Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERLAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID KONSEP IPA DI SD PADA CALON GURU SEKOLAH DASAR Heny Sulistyaningrum; Sri Cacik; Anggun Winata
JUSEDA Vol 4 No 1 (2020): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v4i1.1601

Abstract

Current learning development. involves a process of learning that makes learners ready to compete in the global world through a skill called 21st century skills and students are no exception. The use of technology in learning is very important in facilitating students in quality learning such as the use of smartphones with Android applications in learning. The study aims to determine the feasibility of implementing android-based learning science concepts in elementary schools in elementary school teacher candidates. This research is a qualitative descriptive study to describe the results of an analysis of the implementation of android-based learning of science concepts in elementary schools to prospective elementary school teachers. The research subjects were 10 students who were conducted at the 2018 Class A PGSD UNIROW students using the observation sheet of Android-based learning implementation and supported by student and teacher interview sheets. Based on the results of the implementation of the learning of science concepts in elementary school, it can be seen that all aspects including aspects of the evaluation of syntax, social systems, and the principles of reaction and management have very good results, which are more than 85%. These results indicate that the development of an Android-based learning device that has been carried out is in accordance with the plan created with its implementation in the field.
KEMAMPUAN AWAL LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS V SDN SIDOREJO I TUBAN PADA MATERI DAUR AIR Anggun Winata; Sri cacik; Ifa Seftia R. W.
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.817 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.356

Abstract

Penelitian awal telah dilakukan pada peserta didik kelas V SDN Sidorejo 1 Tuban. Penelitian awal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal literasi sains peserta didik pada materi daur air yang terdiri dari tujuh indikator. Penelitian awal ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan petunjuk praktikum IPA berbasis literasi sains untuk meningkatkan kemampuan literasi sains khususnya di SDN Sidorejo I Tuban. Tes kemampuan literasi sains terdiri dari tujuh butir soal yang mencakup ketujuh indikator yang ingin dianalisis. Kemampuan awal literasi sains merupakan kemampuan peserta didik sebelum diterapkan suatu penelitian pengembangan. Hasil analisis kemampuan literasi sains menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik dalam membuat grafik secara tepat berdasarkan data dan kemampuan memecahkan masalah menggunakan keterampilan kuantitatif, termasuk statistik dasar memperoleh persentase lebih tinggi yaitu sebesar 68,8%. Sedangkan hasil analisis kemampuan literasi sains peserta didik yang lebih rendah adalah kemampuan melakukan penelusuran literatur yang efektif (misalnya mengevaluasi, validasi sumber, dan membedakan diantara tipe sumber-sumber tersebut) dan indikator melakukan inferensi, prediksi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan data kuantitatif dengan presentase sebesar 3,1%. Hasil yang diperoleh tersebut sesuai dengan hasil surve PISA tahun 2003, 2006, 2009 dan 2012. Selain itu juga sesuai dengan hasil surve TIMSS tahun 2007 dan 2011. PISA dan TIMSS menyatakan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik Indonesia termasuk dalam kategori rendah.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Menggunakan Pembelajaran Berbasis Android Pada Matakuliah Konsep IPA Anggun Winata; Heny Sulistyaningrum; Sri Cacik
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2019): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.129 KB) | DOI: 10.26740/eds.v3n2.p1-9

Abstract

Kemampuan awal 21st century skills mahasiswa PGSD Unirow masih menunjukkan hasil rendah terutama hasil berpikir kritis mahasiswa. Kemampuan berpikir kritis dipandang sebagai sesuatu yang penting untuk dikembangkan agar mahasiswa mampu menghadapai berbagai permasalahan di sekitarnya. Pada kenyataannya, keterampilan berpikir kritis sering tidak diperhatikan dan secara umum hanya memperhatikan penilaian dari hasil kognitif. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis menggunakan pembelajaran berbasis android. Jenis penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di Prodi PGSD UNIROW TP 2019/2020 pada semester ganjil, dengan subjek mahasiswa PGSD kelas C berjumlah 47 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah silabus, RPP, buku ajar (e-book), LKM, tes kemampuan berpikir kritis dan respon mahasiswa. Pembelajaran berbasis android dengan pembelajaran kooperatif. Analisis data hasil penelitian yang berupa respon mahasiswa dan tes kemampuan berpikir kritis menggunakan indikator yang diadaptasi dari Facione. Hasil penelelitian menunjukkan bahwa bahwa: (1) penerapan pembelajaran berbasis android dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang ditunjukkan dari nilai rata-rata pada prasiklus, siklus I, dan siklus II lebih dari 30%, 70%, dan 80%, dan (2) respon mahasiswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis android memdapatkan respon yang baik dari mahasiswa yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata 88,33%.
The Feasibility of Developing Learning Devices Science Concept Based on Android for College Students in Elementary Teaching Program Heny Sulistyaningrum; Sri Cacik; Anggun Winata; Mualifatul Munawaroh
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 1 (2021): Proceedings of the 2nd International Conference On Intelectuals Global Responsibility
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v1i.17

Abstract

This research is motivated by efforts to improve scientific literacy skills and build the skills of 21st century students by developing the concept of Android-based science learning devices. Learning device are developed so that students can learn independently, quickly, practically, not limited by time and space, and students are ready to compete in the global world. This study aims to describe the feasibility of developing Android-based science learning tools for college students. This device was developed with a 4-D model by Thiagarajan. The tools developed are: RPP, e-book, LKM and evaluation tools. The research subjects were college UNIROW students who took the Science Concept 2018/2019 course. Collecting data using questionnaires and observations, then analyzed using descriptive statistical analysis techniques. From the results of the validation and test results, it can be concluded that the learning tools developed are categorized as good, valid and suitable for use in learning.
KELAYAKAN E-MODUL BERBASIS TPACK UNTUK MELATIH KEMAMPUAN LITERASI SAINS CALON GURU BIOLOGI Sri Cacik; Tabitha Sri Hartati Wulandari; Christina Innocenti Tumiar Panggabean; Ifa Seftia Rakhma Widiyanti
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v3i3.1253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan e-modul berbasis TPACK (Technological Pedagogical And Content Knowledge) untuk melatih kemampuan literasi sains calon guru Biologi. Artikel ini merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, yaitu mengembangkan e-modul berbasis TPACK, di mana mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban sebagai subjek penelitian. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pada tahap Development, peneliti melakukan validasi kepada tiga orang ahli, yaitu ahli materi, bahasa, dan media. Instrumen yang digunakan pada tahap tersebut adalah lembar validasi yang memuat beberapa indikator penilaian dan pertanyaan pendukung. Lembar validasi yang diberikan pada ahli materi dan media memiliki 16 butir indikator penilaian dan 3 pertanyaan pendukung, sedangkan lembar validasi yang diberikan pada ahli bahasa memuat 10 indikator penilaian dan 3 pertanyaan pendukung. Berdasarkan hasil validasi diketahui bahwa ahli materi, bahasa, dan media masing-masing memberikan penilaian 91,25%; 94%; dan 93,7% sehingga penilaian dari ketiga ahli berkategori sangat baik. Ahli materi menyarankan agar e-modul dilengkapi link untuk materi pengayaan. Ahli bahasa memberikan saran agar kalimat-kalimat yang digunakan lebih komunikatif. Saran dari ahli media adalah adanya pengurangan warna merah pada e-modul berbasis TPACK. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penilaian validator adalah e-modul berbasis TPACK layak digunakan untuk melatih kemampuan literasi sains calon guru Biologi.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 9 BOJONEGORO MATERI SEL DAN ORGANISASI KEHIDUPAN Sri Cacik; Ferry Yudha Pratama; Ifa Seftia Rakhma Widiyanti
JPB - Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Biologi Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jpb.v3i2.811

Abstract

Science subjects, especially Biology, require students to understand something not only macroscopic but also microscopic. Therefore, most students are less able to understand biology materials, especially those that are microscopic. The purpose of the study was to improve the learning outcomes of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro after applying project-based learning to the material on Cells and Life Organization. The type of research is Classroom Action Research (PTK), which was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The research subjects were the VII grade of SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, totaling 23 students. The research instrument used was a test sheet. The research data was analyzed descriptively and quantitatively. Data analysis showed that the average pre-cycle learning outcome was 63.5 with 17.4% classical completeness. In cycle 1, the average learning outcome was 81.1 with 65.2% classical completeness. In cycle 2, the average learning outcome was 88.3, with 91.3% classical completeness. Based on the data analysis, it can be concluded that project-based learning can improve the learning outcomes of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro.
ADAPTASI TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL GURU SDN 3 WORO REMBANG Sri Cacik; Ifa Seftia Rakhma Widiyanti; Tabitha Sri Hartati Wulandari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61674/jpkmbi.v1i1.85

Abstract

Kualitas pembelajaran di SDN 3 Woro Rembang masih belum maksimal. Penyampaian materi pembelajaran belum dilakukan dengan menggunakan media berbasis teknologi. Guru di SD tersebut hanya menggunakan buku yang telah disediakan oleh pemerintah, sehingga media pembelajaran yang digunakan kurang beragam. Melalui adaptasi teknologi, tim pengabdian kepada masyarakat berharap media pembelajaran yang digunakan oleh guru di SDN 3 Woro Rembang lebih beragam dan literasi digital guru dapat meningkat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan, pelatihan, dan pendampingan. Observasi lapangan dilaksanakan untuk menganalisis media pembelajaran yang digunakan, serta sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah. Pelatihan dilakukan untuk penyusunan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan book creator dan game wordwall. Pada pelatihan diberikan materi terkait media pembelajaran berbasis teknologi. Pendampingan dilaksanakan ketika pelatihan dan setelah pelatihan, hingga dihasilkan produk berupa media pembelajaran berbasis IT. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan memberikan respon positif terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis IT. Selain itu, literasi digital mengalami peningkatan yang ditunjukkan dari pemahaman peserta pada book creator dan game wordwall. Pemahaman peserta tentang book creator meningkat dari 0% menjadi 97,8% sedangkan pada game wordwall meningkat dari 1,1% menjadi 95,6%. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat maka dapat diketahui bahwa pelatihan dan pendampingan terkait adaptasi teknologi sangat diperlukan oleh guru khususnya SD untuk meningkatkan literasi digital yang dimiliki.
KELAYAKAN PUTIK BERISI (PETUNJUK PRAKTIKUM IPA BERBASIS LITERASI SAINS) UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KELAS V Seftia R.W., Ifa; Winata, Anggun; Cacik, Sri
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 3 No 2 (2018): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.376 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v3i2.49

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis kelayakan buku petunjuk praktikum IPA berbasis literasi sains untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan tahap pengembangan yang merujuk pada pemikiran Sukmadinata (2013:169) sehingga tahap pengembangan meliputi: (1) penelitian pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk; (4) validasi produk; (5) revisi produk; (6) uji coba; dan (7) penyebarluasan. Validasi produk dilakukan untuk memperoleh kelayakan dari produk yang telah dikembangkan. Instrumen yang digunakan pada tahap validasi adalah lembar validasi yang berisi empat aspekpenilaian yaitu (1) kesesuaian isi; (2) kebahasaan; (3) komponen kegrafikan; dan (4) kesesuaian syarat teknis. Proses penilaian dengan menggunakan lembar validasi dilakukan oleh tiga dosen ahli. Tahapan validasi dilakukan sebelum uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Hasil validasi menunjukkan bahwa semua aspek penilaian memperoleh kriteria baik dengan persentase masing-masing aspek sebesar 88,8%; 77,1%; 90,5%; dan 93,6%. Berdasarkan hasil validasi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa buku petunjuk praktikum IPA berbasis literasi sains untuk peserta didik kelas V sekolah dasar layak digunakan dengan melakukan perbaikan sesuai saran dari validator.
ANALISIS KEMAMPUAN AWAL LITERASI SAINS MAHASISWA PADA KONSEP IPA Winata, Anggun; Cacik, Sri; R. W., Ifa Seftia
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 1 No 1 (2016): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1886.677 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v1i1.291

Abstract

Has conducted research that aims to determine the ability of early scientific literacy of students PGSD UNIROW on the concept of IPA consists of seven indicators: 1) identify the scientific opinion is valid 2) perform literature searches were effectively 3) to understand the elements of research design and how it will impact the findings / conclusions 4) make precise graph of the data; 5) solve problems using quantitative skills, including basic statistics; 6) understand and interpret basic statistics; 7) perform inference, prediction, and drawing conclusions based on quantitative data. The study is part of a study of the development of learning tools to improve science literacy. Science literacy proficiency tests were arranged were twenty-five items. Initial capability analyzed scientific literacy is the ability of scientific literacy of students before applied a model that could be expected to develop the ability of science literacy of students. The analysis showed that the literacy skills of students of higher science is an indicator of effective literature searches with a percentage of 40.15%. While the results of the analysis of the ability of scientific literacy of students lower is an indicator of solve problems using quantitative skills, including basic statistics with a percentage of 6.82%. The results obtained in accordance with the results of surve PISA 2003, 2006, 2009 and 2012 and the results of the TIMSS surve 2007dan year 2011 Indonesia demonstrate the ability of students in Indonesia, including in the low category.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ENERGI BUNYI Cacik, Sri; Rinayanti, Ulfa
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 2 No 1 (2017): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.593 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v2i1.376

Abstract

Based on observation conducted at SDN Ngadirejo II Rengel Tuban, the researcher found that the learning process is still less effective. The students had difficulty in understanding the science material about the energy of sound. It is caused by several factors, one of which is the informtion transfer just use the direct instruction method, the Students opportunity to develop the skills to ask and submit answers are still lacking, so that student learning outcomes under KKM. Therefore, the researcher applied the science process skills approach to improving classroom student learning outcomes. This research used the Classroom Action Research (CAR) as its design, which is each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. the research Subjects were students in the fourth grade in SDN II Ngadirejo Rengel Tuban, which has 21 students. Data collecting technique is done through tests of learning outcomes with achievement test sheet instruments. The indicators of the successfullness of the study are measured through the percentage of individual completeness and classroom. The results showed that the students' learning outcomes increased with the percentage of classical completeness by 42,85% in prestudy to 66,67% in the first cycle and 95,23% in the second cycle. The obstacle encountered in the study was that the teachers and students at SDN Ngadirejo II Rengel Tuban were not used to apply the science process skills approach.