Claim Missing Document
Check
Articles

INTERVENSI HIRARKI BELAJAR TERHADAP SIKAP UNTUK MELAKUKAN SKRINING IVA DI KELURAHAN SUMBER REJO KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG Hany Musliha; Lolita Sary; Nurul Aryastuti; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2391

Abstract

Secara global kanker serviks merupakan penyebab kematian keempat pada wanita dan di Indonesia menempati urutan ke dua dari kasus kanker yang menyerang wanita. Kebanyakan wanita mengetahui penyakit ini sudah dalam stadium lanjut yang berakibat kematian. Deteksi dini dengan IVA merupakan upaya efektif untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian. Cakupan program skrining IVA Puskesmas Rawat Inap Kemiling hanya mencapai 16,63% (251 orang) masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah 30 % pertahun (1509 orang). Penting untuk mengetahui sikap wanita usia subur sebagai tahap pendahulu sebelum terjadi perilaku rutin melakukan skirining IVA. Intervensi komunikasi hirarki belajar merupakan salah satu upaya komunikasi perubahan sikap di masyarakat, maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan sikap dalam melakukan deteksi dini dengan metode IVA pada wanita usia 30-50 tahun diKelurahan Sumber Rejo wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Kemiling Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental pendekatan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini seluruh wanita usia 30-50 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sumber Rejo sebanyak 1958 orang.Teknik sampling menggunakan cluster sampling dari 26 RT dijadikan empat kelompok yang dirandom untuk menentukan masing-masing kelompok intervensi dengan jumlah sampel pada setiap kelompok sebanyak 11 orang, sehingga jumlah keseluruhan sampel sebanyak 44 orang. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik T dependent dan uji kruskall wallis dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan Pada kelompok hirarki belajar normal, rata-rata sebelum 59.45 sesudah 63.45. Pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans, rata-rata sebelum 59 sesudah 68.64. Pada kelompok komunikasi hirarki belajar keterlibatan rendah, rata-rata sebelum 59.45 sesudah 60.91. Pada kelompok kontrol, rata-rata sebelum 57 sesudah 57.36. Hasil uji bivariat terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar normal p-value 0.004, terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans p-value 0.000, terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar keterlibatan rendah p-value 0.011, tidak terdapat perbedaan pada kelompok control p-value 0.167. Analisis multivariat menunjukkan variabel independent yang paling dominan pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans dengan nilai rata-rata rank sebesar 37,50 dan p-value 0.000. Dapat disimpulkan Hasil penelitian ini dapat menjadi upaya Puskesmas Rawat Inap Kemiling dalam meningkatkan capaian program dan menumbuhkan sikap positif wanita usia 30-50 tahun untuk melakukan pemeriksaan IVA menggunakan metode komunikasi hirarki belajar atribusi disonans.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN OLEH LANSIA DI PUSKESMAS IRINGMULYO KOTA METRO TAHUN 2023 Alek Iskandar; Achmad Farich; Christin Angelina; Wayan Aryawati; Dhiny Easter Yanti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2447

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia di Indonesia terjadi dalam waktu 50 tahun terakhir. Pada tahun 2021, proporsi lansia mencapai 10,82% atau sekitar 29,3 juta orang. Persentase lansia yang berobat jalan ketika mengalami keluhan sebesar 44,93 %, persentase lansia yang berobat jalan ketika mengalami keluhan kesehatan ke fasilitas kesehatan pada Puskesmas/Pustu 17,25%. Masih banyak lansia di Provinsi Lampung yang belum memanfaatkan pelayanan kesehatan di puskesmas. Pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi lansia sangat penting karena selain dapat memantau status kesehatan lansia juga dapat meningkatan derajat kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh lansia. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, jumlah populasi 1011 orang dan sampel 288 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian menggunakan univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistic berganda). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga (p value 0,000 dan OR 139,653), keyakinan (p value 0,000 dan OR 12,017), persepsi sakit (p value 0,000 dan OR 35,875), dan tidak ada hubungan pengetahuan (p value 0,182) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh lansia. Faktor dominan yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh lansia adalah variabel dukungan keluarga dengan OR 139,653. Saran bagi lansia adalah agar memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas secara rutin untuk mendeteksi dan mengontrol kesehatannya. Puskesmas melakukan pemberdayaan keluarga dalam rangka memandirikan keluarga dalam bidang kesehatan.
INTERVENSI KOMUNIKASI TERHADAP MINAT UNTUK MELAKUKAN SKRINING IVA DI DESA SUNGAI BADAK KABUPATEN MESUJI PROVINSI LAMPUNG Neti Nurmala Sari; Lolita Sary; Dhiny Easter Yanti; Dessy Hermawan; Nurul Aryastuti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2608

Abstract

Penyakit kanker serviks merupakan masalah utama yang menyerang perempuan di dunia. Upaya yang dilakukan pemerintah dengan deteksi dini pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Pada tahun 2021 data capaian program skrining pemeriksaan IVA di Puskesmas Rawat Inap Wiralaga sangat rendah sekali atau tidak ada minat sebanyak 0 (nol)%. Capaian ini masih jauh dibawah target nasional sebanyak 70%. Sehingga perlu diketahui minat wanita untuk melakukan skrining pemeriksaan IVA melalui pendekatan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komunikasi linier, interaksional dan transaksional terhadap minat wanita untuk melakukan skrining IVA. Penelitian quasi experimental design dengan pendekatan nonequivalent control group design. Populasi adalah seluruh wanita usia 30-50 tahun yang berdomisili di Desa Sungai Badak. Teknik sampling menggunakan cluster sampling dimana dari delapan dusun dijadikan empat kelompok yang dirandom. Jumlah sampel setiap kelompok intervensi sebanyak 11 orang, jumlah keseluruhan sampel sebanyak 44 orang dengan kriteria usia 30-50 tahun, aktif melakukan hubungan seksual, tidak sedang hamil,tidak sedang nifas. Analisis data yaitu univariate, bivariate (t-dependen) dan multivariate (kruskal wallis). Hasil uji bivariate pada kelompok komunikasi linier terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.011). Pada kelompok komunikasi interaksional minat sebelum dan sesudah (p-value 0.0001).Kelompok komunikasi transaksional minat sebelum dengan sesudah (-value 0.003), kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.167). Hasil multivariate komunikasi yang paling berpengaruh terhadap perubahan minat adalah komunikasi transaksional dengan nilai mean rank 35.82 dan p-value 0.0001.Tenaga Medis/Non medis Puskesmas diharapkan dapat menggunakan komunikasi transaksional dalam meiningkatkan minat untuk melakukan skrining IVA di Desa sungai Badak Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada pengunjung Rumah Sakit Fakhri Rizki; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 6 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i6.8344

Abstract

Background: Covid-19 data at the hospital Pertamina Bintang Amin has 115 cases of covid-19 in 2020 and 695 cases of covid-19 in 2021. Changes in behavior that are aware of health protocols are seen as the main key in fighting the corona virus.Purpose: To Know factors associated with covid-19 prevention behavior in visitors to Pertamina Bintang Amin hospital 2022Method: This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The research population was Pertamina Bintang Amin hospital visitors using purposive sampling technique. The research sample is 106 respondents. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used for univariate analysis of frequency distribution, bivariate analysis using chi square test and multivariate analysis using multiple logistic regression.Results: This study obtained a univariate analysis of variables for adult age (65.1%), high school (74,5%), work (63,2%), high income 2.440,486 (63,2%), good knowledge (55 ,7%), good attitude (61,3%), infrastructure not good (52,8%), the role of health workers is not good (56.6%), covid-19 prevention measures are not good (51.9%) and analysis bivariate p-value variable age (0.424), education (0.014), occupation (0.843), income (0.086), knowledge (0.001), attitude (0.000), facilities and infrastructure (0.012), the role of health workers (0.001) and multivariate factor analysis the most dominant influence is the attitude variable exp value (B) 7.584.Conclusion: There is a relationship between education, knowledge, attitude, facilities and infrastructure, the role of health workers and multivariate factor analysis the most dominant influence is the attitude to covid-19 prevention behavior in visitors to Pertamina Bintang Amin hospital 2022.Suggestions: Health workers are expected to communicate continuously in the form of providing information on covid-19, visitors are expected to build an intelligent attitude in dealing with covid-19 and further researchers are expected to be able to research with strategic communication approach intervention methods on the goal of changing attitudes to prevent covid-19.Keywords: Behavior; Covid-19 Prevention; Hospital; VisitorsPendahuluan: Data covid-19 di RS. Pertamina Bintang Amin terdapat 115 kasus covid-19 pada tahun 2020 dan 695 kasus covid-19 pada tahun 2021. Perubahan perilaku sadar akan protokol kesehatan dipandang sebagai kunci utama dalam memerangi virus corona.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengunjung rumah sakit terhadap pencegahan covid-19.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian pengunjung rumah sakit Pertamina Bintang Amin dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian 106 responden. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan untuk analisa univariat distribusi frekuensi, analisa bivariat menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regressi logistic ganda.Hasil: Penelitian ini didapatkan analisa univariat variable umur dewasa (65,1%), pendidikan tinggi >SMA (74,5%), pekerjaan bekerja (72,6%), pendapatan tinggi ≥2.440.486 (63,2%), pengetahuan baik (55,7%), sikap baik (61,3%), sarana prasarana kurang baik (52,8%), peran tenaga kesehatan kurang baik (56,6%), tindakan pencegahan covid-19 kurang baik (51,9%) dan analisa bivariat pvalue variabel umur (0,424), pendidikan (0,014), pekerjaan (0,843), pendapatan (0,086), pengetahuan (0,001), sikap (0,000), sarana dan prasarana (0,012), peran tenaga kesehatan (0,001) dan analisa multivariat faktor yang paling dominan mempengaruhi adalah variabel sikap nilai exp (B) 7,584.Simpulan: Ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap, sarana prasarana, peran tenaga kesehatan dan faktor yang paling dominan adalah sikap terhadap prilaku pencegan covid-19 di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin.Saran: Diharapkan tenaga kesehatan berkomunikasi yang berkelanjutan berupa pemberian informasi covid-19, bagi pengunjung diharapkan membangun sikap cerdas menghadapi covid-19 dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti dengan metode intervensi pendekatan komunikasi strategis pada tujuan perubahan sikap pencegahan covid-19.
Relationship Between Participation in Maternity Classes and Knowledge About Pregnancy and Childbirth Febrianti; Christin Angelina F; Dhiny Easter Yanti; Nurhalina Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.4270

Abstract

The participation of pregnant women in pregnant women's classes increases mothers' knowledge about the danger signs of pregnancy. Classes for pregnant women at the Krui Health Center run according to a predetermined schedule. However, after evaluating the K4 visit, it was found that the K4 achievement was still below the target of 95%. This study aimed to determine the relationship between maternal participation in pregnant women classes and knowledge about pregnancy and childbirth in the Working Area of ​​the Krui Health Center, Pesisir Barat Regency, in 2023. This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study were all third-trimester pregnant women with gestational age > 36 weeks in the Working Area of ​​the Krui Health Center with a total of 51 people. The sampling technique used is total sampling. Data collection instruments used questionnaires and the MCH book. Data analysis in this study used univariate and bivariate (chi-square). The results of this study indicate that 29 (56.9%) respondents actively attended classes for pregnant women, and 28 (54.9%) respondents had good knowledge. The data analysis results show a relationship between mothers' participation in pregnant women's classes and learning about pregnancy and childbirth in the Working Area of ​​the Krui Health Center, Pesisir Barat Regency, in 2023, with a p-value of 0.042. Pregnant women are expected to actively participate in classes for pregnant women to increase their knowledge about matters in pregnancy and childbirth.
Relationship Between Participation in Maternity Classes and Knowledge About Pregnancy and Childbirth Febrianti; Christin Angelina F; Dhiny Easter Yanti; Nurhalina Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.4270

Abstract

The participation of pregnant women in pregnant women's classes increases mothers' knowledge about the danger signs of pregnancy. Classes for pregnant women at the Krui Health Center run according to a predetermined schedule. However, after evaluating the K4 visit, it was found that the K4 achievement was still below the target of 95%. This study aimed to determine the relationship between maternal participation in pregnant women classes and knowledge about pregnancy and childbirth in the Working Area of ​​the Krui Health Center, Pesisir Barat Regency, in 2023. This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study were all third-trimester pregnant women with gestational age > 36 weeks in the Working Area of ​​the Krui Health Center with a total of 51 people. The sampling technique used is total sampling. Data collection instruments used questionnaires and the MCH book. Data analysis in this study used univariate and bivariate (chi-square). The results of this study indicate that 29 (56.9%) respondents actively attended classes for pregnant women, and 28 (54.9%) respondents had good knowledge. The data analysis results show a relationship between mothers' participation in pregnant women's classes and learning about pregnancy and childbirth in the Working Area of ​​the Krui Health Center, Pesisir Barat Regency, in 2023, with a p-value of 0.042. Pregnant women are expected to actively participate in classes for pregnant women to increase their knowledge about matters in pregnancy and childbirth.
Penyuluhan gizi seimbang pada anak di Posyandu Permata Bunda Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Dhiny Easter Yanti; Zahra Shafa Anisa; Ghina Gabrilla Yusuf; Nuke Indrawati; Novita Sari
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i2.319

Abstract

Background: Nutrition knowledge is a person's knowledge related to food and health which plays an important role in determining health status. Improved nutritional status is important for improving health. Good nutritional intake will not be fulfilled without healthy food, namely foods that contain nutrients that the body needs. Direct factors that affect a person's nutritional status are intake and infectious diseases. Various factors behind these two factors, one of which is knowledge of nutrition. Purpose: To provide knowledge and information about balanced nutrition for children at Posyandu Permata Bunda, Pidada Village, Panjang District. Method: Preparing community service materials that will be delivered, starting from laptops, ppt, LCDs and preparing snacks in the form of milk and biscuits for children. The implementation of community service is carried out on Thursday / August 4, 2020. Community service lasted for 180 minutes which was carried out directly with mothers and children who were present at the Posyandu. The implementation runs smoothly and orderly. Results: Lack of motivation of cadres in providing information about the importance of balanced nutrition for children, can be done using a mosque or mobile counseling using a car if it is still hampered due to the covid-19 pandemic. Conclusion: The conclusion of the counseling is that the mother's support factor greatly influences the nutrition of her child by eating nutritious foods. Suggestion: For mothers to increase information about balanced nutrition to their children, by looking at the internet and looking for what foods can be consumed for children under five and giving healthy food to their children to avoid disease. Keywords: Balanced Nutrition; Child; Integrated Healthcare Center. Pendahuluan: Pengetahuan gizi merupakan pengetahuan seseorang yang berhubungan dengan makanan dan kesehatan yang berperan penting dalam menentukan derajat kesehatan. Perbaikan keadaan gizi penting untuk meningkatkan kesehatan. Asupan Gizi yang baik tidak akan terpenuhi tanpa makanan yang sehat yaitu makanan yang mengadung zat-zat gizi yang diperlukan tubuh. Faktor langsung yang mempengaruhi status gizi seseorang adalah Asupan dan penyakit Infeksi. Berbagai faktor yang melatar belakangi kedua faktor tersebut salah satunya pengetahuan gizi. Tujuan: Untuk memberikan pengetahuan sekaligus informasi tentang gizi seimbang pada anak di Posyandu Permata Bunda Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang. Metode: Mempersiapkan materi pengabdian masyarakat yang akan di sampaikan , mulai dari laptop, ppt , LCD dan mempersiapkan snack berupa susu dan biskuit untuk anak Pelaksanaan Pengabdian masyarakat dilakukan pada hari Kamis / 4 Agustus 2020 . Pengabdian masyarakat berlangsung selama 180 menit yang dilaksanakan langsung bersama Ibu dan anak yang hadir di Posyandu. Dalam pelaksanaan berjalan dengan tertib dan lancar . Hasil: Kurangnya motivasi kader dalam memberikan informasi tentang pentingnya gizi seimbang anak, dapat dilakukan menggunakan toak masjid ataupun penyuluhan keliling menggunakan mobil apabila masih terhambat dikarenakan pandemi covid-19. Simpulan: Kesimpulan dari penyuluhan tersebut Faktor dukungan ibu sangat berpengaruh terhadap gizi anaknya dengan makan-makanan yang bergizi. Saran:  Bagi ibu-ibu untuk meningkatkan informasi mengenai gizi seimbang kepada anak-anaknya, dengan cara melihat internet dan mencari makanan apa saja yang boleh dikonsumsi kepada anak-anak balita  dan memberikan makanan yang sehat kepada anak-anaknya agar terhindar dari penyakit.
Pengaruh Mutu Layanan Tenaga Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Wanakaya Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Muhammad Fazar Sidiq Alhayat; Samino; Dina Dwi Nuryani; Dhiny Easter Yanti; Nova Muhani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.632

Abstract

Abstrak Nilai IKM Puskesmas Wanakaya tahun 2021 adalah sebesar 61,55 yang masuk dalam kategori tidak puas. Kepuasan pasien adalah keadaan senang atau bahagia yang dialami pasien selama menggunakan suatu pelayanan kesehatan. Pembentukan kualitas pelayanan kesehatan bergantung pada beberapa faktor, seperti tangible atau bukti langsung, reliability atau kehandalan petugas kesehatan, responsiveness atau daya tanggap petugas kesehatan, assurance atau jaminan tenaga kesehatan, dan empathy atau perhatian petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu layanan tenaga kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Wanakaya Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 138 pasien rawat jalan yang sudah mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan di Puskesmas Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Teknik analisis yang digunakan adalah Pearson Product Moment dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian uji Pearson Product Moment menunjukkan bahwa ada pengaruh antara mutu layanan tenaga kesehatan dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy dengan kepuasan pasien. Hasil uji Regresi Linear Berganda menunjukkan ada pengaruh antara mutu tenaga kesehatan (reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles) secara simultan terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Saran yang dapat disampaikan hendaknya dapat mengevaluasi kembali standar waktu pelayanan yang efektif dan efisien, sehingga waktu tunggu pasien dapat lebih singkat Kata kunci: Assurance, Empathy, Reliability, Responsiveness, Tangibles
Analysis of Factors Associated with Wus's Decision to Use an IUD in the Working Area of the Maja Public Health Center, Lebak Regency in 2024 Indah Mulia Herwisdiane; Wayan Aryawati; Fitri Ekasari; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.871

Abstract

Birth control has become a global issue that is very important in maintaining a balance between population growth and available resources. One contraceptive method that is often used is the IUD. The prevalence of IUD/AKDR family planning acceptors in Indonesia is 3.8% and in Banten it is 6.09%. IUDs have been a major focus of long-acting contraceptive research due to their high effectiveness, reversibility, and potential additional health benefits. The aim of the research is to determine the factors related to WUS's decision to use an IUD. This type of quantitative research with a cross sectional design. The population in the study, namely women of childbearing age in the Maja Health Center Working Area, amounted to 9,394 people and a sample of 369 people using the cluster random sampling technique . Data analysis used univariate, bivariate ( chi square), and multivariate ( multiple logistic regression). The results of bivariate analysis showed that there was no relationship between age (p=0.405), parity (p=0.837), and occupation (p= 0.875) with WUS's decision to use an IUD. Meanwhile, education (p=0.004), knowledge (p=0.000), attitude (p=0.038), husband's support (p=0.035), and support from health workers (p=0.029) influenced WUS' decision to use an IUD. The factor most related to WUS's decision to use an IUD was knowledge with OR= 9.591. The conclusion of this research is that the dominant factor related to the decision to use an IUD is knowledge. WUS should actively seek information through trusted sources such as consulting with medical personnel at community health centers or reading accurate health literature.
Analysis of Factors Associated with Wus's Decision to Use an IUD in the Working Area of the Maja Public Health Center, Lebak Regency in 2024 Wayan Aryawati; Fitri Ekasari; Indah Mulia Herwisdiane; Dhiny Easter Yanti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.872

Abstract

Birth control has become a global issue of great importance in maintaining a balance between population growth and available resources. One contraceptive method that is often used is the IUD. The prevalence of IUD/AKDR family planning acceptors in Indonesia is 3.8 % and in Banten 6.09%. The IUD has been a major focus of long-term contraceptive research because of its high effectiveness, reversibility, and potential additional health benefits. The aim of the research was to determine factors related to WUS's decision to use an IUD. This type of quantitative research with a cross sectional design. The population in the study, namely women of childbearing age in the Maja Health Center Working Area, numbered 9,394 and a sample of 369 people using the cluster random sampling technique . Data analysis used univariate, bivariate ( chi square), and multivariate ( multiple logistic regression). The results of bivariate analysis showed that there was no relationship between age (p=0.405), parity (p=0.837), and occupation (p= 0.875) with WUS's decision to use an IUD. Meanwhile, education (p=0.004), knowledge (p=0.000), attitude (p=0.038), husband's support (p=0.035), and support from health workers (p=0.029) affected WUS' decision to use an IUD. The factor most related to WUS's decision to use an IUD is knowledge with OR= 9.591. The conclusion from this research is that the dominant factor related to the decision to use an IUD is knowledge. WUS should actively seek information through trusted sources such as consulting with medical personnel at community health centers or reading accurate health literature.
Co-Authors Aan Oktavia yuman Achmad Farich Agung Aji Perdana Akhmad Kheru Dermawan Alek Iskandar Amalia Amraini Andoko Andoko Anggraheni Widyaningrum Aprilia Aprilia Arnan Jaya Arnelia Indah Pratama Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Astri Pinilih Athaya Hafizhah Audrey Adelita Aulyya Rahmah Chanita Sari Manulang Christin Angelina Christin Angelina F Christin Angelina F Christin Angelina F Christin Angelina Febriani Desna Sari Putri Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dinda Rachma S Dwi Astuti Widia Ningrum Echa Rafika Erika Dwi Permana erika maulina yanti Eva Mayasari Fadel Achmad Haikal Fadel Achmad Haikal Fadhilah Amanda Sari Fakhri Rizki Febrianti Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Yanti Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Hafiratul Fitri Usfa Hana Rizka Aulia Hany Musliha Hermawan, Dessy Herry Djoko Subandriyo Ida Maya Meika S Ida Sulistiani Ika Artini Indah Mulia Herwisdiane Indah Mulia Herwisdiane Iqmy, Ledy Octaviani Karbito Karbito Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Lolita Sary mislianti - Mislianti Mislianti Muhammad Fazar Sidiq Alhayat Muhammad Fazar Sidiq Alhayat Muhammad Shendy Febrian Sahapati Natasya Beggy Candesa Neti Nurmala Sari Nina Okta Rina Nova Muhani Nova Muhani Novita Sari Nuke Indrawati Nur’afni Balqis Julia Nurhalina Sari Nurhayati Nurhayati Nurkhasanah Nurkhasanah Randy Yusuf Pratama Renitasari Renitasari Renna Oktavia Rudi Resna Mahdewi Puteri Rina Suryani Rr. Salwa Zasya Samino Samino Samino Samino Setiawati Setiawati Siti Mariam Sugihati Sugihati Vera Yulyani Veronica Ela Rimawati Wayan Aryawati Wayan Aryawati Wayan Aryawati Wiwik Erni Puspita Sari Yolandha Adinda Pratiwi Yulyani, Vera Yuniar Herdarini Utami Yusuf Firmansyah Zahra Shafa A Zahra Shafa Anisa Zelda Nora Afriza Zulius Alfandi