Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN BERMAKNA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.847 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2371

Abstract

One of the efforts to increase instructional effectiveness is by developing a meaningful learning strategy thought using concept mapping. The instructional objectives at school are not only to increase the academic achievement but also the ability and skill of the students in order to be able to understand the process of improving knowledge, attitude to the subject which is studied, and attitude to the environment, too. The instructional strategy with concept mapping is one of the alternatives that can provide the result of all aspects that are hoped to reach the instructional objectives. The concept mapping learning strategy signifies the students reorganize the new knowledge by inserting the concept into the net hierarchically and describe their connection in a diagram and combine it into a greater knowledge structure. The organizing of conceptual understanding well will aid the meaningfulness of students learning, so, the students are easier to understand the material of the lesson being studied.  
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 MASYARAKAT GAMPONG LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Almukarramah Almukarramah; Jailani Jailani; Ibrahim Ibrahim; Wety Ulandari
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam menerapakan sanitasi lingkungan serta perilaku hidup bersih yang dilakukan oleh masayarakat pada Masa Pandemi Corona Virus (Covid-19) di Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian adalah survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10% dari jumlah populasi, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang masyarakat (kepala keluarga) yang berdomisili dalam wilayah Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket), wawancara dan observasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat  perilaku hidup bersih pada masa pandemi covid-19 masyarakat Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh dapat dikategorikan baik. Masyarakat sangat berperan aktif dalam menjaga  juga berperilaku hidup bersih. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pada setiap indikator penelitian dengan perolehan nilai persentase tertinggi yaitu 74,20%. Adapun upaya atau langkah-langkah yang dilakukan masyarakat dalam menjaga  berperilaku hidup bersih yaitu dengan cara membuang sampah pada tempatnya, menyediakan tempat-tempat penampungan sampah baik pada lingkungan rumah maupun tempat-tempat umum dilingkungan masyarakat, mengikuti kegiatan bakti sosial dengan gotong royong bersama dan selalu mengikuti anjuran pemerintah melalui program kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.
PENGARUH PEMBERIAN PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM (Amaranthus tricolor. L)”. Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah; Erdi Surya
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.156 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa dosis pupuk kompos terhadap tinggi batang, dan jumlah daun tanaman bayam. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut Po (tanpa pemberian pupuk), P1 (pemberian pupuk kompos dengan dosis 0.2 kg/9.8 kg tanah), P2 (pemberian pupuk kompos dengan dosis 0.4 kg/9.6 kg tanah), P3 (pemberian pupuk kompos dengan dosis 0.6 kg / 9.4 kg tanah), dan P4 (pemberian pupuk kompos dengan dosis 0.8 kg/9.2 kg tanah). Untuk pengumpulan data digunakan parameter pertumbuhan tinggi batang tanaman (cm), dan  jumlah daun (lembar), dihitung semua jumlah daun yang berkembang pada setiap tanaman percobaan. Semua parameter ini diukur 25 hari setelah tanam. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan “Uji Anava (Analisis Varian) pola rancangan Acak Lengkap” dengan menggunakan rumus linier Yij = µ + ti + e ij +Bj +Σ ij. Hasil penelitian pada masing-masing parameter, yaitu tinggi batang tanaman, dan jumlah lembaran daun tanaman, menunjukkan bahwa pengaruh pemberian pupuk kompos terhadap tinggi batang tanaman tidak berpengaruh nyata antara beberapa perlakuan (F-hitung F-tabel), namun terhadap parameter jumlah lembaran daun tanaman menunjukkan ada pengaruh nyata yang signifikan (F-hitung F-tabel ).
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN BERMAKNA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.847 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2371

Abstract

One of the efforts to increase instructional effectiveness is by developing a meaningful learning strategy thought using concept mapping. The instructional objectives at school are not only to increase the academic achievement but also the ability and skill of the students in order to be able to understand the process of improving knowledge, attitude to the subject which is studied, and attitude to the environment, too. The instructional strategy with concept mapping is one of the alternatives that can provide the result of all aspects that are hoped to reach the instructional objectives. The concept mapping learning strategy signifies the students reorganize the new knowledge by inserting the concept into the net hierarchically and describe their connection in a diagram and combine it into a greater knowledge structure. The organizing of conceptual understanding well will aid the meaningfulness of students learning, so, the students are easier to understand the material of the lesson being studied.  
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 MASYARAKAT GAMPONG LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Almukarramah Almukarramah; Jailani Jailani; Ibrahim Ibrahim; Wety Ulandari
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.647 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4517

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam menerapakan sanitasi lingkungan serta perilaku hidup bersih yang dilakukan oleh masayarakat pada Masa Pandemi Corona Virus (Covid-19) di Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian adalah survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10% dari jumlah populasi, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang masyarakat (kepala keluarga) yang berdomisili dalam wilayah Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket), wawancara dan observasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku hidup bersih pada masa pandemi covid-19 masyarakat Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh dapat dikategorikan baik. Masyarakat sangat berperan aktif dalam menjaga juga berperilaku hidup bersih. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pada setiap indikator penelitian dengan perolehan nilai persentase tertinggi yaitu 74,20%. Adapun upaya atau langkah-langkah yang dilakukan masyarakat dalam menjaga berperilaku hidup bersih yaitu dengan cara membuang sampah pada tempatnya, menyediakan tempat-tempat penampungan sampah baik pada lingkungan rumah maupun tempat-tempat umum dilingkungan masyarakat, mengikuti kegiatan bakti sosial dengan gotong royong bersama dan selalu mengikuti anjuran pemerintah melalui program kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.
The Role of Mass Media in The New Normal Era Pandemic Time COVID-19 in Banda Aceh City Almukarramah Almukarramah; Ainal Fitri; Fitri Meliya Sari
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 4, No 1 (2021): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v4i1.3768

Abstract

Communication and the masses have a strategic role in responding various problems that exist. In fact, communication and mass can be a form of early education that directly targets the wider community effectively and efficiently. The main discussion in this research is related to the important role of mass communication in the midst of the COVID-19 pandemic, as a form of prevention and early education to the public. The results of this study are, first, that communication and the masses have a central role in responding to the COVID-19 pandemic. Second, that the problems caused by the COVID-19 pandemic which has become a global problem have the potential to trigger a new social order or reconstruction, thus it is necessary to have close communication between stakeholders and the community in responding to this problem. Keywords: Communication, New Normal Era, COVID-19, Mass Media
OGA (OBAT GOSOK ABU) BERASAL DARI REMPAH-REMPAH DIBUAT SECARA TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT DI GAMPONG MEUNASAH INTAN KECAMATAN KREUNG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Sri Ismulyati; Almukarramah Almukarramah; Jalaluddin Jalaluddin
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 2, No 1 (2019): Semnas Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.445 KB)

Abstract

Berabad-abad kemudian, rempah-rempah masih menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor ke negara-negara Eropa dan Amerika. Berdasarkan data yang dirilis Food and Agriculture Organizatio (FAO) 2016, Indonesia menempati posisi keempat terbesar di dunia sebagai negara penghasil rempah-rempah dengan total produksi 113.649 ton serta total eskpornya mencapai USD652,3 juta. Pembuatan obat gosok dibuat secara tradisional dengan mengguakan rempah-rempah seperti pala, jahe merah, ketumbar, kayu manis dan sebagai pengawet yaitu cuka. Obat gosok ini sangat bermamfaat bagi penderita ynag mengalami pegal-pegel, keseleo (terkilir), dan lain-lain. Obat gosok ini diproduksi oleh masyarakat Gampong Meunasah Intan Kecamatan Kreung Barona Jaya Aceh Besar secara tradisional oleh seorang bapak Abubakar yang berumur 65 tahun sekarang ini.  Mitra (Bapak Abubakar) dalam membuat obat gosok tersebut masih secara konvensional atau tradisional dengan menggunakan wadah bekas cat, kayu  dan proses penghalusan harus diantar kepasar. Dari hasil yang diperoleh tidak layak atau kurang bersih kelihatan dan kotor sehingga kualitas produksi rendah dan kurang menarik. Pada penelitian pengabdian ini , alat – alat yang diberikan berupa ember-ember plastik, mesin penghalus basah kering, mesin penghalus kering, mesin pemotong jahe, kayu pengaduk, oven, dan botol yang sudah didesain dengan baik dan menarik. Namun hal tersebut  karena keterbatasan IPTEK pembuatan obat gosok abu tidak sesuai dengan standar yang ada. Dari alat yang diserahkan kepada mitra, hasil pengujian dan pelatihan alat-alat mitra dapat menghemat waktu dan dapat langsung digiling dirumah tidak kepasar lag sehingga dapat menghemat waktu. Kemudian produksi dapat menghasilkan 200 botol dengan harga jual Rp. 20.000 per botol dengan isi botol 100 ml dan bermerek OGA Berdasrkan hasil yang dicapai  oleh mitra dapat disimpulkan dengan menggunakan alat – alat yang diberikan sangat membantu  dalam waktu, dan hasil produksipun dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas sehingga 80% dari semula dengan penghasilan akan bertambah dan dapat membuka lapangan pekerjaan.
Local Content Integration Model and the Value of Science Characters in Students Junior High School In Banda Aceh Ibrahim Ibrahim; Nurul Akmal; Almukarramah Almukarramah; Marwan Marwan; Yahya Don; Mohd Isha Awang
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v24i2.4781

Abstract

In implementing the teaching and learning process with Islamic characters in junior high schools, it is carried out based on the 2013 character curriculum. In the teaching materials, teachers must be able to relate the pattern of human life to socio-cultural values, religion and ways of interaction in Islamic Acehnese society. This study aims to know how patterns and ways to integrate science values with character and how students' attitudes change after the learning process at SMP Negeri Banda Aceh. The population in this study were all public junior high school students in five regions in Aceh whose character represented the area. The sample consisted of 102 third grade students who were taken randomly.They follow the learning process by integrating character values in three meetings with teaching materials on ecosystems and the interaction of living things with the environment which ends with a post test to get the value of student learning outcomes. The data processing method uses t-test statistics. the results of the study showed that there was an increase in student achievement after using the integration model in learning with ecosystem and environmental teaching materials. We also believe that the model of integrating local wisdom values is able to shape the character of students, so it needs support from all parties for implementation in the field.
INTEGRASI KONSEP KEBENCANAAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Almukarramah; Fadhillah; Ajat Sudrajat
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 2 (2019): JPD- Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.713 KB) | DOI: 10.21009/jpd.v10i2.13439

Abstract

Bencana adalah suatu peristiwa yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia,baik bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial. Permendikbud nomor 33 tahun 2019tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana untuk meyiapkan satuanpendidikan yang tanggap bencana. Melalui makalah ini akan kajian melalui integrasi konsepkebencanaan dalam implemementasi kurikulum 2013 di Sekolah Dasar dimulai dengan bagaimanaparadigma penanggulangan bencana di Indonesia, dalam konteks kurikulum Sekolah Dasar,pembelajaran tematik apa saja dari kurikulum 2013 yang dapat diintegrasikan kedalam konsepkebencanaan. Metode yang digunakan yaitu literature review dari perundang-undangan yangberkaitan dengan kebencanaan, hasil penelitian, modul, buku, buku panduan praktis. Selanjutnyadisadur melalui analisis konten yang berhubungan dengan kurikulum 2013 dan konsep bencana.Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi perubahan paradigma penanggulangan bencana sebelum dansesudah terbit Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Selanjutnyaditetapkan satu tema dari masing-masing kelas yang berkaitan dengan berpotensi dikembangkanuntuk materi kebencanaan berbasis kearifan lokal, diantaranya Kelas I, tema peristiwa alam. Kelas II,tema Keselamatan dirumah dan di perjalanan. Kelas III, tema Perubahan cuaca. Kelas IV, tema Peduliterhadap lingkungan hidup. Kelas V, tema Lingkungan sahabat kita. Kelas VI, tema Bumiku.
Efforts to Increase Creativity and Achievement Learning Science through Empowerment Student Reasoning Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah; Abubakar Abubakar; Ibrahim Ibrahim; M. Ridhwan; Anwar Anwar; Muhammad Usman; Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 5, No 4 (2022): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, Novemb
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v5i4.7206

Abstract

One of the main goals of science education is to encourage the intellectual development of students. In this case, what is to be achieved is that most students can develop their potential at the level of formal reasoning. In general, in today's science learning, reasoning has not been managed optimally, planned, and systematically. The low ability of students to solve problems and the level of reasoning affects their low learning achievement. One of the reasons is that so far students are more required to develop low-level thinking patterns. Preparation of a quality generation should be done through empowering students through problem solving by improving reasoning in any approach, strategy, method or technical effort of learning. Scientific reasoning is one of the factors that affect student achievement in science. Scientific reasoning also contributes to academic achievement, cognitive abilities, decision making, and problem solving. Scientific reasoning can be used as a foundation in understanding and doing science as well as an integral part of problem solving.