarma; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28928

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar tematik siswa, yang disebabkan karena kurangnya media pembelajaran tematik untuk memfasilitasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun animasi dua dimensi, dan mendeskripsikan kualitas hasil validasi animasi dua dimensi. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara, pencatatan dokumen, observasi dan kuesioner. Hasil penelitian (1) rancang bangun animasi dua dimensi pada pembelajaran tematik meliputi lima tahapan, yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil uji validasi yang dilakukan oleh para ahli dan subyek uji coba produk menunjukkan bahwa animasi dua dimensi pada pembelajaran tematik valid berdasarkan: (a) hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (94,5%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (d) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (90,91%), (e) dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (92,42%). Jadi, penelitian menunjukkan bahwa animasi dua dimensi berada pada kualifikasi sangat baik.
Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Melalui Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA I Kadek Dwi Candra Ardana Yasa; Anak Agung Gede Agung; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32523

Abstract

Belum tersedianya media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA sebagai penunjang pembelajaran didalam kelas mengakibatkan rendahnya minat belajar siswa kelas VI. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan multimedia interaktif untuk mata pelajaran IPA pada siswa kelas VI. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model DDD-E. Subyek penelitian ini yaitu 3 pakar, 3 siswa perorangan, 6 siswa kelompok kecil. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner/angket (tertutup dan terbuka dengan isian singkat). Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (95,50%), hasil review ahli desain pembelajaran menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (94,00%), hasil review ahli media menunjukkan kualifikasi sangat baik dengan persentase (91,00%), hasil uji perorangan menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (91,10%), hasil uji kelompok kecil menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (92,58%). Jadi multimedia interaktif layak diterapkan dalam pembelajaran. implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan guru sebagai media yang membantu siswa dalam belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis ADDIE pada Pembelajaran Tema 5 Cuaca untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Elza Izzaturahma; Luh Putu Putrini Mahadewi; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38646

Abstract

Rumusan masalah dan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan rancang bangun media video animasi pada pelajaran tema 5 cuaca untuk siswa kelas III semester ganjil di sekolah dasar dan mendeskripsikan validitas media video animasi pada pelajaran tema 5 cuaca untuk siswa kelas III semester ganjil di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaiatu kualitatif dan kuantitatif. Model penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, satu ahli isi pembelajaran, tiga orang siswa uji coba perorangan, dan sembilan orang siswa uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumentasi, metode wawancara, metode observasi, dan metode kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan lembar wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada tujuan penelitian yang pertama yaitu rancang bangun media video animasi dengan menggunakan tahap pengembangan ADDIE. Pada tujuan penelitian yang kedua dengan melihat hasil validitas menyimpulkan bahwa pada hasil oleh uji ahli desain pembelajaran dengan skor 88% dengan kualifikasi baik, uji ahli media pembelajaran dengan skor 95% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli isi pembelajaran dengan skor 94% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba perorangan dengan skor 93,34% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji coba kelompok kecil dengan skor 92,94% deangan kualifikasi sangat baik.
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Seni Budaya Melalui E-Modul Muhamad Syakir Ramdani; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v10i1.44495

Abstract

Penelitian ini berfokus terhadap permasalahan pembelajaran yang masih bersifat konvensional ditandai dengan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya. Untuk itu, diperlukan adanya pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengembangan e-modul. Subjek penelitian yaitu 1 orang ahli isi mata pelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan, dan 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid dengan masing-masing penilaian: (a) hasil review ahli isi mata pembelajaran (98,46%), (b) hasil review ahli desain (96%), (c) hasil review ahli media (90%), (d) hasil uji coba perorangan (95,53%), dan hasil uji coba kelompok kecil (91,84%). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan e-modul dapat meningkatkan  motivasi belajar seni budaya siswa kelas VIII.
Improving Student Learning Outcomes Through Hindu Interactive E-Modules I Ketut Septiyan Kurniawan; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v11i1.45112

Abstract

The low learning outcomes of students learning Hinduism are due to the need for more interactive and interesting learning media for students. This study aims to describe the design and quality of the results of the validity of the Religious Interactive E-Module. This research belongs to the development research developed using a 4-D model with the stages of defining, designing, developing, and deploying. The subjects involved in this study were one subject matter expert, one instructional design expert, one instructional media expert, three students for individual trials, and nine students for small group trials. Data was collected using interviews, document recordings, and questionnaires with research instruments in the form of subject content expert instruments, design experts, instructional media experts, and individual trials. The data analysis used is a qualitative descriptive analysis technique. The results of the research analysis showed that the Interactive Hindu Religion E-Module was declared valid, with the results of a review by subject content experts indicating that the Hindu Religion Interactive E-Module had a very good rating (100%). The results of the expert review of the Interactive E-Module learning media show that the product has a good rating (87%). The review results by the learning design experts showed that the Interactive E-Module of Hindu Religion had an adequate rating (68%). Individual test results show that the Interactive E-Module has a good rating (92.3%). The results of the small group test showed that the E-Module had a very good rating (93.58%). It means that the Interactive E-Module in Hinduism is proven to be of good quality and is suitable for use in the learning process of Hinduism.
Video Tutorial Pembelajaran Berbasis Kontekstual pada Mata Pelajaran Kerja Bengkel dan Gambar Teknik Kelas X Teknik Audio Visual Muh Adriansyah Novitama; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v10i2.53010

Abstract

Mata pelajaran Kerja Bengkel dan Gambar Teknik merupakan salah satu mata pelajaran yang menekankan pada pelaksanaan praktik dibandingkan dengan pembahasan materi. Sehingga dalam proses pembelajaran daring materi Kerja Bengkel dan Gambar Teknik tidak dapat dibelajarkan dengan maksimal kepada siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menguraikan tahapan pengembangan dan validitas video pembelajaran berbasis tutorial dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangkan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 1 ahli desain pembelajaran, 1ahli isi pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa uji coba perorangan, dan 9 siswa uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan yaitu wawancara dan kuesioner dengan instrument penelitian berupa lembar pencatatan dokumen, lembar wawancara dan lembar kuesioner. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji ahli isi pembelajaran sebesar 86%, uji ahli desain pembelajaran sebesar 90%, uji ahli media pembelajaran 94%, uji coba perorangan sebesar 89.33%, dan uji coba kelompok kecil sebesar 89,11% yang keseluruhan persentase skornya dikualifikasikan valid dengan kualitas baik. Disimpulkan bahwa media video tutorial pembelajaran pada mata pelajaran Kerja Bengkel dan Gambar Teknik kelas X Teknik Audio Video ini layak digunakan untuk membantu proses pembelajaran.
Problem Based Video Learning on Civic Education Content for Third Grade of Elementary School Eka Safitri; I Kadek Suartama; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i1.64757

Abstract

Currently, the civic education learning outcomes of elementary school students are still in the low category. This is due to the lack of learning media that can be used. This development research aims to analyze the design, validity and effectiveness of problem-based learning videos on class III civic education content. This research uses the ADDIE development model. The subjects in this research were subject content experts, design experts, media experts, 3 students for individual trials, and 6 students for small group trials. Data collection was carried out using questionnaires and tests. Data analysis techniques use qualitative data analysis, quantitative descriptive data analysis, and inferential statistical data analysis (t-test). The research results show that the video development design includes the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation.  The assessment of learning media experts showed a percentage of 82.35%, design experts 90.25%, material experts 81.66%, individual trials 96.20%, and small group trials 90.52%. This learning video is effective for use in class III civic education content, especially material on ethnic diversity. It can be concluded that the problem-based learning video innovation in class III civic education content is in very good qualifications and is effectively used to improve student learning outcomes. This research has implications for improving the quality of civic education learning through quality media.
Pengembangan Media Augmented Reality Materi IPAS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas V Ni Luh Putu Suci Nirmala; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Alexander Hamonangan Simamora
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality pada materi IPAS untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Augmented Reality yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, penggunaan media Augmented Reality mampu meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi IPAS. Siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi pembelajaran melalui tampilan visual tiga dimensi yang interaktif. Dengan demikian, media Augmented Reality layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS untuk siswa kelas V sekolah dasar serta dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif.
Co-Authors ., I Kadek Darmayasa ., Kadek Bisma Sudarmika Adrianus I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexsandro, Kris Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra Arisanti, Dewa Ayu Kade Ayu Ari Rahmayanti Darmayasa, I Kadek Deng, Jian Bang Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewi, Ketut Dwi Ulan Dewi, Ni Kadek Kristia Dwipayana, Kadek Eka Safitri Elisa Diah Masturah Elza Izzaturahma Faizah, Nivia okta Ginting, Dezan Pratama I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmayasa I Kadek Dwi Candra Ardana Yasa I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Septiyan Kurniawan I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Sarmita I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Widiana Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah, Nurlaili Izzaturahma, Elza Kadek Bisma Sudarmika Kadek Dwipayana Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Susiani Lestari, Ni Putu Ayu Diah Luh Putu Putrini Mahadewi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Dewanda Sulaksana Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Masturah, Elisa Diah Mohamad Irvando Saputra Muh Adriansyah Novitama Muhamad Syakir Ramdani Nanda, Ayumi Ni Ketut Suarni Ni Luh Putu Suci Nirmala Niki Virginia Saragih Nyoman Dantes Nyoman Jampel Oni Rianti Permatasari, Anak Agung Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Selvia Arfat Siddiq, Yunia Isni Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Sudarmika, Kadek Bisma Sutriastini, Ni Ketut Wawan Sudatha, I Gde Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yunia Isni Siddiq