Claim Missing Document
Check
Articles

PESO (Paham Efek Samping Obat) Sebagai Upaya Peningkatan Penerapan Farmakovigilan Di Masyarakat Banjar Abasan Denpasar Timur Wintariani, Ni Putu; Barata Putri, Dhiancinantyan Windydaca; Puspita Apsari, Dewi; Suryaningsih, Ni Putu Aryati
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya penggunaan analgesik di kalangan masyarakat, diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang benar, salah satunya adalah efek samping obat.  Meminimalkan risiko efek samping penggunaan analgesik adalah dengan pemberdayaan masyarakat PESO (paham efek samping obat) analgesik dalam bentuk media video edukasi. Kegiatan ini merupakan salah satu penerapan farmakovigilans di masyarakat dan bertujuan agar masyarakat dapat melaporkan kejadian efek samping obat yang dialaminya secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan intervensi berupa video edukasi eletronik PESO kepada masyarakat. Evaluasi hasil intervensi kegiatan ini menggunakan pre test dan post test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah media video edukasi elektronik PESO dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang efek samping obat analgesik. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat terus berlangsung dengan tema obat yang berbeda, sehingga masyarakat menjadi lebih paham efek samping obat dan dapat mencegahnya.
Penyuluhan Dan Penanaman Tananam Obat Keluarga (Toga) Di Desa Wisata Gunung Salak Tabanan Setiawan, Putu Yudhistira Budhi; Sutema, Ida Ayu Manik Partha; Maharianingsih, Ni Made; Dewi, Dewa Ayu Putu Satrya; Wintariani, Ni Putu
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan  pengabdian  ini  dilakukan  di  Desa  Wisata Gunung Salak Tabanan. Desa Wisata ini berdasarkan  letak  geografis  dalah  desa  yang berada pegunungan sehingga mayoritas masyarakatnya bertani dan berkebun. Desa ini memiliki potensi  untuk dikembangkan, salah satunya dengan penanaman tumbuhan yang dapat  digunakan  sebagai  obat  keluarga untuk menambah daya tarik wisata dan menambah wawasan dalam pemanfaatan tanaman obat.  Metode  kegiatan  meliputi  penanaman tanaman obat, outbond, penyuluhan pembuatan  obat  menggunakan tanaman yang dilakukan selama dua hari yaitu pada 28-29 Oktober 2019. Hasilnya  dari pengabdian ini  tersedianya  lahan dengan  tanaman obat  yang   dapat   dikelola   dan   dimanfaatkan   oleh masyarakat.  Selain itu adanya penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan  pemanfaatan tanaman untuk pengobatan.  Penanaman pinang sepanjang jalan pedesaan menambah suasana dengan menjadi asri. Pengabdian ini berhasil meningkatkan wawasan masyarakat penggunaan tanaman obat dan menambah daya tarik desa
Penyuluhan Dan Penanaman Toga Kembang Sepatu Dan Lidah Mertua Di Desa Wisata Gunung Salak I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana Putra; Suryaningsih, Ni Putu Aryati; Wintariani, Ni Putu; Sutema, Ida Ayu Manik Partha
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2022): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v3i1.278

Abstract

Tanaman Obat Keluarga telah menjadi bagian dari kehidupan kesehatan masyarakat. Budidaya ini telah menjadi tren dewasa ini, karena selain dapat menghijaukan dan mengindahkan pekarangan yang kosong, juga dapat memberikan manfaat yang positif untuk kesehatan masyarakat. Desa Wisata Gunung Salak merupakan salah satu desa tujuan wisata alam. Selain pemandangan alam yang indah, desa ini juga terkenal akan hasil alamnya. Desa wisata ini memiliki pekarangan yang luas. Banyak lahan kosong belum termanfaatkan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan manfaat tanaman kembang sepatu dan lidah mertua terhadap kesehatan dan pengolahannya serta budidayanya pada masyarakat desa wisata gunung salak Tabanan. Metoda pengabdian yang dilakukan ialah berupa penyuluhan dan bimbingan lapangan untuk budidaya tanaman kembang sepatu dan lidah mertua. Dari hasil pre-post test yang dilakukan terhadap peserta pengabdian, terdapat peningkatan pemahaman sampai 50% mengenai manfaat dan cara pengolahan tanaman obat keluarga kembang sepatu dan lidah mertua. Selain itu luaran yang telah dicapai pada pengabdian ini yaitu telah tertanamnya 100 bibit tanaman kembang sepatu dan lidah mertua sebagai budidaya di pekarangan desa wisata Gunung Salak.
PESO (Paham Efek Samping Obat) Sebagai Upaya Peningkatan Penerapan Farmakovigilan Di Masyarakat Banjar Abasan Denpasar Timur wintariani, Ni Putu; Putri, Dhiancinantyan Windydaca Barata; Apsari, Dewi Puspita; Suryaningsih, Ni Putu Aryati
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i2.341

Abstract

Tingginya penggunaan analgesik di kalangan masyarakat, diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang benar, salah satunya adalah efek samping obat.  Meminimalkan risiko efek samping penggunaan analgesik adalah dengan pemberdayaan masyarakat PESO (paham efek samping obat) analgesik dalam bentuk media video edukasi. Kegiatan ini merupakan salah satu penerapan farmakovigilans di masyarakat dan bertujuan agar masyarakat dapat melaporkan kejadian efek samping obat yang dialaminya secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan intervensi berupa video edukasi eletronik PESO kepada masyarakat. Evaluasi hasil intervensi kegiatan ini menggunakan pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah media video edukasi elektronik PESO dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang efek samping obat analgesik. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat terus berlangsung dengan tema obat yang berbeda, sehingga masyarakat menjadi lebih paham efek samping obat dan dapat mencegahnya
FORMULASI SEDIAAN SABUN CAIR EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) Mahayuni, Made Galih Dwi; Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana; Wintariani, Ni Putu
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v5i1.309

Abstract

Skin is the external part of body which protects internal organs from external interference, such as bacteria, viruses, cold air, hot sun, exposure to UV radiation, pressure, etc. Maintain clean skin is an important thing to do to prevent skin diseases. The way to keep our skin clean is use a mild soap which is good for the skin. Soap is one of the preparations commonly used in daily life. The ingredients of liquid soap are made up of surfactants, thickeners, preservatives and pH regulators. The presence of surface-active agents in soap is important for cleansing the dirt from the skin. Thickeners are important in the soap to obtain the required viscosity of the formulation. The aim of this study was to determine the characteristics of aloe vera (Aloe Vera L.) liquid soap. This type of research is an experimental study with a completely randomized design. The formula will be tested for physical and chemical properties which include organoleptic tests, viscosity tests, specific gravity tests, foam stability tests, and pH tests. Aloe vera liquid soap in all formulas has physical and chemical characteristics that meet the standards where the viscosity values obtained are 2616-4188 cP, specific gravity 1.067-1.082, foam resistance 61-70%, and pH 6.1-7
Formulasi dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Sediaan Gel Ekstrak Bunga Krisan (Chrysanthemum indicum L.) Wintariani, Ni Putu; Suryaningsih , Ni Putu Aryati; Ardinata, I Putu Riska; Wartana, I Gusti Ngurah Agung Windra
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v11i2.11781

Abstract

Exposure to ultraviolet (UV) radiation can lead to various forms of skin damage, necessitating effective protective measures. One commonly employed approach is the use of sunscreen formulations capable of absorbing or reflecting UV rays before they penetrate deeper layers of the skin. The extract of Chrysanthemum indicum L. flowers contains bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and alkaloids, which exhibit potential as natural sunscreen agents. This study aimed to formulate a gel-based sunscreen containing Chrysanthemum indicum flower extract and to evaluate its Sun Protection Factor (SPF) and physicochemical characteristics. The formulations were prepared with three extract concentrations: F1 (5%), F2 (10%), and F3 (20%), using a gel base composed of Carbopol 940 (0.5%), triethanolamine (0.5%), glycerin (10%), methylparaben (0.2%), and purified water. Physical evaluations included pH, viscosity, and spreadability tests. The results showed that all formulations met the standard criteria for gel preparations, with pH values ranging from 4.25 to 4.66, viscosities from 22.70 to 38.46 Pa·s, and spreadability between 5.04 and 5.21 cm. SPF values were determined in vitro using UV-Vis spectrophotometry (290-400 nm), revealing an increase in SPF with higher extract concentrations: negative control (1.395), F1 (1.795), F2 (2.506), and F3 (5.041). These findings suggest that Chrysanthemum indicum flower extract holds promise as a safe and environmentally friendly active ingredient for natural sunscreen development.
Antibacterial Activity of Cananga Extract (Cananga odorata (Lam.) Hook.F. & Thomson) Against Streptococcus Mutans and Pseudomonas Aeruginosa Bacteria I Putu Gede Adi Purwa Hita; Putu Yudhistira Budhi Setiawan; Ni Putu Wintariani; Dewi anggarini
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/nyc2kg76

Abstract

Background: Streptococcus mutans is a gram-positive bacterium commonly found in the oral cavity, while Pseudomonas aeruginosa is a gram-negative rod-shaped bacterium that can form biofilms. Objective: The objective of this study was to determine the antibacterial activity of 96% ethanol extract of ylang-ylang flowers (Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson) against S. mutans and P. aeruginosa using the disk diffusion method. Methods: This was an experimental study with a post-test only control group design. Results: The test results showed that ylang-ylang flower extract exhibited antibacterial activity against S. mutans with an average zone at a 40% concentration of 16.6 ± 2.5 mm, categorized as strong. Meanwhile, against P. aeruginosa, the average inhibition zone at a 40% concentration was 7.2 ± 2.2 mm, categorized as moderate. Phytochemical analysis showed that kenanga flower extract contains flavonoids, saponins, tannins, steroids, monoterpenes, and alkaloids. Conclusion: 96% ethanol extract of kenanga flowers effectively inhibits the growth of S. mutans and P. aeruginosa at a concentration of 40%. These results indicate that kenanga has potential as a natural antibacterial source for development in the pharmaceutical field.
Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penggunaan obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara: The relationship between knowledge level and self-medication behavior in the use of analgesic drugs in Banjar Baluk II, Negara District Putu Negia Suci Cahyani Buana; Ni Putu Wintariani; Gde Palguna Reganata; Ida Ayu Manik Partha Sutema
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/v6kdej02

Abstract

Latar belakang: Pengobatan sendiri adalah praktik lokal untuk menyelesaikan perawatan kesehatan untuk diri sendiri tanpa berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara tingkat informasi dan perilaku pengobatan sendiri obat penghilang rasa sakit di Banjar Baluk II, Wilayah Negara, dan hubungan sosiodemografi antara tingkat informasi dan pengobatan sendiri. Penelitian menggabungkan pendekatan cross-sectional untuk penyelidikan kuantitatif. Metode: Penelitian ini termasuk kuantitatif jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. 95 responden dijadikan sebagai contoh penelitian. Lokasi penelitian ini dilakukan di Banjar Baluk II Kecamatan Negara dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Mei tahun 2023. Analisis statistik menggunakan pengujian analisis korelasi pada uji Spearmen’s Rank. Hasil: Terdapat 42 (44,2%) responden yang memiliki informasi kurang, 46 (48,4%) yang memiliki informasi cukup, dan 7 (7,4%) yang memiliki informasi sangat baik. Ada 57 responden (60,0%) yang berperilaku baik saat menggunakan obat penghilang rasa sakit untuk pengobatan sendiri, dan 38 responden (40,0%) berperilaku baik. Tingkat pengetahuan terhadap perilaku terdapat nilai Spearmen’s Rank yang positif sebesar 0,514 termasuk dalam kategori sedang dengan signifikansi sebesar 0,000 (0,000<0,05). Terdapat hubungan antara usia (r=0, 0,334), pendidikan (r= 0,443) dan pekerjaan (r= 0,303) (p-value= 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara adalah cukup baik serta terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan dan pekerjaan.
Efektivitas Krim Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus Ammaryllifolius Roxb.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Ni Putu Wintariani; Ni Kadek Ayu Surya Andyani; Ni Putu Aryati Suryaningsih
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.22800

Abstract

Kulit sering terjadi penumpukan kotoran dan sel kulit mati yang berlebih, dimana kotoran ini apabila tidak segera dibersihkan, maka akan terjadi masalah kulit yang muncul. Salah satu masalah kulit yang muncul adalah jerawat. Jerawat pada kulit menyebabkan rasa tidak percaya diri, jerawat merupakan penyakit kulit yang sering terjadi pada masa remaja bahkan hingga dewasa yang ditandai dengan adanya komedo, papul, pustul, nodus, dan kista pada daerah wajah, leher, lengan atas, dada, dan punggung. Sediaan krim yang berasal dari daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb.), diujikan ke bakteri penyebab jerawat yaitu Propionibacterium Acnes (P.Acnes). Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratoris dengan menguji kandungan fitokimia, dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri P.acnes dengan metode uji bakteri disc diffusion. Uji fitokimia pada ekstrak daun pandan wangi didapatkan hasil positif mengandung flavonoid, saponin, tanin, steroid, serta menunjukan aktvitas antibakteri dan zona hambat rata-rata sediaan krim FI(10%) 8,25±0,12 mm yaitu kategori sedang, FII (15%) 13,28±0.82 mm dan FIII (35%) 15,00±0.93 mm kategori kuat, terdapat perbedaan yang signifikan (P<0,05) terhadap nilai zona hambat masing-masing formula krim dan peningkatan nilai zona hambat berbanding lurus seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak pada krim. Krim konsentrasi 35% merupakan krim dengan zona hambat paling besar yaitu 15,00 mm yaitu kategori kuat.  
Co-Authors Agustini, Ni Putu Dewi Barata Putri, Dhiancinantyan Windydaca Barata Putri, Windydaca Dewa Ayu Putu Satrya Dewi Dewi anggarini Dewi Puspita Apsari Dewi Puspita Apsari Dharma, I Putu Handika Dhiancinantyan Windydaca Brata Putri Dwicandra, Ni Made Oka Fitria Megawati Fitria Megawati Fitria Megawati Gangga, I Made Putra Herleeyana Meriyani Herliawati, Putu Arik Hildayanti, Rezha Alivia I Gusti Ayu Agung Septiari I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana Putra I Ketut Tunas I Made Putra Gangga I Putu Gede Adi Purwa Hita I Putu Gede Adi Purwa Hita I Putu Riska Ardinata I Putu Tangkas Suwantara Ida Bagus N Maharjana Jaelani, Abdul Khodir Lionita, Ni Kadek Vinka Made Galih Dwi Mahayuni Made Krisna Adi Jaya Maharianingsih, Ni Made Mahartha, I Ketut Panji Mahayuni, Made Galih Dwi Megawati, Fitria Mei, Fransiska Oktaviana Meriyani, Herleeyana Ni Kadek Ayu Surya Andyani Ni Kadek Vinka Lionita Ni Luh Sasih Ni Made Dharma Shantini Suena Ni Putu Aryanti Suryaningsih Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Dewi Agustini Ni Putu Helena Priscayanti Ni Putu Widayanti Oktaviani, Fatikhatul Putri Oktayanti, Leny Olivia, Brigita Pande I Ketut Sukadiasa Parthasutema, Ida Ayu Manik Pratiwi, Nanda Agnesia Jati Puspita Apsari, Dewi Putri, Dhiancinantyan Windydaca Barata Putu Eka Arimbawa Putu Eka Arimbawa Putu Eka Arimbawa Putu Negia Suci Cahyani Buana Putu Yudhistira Budhi Setiawan Reganata, Gde Palguna Rismayanti Putri, Putu Suryaningsih , Ni Putu Aryati Suryaningsih, Aryati Sutema, Ida Ayu Manik Partha Wardani, I Gusti Agung Ayu Kusuma Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana, I Gusti Ngurah Agung Windra Widowati, I Gusti Ayu Rai -