Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Prosedur Penilaian Materialitas dalam Audit Menurut Isa 320 Fitria Novianti; Arrofa Alifia Salma; Safinatun Nazah; Yusti Sopiana Halizahra; Maritza Ardiansyah Putri; Haikal Davis Firdaus; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.21990

Abstract

Materialitas adalah konsep kunci dalam pelaksanaan audit yang mempengaruhi ruang lingkup prosedur audit, penetapan risiko, dan evaluasi kesalahan yang ditemukan. ISA 320 "Materiality in Planning and Performing an Audit" memberikan pedoman bagi auditor untuk menetapkan materialitas keseluruhan (overall materiality), performance materiality, dan materialitas untuk unsur tertentu serta menuntut peninjauan kembali jika informasi baru muncul selama audit. Artikel ini menganalisis prosedur penilaian materialitas menurut ISA 320, menelaah langkah-langkah praktis yang direkomendasikan standar, implikasi penetapan benchmark (mis. pendapatan, laba sebelum pajak, total aset), perlakuan faktor kualitatif, serta mekanisme revisi dan dokumentasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-doktrinal (analisis isi standard dan pedoman praktik), dikombinasikan tinjauan literatur empiris tentang pengaruh penetapan materialitas terhadap upaya audit. Hasil menunjukkan bahwa penerapan ISA 320 menuntut profesional judgment yang sistematis, penggunaan benchmark kuantitatif dan pertimbangan kualitatif, serta dokumentasi yang jelas atas rasionalitas angka materialitas dan perubahan selama audit. Temuan juga menegaskan hubungan terbalik antara materialitas dan risiko audit serta pentingnya performance materiality untuk menahan agregasi salah saji. Rekomendasi praktis diberikan untuk auditor: (1) gunakan kombinasi benchmark, (2) catat faktor kualitatif secara eksplisit, (3) revisi materialitas jika informasi baru muncul, dan (4) komunikasikan ukuran materialitas ke tim audit guna konsistensi implementasi.
ATLAS sebagai Prosedur Alternatif dalam Mengelola Penugasan Audit Laporan Keuangan Historis Siti Inayatun Sabilla; Davina Aslamy Pasha; Lesya Adinda Salsabila; Syifa Auladina Radianto; Shinta Febryana Fambudi Putri; Zahra Amalia; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.22004

Abstract

Perkembangan teknologi telah memengaruhi bidang auditing, mendorong adanya inovasi seperti ATLAS (Audit Tools and Linked Archive System). Aplikasi berbasis Microsoft Excel ini, yang diterbitkan oleh PPPK Kementerian Keuangan dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan IAPI, bertujuan mengatasi kendala dokumentasi, perencanaan berbasis risiko, dan kompleksitas metodologi audit. ATLAS menerapkan siklus audit sesuai International Standards on Auditing (ISA). Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis dan menggambarkan peran ATLAS sebagai prosedur alternatif dalam mengelola penugasan audit laporan keuangan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS merupakan langkah inovatif yang meningkatkan efisiensi, efektivitas, akurasi, dan transparansi proses audit melalui integrasi digital (audit trail). Sistem ini mempercepat penyusunan kertas kerja dan memastikan kepatuhan terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan ISA. Meskipun demikian, efektivitasnya bergantung pada kemampuan auditor, dan terdapat keterbatasan teknis seperti akses pengguna tunggal dan format yang belum seragam. Secara keseluruhan, ATLAS dinilai sebagai prosedur alternatif yang efisien dan relevan untuk audit laporan keuangan historis, mendukung transformasi digital profesi auditor di Indonesia.
Perumusan Laporan Auditor Independen Berdasarkan ISAs Versus GAAAS Muhammad Ridwan Effendi; Rafie Maghfira Suardi; Mohammad Syahrul; Rafie Tubagus Maulana Ibrahim; Hamdun; Retno Alamsyah; Didi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22022

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan antara International Standards on Auditing (ISAs) dan Generally Accepted Auditing Standards (GAAS) dalam perumusan laporan auditor independen. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif, penelitian ini menelaah perbedaan struktur, terminologi, dan filosofi pelaporan kedua standar. Hasil analisis menunjukkan bahwa ISAs lebih menekankan transparansi, fleksibilitas, dan relevansi global, sedangkan GAAS lebih ketat dan sesuai dengan konteks hukum Amerika Serikat. Meskipun upaya konvergensi telah dilakukan, perbedaan mendasar masih tampak, khususnya dalam penerapan Key Audit Matters (KAMs) dan Critical Audit Matters (CAMs). Temuan ini menegaskan perlunya harmonisasi berkelanjutan untuk menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap profesi audit internasional.
Metodelogi Audit Versus Metodelogi Akuntansi Dini Shintya; Ridwan Maulana; Ahmad Musa; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22046

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami perbedaan dan keterkaitan antara metodologi audit dan metodologi akuntansi dalam sistem pelaporan keuangan modern. Akuntansi berfungsi untuk menyusun dan menyajikan informasi keuangan yang relevan serta andal bagi pengambilan keputusan, sedangkan audit berperan dalam memberikan keyakinan atas kewajaran laporan keuangan melalui proses pemeriksaan yang objektif dan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif hubungan dan perbedaan antara kedua metodologi tersebut dengan menggunakan pendekatan telaah literatur yang bersumber dari berbagai jurnal nasional dan internasional, buku teks, serta dokumen akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi akuntansi berfokus pada penerapan prinsip dan standar akuntansi berterima umum (PSAK dan IFRS), sedangkan metodologi audit menekankan pendekatan berbasis risiko dan materialitas untuk memastikan keandalan informasi keuangan. Kedua metodologi ini saling melengkapi dalam menciptakan sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel. Sinergi antara metodologi audit dan akuntansi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan, penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta peningkatan kepercayaan publik terhadap informasi keuangan.
Peran International Standards on Auditing (ISA) dalam Mengurangi Risiko Audit Muhammad Abiyyu Khairi Amru; Septi Yuliyani; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran International Standards on Auditing (ISA) dalam mengurangi risiko audit dan meningkatkan kualitas audit secara global maupun nasional. Risiko audit menjadi aspek penting karena dapat memengaruhi opini auditor dan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan. Berbagai kasus seperti Garuda Indonesia (2018), Asuransi Jiwasraya (2020), dan Wirecard (2020) menunjukkan lemahnya pengelolaan risiko audit akibat penerapan standar yang tidak konsisten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan standar ISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ISA berperan signifikan dalam menurunkan risiko bawaan, risiko pengendalian, dan risiko deteksi melalui pendekatan berbasis risiko yang sistematis. Beberapa standar seperti ISA 310, ISA 401, ISA 510, dan ISA 315 terbukti memperkuat fungsi auditor dalam memahami bisnis klien, menilai pengendalian sistem informasi, memverifikasi saldo pembuka, serta mengidentifikasi risiko secara komprehensif. Penerapan ISA juga memperkuat fungsi monitoring dalam konteks agency theory, mengurangi asimetri informasi, serta meningkatkan kredibilitas profesi auditor. Di Indonesia, adopsi penuh ISA oleh IAPI sejak 2013 menjadi langkah strategis dalam harmonisasi praktik audit dengan standar internasional dan meningkatkan kepercayaan investor. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa ISA berperan penting dalam mengurangi risiko audit melalui standardisasi, transparansi, dan peningkatan profesionalisme auditor.
Prosedur Penentuan Opini Menurut ISA Seri 700 Amelia Fitriani; Fathia Jahra; Kiswah Nurma Awaliah; Nur Adinda Dwi Putri S; Dini Aulia Zahra; Difa Maharani; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22051

Abstract

Audit laporan keuangan berperan penting dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas entitas, baik publik maupun privat. Meskipun opini audit telah lama menjadi fokus utama hasil audit, masih terdapat kesenjangan pemahaman mengenai prosedur sistematis pembentukan opini sesuai dengan International Standards on Auditing (ISA) Seri 700. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif tahapan prosedural dalam penentuan opini audit berdasarkan ISA 700 serta keterkaitannya dengan standar lain seperti ISA 200, 705, 706, dan SA 701. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan tinjauan pustaka terhadap berbagai sumber akademik, standar profesional audit, dan hasil penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen dan dianalisis dengan menekankan sintesis konseptual atas prinsip, prosedur, dan implikasi pembentukan opini audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penentuan opini meliputi evaluasi kerangka pelaporan keuangan, penilaian bukti audit, pertimbangan profesional, dan formulasi opini akhir. Selain itu, independensi auditor dan kualitas bukti audit terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketepatan opini. Keterbatasan penelitian terletak pada belum adanya pengujian empiris. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan ISA 700 tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan integritas dan tanggung jawab etis auditor.
Implementasi ATLAS sebagai Alternatif Prosedur Audit dengan Pendekatan Risk Based Audit (RBA) Desi Apriyani; Didi; Sindi; Siti Nuralfina Putri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Audit Tool and Linked Archive System (ATLAS) sebagai alternatif prosedur audit yang mendukung pelaksanaan Risk Based Audit (RBA). Pendekatan RBA berorientasi pada penilaian risiko untuk menentukan area audit prioritas, sehingga auditor dapat memfokuskan pemeriksaan pada bagian yang memiliki potensi kesalahan material tertinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik mengenai audit berbasis risiko serta digitalisasi sistem audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas audit. Sistem ini mempermudah auditor dalam identifikasi risiko, mempercepat proses dokumentasi, serta mendukung analisis berbasis bukti (evidence-based audit). Integrasi ATLAS dengan pendekatan RBA juga memperkuat independensi dan objektivitas auditor, karena seluruh aktivitas terekam secara digital dan dapat diaudit ulang. Dengan demikian, penerapan ATLAS dinilai relevan sebagai inovasi audit modern yang berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik (good governance).
ANALISIS PERHITUNGAN PENYUSUTAN ASET TETAP MENURUT PSAK NO. 216 (REVISI 2024) DAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LAPORAN LABA RUGI PADA PT. XYZ KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2024 Vina Syabilla; Andy Lasmana; Didi Didi
Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 1 (2026): Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/investama.v12i1.2870

Abstract

 This study aims to analyze the calculation of fixed asset depreciation at PT. XYZ based on PSAK No. 216 (Revised 2024) and tax regulations stipulated in the Minister of Finance Regulation No. 72 of 2023, as well as to examine its impact on the company’s income statement and fiscal corrections. Fixed assets are a crucial component of manufacturing companies’ operational activities, as they have material value and long-term useful lives. Therefore, depreciation calculations significantly affect financial performance and corporate income tax obligations. This research employs a descriptive qualitative approach with a comparative analysis method by comparing fixed asset depreciation calculations based on company policies, PSAK No. 216 (Revised 2024), and PMK No. 72 of 2023. The data used are secondary data obtained from the company’s financial statements, fixed asset registers, and other supporting documents. The results indicate that, in general, the classification of fixed assets implemented by PT. XYZ complies with the provisions of PMK No. 72 of 2023. However, discrepancies were found in depreciation calculations, particularly for assets whose useful lives had expired but were still depreciated, as well as assets that were depreciated before being put into use. These differences led to variations in depreciation expense recognition between commercial and fiscal depreciation, affecting reported profit and resulting in positive fiscal corrections. Therefore, the company is required to improve the accuracy of its fixed asset depreciation calculations to ensure reliable and accurate financial reporting in accordance with applicable accounting standards and tax regulations.
Pengaruh Kredit yang Disalurkan Dana Pihak Ketiga terhadap Return On Equity dengan Debt To Equity Ratio sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Subsektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) Fuji Tri Ramadani; Muhammad Nur Afif; Didi Didi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit yang disalurkan, dana pihak ketiga (DPK), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Equity (ROE), serta menguji peran DER sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu serta fluktuasi profitabilitas perbankan yang dipengaruhi oleh dinamika penyaluran kredit dan penghimpunan dana di tengah ketidakpastian ekonomi pasca pandemic. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel menggunakan model Random Effect yang dipilih melalui serangkaian uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 10 bank melalui metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama lima tahun, menghasilkan 50unit observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kredit yang disalurkan berpengaruh negatif signifikan terhadap ROE, sedangkan DPK berpengaruh positif signifikan. DER secara langsung memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROE. Sebagai variabel moderasi, DER memperkuat pengaruh kredit yang disalurkan terhadap ROE, namun memperlemah pengaruh positif DPK terhadap ROE. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap ROE dengan nilai Adjusted R-Squared sebesar 86,06%, yang menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi ROE sangat tinggi. Kesimpulannya, peningkatan profitabilitas bank memerlukan pengelolaan yang seimbang antara penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian, penghimpunan dana secara optimal, serta pengendalian struktur modal agar tidak terlalu bergantung pada pendanaan dari luar.
Pengaruh Struktur Aset, Pertumbuhan Penjualan, dan Struktur Modal terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Sub Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun (2020-2024) Dewi Wardah; Didi Didi; Ade Budi Setiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11508

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur aset, pertumbuhan penjualan, dan struktur modal terhadap profitabilitas perusahaan subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan dengan total 60 observasi. Profitabilitas diproksikan menggunakan Return on Assets, struktur modal menggunakan Debt to Equity Ratio, sedangkan struktur aset dan pertumbuhan penjualan dihitung berdasarkan data laporan keuangan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak EViews 12 melalui pemilihan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, serta dilengkapi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil pemilihan model menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Secara parsial, struktur aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada tingkat signifikansi 10%, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada tingkat signifikansi 10%. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,060619 menunjukkan bahwa model menjelaskan 6,06% variasi profitabilitas, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi aset dan pengendalian utang dalam meningkatkan kinerja profitabilitas perusahaan properti.
Co-Authors Abdullah Zamasari Ade Budi Setiawan Ade Budi Setiawan Ade Budi Setiawan Afif, M Nur Agus Sumarna Agustiani, Fani Ahmad Musa Aji Wahyu Rosandi Alfiyah Khanza Alya Auliya Zahro Alya, Nina Amelia Fitriani Andini Rahmawati Andy Lasmana Arin Saprina Arrofa Alifia Salma Aseanty, Deasy Assyifa Melani Atika Sari Aulia Rahman Aulia, Elsa Sayyidina Awa Awa Axchellawati, Tiara Azimah, Tiara Savana Azmy, Rafida Choirul, Anwar Cucu Nurhayati Davina Aslamy Pasha Desi Apriyani Devina Damayantie Dewi wardah Difa Maharani Dini Aulia Zahra Dini Shintya Djaddang, Syahril Dwi Agustin, Pitriani Dwi Gemina Dwi Gemina Edi Priyono Elin Aulia Nahda Elsa Sayyidina Aulia Endang Silaningsih Eneng Fauziah Erni Yuningsih Erny Amriani Asmin Fadhiya, Kamila Fadilla Syahrani Falsa Mulia Farid Nugraha Fathia Jahra Fitria Novianti Fuji Tri Ramadani G. Gunawan Haikal Davis Firdaus Haklima Bintang Wulandari Hambani, Susy Hamdun Hanifah Atika Sari Hendri Alfarisi Hendriyan Taofik Hestiany, Efin Hilman Ariyansyah Indira Cahya Patrisa Indra Cahaya Kusuma Indra Cahya Kusuma Indra Cahya Kusuma Indra Cahya Kusuma Jericho Aditya Vandy JMV Mulyadi Julia Fitria Rahman Kiswah Nurma Awaliah Laila Lutfiyyah Salsabila Lesya Adinda Salsabila Lucy Warsindah M. Arifin Maritza Ardiansyah Putri Maspupah, Siti Mayka Nurizkya Permana Mohammad Syahrul Muhamad Fauzi Firdaos Muhammad Abiyyu Khairi Amru Muhammad Afrizal Muhammad Rian Syauri Muhammad Ridwan Effendi Muladi, Dimas Pajriansyah Nai Wise Hulmun Nihlatul Muniroh Ningsih, Kurnia Nur Adinda Dwi Putri S Nur Amaliah Hasanah Nur Diyanah, Siti Pakpahan, Arnolt Putri Permatasari Rafie Maghfira Suardi Rafie Tubagus Maulana Ibrahim Rahmadani, Alma Suci Regina, Rena Resdiana, Imelda Retno Alamsyah Reutna Komala, Mona Ridwan Maulana Rieska Secar Islamiah Ristya Cahya Khaerunissa Rizky Titis Agustianto Safinatun Nazah Sendy Pratama Septi Yuliyani Shinta Febryana Fambudi Putri Sindi Siti Adinda Siti Aisyah Siti Edeniah Siti Fatimah Siti Hali Halabi Siti Inayatun Sabilla Siti Inayatun Sabilla Siti Marsinah Siti Marsinah May Siti Maspupah Siti Nuraeni, Siti Siti Nuralfina Putri Siti Rachma Siti Solehah Sri Harini Suryadi, Anggi Suryani, Danu Syabilla, Vina Syifa Auladina Radianto Tini Kartini Tri Widyastuti Triyani Triyani Villa Delpia Vina Syabilla Weli, Fitra Widia Aulia Rahmah Widianti, Meida Yoyok Priyo Hutomo Yulianingsih Yusti Sopiana Halizahra Zahra Amalia