Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Spade Ethnomathematics: Developing Student Worksheets Through Egrang Batok Kelapa Games to Enhance Length Measurement Understanding in Second Grade Musdhalifah, Syifa Hajina; Mufliva, Rosiana; Febianti, Darin Kamiliya; Ramadhani, Dea Nurlinda; Namira, Hilwa Shahnun; Al-Hamed, Naftaly Rahmy Nurrahmaniya; Fauzia, Faza Fuzna
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elementary mathematics education frequently prioritizes procedural memorization, often neglecting to forge meaningful connections between mathematical concepts and students' everyday realities. This pedagogical approach frequently culminates in diminished conceptual understanding among learners. Such shortcomings are conspicuously apparent in the domain of length measurement, a topic that inherently demands hands-on, experiential learning opportunities to foster genuine comprehension. Scholarly literature underscores that weaving local cultural elements into mathematics instruction markedly bolsters student engagement and deepens their grasp of abstract ideas. The Egrang Batok Kelapa game, embodying a pertinent facet of indigenous wisdom, offers an authentic framework for imparting length measurement principles through non-standard units, such as footsteps, thereby bridging classroom theory with cultural relevance. This investigation devised an ethnomathematics-infused Student Worksheet employing the SPADE model—encompassing Singing, Playing, Analyzing, Discussing, and Evaluating—while integrating the Egrang Batok Kelapa game as a contextual learning tool. The primary aim was to elevate second-grade students' proficiency in comprehending non-standard length measurement via immersive, enjoyable, and culturally embedded activities. Adopting a Design and Development methodology aligned with the ADDIE model, the study utilized expert validation sheets and restricted trial assessments with students as key instruments. Outcomes revealed robust validity, with an 88.3% endorsement from subject matter and media specialists, alongside exceptional feasibility evidenced by a 93.3% approval in student trials. Ultimately, the SPADE model ethnomathematics-based worksheet demonstrated efficacy in augmenting elementary students' mastery of non-standard length measurement concepts, promoting a more holistic and culturally attuned educational experience.
Development of an Ethnomathematics-Based Worksheet Integrating the Traditional Engklek Game to Enhance Elementary Students’ Spatial Ability on Cuboid Nets Khalia, Shindy; Mufliva, Rosiana; Pradani, Qiyamullaila Putri; Septia, Eka; Fawwazelita, Nadiya; Damayanti, Denissa Sri; Erinda, Dwi
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the fact that mathematics learning in elementary schools is still largely procedural and memorization-oriented, causing students to struggle in understanding spatial concepts, particularly in the topic of cuboid nets. Spatial ability plays an essential role in supporting reasoning and geometric visualization. Integrating cultural contexts through ethnomathematics can serve as a solution to create meaningful and contextual learning. One relevant local culture is the traditional Engklek game, which contains geometric patterns, symmetry, and spatial movements related to the concept of cuboid nets. This study aimed to develop an ethnomathematics-based student worksheet integrating the Engklek game to improve elementary students’ spatial ability. The research employed the Design and Development method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The results indicated that the developed worksheet was highly feasible and effective, achieving 90.8% from material and media experts and 95.8% from teaching practitioners. The Engklek-based worksheet effectively enhanced students’ spatial visualizationskills while fostering cultural awareness and appreciation of Indonesian heritage through meaningful and contextualized mathematics learning
USING MATIFIC FOR MATHEMATICS LEARNING: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW AND BIBLIOMETRIC ANALYSIS Nursyifa, Nursyifa; Rosiana Mufliva; Robandi, Babang
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.11209

Abstract

Research related to the use of the Matific platform in mathematics learning is still scattered with diverse focuses and contexts. The study aims to map the use of the Matific digital platform in mathematics learning through a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis using the PRISMA protocol. The findings show that Matific is most widely used at the primary school level, with research concentrated in Brazil and Indonesia as the two countries with the highest number of publications. This platform consistently has a positive impact on student motivation and engagement in all studies reviewed, while improvements in student learning outcomes and conceptual understanding of mathematics are also widely reported, albeit with varying degrees of effectiveness depending on the different implementation contexts. These findings indicate that the effectiveness of Matific is highly dependent on the quality of pedagogical integration, teacher readiness, and the availability of technological infrastructure, rather than solely on the platform itself. Penelitian terkait penggunaan platform Matific dalam pembelajaran matematika masih tersebar dengan fokus dan konteks yang beragam. Penelitian bertujuan untuk memetakan penggunaan platform digital Matific dalam pembelajaran matematika melalui Systematic Literature Review (SLR) yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik menggunakan protokol PRISMA. Temuan menunjukkan bahwa Matific paling banyak digunakan pada jenjang sekolah dasar, dengan penelitian yang terkonsentrasi di Brasil dan Indonesia sebagai dua negara dengan jumlah publikasi terbanyak. Platform ini secara konsisten memberikan dampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan siswa pada seluruh studi yang ditinjau, sementara peningkatan hasil belajar dan pemahaman konseptual matematika siswa juga banyak dilaporkan meskipun dengan tingkat efektivitas yang bervariasi bergantung pada konteks implementasi yang berbeda. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas Matific sangat bergantung pada kualitas integrasi pedagogis, kesiapan guru, dan ketersediaan infrastruktur teknologi, bukan semata-mata pada platform itu sendiri.
Efektivitas Bahan Ajar Siansun Berbasis Pendekatan CPA untuk Meningkatkan Kelancaran Prosedural Matematis Siswa SD Fase B Adevina, Andina; Mufliva, Rosiana; Nuryani, Pupun
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v8i2.15573

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kelancaran prosedural matematis pada materi operasi perkalian bersusun bilangan cacah sampai 100 siswa fase B sekolah dasar. Hal tersebut dikarenakan kegiatan pembelajaran belum memfasilitasi penggunaan bahan ajar dan metode yang digunakan masih berpusat pada guru yaitu metode ceramah, sehingga diperlukan penggunaan bahan ajar berbasis pendekatan matematika yaitu bahan ajar Siansun berbasis pendekatan CPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas bahan ajar Siansun berbasis pendekatan CPA terhadap peningkatan kelancaran prosedural matematis siswa SD fase B. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental design yaitu one group pre-test-post-test design. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kelancaran prosedural matematis siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan treatment. Hal ini dibuktikan melalui uji perbedaan rerata menggunakan uji Wilcoxon. Selan itu berdasarkan hasil uji N-Gain keefektifan bahan ajar “Siansun” berbasis pendekatan CPA berada pada kriteria tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar Siansun berbasis pendekatan CPA efektif untuk meningkatkan kelancaran prosedural matematis siswa SD fase B pada materi operasi hitung perkalian bersusun bilangan cacah sampai 100.
Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Sekolah Dasar Allida Triastuti Utami; Babang Robandi; Rosiana Mufliva
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3782

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menunjukkan urgensi penerapan pembelajaran berbasis RME yang berpusat kepada siswa dan bertitik tolak dari kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pendekatan RME terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IV pada materi membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang satu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental bentuk one-group pretest-posttest design dan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest) serta data dianalisis menggunakan uji non-parametrik, berupa uji wilcoxon dan uji perbedaan terhadap skor n-gain. Hasil penelitian dengan bantuan SPSS Statistics 26 diperoleh bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan skor n-gain sebesar 0,83 atau 83,01% sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan RME efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IV pada materi membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang satu.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA FASE B Helsa Qaira Sukmarani; Rosiana Mufliva; Diki Riyadi; Isna Soffi Aristin Rohiman
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 : Edisi Juni 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i1.1105

Abstract

Problem-solving ability is a skill that every individual must possess. Mathematical problem-solving is one of the skills that must be mastered in everyday life. This research aims to develop interactive learning media based on PBL to enhance students' mathematical problem-solving abilities. This research uses the Design and Development (D&D) method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The data collection technique in this study used a questionnaire with a Likert scale. The research results indicate that the PBL-based interactive media is suitable for use, with validation from subject matter experts at 97.2%, media experts at 97.6%, and product trials at 87.5%. The improvement in problem-solving skills was also measured through the N-Gain test, with an N-Gain result of 1, indicating a high criterion. The improvement in students' mathematical problem-solving skills increased after using PBL-based interactive media. This demonstrates the importance of media in delivering education. Media designed according to students' needs effectively and efficiently can enhance students' interest, motivation, and understanding in learning.
Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning untuk Materi Pengukuran Satuan Panjang di Kelas III Sekolah Dasar Shabrina, Annisa; Mufliva, Rosiana; Resminawati, Willy; Eni, Wiwid Nur
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.71808

Abstract

Kurangnya pemahaman konsep pada materi pengukuran satuan panjang  dapat menyebabkan peserta didik kesulitan dalam mengukur benda, menentukan alat ukur yang tepat, menemukan hubungan antar satuan baku panjang, dan menerapkan konsep pengukuran satuan panjang dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Berbasis Discovery Learning sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep pada peserta didik khusus pada materi pengukuran satuan panjang. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Design and Development (D&D) dengan model pengembangan PPE (Product Development). Model ini terdiri dari tiga langkah, yaitu 1) Perencanaan, 2) Produksi, dan 3) Evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan data kuantitatif menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Berbasis Discovery Learning pada materi satuan panjang ini masuk ke dalam kriteria sangat layak untuk digunakan dengan persentase sebesar 92% menurut ahli materi, 86% menurut praktisi pembelajaran, 100% menurut ahli media dan 99% menurut respon peserta didik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa LKPD Berbasis Discovery Learning pada materi Pengukuran Satuan Panjang ini layak digunakan untuk membantu peserta didik dalam memahami materi Pengukuran Satuan Panjang di kelas 3 SD.
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Majalah Anak pada Materi Pengukuran Waktu Fase A Sekolah Dasar Aulia, Syifa; Mufliva, Rosiana; Sianturi, Magdalena Ernesta; Ahdianti, Desi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.71703

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak learning loss akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan siswa sulit memahami konsep matematika, khususnya pada materi pengukuran waktu di Sekolah Dasar Fase A. Oleh karena itu, diperlukan solusi berupa media yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar matematika berbasis majalah untuk materi pengukuran waktu di Sekolah Dasar Fase A. Kajian dilakukan dengan menerapkan metode penelitian Design and Development (D&D) dan mengadopsi model Planning, Production, Evaluation (PPE). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku ajar matematika berbasis majalah anak untuk pengukuran waktu di SD Tahap A layak digunakan, dengan uji validasi oleh ahli diperoleh persentase 85% menurut ahli materi dan 83% menurut ahli media dengan kategori sangat layak. Sedangkan pada uji kepraktisan diperoleh persentase 83% menurut praktisi dan 90% respon siswa terkait media. Kesimpulan dari penelitian ini adalah buku ajar matematika berbasis majalah anak bidang pengukuran waktu dapat digunakan untuk membantu siswa memahami materi pengukuran waktu di Sekolah Dasar Tahap A.
Pengembangan LKPD berbasis Alur “MERDEKA” sebagai penguatan Literasi Numerasi dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Mufliva, Rosiana; Fitriani, Andhin Dyas; Iriawan, Sandi Budi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79571

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa berdasarkan hasil PISA 2018 yang dirilis OECD (2019) yang menunjukan bahwa rata-rata skor matematika peserta didik Indonesia mencapai 379 dengan skor rata-rata OECD 487. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis alur “MERDEKA” sebagai upaya meningkatkan kompetensi literasi numerasi siswa khususnya pada bidang kajian bilangan dalam rangka mendukung tercapainya indikator hasil belajar siswa dan untuk memperoleh gambaran mengenai respon siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis alur “MERDEKA” pada bidang kajian bilangan di SD kelas 1. Penelitian ini metode penelitian desain didaktis (didactical design research) yang meliputi tahap analisis prospektif, analisis metapedadidaktis, dan analisis retrospektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA” sangat layak untuk digunakan dengan persentase sebesar 93,3% dengan kategori sangat layak menurut ahli materi dan ahli desain LKPD. Sedangkan hasil uji coba terhadap peserta didik menunjukkan bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA”ini menunjukkan persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA”ini dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi bilangan siswa kelas 1 SD dan mendukung pembelajaran berdiferensiasi.  
Bahan Ajar “Misi Pian” Berbasis PMRI sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Annisa, Citra Nur; Fitriani, Andhin Dyas; Mufliva, Rosiana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91597

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa terkait konsep pembagian. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menghasilkan desain awal pengembangan bahan ajar, 2) Mengetahui penilaian ahli mengenai bahan ajar, 3) Menghasilkan produk akhir bahan ajar, dan 4) Mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah uji coba bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan adalah D&D dengan model ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu wawancara, angket, dan tes dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas III SD. Hasil penelitian ini yaitu bahan ajar “Misi Pian” berbasis PMRI berada pada kategori sangat layak dengan rata-rata skor dari validator pertama yaitu 94,05% dan validator kedua 94,75% serta memperoleh n-gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori cukup efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah pengembangan bahan “Misi Pian” berbasis PMRI berada pada kategori sangat layak digunakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi pembagian bilangan cacah.