p-Index From 2021 - 2026
6.771
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris PREMISE: Journal of English Education and Applied Linguistics JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI JPS Unimus IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan PENDIPA Journal of Science Education Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas JURNAL PENDIDIKAN MIPA KARST : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Experiment: Journal of Science Education Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Pijar MIPA DIKSAINS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains JIFP (Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya) Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan JRFES DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran HiJaSE (Hamzanwadi Journal of Science Education) Meta: Journal of Science and Technological Education Indonesian Journal of Science and Education RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas

Penerapan Game-based Learning sebagai Alternatif Solusi Mengajar di Kelas Heterogen Ogi Danika Pranata
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 3 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i3.7597

Abstract

Dua masalah utama untuk mengajar di kelas heterogen adalah penentuan materi dan cara mengajarkannya. Untuk itu pengajar harus kreatif dalam mendesain pembelajaran. Pembelajaran berbasis game (game-based learning) telah menjadi pilihan yang populer sebagai bagian dari lingkungan belajar dengan berkembangnya teknologi komputer dan smartphone. Namun pada kondisi kelas yang heterogen dan tanpa dukungan gawai, game-based learning diarahkan ke bentuk non-digital. Pengabdian melalui penerapan pembelajaran berbasis game (game-based learning) diharapkan dapat menjadi alternatif solusi mengajar di kelas heterogen. Kegiatan pengabdian berbasis pada kebutuhan dari suatu komunitas (Community-Based Research, CBR). Komunitasnya terdiri dari pengurus pesantren dan santri Pesantren Tahfidz. Populasinya adalah 1 kelas heterogen yang terdiri dari 19 orang santri. Kelas ini bersifat heterogen karena yang terdiri dari 6 orang santri tingkat SD, 9 orang tingkat SMP, dan 4 orang tingkat SMA. Pengabdian dilakukan sebanyak enam pertemuan pembelajaran, dimana empat pertemuan untuk pembelajaran berbasis game dan dua pertemuan untuk evaluasi. Untuk materi pecahan, diperoleh rata-rata nilai yang cukup tinggi secara keseluruhan adalah 86,98. Nilai ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis game dapat membantu siswa dalam belajar dan meningkatkan kemampuan matematis siswa. Untuk materi koordinat, rata-rata nilai secara keseluruhan jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pada materi pecahan, yaitu 65,79. Lebih lanjut pembelajaran berbasis game juga dapat meningkatkan motivasi, keaktifan, keberanian berpendapat, dan pemahaman materi. Melalui penerapan pembelajaran berbasis game ditemukan satu fakta menarik terkait proses pembelajaran, yaitu situasi pembelajaran yang dapat menjangkau santri dengan berbagai tingkatan. Jadi pembelajaran berbasis game dapat menjadi alternatif solusi mengajar di kelas heterogen.