Claim Missing Document
Check
Articles

Kegiatan Menyusun Gambar dan Mewarnai Sebagai Sarana Edukasi Hand Hygiene Pada Anak Usia Prasekolah di Desa Karang Rau Banyumas Nurul Fatwati Fitriana; Reni Purwo Aniarti; Suci Ratna Estria; Sri Suparti; Meida Laily Ramdani; Abdul Hakim Nitiprojo; Dina Ratna Juwita; Candra Andodo; Hikmi Muharromah Pratiwi
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.435

Abstract

Usia prasekolah merupakan kelompok rentan terserang penyakit menular karena kebiasaannya memegang sesuatu benda, mengusap ingus dengan tangan. Salah satu penyakit yang menular adalah COVID-19 yang telah menjadi pandemic pada tahun 2020-2022. Salah satu tindakan pencegahan penularan penyakit tersebut adalah melalui cuci tangan. Pada usia prasekolah mempunyai tugas perkembangan meningkatkan keterampilan motorik halus dan motorik kasar. Keterampilan ini bisa dilatih menggunakan cara menyusun puzzle dan mewarnai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak-anak dalam melakukan cuci tangan yang benar. Metode yang digunakan adalah ceramah, menyusun puzzle, mewarnai, praktik cuci tangan bersama dan diskusi dengan cara bercerita pengalaman kegiatan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak mampu mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir walaupun ada beberapa anak ketika menyusun puzzle masih melihat teman disampingnya. Anak-anak bisa mewarnai, praktik cuci tangan bersama dengan baik dan aktif dalam bercerita ketika menemukan kesulitan-kesulitan pada proses kegiatan. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah sebagian anak-anak usia prasekolah mampu melakukan cuci tangan dengan baik dengan panduan gambar yang diwarnainya. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah kegiatan ini dikemas dengan bentuk perlombaan sehingga mereka mempunyai kemauan untuk bersaing tanpa mencontek dalam pekerjaan mereka.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Menggunakan Media Komik SITUNGRU dan Simulasi Pada Guru dan Karyawan Sri Suparti; Arum Astika Sari; Nurul Fatwati Fitriana; Suci Ratna Estria; Aprilia Widiyawati
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi hilangnya fungsi pompa jantung secara mendadak, terjadi secara tiba-tiba, karena ketidakmampuan memompa darah ke seluruh tubuh dan membutuhkan penanganan segera karena berisko mengancam nyawa. Pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada henti jantung selama ini banyak dilakukan oleh tenaga medis, namun pada prinsipnya orang awam juga bisa memberikan BHD, yaitu dengan menggunakan hand Only RJP (Resusitasi Jantung Paru). Berdasarkan hasil analisis situasi ditemukan beberapa permasalahan mitra diantaranya Guru dan karyawan SD Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) belum memahami tentang henti jantung dan pemberian BHD. Selama ini belum ada kegiatan pelatihan BHD yang dilaksanakan disekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemahaman Guru dan karyawan tentang henti jantung dan bagaimaan pemberian BHD pada henti jantung. Metode yang digunakan melalui pelatihan BHD yang terdiri dari kegiatan edukasi menggunakan media komik SITUNGRU (Resusitasi Jantung Paru), simulasi dan praktik. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan postest serta observasi praktik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan pelatihan dengan nilai rata-rata 13,48 (pretest) menjadi 17,80 (posttest). Peserta dapat melakukan ketrampilan BHD dengan metode Hands only CPR, dengan rata rata nilai adalah 91,36. Selanjutnya untuk meningkatkan retensi pengetahuan dan ketrampilan BHD dapat dilatih dengan metode simulasi dan praktik secara periodik.
The Effect Of Health Education With Pocketbooks And First Aid Simulation Regarding Ankle Sprain Injurieson The Knowledge And Skills Of Badminton Group Members In Windujaya Village Nazilatul Munawaroh; Nurul Fatwati Fitriana
Jambura Nursing Journal Vol 5, No 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v5i2.15748

Abstract

Background: Sports injuries are caused by physical stress, technical errors, collisions, or physical activities that exceed the training load. Preventive actions are required to minimize the occurrence of ankle injuries. Knowledge of injuries in sports is necessary for athletes and those who carry out sports activities, thus they can perform or provide first aid appropriately and quickly. Besides, they can prevent the occurrence of injuries towards themselves and others. Objective: This research aims to determine the effect of health education with first aid pocket book regarding ankle sprain injuries on the knowledge and skills of badminton group members in Windujaya Village. Methods: This was quantitative researchwith a pre-experimental design and a one-group pre-test-post-test approach. A total of 34 badminton players in windujaya village were selected as the research samples using purposive sampling technique. Results: The average scores of knowledge of badminton group members before and after being given health education were 9.53 + 1.482 and 12.00 + 2.387, respectively. While the average scores of skills before dan after being given health education were 4.71 + 0.928 and 5.91 + 1.357, respectively. The results of the t-test on the level of knowledge and skills showed that the p value was 0.001. Conclusion: There is an effect of health education with first aid pocketbooks and simulation on ankle sprain injuries on the level of knowledge and skills of badminton group members in windujaya village.
PENGARUH PEMBERIAN BOOKLET JATUH TERLUKA (JATUR) PADA GURU SD TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANAK DI SD UMP Salsa, Salsa Nurinta; Fatwati Fitriana, Nurul
Nursing Sciences Journal Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v7i2.5021

Abstract

 Students are at high risk of emergencies as various incidents can occur within this group. Additionally, children spend significant time at school, increasing their risk of injury. Emergencies can happen unexpectedly and anywhere, including at home, on the road, and within the school environment. Most injuries in children are directly related to physical activities outside, with many injuries occurring during school hours. This study was quasi-experimental, focusing on one group without randomization. The design employed a pre-and post-test approach using the Wilcoxon test. The study was conducted in May 2023 with 38 respondents. Results: Based on the results, the "good" category, which initially had 0% of respondents, became 100%, while the "poor" category, which initially had 89.5% of respondents, became 0%. The knowledge score of teachers improved from 0.001 before receiving the JATUR Booklet to 0.002 after receiving it. Thus, it can be concluded that there is a difference before and after the intervention of providing the booklet, with a non-normal distribution (p0.05). There is an increase in knowledge scores after providing the Falling and Injured (JATUR) First Aid Booklet.  
Hubungan Paparan Kebisingan, Suhu Ruangan dan Kelembaban Udara Dengan Kualitas Tidur Pasien Di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Banyumas Istanti, Ervin; Fatwati Fitriana, Nurul
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i1.5163

Abstract

Background: Rest and sleep needs must be met for critically ill patients in the ICU. Sleep is necessary for restoring physical function, energy, and immune system building. However, not all critically ill patients in the ICU  have good sleep quality, as several environmental factors can affect sleep quality, including physical environmental hazards such as noise exposure, room temperature, and air humidity, which can risk disturbing patient comfort and safety. Purpose: To determine the relationship between exposure to noise, room temperature and humidity with sleep quality of patients in the intensive care unit (ICU) of Banyumas Hospital. Method: This study is quantitative research with an analytical observational design using a cross-sectional approach. The study population consisted of 20 patients undergoing treatment in the ICU, selected using a random sampling technique. The analysis used in this study is the Spearman rank test. Results: A relationship between noise exposure and sleep quality is indicated by a p-value of 0.010 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.560. A relationship between room temperature and sleep quality is indicated by a p-value of 0.036 (p <0.05) with a coefficient of 0.471. A relationship between air humidity and sleep quality is indicated by a p-value of 0.010 (p <0.05) with a correlation coefficient of 0.560. Conclusion: There is a relationship between noise exposure, room temperature, and air humidity with patient sleep quality in the Intensive Care Unit (ICU) of Banyumas Regional General Hospital. Keywords: Air humidity, Sleep quality, Noise exposure, Room temperature.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruang Intensive Care Unit RSUD Banyumas Setyaningsih, Sa'diyah; Fatwati Fitriana, Nurul
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i1.5220

Abstract

Background: ICU care can lead to anxiety for patients' families. Anxiety is influenced by factors such as age, gender, experience of accompanying patients in the ICU, education level, family relationships, medical diagnosis, and health insurance coverage. Objective: To determine factors associated with family anxiety in the Intensive Care Unit (ICU) of RSUD Banyumas (Banyumas Regional Public Hospital). Method: This study is descriptive correlational research using a cross-sectional approach. The study sample consisted of 38 family members of patients treated in the ICU, selected using the Consecutive Sampling technique. The research analysis used the Mann-Whitney U test. Results: The correlation between age and anxiety had a p-value of 0.66, the relationship between gender and anxiety had a p-value of 0.635, the relationship between experience of accompanying patients and anxiety had a p-value of 0.002, the relationship between education level and anxiety had a p-value of 0.409, the relationship between family relationship with the patient and anxiety had a p-value of 0.270, the relationship between patient's medical diagnosis and anxiety had a p-value of 0.464, and the correlation between health insurance coverage status and anxiety had a p-value of 0.765. Conclusion: The factor associated with family anxiety in the ICU of Banyumas Regional General Hospital is the experience of accompanying patients in the ICU.   Keywords: Anxiety, ICU, age, gender, experience in accompanying patients in ICU, education level, family relationships, medical diagnosis, health insurance coverage status
Pengaruh Pemberian Metronome Video dan Lagu Baby Shark dengan Kecepatan Kompresi Resusitasi Jantung Paru Fitriana, Nurul Fatwati; Nitiprodjo, Abdul Hakim; Juwita, Dina Ratna; Amelia, Vivi Leona; Andodo, Candra
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1662

Abstract

Pelaksanaan resusitasi jantung paru (RJP) mewajibkan pelaksanaan RJP yang berkualitas. Salah satu indicator RJP yang berkualitas adalah kecepatan kompresi antara 100-120 kali per menit. Penelitian sebelumnya telah menguji efek Pendidikan Kesehatan penggunaan  music untuk meningkatkan kemampuan kecepatan RJP sesuai yang ideal. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan lagu baby shark serta video RJP terhadap kecepatan RJP.  Peneltian ini merupakan quasy experimental dengan jumlah sampel 68 responden selama 4 hari. Hari pertama, responden melakukan RJP lalu dihitung kecepatan RJP responden. Hari ke-2, ke-3 dan ke-4 responden mendengarkan lagu baby shark sekaligus melihat video RJP. Kemudian responden melakukan RJP setelah mendengarkan lagu.  Analisa data menggunakan paired t-test. Dari 68 responden, mempunyai berat badan >50 kg sebanyak 43 responden.  Rata-rata jumlah kompresi pada hari pertama 132,7 kali per menit. Pemberian intervensi dilakukan pada hari kedua, ketiga dan ke empat dan mempunyai rata-rata 128,9x per menit, 128,03x per menit dan 128,71 per menit. uji statistic menunjukkan nilai p value >0,05. Tidak ada pengaruh pemberian metronome baby shark terhadap kecepatan kompresi dada.
Pemberdayaan Telenursing Untuk Edukasi Pertolongan Pertama Pada Keracunan Nurul Fatwati Fitriana
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.424

Abstract

Paparan terhadap racun dapat terjadi ketika bekerja, karena lingkungan, berekreasi. Keracunan dapat terjadi melalui beberapa jalur, yaitu pernafasan, pencernaan, suntikan atau gigitan , dan kontak dengan kulit. Pengetahuan dalam penanganan keracunan sangat penting untuk mencegah keparahan yang disebabkan karena racun. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan adalah dengan edukasi menggunakan aplikasi Whatsapp. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan penanganan keracunan menggunakan aplikasi  Whatsapp pada warga desa Puspa Asri Karang Rau. Dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang, diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa rerata tingkat pengetahuan responden terhadap keracunan adalah 7,1, sedangkan rerata nilai post test adalah 8,6. Uji statistik menggunakan Wilcoxon menunjukan hasil p=0.007. Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi penanganan keracunan menggunakan aplikasi Whatsapp.
PENGARUH PENGGUNAAN SOSIA MEDIA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Andodo, Candra; Bahtiar, Nanda; Fitriana, Nurul Fatwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37563

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini, kebutuhan akan penggunaan media sosial semakin meningkat. Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan mahasiswa. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, platform seperti Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dan YouTube sering digunakan mahasiswa untuk berkomunikasi, Gadget atau smart phone merupakan salah satu alat komunikasi yang mempunyai banyak fungsi. Gadget dianggap sebagai alat komunikasi yang lebih lengkap dan mudah dibawa dibandingkan alat komunikasi elektronik lainya. Gadget digunakan untuk mengakses informasi, mencari hiburan hingga mencari berbagi sumber pengetahuan. Mayoritas mahasiswa di Politeknik Harapan Bersama dalam rentang usia remaja. Fase remaja merupakan fase perkembangan yang berada pada masa sangat potensial, baik dilihat dari aspek kognitif, emosi maupun fisik. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui ada Pengaruh Penggunaan Sosia Media Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 117 responden  dengan menggunakan metode proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari masing-masing variabel yaitu penggunaan media sosial dengan prestasi belajar akademik berdasarkan hasil analisis uji chi-square diperoleh nilai p= 0,000 atau (p < 0,05). Kesimpulan Terdapat pengaruh penggunaan sosia media terhadap prestasi belajar mahasiswa. Lama (Durasi) Penggunaan  Media Sosial mayoritas responden menggunakannya perharinya lebih dari 6 jam. . Tingkat Prestasi Belajar paling banyak pada kategori sangat memuaskan dengan IPK antara 3,01-3,50
EKSTRAK JAHE DAN KOMBINASI EKSTRAK JAHE DENGAN NERVE GLIDING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN NYERI PERGELANGAN TANGAN Fiastiningrum, Prit; Fitriana, Nurul Fatwati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i2.392

Abstract

Wrist pain is a condition where an individual experiences discomfort in the wrist, which both traumatic and non-traumatic factors can cause. Non-traumatic wrist pain often results from inflammation in the tissues around the carpal tunnel, leading to its narrowing. This condition is commonly seen in activities that involve prolonged and repetitive hand movements, such as in batik artisans. This study aimed to determine the effect of ginger extract and the combination of ginger extract with nerve gliding exercise on wrist pain in batik artisans in Papringan Village, Banyumas. This study employed a pre-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The population consisted of batik artisans in Papringan Village, with a sample size of 20 individuals selected using a total sampling technique. Data analysis included both univariate and bivariate analyses. The study found a significant effect of ginger extract and the combination of ginger extract with nerve gliding exercise on reducing wrist pain. Wrist pain experienced a reduction and had a substantial effect, as evidenced by a high correlation coefficient.